awaji yukihideyz
Sep 23 2009, 08:40 PM
bingung euy..ada yg nanya beda UM ama SNMPTN apaan yah,,tiap ada yg ngsh jwbn itu2 aj..g ada yg ngena alias kurang greget...share dunk..pliss
jason voorhess
Sep 25 2009, 10:17 AM
menurut peraturan pemerintah
dalam melaksanakan ujian masuk dalam perguruan tinggi dapat dilakukan melalui 2 cara, ini khusus untuk PTN (Perguruan tinggi negeri) ya, kl PTS (Perguruan tinggi swasta) gak pake SMPTN segala yang ada hanya ujian lokal.
1. ujian nasional
2. ujian masuk lokal
gw jelasin dikit (yang gw tau y)
1. ujian masuk nasional (udah beberapa kali ganti nama sih, dari SIPENMARU, UMPTN, SMPTN, SNMPTN, dsb) adalah ujian masuk perguruan tinggi yang dilaksanakan serentak secara nasional. jadi pada ujian nasional ini, kt jg bebas menentukan kemana program studi yang kt tuju, misalnya km di Jakarta, km bisa ngisi tujuan program studi di luar jakarta, bandung misalnya.
2. ujian masuk lokal. nah ini adalah cara lain dari universitas untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari program ekstensi. biasanya dilaksanakan sebelum atau sesudah SMNPTN. nah lulusan dari ujian lokal ini bisa jg disebut mahasiswa non-reguler, krn tidak masuk melalui jalur reguler (Ujian nasional)
kenapa ada ujian lokal?,
nah pernah denger banyak mahasiswa ribut2 ttg undang2 pendidikan, kemudian tentang BHMN, BLU, dsb,..
nah kedepan, perguruan tinggi negeri ini akan dibuat mandiri, gak tergantung lagi dengan biaya dari pemerintah,
artinya mereka diharuskan untuk bisa cari duit ndiri,
gimana cara cari duitnya ?, ya dengan membuka program ekstensi yang banyak peminatnya, nah cara mendapatkan mahasiswanya ya dengan ujian lokal
makanya pendidikan tinggi nanti akan sedikit menjadi mahal,
sebenernya sih gak juga, selama ini kan kita nganggap universitas negeri murah krn masih kena subsidi dari pemerintah
nah kalo udah gak ada lagi subsidi, artinya biaya pendidikan harus dinaikkan.
gmana, cukup jelas ?
regards,
jason
awaji yukihideyz
Sep 25 2009, 08:30 PM
haduh-haduh makasih bang jason....berarti UM PTN sma kya UM PTS yagh.??non reguler maksudnya...bny istilah2 baru jd rada2 g ngerti...mgkn UM skrg kya daftar jalur kusus jaman dulu ya..???
makasih pencerahannya bang jason...
jason voorhess
Sep 25 2009, 09:58 PM
QUOTE
berarti UM PTN sma kya UM PTS yagh.?
jelas beda,..

kalo UMPTN itu sifatnya nasional. misalnya bro ikut UMPTN n nulis pilihan 1. UI trus pilihan 2. ITB, nah itu bisa, misalnya bro lulus di ITB ya keterima di ITB, walaupun tesnya di UI (Jakarta)
tp kalo UMPTS itu lokal, artinya hanya ujian masuk yang dilakukan oleh PTS tersebut, misalnya Universitas A ngadain seleksi masuk, waktu tes bro gak bisa milih Universitas B, ya kan ?.
kalo bro daftar di universitas A, ya hanya akan keterima di universitas A, gak mungkin ujian di universitas A bisa keterima di Universitas B, ya kan?
regards,

jason
jason voorhess
Sep 25 2009, 09:58 PM
QUOTE
berarti UM PTN sma kya UM PTS yagh.?
jelas beda,..

kalo UMPTN itu sifatnya nasional. misalnya bro ikut UMPTN n nulis pilihan 1. UI trus pilihan 2. ITB, nah itu bisa, misalnya bro lulus di ITB ya keterima di ITB, walaupun tesnya di UI (Jakarta)
tp kalo UMPTS itu lokal, artinya hanya ujian masuk yang dilakukan oleh PTS tersebut, misalnya Universitas A ngadain seleksi masuk, waktu tes bro gak bisa milih Universitas B, ya kan ?.
kalo bro daftar di universitas A, ya hanya akan keterima di universitas A, gak mungkin ujian di universitas A bisa keterima di Universitas B, ya kan?
regards,

