Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Perbandingan Gaji Presiden, Gubernur BI dan Menteri
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Fresh News
potro
source:detik.com/Senin, 26/10/2009 14:00 WIB
http://www.detiknews.com/read/2009/10/26/1...-juta?991101605



Jakarta - Kalau berbicara soal gaji, seorang menteri di Indonesia memang hanya menerima kurang lebih Rp 18 juta per bulan. Jumlah itu memang jauh lebih kecil dari gaji yang diterima petinggi di BUMN.

Namun jangan salah, seorang menteri memiliki honor lain dan juga dana operasional yang tidak sedikit. Total, seorang menteri memiliki penghasilan di atas Rp 100 juta.

"Gajinya memang hanya Rp 18 juta ya, tapi kan masih ada honor-honor lain," kata Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam kepada detikcom, Senin (26/10/2009).

Roy mengatakan, gaji Rp 18 juta yang diterima seorang menteri hanya terdiri dari dua item yakni gaji pokok dan tunjangan jabatan. Seorang menteri dan pejabat setingkat menteri menerima gaji pokok sebesar Rp 5.040.000 dan tunjangan jabatan Rp 13.608.000.

"Tapi itu baru dua item ya, masih ada honor-honor seperti menjadi anggota kepanitiaan program-program pemerintah dan juga masih ada dana taktis menteri yang besarnya antara Rp 100 hingga Rp 150 juta," kata Roy.

Rencana kenaikan gaji menteri ini mendapat respons negatif dari masyarakat. Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyebut, rencana penambahan gaji menteri tersebut bukanlah kenaikan melainkan penyesuaian.

Saat ini, penyesuaian gaji menteri seperti dituturkan Hatta, masih digodok di Kementerian PAN.
potro
source;detik.com/Senin, 26/10/2009 12:59 WIB
http://www.detiknews.com/read/2009/10/26/1...-bi-dan-menteri

Jakarta - Rencana kenaikan gaji presiden dan menteri yang saat ini sedang dibahas mendapat kritikan. Seperti apa perbandingan gaji pejabat Indonesia? Gaji tertinggi dipegang Gubernur BI yakni Rp 162,2 juta per bulan. Presiden Rp 62,74 juta perbulan. Sementara menteri Rp 18,64 juta per bulan.

Data tersebut dilansir Kepala Bagian Anggaran Departemen Keuangan pada 28 Januari 2005. Higga Senin (26/10/2009) belum ada perubahan gaji para pejabat negara. Rencana penyesuaian gaji kini sedang digodok Menneg PAN EE Mangindaan.

Tidak hanya menteri yang tidak mengalami kenaikan gaji selama kurang lebih 4 tahun itu. Hal itu juga dialami oleh Presiden, Wakil Presiden, anggota DPR, dan pejabat setingkat menteri seperti Jaksa Agung, Kapolri, dan Panglima TNI.

Berikut daftar gaji yang dikeluarkan Kepala Bagian Anggaran Departemen Keuangan pada 28 Januari 2005:

Presiden

Gaji pokok: Rp 30.240.000
Tunjangan jabatan: Rp 32.500.000
Total: Rp 62.740.000

Wakil Presiden

Gaji Pokok: Rp 20.160.000
Tunjangan jabatan: Rp 22.000.000
Total: Rp 42.160.000

Menteri Negara, Jaksa Agung, Panglima TNI dan pejabat lain yang setingkat atau disetarakan dengan Menteri Keuangan

Gaji pokok: Rp 5.040.000
Tunjangan jabatan: Rp 13.608.000
Total: Rp 18.648.000

Ketua DPR

Gaji pokok: Rp 5.040.000
Tunjangan jabatan: Rp 18.900.000
Uang paket: Rp 2.000.000
Komunikasi Intensif: Rp 4.968.000
Total: Rp 30.908.000

Ketua Mahkamah Agung (MA)

Gaji pokok: Rp 5.040.000
Tunjangan jabatan: Rp 18.900.000
Uang paket: Rp 450.000
Total: Rp 24.390.000

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Gaji pokok: Rp 5.040.000
Tunjangan jabatan: Rp 18.900.000
Total: Rp 23.940.000

Wakil Ketua DPR

Gaji pokok: Rp 4.620.000
Tunjangan jabatan: Rp 15.600.000
Uang paket: Rp 2.000.000
Komunikasi Intensif: Rp 4.554.000
Total: Rp 26.774.000

Anggota DPR sebagai Ketua Komisi atau Badan

Gaji pokok: Rp 4.200.000
Tunjangan jabatan: Rp 9.700.000
Uang paket: Rp 2.000.000
Tunjangan kehormatan: Rp 4.460.000
Komunikasi Intensif: Rp 4.140.000
Bantuan listrik: Rp 4.000.000
Total: Rp 28.500.000

Anggota DPR sebagai Wakil Ketua Komisi atau Badan

Gaji pokok: Rp 4.200.000
Tunjangan jabatan: Rp 9.700.000
Uang paket: Rp 2.000.000
Tunjangan kehormatan: Rp 4.300.000
Komunikasi Intensif: Rp 4.410.000
Bantuan listrik: Rp 4.000.000
Total: Rp 28.340.000

Anggota DPR sebagai Anggota Komisi atau Badan

Gaji pokok: Rp 4.200.000
Tunjangan jabatan: Rp 9.700.000
Uang paket: Rp 2.000.000
Tunjangan kehormatan: Rp 3.720.000
Komunikasi Intensif: Rp 4.410.000
Bantuan listrik: Rp 4.000.000
Total: Rp 27.760.000

Sementara itu, gaji Gubernur Bank Indonesia (BI) telah mengalami kenaikan pada tahun 2007 menjadi Rp 162,2 juta per bulan. Sebelumnya, gaji Gubernur BI mencapai Rp 156 juta per bulan.

