Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Ganti Uang Kembalian Dengan Permen Langgar UU
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Fresh News > Ekonomi dan Bisnis
sea_man
sumber : http://www.poskota.co.id/headline/2009/10/...rmen-langgar-uu
Oktober 21, 2009

GAMBIR (Pos Kota) – Departemen Perdagangan (Depdag) mengingatkan pengusaha ritel agar tidak mengganti uang kembalian kepada konsumen dengan permen .

“Saya sudah panggil semua pengusaha ritel besar dan kecil termasuk Indomart, Alfa, Circle K, Asosiasi Pengusaha ritel Indonesia (Aprindo) dan sebagainya,” kata Radu Malem Sembiring, Direktur Perlindungan Konsumen Departemen Perdagangan (Depdag), Selasa (20/10).

Sebab, ia menegaskan mengembalikan uang kembalian dengan permen jelas melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Sehingga mereka bisa terkena sanksi.

Dalam pertemuan dengan pengusaha ritel yang berlangsung Senin (19/10), mantan Kabag Humas Deperindag ini, mengungkapkan mereka mengeluh sulit untuk mendapatkan uang receh.

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran Bank Indonesia (BI) dan Departemen Keuangan (Depkeu) untuk mengklarifikasi mengenai sulitnya mendapatkan uang receh, sebagaimana yang dikeluhkan pengusaha ritel. “Apa benar BI atau Depkeu tidak menyiapkan uang receh,” ucapnya.

Namun terlepas dari itu, pihaknya mengaku tetap tidak bisa menerima alasan tersebut, karena masih ada solusi yang bisa dilakukan. Misalnya membulatkan harga barang tersebut ke bawah atau meminta masyarakat membawa uang receh yang ada di rumah.

DIKENAKAN SANKSI

Menyinggung langkah yang dilakukan jika pengusaha ritel tersebut tetap membandel, Radu mengancam tidak segan-segan menjatuhkan sanksi terhadap pengusaha tersebut sebagaimana yang diatur Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK).

Direktur Pengedaran Uang Bank Indonesia (BI), Yoppie D Alimuddin, mengaku jika pengusaha ritel membutuhkan uang receh pecahan bisa menghubungi bankir. Nanti bankir tersebut akan meminta ke BI. “BI akan menyediakan uang receh berapa pun yang diminta pengusaha ritel bersangkutan,” jelasnya.

Seperti Carrefour, peritel ini mendapatkan uang pecahan kecil (UPK) khusus logam dari pecahan Rp50, Rp100, Rp200 hingga Rp500 lewat Bank BNI setiap minggu Rp1 miliar.

Di beberapa ritel seperti Indomaret dan Alfamart belakangan ini kasir masih tetap menukar uang kembalian dengan permen. Hanya saja si kasir sudah terlebih dahulu menawarkan apakah mau ditukar pakai permen atau konsumen mmepunyai uang receh yang bisa dibulatkan dengan kembalian tersebut.

Biasanya yang sering kali susah adalah uang pecahan Rp 100 dan Rp 200. “Harusnya harga dibulatin saja. Namun usahakan agar lebih murah jangan lebih mahal,”ujar Tati warga Tomang. (setiawan/B)

-------- Peace.gif Peace.gif
arifx2
sayangnya masih banyak yang melakukan ini terang terangan lagi, tapi ada juga yang memberi kembalian melebihi seharusnya karena ga ada recehan apalagi ada yang pake angka 5, 10,20 yang memang ga ada mata uangnya.
kakang
pernah aku bilang kekasir Alfamart deket kos
"mba, kalo permen yang dari mbak buat bayar bisa nggak?" mbak nya malah tersenyum penuh arti axehead.png axehead.png
soalnya aku kumpulin udah banyak banget ... HeHe.gif
baltazar
semua jadi dilema, gue kerja di bidang udaha retail seperti diatas, cari uang receh dua tahun ke belakang sampai sekarang itu sangat sulit, sebenarnya pemain retail juga tidak ingin mengembalikan uang dengan permen, tapi unuk mencari uang receh itu banyak birokrasi dan biasanya harus ada fee nya, bila dibandingkan carefour dengan peretail-peretail lokal sangat tidak relevan, bank bni dapat memenuhi permintaan uang receh sampai 1 milyar karena uang yang di tanam oleh carefour di bank bni tidak dalam jumlah kecil boss. tetapi utk peretail lokal yang masih berkembang ya sudah pasti dipandang sebelah mata.
ari_olenk
kalo gw emang sering minta kembalian permen..

