Sy and Unknown
Oct 28 2009, 08:14 AM
Ada seorang lelaki tua tiba di sebuah desa setelah melalui perjalanan panjang yang melelahkan. Seorang arif dan kaya raya mempersilahkan lelaki tersebut mampir sejenak ke rumahnya. Kemudian pria kaya tersebut menghidangkan beraneka macam minuman dan masakan.
Lelaki tua itu hanya memandangi semua makan lezat dan minuman yang terhidang. Dengan santun ia bertanya, "Bolehkah saya meminta secangkir kopi?" Sebuah permintaan yang sangat sederhana.
"Hanya itu?" kata sang pemilik rumah kembali bertanya.
"Ya Tuan, hanya itu," jawab lelaki tua tersebut.
Kemudian lelaki itupun langsung meminum segelas kopi yang telah dihidangkan. Nampak ia betul-betul menikmati setiap teguk kopi yang ia minum sampai habis. Melihat pemandangan tersebut membuat sang pemilik rumah menawarkan secangkir kopi lagi. Tetapi lelaki tersebut menolak dengan bahasa yang sangat santun.
"Kenapa?" tanya sang pemilik rumah keheranan.
"Karena saya tidak ingin kenikmatan dari secangkir kopi yang sebelumnya akan berkurang," jawab lelaki tersebut sambil tersenyum.
---
Kunci kebahagiaan ada pada kesederhanaan, cukup untuk diri Anda dan dapat Anda nikmati. Contohnya menggunakan handphone di era informasi saat ini sudah sangat diperlukan, tetapi bukan berarti harus selalu keluaran terbaru. Begitu pula dengan mobil juga dibutuhkan untuk menunjang mobilitas dan bisnis, tetapi bukan harus selalu mahal.
Jangan pula menghubungkan kebahagiaan dengan materi, jabatan, bisnis besar, ketenaran, atau hal-hal yang bersifat duniawi lainnya, karena hanya akan menyebabkan hati hampa. Dalam kehidupan sehari-hari pasti Anda pernah mendengar orang kaya yang meninggal bunuh diri. Banyak juga yang gila karena sengketa harta.
Mensyukuri apa yang Anda miliki adalah sumber kebahagiaan yang berasal dari dalam. Bersyukurlah atas apa yang Anda miliki, atas keluarga, orang tua, pasangan, pekerjaan, umur, bahkan kekurangan yang Anda miliki. Ketika Anda mampu bersyukur atau dapat melihat dan merasakan sisi positif dari apapun yang Anda alami atau miliki, berarti Anda akan mudah menemukan kebahagiaan.
"Hanya ada satu kebahagiaan dalam hidup ini, yakni mencintai dan dicintai," kata George Sand (1804-1876), seorang penulis berkebangsaan Perancis. Oleh sebab itu perbaikilah hubungan dan cintai orang lain seakan-akan Anda tak pernah tersakiti. Ekspresikan perasaan cinta, kasih sayang dan persaudaraan terhadap orang-orang di sekitar Anda, misalnya terhadap rekan kerja, tetangga, pegawai, dan lain-lain.
Sebenarnya untuk merasa bahagia dibutuhkan kemauan Anda saja. "Most people are about as happy as they make up their minds to be. - Orang-orang merasa bahagia ketika mereka memutuskan untuk berpikir mereka bahagia," kata Abraham Lincoln.
Bahagia atau tidak semua itu tergantung pada pilihan Anda sendiri. Bila Anda memilih untuk bahagia, tak akan sulit mendapatkannya karena kebahagiaan itu ada di dalam diri Anda sendiri. Jadi jangan pernah khawatir tidak mendapatkan kebahagiaan, tetapi khawatirlah Anda tak pernah mendapatkan kesempatan untuk hidup bahagia.