Kenaikan gaji juga diterapkan untuk Deputi Gubernur BI yang naik menjadi Rp 136,2 juta per bulan dari sebelumnya Rp 131 juta per bulan.

Jika dilihat dari kenaikan ini, maka Gaji seorang Gubernur BI dua setengah kali lebih tinggi dari total penghasilan yang diterima Presiden, yang sebesar Rp 62,74 juta per bulan.
dcL
Untungnya bagi anggota DPR, pemerintah mengetahui kondisi anggota DPR yang tidak punya kehormatan lagi, sampai dikasi tunjangan kehormatan
arifx2
kalau kerjanya, makan, tidur, bolos, aja gaji segitu
pantas mau jadi caleg sampai ada yang jual mobil, rumah, tanah, "ga tau kalau ada yang jual diri"
maddox101
Mendingan gw yang jadi anggota deh... Biar kata gaji sejuta yang penting gratis air, listrik n bebas pajak... BigGrin.gif
Danu_Murphy
jadi gubernur BI emang gde gajinya .. tapi tanggung jawab berat ..
enak an kayaknya jadi anggota dewan aja kali ya .. HeHe.gif ... "ndak kepingin ngimpi.gif"
djuRTul
Sepertinya masuh banyak tunjangan dan fasilitas yang belum dimasukkan.. Harusnya semua harus di publis donk biar publik tau berapa sih total penghasilan mereka ini.
financebbs
gaji kecil, tunjangan gede, sama aja, hasilnya gede juga sad.gif
koko.bokep
listrik apaan tuh ampe 4jt? kan rmh dinas listriknya yg bayar jg negara, bukan dia.. dasar tak berperikerakyatan!
jong java
Keliatanya enak,,, Tanggung jawabnya REPOT, di akherat banyak ditanya lg,,, (ga kepengen; mode on)
little_knight
kalo misalkan indonesia GDP nya segede singapura mah gpp......tapi liat aja gdp indonesia kecil dan gak merata lagi...............sigh
financebbs
QUOTE
kalau kerjanya, makan, tidur, bolos, aja gaji segitu
pantas mau jadi caleg sampai ada yang jual mobil, rumah, tanah, "ga tau kalau ada yang jual diri"


iya betul, gila-gilaan ngejar jadi caleg sampai semua dijual mungkin sampai 'jual diri' ke publik Laughing.gif
elriowiel
mending dananya buat perawatan dan peningkatan listrik di daerah ....... masa gaji Pejabat naik pemadaman listrik gak brenti2
mansz
pantesan miranda gultom gi diperiksa kpk karena suap menyuap sewaktu mo diangkat jadi gubernur bi
abis gajinya itu loh yg ga nahan ...eits itu 162 jtan tuh murni ga da tambahan laen laen lagi ga ya ?? tapi di lihat dari kondisi nya sech ini masih ada tambahan .............dan juga mungkin ada potongan dari partai ato kelompok tertentu jika emang si gubernur bi nya berasal dari partai


dan keknya walo di demo abis abisan soal rencana kenaikan gaji ini pasti akan tetep berjalan alias tetep naek kan anggota dpr nya juga pasti ikut naik makanya rencana ini pasti lolos
Rahib_gila
Gw seh setuju dinaikin tetapi harus dibarengi kinerja
truz gaji pns dinaikkan jg
UMR juga harus berperikemanusiaan
kayak departemen keuangan udah mulai bagus tuh
kalo maseh main2 ganti aja
rakyat juga harus cerdas masa gara2 diimingi duit mau milih seseorang untuk menjadi DPR
semua berpulang kepada kita masing-masing
chacoure
Bukannya kita sendiri yang memilih anggota legislatif? Hayo masing2 tanggung jawab dgn pilihannya... ^^!
paijo84
waduh gaji Gubenur Bank Indonesia gede yah
kumiskucing
masya allah
Persidmania
Semoga dengan Gaji dan Penghasilan yang melimpah

Bapak - Bapak ini bisa bekerja maksimal dan membawa Indonesia kearah yang lebih baik...

Tapi ingat Pak.. jangan hanya makan gaji doank yack... HeHe.gif
manusiabesi
dengan gaji segitu, eksekutif legislatif yudikatif seharusnya bekerja dengan maksimal, soalnya bukan main tanggung jawab mengurusi 250 juta jiwa bangsa indonesia. masih banyak yang harus dibenahi pada sektor spesialis dari ekonomi, hukum, sosial masyarakat,dsb
urugazette
ew, gede banget..tapi berat ditanggung jawab..
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.