gimana dong??

harusnya masalah ini jgn di pandang sebelah mata..

karena gak seluruh konsumen di rugikan..
Hhmm
QUOTE (kakang @ Oct 21 2009, 05:52 PM) *
pernah aku bilang kekasir Alfamart deket kos
"mba, kalo permen yang dari mbak buat bayar bisa nggak?" mbak nya malah tersenyum penuh arti axehead.png axehead.png
soalnya aku kumpulin udah banyak banget ... HeHe.gif


wahahaha... aneh2 aj si bro.. ngakak.gif

ane juga sering bgt dapet seperti itu (soalnya ane tiap harinya belanja di minimarket or sejenisnya) walaupun cuma untuk beli rokok or cemilan. parahnyaa, pernah ane dapet tu permen yg udah kadaluarsa who-let-rip.png
LionHeart
QUOTE (kakang @ Oct 21 2009, 05:52 PM) *
pernah aku bilang kekasir Alfamart deket kos
"mba, kalo permen yang dari mbak buat bayar bisa nggak?" mbak nya malah tersenyum penuh arti axehead.png axehead.png
soalnya aku kumpulin udah banyak banget ... HeHe.gif


kalo gw sih gw balikin lagi.. BigGrin.gif mo ga mo mesti terima, lah mereka juga ngasihnya kayak gitu. tapi kadang2 permennya udah lengket di kantong celana.. haha.gif
Illusions
memang tidak adil memberikan uang kembalian dalam bentuk permen...

itu mah namanya bukan uang kembalian...

tapi permen kembalian.... wekekek....

mbok yao... nasih harga itu yang bulet-bulet aja... jangan mempersulit diri sendiri...
yudosyaf
Lho, permen kan "koin indonesia" ???
hehehehhee....
RATU
1.secara agama jg haram broo permennya soalnya tidak termasuk dalam jual beli yg di sepakati karana permen yg di buat kembalian tidak termasuk yg di beli oleh konsumen
2.terjadi pemaksaan penjual ke konsumen, konsumen ga beli permen kok di suruh bayar...!!!! penjual mestinya telah menyiapkan uang receh itu resiko yg mesti di tanggung penjual

ada lagi lebih parah di POM bensin & di WARTEL sering bgt ga ngembaliin uang kembalian ke konsumen terang2an di COLONG... cuma 25perak tetep haram broo
air laut banyak kita ambil setetes tetep air laut namanya bukan air kran
rockrider13
seharusnya UU nya di tempel di depan kasir biar jelas
soal duit receh gak semua orang blanja bw duit receh
setuju klo dilakukan pembulatan aja misal : Rp. 9.850, biar gampang byr pake 10rb kembali 100. konsumen jg gak bakal nanya kemana 50rp nya. masa 100rp pun si kasir gak punya
OhYesOhNo
Source: Kompas.com Kamis, 5 November 2009 | 08:47 WIB
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/....alat.kembalian

Depdag: Permen Tak Boleh Jadi Alat Kembalian!




QUOTE
JAKARTA, KOMPAS.com — Banyaknya pengaduan masyarakat tentang penggunaan permen sebagai alat pengembalian transaksi perdagangan ritel membuat pemerintah gerah. Departemen Perdagangan (Depdag) minta para pedagang eceran tak lagi menjadikan permen sebagai ganti uang kembalian kepada konsumen.

Direktur Perlindungan Konsumen Depdag Radu Malam Sembiring menegaskan, aturan pengembalian dalam transaksi ritel tertuang jelas dalam UU Nomor 23/1999 tentang Bank Indonesia.

UU BI menetapkan, seberapa pun kecil nilai kembalian dalam setiap transaksi, tetap harus menggunakan alat pembayaran yang sah. ”Kami masih memberikan waktu bagi peritel untuk membenahi. Setelah ini kami akan mengambil tindakan tegas,” kata Radu, kemarin.

Jika peritel tetap membandel, Radu menilai, mereka telah melanggar UU BI dan UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen sehingga perlu terkena tindakan tegas.

