Bagi para lelaki beristri, longgarnya aturan perkawinan ini menjadi peluang bagi mereka untuk mendapatkan pasangan wanita baru selain istri yang sudah mereka miliki. Bagi lelaki lajang, hal ini juga memberikan peluang bagi mereka untuk mendapatkan wanita tanpa harus menikah secara resmi yang biayanya cukup besar. Dengan modal satu juta rupiah, para lelaki bisa mendapatkan janda untuk dijadikan istri. Menambahkan seratus dua ratus, perawan yang bisa didapat.

Tradisi kawin siri di Rembang ini cukup longgar. Apalagi, ada aturan tak tertulis di sana, jika dalam dua-tiga bulan atau waktu yang sudah disepakati, sang "suami" tidak menjenguk "lahir dan batin", maka tali perkawinan dianggap sudah putus dan talak cerai berarti sudah dijatuhkan.

Bagi perempuan Rembang, motif ekonomi menjadikan kawin siri menjadi alternatif jalan keluar yang termudah untuk dilakukan.