Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Kumpulan Puisi Den Baguse Koentjir a.k.a The Rambo
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Poetry Room
Pages: 1, 2
The Rambo
Berjalan Diatas Bara

Menghiba seorang hamba dimalam kelam
Bersujud mengharap tercipta semua asa
Menangis berontak dari kehidupan
Mengharap bahagia yang jadi idaman

Tengadahkan kedua belah tangannya
Bercucuran dan berlinangan air mata
Terduduk bersimpuh diatas kemalangan
Tenggelam larut didalam keheningan

Tuhan ... ini aku hamba-Mu yang lalai
Tuhan ... ini aku hamba-Mu yang ingkar
Tuhan ... ini aku hamba-Mu yang menangis
Tuhan ... ini aku hamba-Mu yang memohon

Kau berikan aku kenikmatan
Kau berikan aku kelebihan
Kau berikan aku keindahan
Tapi mengapa tak ada kugapai kebahagiaan

Aku hidup dalam hampa
Aku tenggelam dalam nista
Aku tertawa bukan bahagia
Karena aku berjalan di atas bara


dBK ... Parangtritis, 14 Mei 2005


Bibir Pantai

sambut senja diam terpana
riak pun makin cepat
dayung patah berserakan
pasir pun tak lagi lembut kurasa

kapan aku bisa sepertimu
membatasi ruang menjadi pintu
aku tak lagi bisa bicara sendiri
aku hidup bukan untuk sekali ini

bibir pantai tak lagi putih
manusia dajjal gila harta
bibir pantai tak lagi bersih
tangan kotor rusak dirimu

perahu tetap bergiat
hidup si kecil tetap bersemangat
ibu di dapur sibuk sendiri
mau jadi apa ... siapa peduli ?

laknat cacian dan seribu umpatan
kebal telinga kaki berbicara
musuh atau kawan tak jua bicara
setan ... bajingan kalian semua

kembali ke peradaban
hidup lagi dalam kesendirian
bibir pantai yang dulu jauh kurasa
kenapa sekarang ada dibawah kakiku

kemana pantaiku yang dulu
bibir pantaiku ...


dBK ... Tuban, Jan 2001



Tebing Hati

Laknat bersautan dengan puji
Cacian berhiaskan indah sanjung
Kemarahan mengiring haru
Kesaksian sebatas rindu

Berharap tak jua datang
Memuji tak jua menikmati
Buat apa lagi
Ya sudah ... aku pun tak peduli

Kikis pelan tap tak jua nampak
Halus budi tak jua menyentuh
Karang sudah semakin bertambah
Kapan lagi bisa berubah

Hanya kejutan bisa runtuhkan
Bom waktu telah kau tanam
Tunggu saja tiba sang masa
Tebing terjal pasti tiada

Sudahi sekarang
Lepaskan
Makin berat kau rasa
Makin sengsara
Tak bahagia
Mati saja kau

Tak terjal lagi tebing
Banyak yang kan singgah
Sudahi saja kataku

dBK ... Semeru, 16 Agustus 2000



Kenapa ?

Murka kah ?
Amarah ato kebencian ?
Pelampiasan rasa kesal ?
Timbunan kotoran dendam kesumat ?
Muara kepedihan ?
Manusia picik
Manusia yang hidup dalam tempurung
Manusia tak berkasta ... ato bukan manusia ?
Entah ...

Kodrat itu bisa berubah, asal kau mau
Rumahmu bahkan bisa tergusur
Kau pun sanggup tidur di mana saja
Aku tak risau lagi ... aku tak peduli
Sudah kau cecerkan darah kenikmatan dimana-mana
Aku tak tau lagi apakah aku berdosa
Kurang apa aku ini
Edan memang aklo aku makin peduli

Kamarmu kosong tapi penuh berisi
Dendam, sakit hati, kebencian habis sudah
Kaca lemari yang pecah tak jelas kemana
Debu dan noda ... entah siapa
Kamarmu bukan kamarku juga dia
Habis sudah kata-kata dan pikiran
Hitam legam bagai pelukan dewa malam
Hilang sudah
Tiada lagi penderitaan
Buka saja jendela ... lihatlah
Asap mulai menjulang sedikit demi sedikit
Pasrah ... mati saja
Aku hanya bisa duduk diatas mayat tanpa kepala
Hanya bisa merokok dari tangan yang bukan milikku
Sambil mengenggam dasi berlumur keringat dan daki
Ato mungkin darah ... ya nikmat rasanya !

