hari itu
ketok palu dewa keadilan yang buta mengikatku
dalam borgol penguasa represif
alasan mengada ada ditujukan kepadaku
padahal aku hanya ingin bernyanyi...
nyanyian kebebasan..
sudah tiga tahun kunikmati tanah siberia
ditemani sekop dan palu kerja paksa.
dihibur nyanyian para sahabat senasib dan balalayka .
tanpa harapan pulang.
menetes air liur para anjing-anjing buduk melihatku kini.
ahh....iya....
kuingat saat itu...
rumah indah
tanah hijau
dan senyummu yang manis..
tepat esok tanggal 5 bulan 5
tanggal kita mengikat janji..
sayang
kini tanpa semuanya...
tanpa anggur
tanpa selimut hangat
tanpa manjaan dirimu...
esok bukanlah hari kita..
*gwe bikin gara2 baca sejarah tentang kamp kerja paksa rezim uni soviet*