BUKAN rahasia lagi, jika sejak dalam janin Moms intens menggauli musik pada janin. Hal itu akan merangsang sel syaraf otak dan meningkatkan kecerdasan si kecil. Terbukti bermain musik menjadi salah satu stimulasi terpenting untuk meningkatkan IQ si kecil 15-30 poin melalui ritme, melodi dan harmonisasi.
Fakta menunjukkan, sinyal otak dan urat syaraf otak pada anak berkembang saat mereka bermain musik, akan membantu meningkatkan kemampuan memori otak dan pemahaman si kecil. Wah, mengagumkan bukan Moms?
Untuk itu, ada baiknya kita mulai mengakrabkan si prasekolah dengan nada dan irama sedini mungkin. Tidak musti menggunakan alat musik, suara-suara ataupun alat-alat dapur juga bisa difungsikan sebagai sarana mengenalkan musik kepada anak.
Untuk Anda yang ingin mengenalkan musik kepada buah hati tercinta, Pengajar Musik Taman Musik Dian Indonesia Dian HP membeberkannya:
Kenalkan irama musik dengan bertahap
Merangsang anak pada musik. Pertama kenalkan si kecil dengan olah vokal. Kuncinya, bernyanyilah dengan ceria. Jangan terlalu berpikir tentang suara Moms yang fals ataupun terdengar nyaring. Karena si kecil tidak peduli akan hal itu. Baginya, bernyanyi dengan gembira sambil menggoyangkan pinggul bersama Moms, itulah yang terpenting. Dan jika si kecil sudah puas akan hal itu, kini saatnya untuk memperkenalkan irama musik.
Dari siulan hingga alat-alat rumah tangga
Untuk irama, banyak cara untuk untuk memperkenalkan irama musik pada si kecil. Dari suara yang dikeluarkan alat musik, sampai dari suara yang dihasilkan dari tubuh kita. Seru lho mengenalkan irama musik dari tubuh kita.
Salah satunya, bernyanyilah sambil menepuk tangan, menepuk pantat, dan menepuk paha si kecil dengan membuat suara tepukan yang berbeda. Atau iringilah suara si kecil dengan siulan, jika Moms tidak bisa bersiul, ajaklah Dads untuk bersiul. Sudah pasti si kecil akan memiawik senang karena mendengar siulan indah yang keluar dari mulut kita.
Lepas itu, marilah kita ajak si kecil untuk bernyanyi dengan alat musik. Tenang Moms, irama musik di sini bisa kita mulai dengan alat sederhana.
Moms bisa dengan mudah mendengarkan berbagai jenis suara melodi dari berbagai alat rumah tangga. Seperti menyontohkan kepada si kecil untuk beradukan sesama tutup panci, menggetuk meja dengan pinsil kayu, meniup bibir botol minuman kosong, menggemerincingkan sendok dan garpu atau menabuh satu galon kosong dan satu galon isi.
Mungkin terlihat sepele, tapi membiarkan anak memainkan berbagai alat rumah tangga untuk menciptakan nada dan irama itu juga bisa menjadi stimulus yang bagus untuk si kecil loh Moms!
Jika si kecil sudah mulai bosan, biarkan dirinya untuk mengeksplorasi bunyi dari instrumen musik dari benda apapun. Longgarkanlah aturan kalau benda ini harus ditabuh, atau benda yang satu harus diberadukan, biarkan si kecil mengetahui suara-suara yang ia hasilkan. Dan beri anak kebebasan untuk memilih alat yang ia suka. Tapi ingat Moms, jangan berikan benda pecah belah ya.
__________________