Laporan wartawan KOMPAS Adi Sucipto
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/1....cor.pun.hancur
HUT TNI: Besi dan Batu Beton Cor Pun Hancur

QUOTE
GRESIK, KOMPAS.com — Pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-64 TNI di Alun-alun Gresik, Senin (5/10), diwarnai atraksi memecahkan balok es batu, beton cor, dan besi cor oleh anggota Komando Distrik Militer 0817 Gresik.
Kopral Andreas (45) memecahkan tumpukan balok es batu sebanyak sembilan batang berdiamater 30 sentimeter, sedangkan anggota TNI yang lain bersiap diri di sisi kiri dan kanan sambil menahan es batu tersebut agar tidak terpental jauh.
Setelah ada aba-aba hitungan dari Kapten Infantri Prasetyo, Andreas pun memukul batang es batu dari susunan yang paling atas. Sembilan batang es batu yang tersusun, terbelah, dan berkeping-keping.
Selain memecah es batu, Kopral Andreas dan prajurit lain juga mendemonstrasikan kemahiran mereka memecah batu dari beton cor. Setelah itu mereka memukul besi cor, besi cor yang biasa dipakai untuk gagang pompa air merek Dragon pun hancur.
Selain unjuk kekuatan, anggota Kodim 0817 juga memeragakan ilmu meringankan tubuh dengan atraksi full up, yakni bergantung pada sebatang lampu neon. Anggota TNI itu tak hanya menggantung dan diam, bahkan mereka sempat memeragakan tendangan salah satu jurus pencak silat sambil menggantung di lampu tersebut.
Komandan Kodim 0817 Gresik Letnan Kolonel Infantri Suharianto mengatakan, upacara peringatan HUT ke-64 TNI di Gresik merupakan upacara khusus di luar lokasi yang telah ditetapkan.
Di Jawa Timur, peringatan HUT TNI ditetapkan dilaksanakan di tiga tempat, yaitu di Surabaya, Malang, dan Madiun.
Di Gresik khas karena banyak Program Pemerintah Daerah yang dikerjasamakan dan dilaksanakan oleh TNI, seperti pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH), Keluarga Berencana (KB), kerja bakti, dan beberapa kerja bakti lain.
Upacara HUT TNI di Gresik diikuti tiga satuan setingkat kompi (SSK) anggota Kodim 0817, TNI AL, TNI AU dan Polri, Kesbanglinmas, Adpel, PNS, Pemuda Panca Marga, FKPPI, dan Pramuka Saka Wira Kartika.
"Kami juga ingin menunjukkan betapa solidnya TNI yang mampu bekerja sama antarsesama TNI dan Polri dan masyarakat," kata Suharianto.
Kopral Andreas (45) memecahkan tumpukan balok es batu sebanyak sembilan batang berdiamater 30 sentimeter, sedangkan anggota TNI yang lain bersiap diri di sisi kiri dan kanan sambil menahan es batu tersebut agar tidak terpental jauh.
Setelah ada aba-aba hitungan dari Kapten Infantri Prasetyo, Andreas pun memukul batang es batu dari susunan yang paling atas. Sembilan batang es batu yang tersusun, terbelah, dan berkeping-keping.
Selain memecah es batu, Kopral Andreas dan prajurit lain juga mendemonstrasikan kemahiran mereka memecah batu dari beton cor. Setelah itu mereka memukul besi cor, besi cor yang biasa dipakai untuk gagang pompa air merek Dragon pun hancur.
Selain unjuk kekuatan, anggota Kodim 0817 juga memeragakan ilmu meringankan tubuh dengan atraksi full up, yakni bergantung pada sebatang lampu neon. Anggota TNI itu tak hanya menggantung dan diam, bahkan mereka sempat memeragakan tendangan salah satu jurus pencak silat sambil menggantung di lampu tersebut.
Komandan Kodim 0817 Gresik Letnan Kolonel Infantri Suharianto mengatakan, upacara peringatan HUT ke-64 TNI di Gresik merupakan upacara khusus di luar lokasi yang telah ditetapkan.
Di Jawa Timur, peringatan HUT TNI ditetapkan dilaksanakan di tiga tempat, yaitu di Surabaya, Malang, dan Madiun.
Di Gresik khas karena banyak Program Pemerintah Daerah yang dikerjasamakan dan dilaksanakan oleh TNI, seperti pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH), Keluarga Berencana (KB), kerja bakti, dan beberapa kerja bakti lain.
Upacara HUT TNI di Gresik diikuti tiga satuan setingkat kompi (SSK) anggota Kodim 0817, TNI AL, TNI AU dan Polri, Kesbanglinmas, Adpel, PNS, Pemuda Panca Marga, FKPPI, dan Pramuka Saka Wira Kartika.
"Kami juga ingin menunjukkan betapa solidnya TNI yang mampu bekerja sama antarsesama TNI dan Polri dan masyarakat," kata Suharianto.