Help - Search - Members - Calendar
Full Version: PUNGGUK DAN AKU
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Poetry Room
Pages: 1, 2
siwa
Pungguk Dan Aku

Sunyi, dingin, ngeri ku rasa
Taburan butir intan merata
Degup deru angin tertata
Senyum putri mempesona

Lagu pungguk mendendang
Menembus hati yang menerawang
Ingat akan seseorang
Yang membuat hati tenang

Lagu pungguk tertati
Memanggil hati yang berhenti
Tiada orang yang mengerti
Arti sebuah hati

Aku ngeri mendengar nyanyian pungguk
Membuat aku tak mengantuk
Tegar mataku suntuk
Hingga jelang kukuruyuk

Aku senang pungguk bernyanyi
Penghibur hati dalam ilusi
Teringat akan seorang putri
Yang selalu menjadi pujaan hati

Pungguk bersenandu
Pembangkit hati yang rindu
Tersipuh dalam lalu
Keindahan akan senyumu

Pungguk bercerita
Tentang sebuah arti cinta
Tiada kiasan kata yang berkata
Khumariah hidupku untuk akhir dunia

Punguk dan aku,
Tiada yang tahu
Kecuali kata dalam dirimu
Yang mengerti diriku


By: Siwa
pro
disiplin dengan rima..
keren oi
siwa
QUOTE (Don Vito Corleone @ Apr 23 2007, 05:53 PM) *
disiplin dengan rima..
keren oi


thanks.. ya..
siwa
Bertahankah aku?
Tepisan dewi malam selimuti sukma rasa
Bisikan jiwa lelapkan raga
Dikala nikmat menghilangkan dunia
Rujukan niat aku terjaga

Malam semakin larut
Tapi rasa gelisah membuatku tak surut
Rasa egois terus menghasut
Kesesatan hati semakin hanyut

Bertahankan aku?
siwa
Jangkrik

Krik – Krik …………., Krik – Krik ……….., bunyi suara jangkrik. Indah namun tiada yang tahu maknanya. Mereka berbicara kepada kita seolah ia tahu segalanya. Berulang tiada kesal dan lelah. Keluar dari dalam tanah yang gelap gulita mempertaruhkan hidup, terjaga dari tidur untuk kita.
Nyanyian malam yang selalu ditujuhkan kepada kita. Menemani mimpi yang selalu kita dambakan.
Coba kita dengarkan dengan hati nurani. Mati – mati .............., mati – mati ........, selalu ia bilang.
Mungkin ………..
Ia mendoakan “ matilah engkau wahai manusia, lupakan semua masalah yang ada. Matilah engkau manusia. Kembalilah ke alamku gelap nan jauh di bawah tanah. Matilah engkau wahai manusia, agar engkau besok hidup kembali “.
Tahu kita arti dari mati menurut ia? Yaitu “ TIDUR “.
siwa

Resmi ku terjaga dari untaian sukma pengganggu jiwa
Goyah ku rasa dikala kata ini ku untai
Ungkap ku gapai sebuah gejolak jasmani arah tiada
Terikut ku akan sebuah perjalanan dosa

Rintik mutiara menetes dari kalbu menuju mata
Ku rasa perih dan pilu apa yang ku rasa
Dikala sadar ku dari sebuah percobaan
Membawa kekalahan di dalam kehidupan

Ah bodoh ku rasa
Semu ilusi jiwa dendang riang bergembira
Diantara resah kalut membara
siwa
Jenuh...

Kegelapan kalbu rindukan kesunyian
Kesunyian abadi dalam keabdian
Keabadian sukma di dalam kehampaan
Kehampaan jiwa sentuh rasa kematian

Rasa ini selalu ada
Rasa ini selalu terjaga
Rasa ini selalu menggoda
Rasa ini selalu ku rasa

Ilusi jiwa berkelana didalam pelangi
Menangis sedih di antara hati...

Aku Jenuh...
siwa
ku hirup jiwamu ku bunuh ragamu
ku sapa namamu caci usulmu
ku nikmati asamu ku buang sisamu
ku rindu dirimu ku benci kehadiranmu..
siwa