Namun, sebelum mengambil tindakan tegas yang tak dia sebutkan dalam bentuk apa, Radu mengatakan, masalah transaksi ini lebih dulu diselesaikan langsung dengan instansi terkait, yaitu BI.

Sebab, dalih pengusaha, mereka terpaksa memberikan permen karena tak mudah lagi bagi mereka mendapatkan uang receh untuk kembalian transaksi. ”Kami kesulitan untuk mendapatkan uang receh,” kata Heri Sumantri, Ketua Bidang Kemitraan dan Departemen UKM Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia.

Namun, BI tak bisa begitu saja menerima dalih dari para pedagang tersebut. ”Perusahaan ritel bisa menukar ke BI dan kami sudah menyediakan,” kata Ery Setiawan, Kepala Bagian Pengelolaan Uang Keluar BI. (Asnil Bambani Amri/Kontan)

Editor: Edj

Sumber : www.kontan.co.id


Peace.gif peace Peace.gif
loginku
setujuuuu Peace.gif
enak aja ngembaliin duit pake permen,,kalo blanja dibayar pake permen mao gaa??
paman donal
ya tapi apa klo kita dikasih kembalian permen terus mo lapor..???

'nganu pak.....warung sebelah ngasih kembalian permen....'

agak aneh ya...???
financebbs
iya sih bener juga ya, tapi memang kadang inisiatif itu diambil pedagang karena stok recehan ga ada atau mepet

gimana kalo diganti sebatang rokok filter yang murah pun jadilah, setuju ga? haha.gif
manusiabesi
saya setuju dengan menteri perdagangan yang secara nyata melaksanakan UUPK, masyarakat secara tidak disadari dirugikan oleh peritel yang 'nakal' krn memberikan kembalian bukan dalam bentuk yang seharusnya, bayangkan saja misalnya dalam sehari ada 1000 orang yang membayar belanjaan dan diberi kembalian dalam bentuk permen untuk mengganti uang kembalian pecahan Rp.100,- maka uang kembalian yang seharusnya diberikan kepada konsumen menjadi milik peritel sejumlah Rp.100.000,-. tentu saja harga permen yang diberikan seringkali tidak setara atau sama dengan lebih murah dibandingkan dengan uang kembaliannya.
omradsky
owe punya pengalaman menarik nih kalo owe sih belanja di carrefor dah ane siapin permen pas kembalinya poermen ane bilang aja gini mbak saya juga permen kayak gitu nih buat buletin akhirnya sambil senyum dia menerima permen dari owe joged.gif


trus kalo alfamart di depan komplek gw mah dah janjian secara dia dah tahu semua keluarga owe makanya permennya kalo dah banyak bisa dikembaliin abis kalo belanja keluarga owe suka bolak baling paling beli satu item walhasil jumlah permen seminggu kurang lebih seharaga 5 rebu mayan buat beli bakmi
plontang
iya tu...... tar lama-lama kembalian bisa pake kacang segala
amplified
gua baru tau nih pemerintah melarang kembalian pake permen, heheheh makanya tuh para pemilik mini market dan supermarket, harga nya jangan keriting dong, jadi repot sendiri kan ngasih kembalian
cuplisandi
mending klo kembaliannya permen,gw biasa di kasih vetsin.bakal apaan....
silverbee
QUOTE (cuplisandi @ Nov 17 2009, 12:44 AM) *
mending klo kembaliannya permen,gw biasa di kasih vetsin.bakal apaan....


LMAO.gif.............ya diterima idenya untuk sementara yaa...ada yg minta kembalian uang receh,pake rokok juga boleh..yrng terbaru malah pake vetsin..hmm OK jg...semua untuk sementara sabar yaa, mudah-mudahan aja di BF qt ini ada anggota YLKI yang bisa meneruskan keluhan kita soal kembalian ini..YLKI selalu concern dengan semua bentuk keluhan yang merugikan konsumen...semoga ada jalan keluar so koin semakin jarang efeknya.........alat untuk kerokan jg semakin langka...kan lucu kalo kerokan pake permen,rokok ataw vetsin HeHe.gif HeHe.gif HeHe.gif btw menurut gw serba sulit so emank dibuat sulit...
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.