




Pada post kali ini, aku tampilkan beberapa buku skaligus. Tidak untuk di resensi, tapi untuk di apresiasi, ditelaah dan dijadikan inspirasi. Terutama jika anda penggemar sastra dan penggemar tulisan-tulisan pramoedya ananta toer.
Aku terbantu seorang teman yang kebetulan mempunyai seri tetralogi pula buru nya pram secara lengkap, namun sayang, buku pertamanya justru ga ada, yakni Bumi Manusia. Foto yang ada disini, terdapat tiga dari empat itu yakni, Rumah Kaca, Jejak Langkah dan Anak Semua Bangsa. Dua buku lain adalah Cerita dari Blora dan Panggil Aku kartini.
Ketika membaca karya karya pram, yang ada dalam pikiranku adalah kekaguman. Kemampuanya mendeskripsi, kemampuanya memanfaatkan setiap penggal kata, sungguh luar biasa. Dalam banyak bukunya, pram bertutur tentang sejarah. Seperti buku-buku yang sudah di post sebelumnya misalnya, ada Jalan Raya Post, ada Perawan Disarang militer. Fakta ini, menggambarkan betapa dalam pengetahuan Pram tentang sejarah dan ketekunannya mendalami dunianya itu
Apa yang ditulis pram, begitu mendalam dan jauh dari kesan murahan. Ini penting untuk dijadikan sebuah referensi bagi setiap insan yang tertarik dengan dunia tulis menulis, dan memahami sejarah negerinya dari kacamata "tidak resmi". Juga, bagaimana menghasilkan karya yang tidak lekas lekang ditelan jaman dan mampu hinggap secara permanen dalam neurosa pembacanya.
Banyak buku yang terbit belakangan cenderung dangkal dan jauh dari bermakna. Mungkin karena jaman memang berbeda, mungkin juga karena orientasi dan jiwa dari sebuah penulisan telah bergeser seiring dengan makin menguatnya "orientasi pasar".
Namun sayangnya, nasib pram agak kurang mujur. Diunggulkan dibanyak kesempatan akan menerima Nobel, namun sampai akhir hayatnya, tak jua datang, walau penghargaan dari institusi lain di terimanya tak sekali dua. Tapi ngomong-ngomong, adakah inspirasi atau adakah sesuatu yang anda dapat seusai membaca karya pram?
yuk, di obrolin.