Keterbatasan waktu untuk berjuang
membuat diriku iris dalam harapan,
Keterbatasan rasa untuk berbicara
mebuat diriku bisu dalam bertindak.
siwa
Siang berlalu tiada kisah ku tulis
Cerita bosan selalu ku lukis
Membuat aku selalu pesimis
Hari-hari ku jalani dengan menangis

siwa
Gelap lagi ku rasa
Ilusi Jiwa berkelana
Menuai cerita hati yang duka
Kembali terulang cerita yang lama
siwa
Siang telah berlalu
Senja menjemput kalbu
Disetiap langkah ku jumpai sang waktu
Detik ku rasa selalu ingin membunuhku
siwa
Kini malam telah menghampiriku
Menjanjikan sebuah mimpi keindahan duniaku
Tapi, tetap kelam ku rasa di hatiku
Bosan dengan kehadiranku

dalboman
pusing
mikirin... uang
pusing
mikirin cewek
pusing
capek deh...
siwa
Ilusi jiwa selalu berdendang
Menerpa jiwa yang selalu tidak tenang
Waktu berburu dengan sebuah cerita wayang
Kehidupan hanya sebuah tayang

bluendosmoke
tak perlu lari untuk bercerita
ucapkan kata yang terhina
berjalanlah bawa kisah
hampiri iga yang tercipta
siwa
Iga terasa jauh dimata
Kurungan kisah membuat buta
Ku enggan bercerita
Karena cerita hanya sebuah derita
siwa
Darah suci tercecer diantara debu
Debu menangis terkikis angin lalu
Langkah tegak berjalan aku
Tempias asah menari tersipu
siwa
Setetes tinta ku lukis sebuah kisah
Setetes harapan ku tuai dalam sebuah resah

Kisah resah..
Resah kisah..
rareyo
ngintip pesannya ngintip rasanya ngintip suasananya,
terbagi duka dan scercah istana surga di dalamnya

malam terbagi dua diantara keheningan dan ketakutan yang mendalam
dan siang melampiaskan ekpresi kesengsaraan terbesit hangat yang nyaman

namun di kala mata masih terselimuti selaput hitam hadirnya sejuk embun dini hari
mendamaikan hati, mejelang positif hari ini
rushhand
keren bos heheh
rushhand
rima nya canggih nih pasti orangnya melankolis
siwa
Ah..... selaput hitam???
Mungkin ini sebuah selaput?
Jika selaput mengapa aku tiada melihatnya?
Jika selaput mengapa aku tiada menggapainya?
siwa
Berdiri aku di atas air bergelombang
Hembusan Angin Pasai berbisik diatas otak yang mengambang
Matilah kau siwa agar kau tenang
Matilah kau siwa agar kau terbang melayang
ken_the_12
siwa menyapa..
bagai sang jishnu
kala merasa..
wishnu pun memburu

aduhai jishnu
betapa aku merona
selayak wishnu yang cemburu
merapal kalam ditepi semesta

oh, siwa
jangan buat aku layu
berikan setitik asa
agar resap seperti banyu

siwa.. atau jishnu
yang mana tiada mengapa
'karna aku [mungkin] wishnu
.. mampir disini tuk bertegur sapa

*
inspirasinya T.O.P banget
thumbsup_anim.gif
siwa
Ilusi jiwa bercerita
Goresan tinta berbagi asa
Kumpulan jiwa telah tertata
Mohon berbalas apa yang ada




Monggo-monggo berbagi.. BigGrin.gif
siwa
Garis tinta hanya mengalir di sebuah muara ilusi
Rasa asa bertekuk lutut pada sebuah mimpi
Jiwa berkelana ungkap takbir sebuah arti
Langkah berhenti ketika hadir sebuah kata mati
ken_the_12
QUOTE (siwa @ Mar 12 2009, 08:14 PM) *
Ilusi jiwa bercerita
Goresan tinta berbagi asa
Kumpulan jiwa telah tertata
Mohon berbalas apa yang ada




Monggo-monggo berbagi.. BigGrin.gif


siwa kuatkan rasa
tiada sepenggalan adanya
siwa berikan asa
membalas dengan kalam cinta

*
Applause.gif terkhusus buat kang siwa
nuwus.

siwa
QUOTE (ken_the_12 @ Mar 12 2009, 09:36 PM) *
siwa kuatkan rasa
tiada sepenggalan adanya
siwa berikan asa
membalas dengan kalam cinta

*
Applause.gif terkhusus buat kang siwa
nuwus.


Rasa hanya sebuah fatamorgana
Asa hanya sebuah kata seorang punjangga
Rasa dan Asa hanya sebuah Mutiara Kata
Tersipuh aku ken_the_12 membara
ken_the_12
QUOTE (siwa @ Mar 12 2009, 09:56 PM) *
QUOTE (ken_the_12 @ Mar 12 2009, 09:36 PM) *
siwa kuatkan rasa
tiada sepenggalan adanya
siwa berikan asa
membalas dengan kalam cinta

*
Applause.gif terkhusus buat kang siwa
nuwus.


