Kabar penemuan yang mengguncang bisnis pemburu harta karun dunia itu disampaikan oleh perusahaan eksplorasi hasil laut, Odyssey Marine Exploration dari Tampa, Florida, Amerika Serikat, Jumat (18/05). "Sebagian besar uang emas itu merupakan uang resmi pemerintah kolonial Inggris karena ada bukti specimen cetakan resmi," kata Greg Stemm, salah satu direksi Odyssey.
Tim penemu merahasiakan lokasi pasti penemuan kapal yang diberi kode Black Swan untuk menjaga keamanan dan alasan hukum. Harta karun tersebut telah dikapalkan oleh pemerintah AS dan akan menjadi bahan kajian para ahli di tempat yang dirahasiakan.
Tim Odyssey menyebutkan, harta karun itu mempunyai nilai sejarah yang penting karena menunjukkan situasi kemaritiman dan kehidupan sosial ketika kapal tersebut tenggelam. "Penelitian kami menunjukkan ada sejumlah bangkai kapal di masa kolonial yang hilang di kawasan tersebut. Jadi, kami sangat berhati-hati untuk tidak berspekulasi tentang kemungkinan identitas kapal tersebut," kata John Morris dari Odyssey.
Ilmuwan masih perlu mengkaji lagi waktu kapal pengangkut harta itu tenggelam karena lokasi penemuan kapal tenggelam merupakan kawasan yang dilalui kapal dari beberapa periode kolonial.
Kapal termahal yang pernah ditemukan adalah kapal Spanyol, Nuestra Senora de Atocha, yang tenggelam di lepas pantai Florida Keys, AS, 1622. Kapal itu ditemukan pada 1985 dengan nilai harta karun mencapai USD 400 juta atau Rp 3,6 triliun.
----
Notes:
Selamat buat para pencari harta karun dan pelaku eksplorasi lautan
Omong-omong ada juga banyak kapal yang tenggelam di lautan Indonesia ....
Kenapa tidak kita intensifkan pencarian kapal-kapal kolonial itu .....
Wilayah nusantara yang sudah menjadi pusat perdagangan sejak jaman dahulu (sebelum penjajahan malah) ... pasti memuat juga emas, keramik, dan barang berharga bernilai tinggi.
Siapa tahu ketemu yang kaya di laut atlantik itu ... hutang kita bisa lunas kan ...