jason
jason voorhess
Sep 25 2009, 10:11 PM
maap2, gak lengkap gw bacanya, jd salah arti deh
QUOTE
berarti UM PTN sma kya UM PTS yagh.??non reguler maksudnya
^^^
kalo yang ini bener, jadi ujian lokal PTN mirip dengan ujian masuk PTS,
jadi kalo UI ngadain ujian masuk lokal buat program ekstensi ekonomi n bro ikutan tes, ketika lulus y pasti bro hanya bisa keterima di UI,
gak mungkin ujian lokal ekstensi ekonomi di UI, trus keterima di ekstensi ekonomi Unpad,..
regards,
jason
awaji yukihideyz
Sep 26 2009, 02:21 PM
gilank
Oct 18 2009, 09:15 PM
tapi denger2 hampir 60% mahasiswa yang diterima itu dari UM, sedangkan buat SNMPTN nya cuma beberapa persen. itu dari yang aku denger, soalnya taun ini juga aku mau cari kuliah.
saktor
Oct 21 2009, 06:55 AM
Teorinya emang seperti diterangin diatas, tapi kalau menurut gue sich sama saja, cuman beda penyelenggara dan waktu. Implikasi beda waktu maka kita bisa test berkali kali. ditempat berbeda
gakusei
Nov 3 2009, 02:22 PM
@gilank'
kalo semua itu tergantung kebijakan dari universitas...
Kaya UGM itu.. 80% nnya dari UM..

Ayo-ayo kalo mau kuliah santai masuk brawijaya aja.. (promosi mode:ON)
jason voorhess
Nov 6 2009, 04:35 PM
nah itu la yang dimaksud dengan komersialisasi universitas,
kan udah gw jelasin sebelumnya tentang pemerintah yang secara perlahan akan mengurangi atau malah menyetop subsidi kepada perguran tinggi negeri,
kalo pernah denger mahasiswa demo tentang UU pendidikan atau BHP, nah inilah yang mereka persoalkan.
jadi gini, karena pemerintah menghapuskan subsidi, artinya universitas tidak meliki aliran dana lagi untuk mensuport kegiatan operasionalnya, nah supaya universitas tetep jalan, kan harus ada uang, nah darimana uangnya?
salah satunya adalah menawarkan kelas khusus itu (atau jalur khusus bin UM Lokal),
jalan lain bisa jg dengan fee dari hasil penelitian, membuka kelas pasca sarjana, kegiatan seminar, pelatihan dan pengabdian kepada masyarakat
nah, pendapatan dari mahasiswa yang memilih jalur kelas khusus bin UM Lokal akan disubsidi silang untuk operasional kampus,
jadi kampus negeri nantinya berubah mirip-mirip menjadi perusahaan swasta lainnya, makanya mereka menyediakan berapa persen, misalnya 60% kursi untuk kelas khusus.
jadi karena itulah, universitas negeri bisa terkesan mahal.
regards
-jason-
logika anak muda
Nov 7 2009, 05:10 PM
brarti kalo ikut yang UM biaya seterusnya juga lebih mahal donng?? Biaya persemesternya itu..
Apa cuma biaya awalnya aja yang mahall??
Aku jg mw kuliah ni..tapi bingung mw milih mana..
ben_ni
Nov 12 2009, 02:58 PM
beda, klo biaya kuliahnya nantinya usm lebih gede
snmptn, biaya kuliah nantinya lebih kecil karena subsidi pemerintah, kalo masih ada lho ya...
bangtoytoy
Nov 16 2009, 02:28 AM
SNMPTN itu sebenarnya modifikasi dari SPMB. Perubahan dari SPMB ke SNMPTN faktor utamanya adalah persaingan di antara PTN, baik sesama PTN besar, maupun antara PTN besar dengan PTN Kecil.
Asal muasal persaingan ini terletak di sistem passing grade, dimana setiap jurusan di seluruh PTN akan diberikan rangking. Misalkan untuk jurusan Kedokteran, maka rangking pertama adala UI, dst. Jadi semakin rendah rangking jurusan, maka kemungkinan mendapatkan mahasiswa yang lebih baik akan semakin kecil. Ini menjadi faktor persaingan antara PTN besar seperti UI, ITB, UGM dll. Akhirnya masing-masing PTN tersebut membuat Ujian Mandiri, tujuannya agar dapat memperoleh mahasiwa baru berkualitas tanpa bersaing secara nasional.
Sementara, keluhan PTN kecil adalah soal adanya pilihan pertama dan pilihan kedua dalam mekanisme SPMB IPA dan IPS, serta pilihan ketiga dalam SPMB IPC. Misalkan untuk masuk ke Jurusan A di universitas X, passing gradenya adalah 80 dan untuk Jurusan B di Universitas Z adalah 70. Lalu ada peserta H, yang memilih Jurusan A sebagai pilihan pertama dan jurusan B sebagai pilihan kedua, sementara nilai dia hanya 75, maka di mekanisme SPMB dia otomatis akan masuk ke Jurusan B. Padahal ada peserta I yang nilainya 79, dan Jurusan B adalah pilihan pertamanya, maka dia akan kalah dari Peseta H. Dengan demikian, maka PTN kecil makin kehilangan potensi calon mahasiswa yang bagus, karena hampir selalu Jurusan favorit adanya di PTN besar. Kalaupun misalnya Jurusan B dalam kasus ini ada di PTN kecil, biasanya peserta H tidak akan daftar ulang, karena bukan jurusan atau kampus impiannya, ini membuat jatah PTN kecil makin berkurang.
Dengan SNMPTN, PTN kecil berharap bahwa calon mahasiswa yang mengikuti lebih berniat memilih jurusannya, karena UM PTN Besar sudah dilakukan jauh sebelum jadwal SNMPTN.
CMIIW
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please
click here.