Rasa hanya sebuah fatamorgana
Asa hanya sebuah kata seorang punjangga
Rasa dan Asa hanya sebuah Mutiara Kata
Tersipuh aku ken_the_12 membara


dua, fatamorgana
ditepi padang.. ditepi sabana
tapi, tiada mengapa
karena sam siwa selalu hadir bersama

*
kita adalah sepasang, nama dan jiwa yang sama
kita hanyalah penyair biasa, yang lebur dalam keheningan.

matur kesuwun sam siwa.
thumbsup_anim.gif
siwa
Tempias pasir di sebuang padang sabana
Terkikis kisah di sebuah cerita
Terukir dan tersusun kumpulan pengembala
Tersirap hasrat ingin meninggalkan dunia
Sucks
ikutan ah... Whistle.gif
QUOTE
Tempias pasir di sebuang padang sabana
Terkikis kisah di sebuah cerita
Terukir dan tersusun kumpulan pengembala
Tersirap hasrat ingin meninggalkan dunia


penggembala hina kelana
bersimpuh dalam tujuan
menapak dalam sejarah
melalui gerbang dunia



matur kesuwun atas inpisrasinya
siwa
QUOTE (Sucks @ Mar 13 2009, 10:09 PM) *
ikutan ah... Whistle.gif

penggembala hina kelana
bersimpuh dalam tujuan
menapak dalam sejarah
melalui gerbang dunia



matur kesuwun atas inpisrasinya


Tujuan adalah sebuah mimpi
Dunia adalah tujuan mencari jati diri
Sejarah adalah permainan waktu
Hina adalah perwujudan aku

ken_the_12
sang kelana..
coba gembala
riak pada nestapa
di tepi padang sabana


penggembala hina kelana
tautkan gerbang dunia
menapak sederhana
pada sejarah sang kala..

*
silaturahmi disini kang @siwa, semoga ga' bosen ama @ken.
kang @sucks monggo bro dilanjut..

nuwus.
Sucks
walau riak di tengah jalan
sang hina tetap berjalan
berusaha dalam pendakian
melangkah dalam kegelapan

cahaya terang menyilaukan
laksana sejuk menentramkan
takdir yang tak ubah kehidupan
terasa hadir menapak kedamaian
siwa
Secerca cerita berbagi air rawa
Terkikis kalbuku dikala adam terawa
Ilusi jiwa merasa terhina
Dikala raga tak lagi berguna

Oh.. ken, sucks, Ragaku tiada berguna
Mampukah kau berkata?
Sucks
QUOTE (siwa @ Mar 16 2009, 10:02 AM) *
Secerca cerita berbagi air rawa
Terkikis kalbuku dikala adam terawa
Ilusi jiwa merasa terhina
Dikala raga tak lagi berguna

Oh.. ken, sucks, Ragaku tiada berguna
Mampukah kau berkata?


cerita bagai rinduan
raga dalam impian
hina akan badan
teruntuk sebuah perasaan

tak sanggup dalam perkataan
naungi diri hingga pertapaan
tak hanya engkau ya teman
terasa jenuh akan pendakian

lewati semua rintangan
tak ubahnya sebuah haluan
teguh dalam ucapan
tegar dalam pendirian



matur kesuwun sam siwa
ken_the_12
QUOTE (siwa @ Mar 16 2009, 10:02 AM) *
Secerca cerita berbagi air rawa
Terkikis kalbuku dikala adam terawa
Ilusi jiwa merasa terhina
Dikala raga tak lagi berguna

Oh.. ken, sucks, Ragaku tiada berguna
Mampukah kau berkata?


Pancar ‘Sang Surya’
Bagai geliat Sang Siwa
Melarut pada dananjaya
Ma’rifat kalam ‘Sang Pujangga’

Pelan menyapa
Dalam sudut ‘tak terkira
Bagai gadis desa
Yang perawan adanya

Jasad ‘Sang Siwa’
Bukan pada maya
Atau yang setengah nyata
Bukan pula pada ‘Yang Mulia’

Jasad ‘Sang Siwa’
Pada titik surya kala
Pada denyut perawan desa
Pada sabda.. Hyang Maha Dewa!!

