http://entertainment.kompas.com/read/xml/2....iklan.dilarang
Pamela Anderson Nyaris Bugil, Iklan Dilarang
QUOTE
LOS ANGELES, KOMPAS.com — Sebuah iklan mengenai aksi peduli binatang yang menampilkan Pamela Anderson (42) nyaris tanpa busana telah dinilai terlalu "panas" untuk ditayangkan di bandar-bandar udara di AS.
Rabu (9/9) waktu setempat, para pejabat senior People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) mengatakan dalam sebuah surat pernyataan bahwa CNN Airport Network telah melarang penayangan iklan itu di bandar-bandar udara di AS karena kemungkinan iklan tersebut ditonton oleh anak-anak yang sedang berada di sana.
Iklan itu menampilkan mantan bintang film seri Baywatch tersebut sebagai seorang petugas keamanan bandar udara yang nyaris tanpa busana dan menelanjangi para penumpang yang mengenakan pakaian dan produk fashion lainnya dari kulit dan bulu binatang. Iklan itu telah dijadwalkan untuk ditayangkan mulai 10 September 2009 waktu setempat di bandar-bandar udara di New York (AS), dengan target kalangan industri fashion yang datang ke kota tersebut untuk New York Fashion Week. Acara tersebut akan mulai digelar pada Kamis minggu ini waktu setempat.
PETA melalui surat pernyataan menerangkan, CNN Airport Network telah mengatakan, juga lewat surat pernyataan, bahwa iklan itu, "Sensitif terutama karena di bandar-bandar udara juga ada anak-anak."
Senior Vice President PETA Dan Mathews menerangkan pula dalam surat pernyataan, "Kami sekarang sedang mengusahakan penayangan iklan itu di antara tayangan hiburan di dalam pesawat terbang dan berharap maskapai-maskapai penerbangan yang mau menanggung risiko, seperti Virgin, bisa menayangkan iklan itu."
Rabu, Anderson mengatakan kepada AFP bahwa ia akan terus memerangi label-label fashion yang menggunakan produk-produk dari binatang. "Menurut saya, kita seharusnya tidak melihat ada bulu atau produk-produk lain dari binatang dalam peragaan fashion," ujarnya dalam sebuah acara di Los Angeles, California, AS. "Bisnis apa pun yang berurusan dengan binatang, Anda tahu, itu buruk. Itu sangat kejam. Jika orang-orang tahu penyiksaan yang dilakukan untuk itu," sambungnya. "Dan, itu bukan cuma soal bulu. Itu mengenai semua produk dari binatang. Tapi, penting untuk diketahui, ada alternatif untuk segalanya, bahkan kulit," tambahnya. (AFP/ATI)
Rabu (9/9) waktu setempat, para pejabat senior People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) mengatakan dalam sebuah surat pernyataan bahwa CNN Airport Network telah melarang penayangan iklan itu di bandar-bandar udara di AS karena kemungkinan iklan tersebut ditonton oleh anak-anak yang sedang berada di sana.
Iklan itu menampilkan mantan bintang film seri Baywatch tersebut sebagai seorang petugas keamanan bandar udara yang nyaris tanpa busana dan menelanjangi para penumpang yang mengenakan pakaian dan produk fashion lainnya dari kulit dan bulu binatang. Iklan itu telah dijadwalkan untuk ditayangkan mulai 10 September 2009 waktu setempat di bandar-bandar udara di New York (AS), dengan target kalangan industri fashion yang datang ke kota tersebut untuk New York Fashion Week. Acara tersebut akan mulai digelar pada Kamis minggu ini waktu setempat.
PETA melalui surat pernyataan menerangkan, CNN Airport Network telah mengatakan, juga lewat surat pernyataan, bahwa iklan itu, "Sensitif terutama karena di bandar-bandar udara juga ada anak-anak."
Senior Vice President PETA Dan Mathews menerangkan pula dalam surat pernyataan, "Kami sekarang sedang mengusahakan penayangan iklan itu di antara tayangan hiburan di dalam pesawat terbang dan berharap maskapai-maskapai penerbangan yang mau menanggung risiko, seperti Virgin, bisa menayangkan iklan itu."
Rabu, Anderson mengatakan kepada AFP bahwa ia akan terus memerangi label-label fashion yang menggunakan produk-produk dari binatang. "Menurut saya, kita seharusnya tidak melihat ada bulu atau produk-produk lain dari binatang dalam peragaan fashion," ujarnya dalam sebuah acara di Los Angeles, California, AS. "Bisnis apa pun yang berurusan dengan binatang, Anda tahu, itu buruk. Itu sangat kejam. Jika orang-orang tahu penyiksaan yang dilakukan untuk itu," sambungnya. "Dan, itu bukan cuma soal bulu. Itu mengenai semua produk dari binatang. Tapi, penting untuk diketahui, ada alternatif untuk segalanya, bahkan kulit," tambahnya. (AFP/ATI)