ΜiyamotǑ
Oct 31 2009, 03:01 PM
thanks referensi na broo...
sama2 suka
Nov 2 2009, 06:02 PM
Permisi...ikut share yah bro.another life experienced lagi nih.Dari semenjak SMA saya selalu berpikiran: Alangkah enaknya jikalau kita bermandikan kekayaan yg setiap kita butuhkan untuk sesuatu maka keinginan kita akan sesuatu itu akan segera terpenuhi.Seperti kata pepatah HOLD THE MONEY YOU WILL RULES AND OWN ANYTHING, pepatah tersebut jadi motto gw sampai kuliah semestr II. Hingga akhirnya gw ketemu seorang anak jalanan yg memberi gw pelajaran sekaligus merubah motto tersebut, singkatnya ada anak yg meminta-minta.Sebenarnya gw paling anti memberi dgn menganggap itu merupakan suatu "pembodohan" terhadap mereka.Sesuai pepatah kalo mo nolong jg beri IKAN tetapi beri dia KAIL untuk mencari IKAN.Sayangnya pada waktu gw liat muka terutama nada bicara&mata nya sungguh irresistable, dan akhirnya gw kasih dia uang 10ribu yg kebetulan akan gw belikan bensin motor buat jln2 dgn teman ke ciater via lembang.Saat menyerahkan uang ,dia berlari ke arah anak lain yg duduk menangis seraya berkata :"Ini Cep buat beli obat untuk ayah km yg tadi jatuh pecah."Setelah mengucapkan terimakasih si anak yg menangis pergi dengan senang.Lalu saya hampiri si anak yg meminta2 seraya bertanya:"knp km kasih uang mu ke temanmu?" dgn polos&riang gembira dia berkata:"saya bahagia kak bila melihat orang lain bahagia atas apa yg saya lakukan kepada dia."Dengan riang gembira dia berlalu meninggalkan saya yg kaget&masih belum menyadari apa itu semua.Akhirnya saya menyadari kebahagian sejati tidak semata2 ada nilai nominalnya, tetapi di dapat dari apa yg kita perbuat untuk membuat kebahagian tersebut menjadi bermakna bagi diri kita.
Itu sedikit share dari gw,trims bro...
phinuss
Nov 9 2009, 09:42 PM
QUOTE (sama2 suka @ Nov 2 2009, 06:02 PM)

Permisi...ikut share yah bro.another life experienced lagi nih.Dari semenjak SMA saya selalu berpikiran: Alangkah enaknya jikalau kita bermandikan kekayaan yg setiap kita butuhkan untuk sesuatu maka keinginan kita akan sesuatu itu akan segera terpenuhi.Seperti kata pepatah HOLD THE MONEY YOU WILL RULES AND OWN ANYTHING, pepatah tersebut jadi motto gw sampai kuliah semestr II. Hingga akhirnya gw ketemu seorang anak jalanan yg memberi gw pelajaran sekaligus merubah motto tersebut, singkatnya ada anak yg meminta-minta.Sebenarnya gw paling anti memberi dgn menganggap itu merupakan suatu "pembodohan" terhadap mereka.Sesuai pepatah kalo mo nolong jg beri IKAN tetapi beri dia KAIL untuk mencari IKAN.Sayangnya pada waktu gw liat muka terutama nada bicara&mata nya sungguh irresistable, dan akhirnya gw kasih dia uang 10ribu yg kebetulan akan gw belikan bensin motor buat jln2 dgn teman ke ciater via lembang.Saat menyerahkan uang ,dia berlari ke arah anak lain yg duduk menangis seraya berkata :"Ini Cep buat beli obat untuk ayah km yg tadi jatuh pecah."Setelah mengucapkan terimakasih si anak yg menangis pergi dengan senang.Lalu saya hampiri si anak yg meminta2 seraya bertanya:"knp km kasih uang mu ke temanmu?" dgn polos&riang gembira dia berkata:"saya bahagia kak bila melihat orang lain bahagia atas apa yg saya lakukan kepada dia."Dengan riang gembira dia berlalu meninggalkan saya yg kaget&masih belum menyadari apa itu semua.Akhirnya saya menyadari kebahagian sejati tidak semata2 ada nilai nominalnya, tetapi di dapat dari apa yg kita perbuat untuk membuat kebahagian tersebut menjadi bermakna bagi diri kita.
Itu sedikit share dari gw,trims bro...
mangstab...........