*
Teruntuk kang @siwa dimana saja.. Hug.gif
@ken silaturahmi, pada [yang] sekian kali
Kang @sucks sumonggo aja, mari tebar kalam bersama
siwa
QUOTE (Sucks @ Mar 16 2009, 09:15 PM) *
cerita bagai rinduan
raga dalam impian
hina akan badan
teruntuk sebuah perasaan

tak sanggup dalam perkataan
naungi diri hingga pertapaan
tak hanya engkau ya teman
terasa jenuh akan pendakian

lewati semua rintangan
tak ubahnya sebuah haluan
teguh dalam ucapan
tegar dalam pendirian



matur kesuwun sam siwa


Pendakian Raga Berjumpa ujung
Pendakian Jiwa takkan bersambung
Ketika ajal Mulai menyusung
Sekilas kisah hanya sebuah panggung
siwa
QUOTE (ken_the_12 @ Mar 17 2009, 05:19 PM) *
Pancar ‘Sang Surya’
Bagai geliat Sang Siwa
Melarut pada dananjaya
Ma’rifat kalam ‘Sang Pujangga’

Pelan menyapa
Dalam sudut ‘tak terkira
Bagai gadis desa
Yang perawan adanya

Jasad ‘Sang Siwa’
Bukan pada maya
Atau yang setengah nyata
Bukan pula pada ‘Yang Mulia’

Jasad ‘Sang Siwa’
Pada titik surya kala
Pada denyut perawan desa
Pada sabda.. Hyang Maha Dewa!!

*
Teruntuk kang @siwa dimana saja.. Hug.gif
@ken silaturahmi, pada [yang] sekian kali
Kang @sucks sumonggo aja, mari tebar kalam bersama


Perawan desa kembang para dewa
Jasad siwa Milik Yang Mulia
Dikala Jasad akan berpisah nyawa
Ma'rifat Pujangga tiada berguna

Akankah aku terus berbaring dan merana?
Wahai ken....
Wahai Suck..
Merana raga tersayat jiwa
Merana jiwa terhunus raga
Sucks
QUOTE
Perawan desa kembang para dewa
Jasad siwa Milik Yang Mulia
Dikala Jasad akan berpisah nyawa
Ma'rifat Pujangga tiada berguna

Akankah aku terus berbaring dan merana?
Wahai ken....
Wahai Suck..
Merana raga tersayat jiwa
Merana jiwa terhunus raga


raga dalam tepian duka
raga dalam kubang nista
indah dalam semu belaka
abadi laksana kidung kencana
kekal dalam jiwa
merekah dalam rona
benak dalam jiwa
siwa
QUOTE (Sucks @ Mar 18 2009, 10:45 AM) *
raga dalam tepian duka
raga dalam kubang nista
indah dalam semu belaka
abadi laksana kidung kencana
kekal dalam jiwa
merekah dalam rona
benak dalam jiwa


Raga Tiang Kehidupan
Raga Tempat bersembunyi Ruh Keabadian
Kisah terlukis menangis di kesendirian
Kisah terlukis ingin kematian

Tiada kisah mampu ku tulis
Jiwa tersudut dalam sembilu sadis

Abadi ingin ku capai
Abadi ingi ku gapai

Kemana aku harus melangkah untuk abadi?
ken_the_12
hanya dewa diantara kita
abadi setelah kata
selayak cinta dua manusia
senandung abadi sepanjang masa

*
kang siwa.. sumonggo berbagi inspirasi thumbsup_anim.gif
nuwus.
siwa
ken_the_12
QUOTE (siwa @ Mar 24 2009, 05:17 PM) *


aku yang haru
penuh dengan biru
aku yang layu
peluh dengan pilu

aku..
memang bukan bikhu
karena aku,
'tak membuang masa lalu

*
aku tidak bisa melihat masa depan penuh kemilau
masa lalu masih berlangsung!!
siwa
Kegelapan siang menjelang jalan kehidupan
Darah mengalir dalam rambut perjalanan
Tergeletak mati suri aku di sebuah pembaringan
Menunggu ajal yang tak lama kian

Tiada air menetes dalam sebuah tangisan
Kering mengalir dalam sebuah penyesalan

Detik kurasa bagai tahunan
Ketika rentetan dokter ilir bergantian

siwa
Setetes air mengalir tiada henti
..........
..........
ken_the_12
QUOTE (siwa @ Mar 30 2009, 01:22 PM) *
Setetes air mengalir tiada henti
..........
..........


setetes air mengalir tiada henti
selayak hilir pada pucuk sungai
bening.. seperti kuncup melati
yang tumbuh dipekarangan pertiwi

.......
.......
.......
siwa
QUOTE (ken_the_12 @ Mar 30 2009, 06:33 PM) *
setetes air mengalir tiada henti
selayak hilir pada pucuk sungai
bening.. seperti kuncup melati
yang tumbuh dipekarangan pertiwi

.......
.......
.......


Setetes air.. menunggu aku mati..
ken_the_12
Setetes air.. menunggu aku mati..

...

hingga banyu meluruh haru
bayu yang biru
selayak jingga,
atau bening pada samudra..

... ...
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.