http://international.okezone.com/read/2009...eri-sanksi-iran
QUOTE
Anton Suhartono - Okezone
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat gagal mendapat janji Rusia untuk mendukung sanksi kepada Iran terkait pengembangan senjata nuklir. Diplomat nomor satu AS itu melakukan pertemuan dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov.
Mantan Ibu Negara AS itu sebelumnya menyatakan ingin mengetahui pendekatan yang dapat digunakan untuk membujuk Rusia dalam mendukung pemberian sanksi, jika Iran masih tetap mengembangkan persenjataan nuklir.
Sementara itu Lavrov dalam konferensi pers bersama dengan Hillary, Selasa waktu setempat menyatakan segala pembicaraan sanksi terhadap Iran merupakan kontra-produktif.
"Segala usaha harus ditujukan untuk mendukung ke arah dialog," kata Lavrov seperti dikutip Reuters, Rabu (14/10/2009).
Berbeda dengan pernyatraan Lavrov, sebelumnya Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyatakan bahwa sanksi terhadap Iran tidak bisa dihindari jika negara itu tak menghentikan nuklir.
Seorang pejabat senior AS menyatakan Medvedev mendukung sanksi itu meski Rusia merupakan negara yang selama ini menyediakan perlengkapan pengembangan energi nuklir Iran.
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat gagal mendapat janji Rusia untuk mendukung sanksi kepada Iran terkait pengembangan senjata nuklir. Diplomat nomor satu AS itu melakukan pertemuan dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov.
Mantan Ibu Negara AS itu sebelumnya menyatakan ingin mengetahui pendekatan yang dapat digunakan untuk membujuk Rusia dalam mendukung pemberian sanksi, jika Iran masih tetap mengembangkan persenjataan nuklir.
Sementara itu Lavrov dalam konferensi pers bersama dengan Hillary, Selasa waktu setempat menyatakan segala pembicaraan sanksi terhadap Iran merupakan kontra-produktif.
"Segala usaha harus ditujukan untuk mendukung ke arah dialog," kata Lavrov seperti dikutip Reuters, Rabu (14/10/2009).
Berbeda dengan pernyatraan Lavrov, sebelumnya Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyatakan bahwa sanksi terhadap Iran tidak bisa dihindari jika negara itu tak menghentikan nuklir.
Seorang pejabat senior AS menyatakan Medvedev mendukung sanksi itu meski Rusia merupakan negara yang selama ini menyediakan perlengkapan pengembangan energi nuklir Iran.