dBK ... Medan, Jul'06
pro
displaynya keren tampil beda smile.gif
cool Applause.gif thumbsup_anim.gif
eiger
siippp... puisi2 nya bagus banget bro.. ImNotWorthy.gif Applause.gif
ayo lanjutkan antologinya bro .. Peace.gif



gw nimbrung dikit ahh (boleh kan?), StraightFace.gif

dan langit selalu membuka gerbang nya,
walau saat mimpi tak lagi menyatakan sesuatu.
seperti senja tadi,
perlahan jutaan do'a terpanjat rapi
menyelipkan nama kita,
menasbihkan kekosongan kita.

dari mata mu dapat tergambar jelas bayangan malam,
dengan sisa bintang, dan selimut rembulan.
mungkin saja ada lapisan harapan yang menjadi mega
atau butiran air mata yang membeku biru di pucuk cemara.
kau adalah langit,
kau adalah kekalahanku pada ego yang mengabadi
kau adalah sesuatu yang tak lagi dinyatakan mimpi itu.


*eiger

Peace.gif Peace.gif Peace.gif
The Rambo
bro eiger ... boleh kok klo mo ikutan nimbrung ! Peace.gif

Seraut Wajah

sekilas bayang dibalik tirai
tersenyum entah untuk siapa
sembunyikan wajah rupawan
lemparkan pandang merajuk merayu
aku tak mampu menipu diri sendiri

masa beralih hati bergetar
apa aku sakit ?
tidak ... tak mungkin ... aku masih sehat
kenapa jantungku makin berdebar
detaknya bagai pacuan kuda
memang aku merasa sakit
tapi tidak tubuhku

hati makin berdebar
aku tak sadar lagi
bukan ... bukan ini yang kuingin
sakit ... sakit kurasa hati
aku tak tau lagi
aku pasrah

hanya saja wajah itu
seraut muka dengan senyum
wajah itu
yang ingin selalu kucumbu
dalam keremangan kamarku
wajah itu
aku menginginkannya

mati ... itu yang kuharap
bilakah wajah itu
bilakah hati ini
bilakah semua berakhir
ya ... hanya kematian

================================================================================

Roda Tua Mobil Baru

kilat engkau ... memang
cantik engkau ... aku tau
serasi dilihat ... semua takjub
gagah ... kurasa tidak
kenapa ?

beban tak sanggup kau pikul
jarak tak anggup kau tempuh
aral tak sanggup kau terjang
hanya nafas kelelahan

roda tua ... malang engkau
mobil baru ... tega engkau
majikan ... sungguh bodoh
sopir gila ... tak punya otak
kenapa roda tua kau taruh di mobil baru
aku yang edan ... sakit
tau salah ... kenapa cuma diam

hidup bukan cuma bergumam
hidup bergulir
hidup bukan cari makan
hidup berpikir
rusak sudah hidupku
sia-sia saja semua

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Anakku

kau lahir ditengah kepiluan
kau bawa secercah keceriaan
saat kau lahir bapakmu pengangguran
kau berikan setitik harapan
ibumu tenggelam dalam keluh kesah
kau beri pencerahan
anakku

Tuhan berbaik hati padamu
kau hadir diantara kami
Tuhan berbaik hati padamu
kau lahir membawa seberkas cahaya
itulah engkau
anakku

ceria penuh tawa ... engkau
tangis penuh keharuan ... ibumu
segenggam asa yang terbakar
secercah cahaya kehidupan kembali
kami menyayangimu
anakku

moga kau jadi sampan di tengah telaga
moga kau jadi seteguk air di gurun
moga kau jadi pelita di gelap malam
moga kau jadi pandawa kami
kaulah asa di hati
kaulah mimpi yang tak terbeli

anakku
besarlah dengan hati yang besar
tumbuhlah dengan kearifan yang agung
bersaudaralah dengan keramahan
dan hiduplah engkau dengan kebahagiaan yang hakiki
hanya itu yang bisa kami beri
do'a adalah harta orang tuamu
hanya itu ... anakku
BatmaИ
Jujur sebenarnya gw kagum sama The Rambo
kok bisa2nya yach punya badan kekar dan jago senjata bikin puisi2 melow?
hehehe.... ayo terusin bro
sambil nembak sembari bikin puisi
The Rambo
Pergulatan Itu

setangkup harap cemas
bergelantungan tak tentu dihati
rasa itu pergi ... entah kembali
tergantikan sepi ... dingin

kenangan berulang dipelupuk mata
tertawa renyah mata berbinar
iblis sang guru berikan ilmu
hentakkan semua gelora
panas ... meski bukan terik

tertelungkup diruang rindu
terangkat wajah dibasuh syahdu
ingin mereguk setetes madu
asa tak putus makin menggebu
kembali sang guru bisikkan sesuatu
"segera lepaskan hasratmu"

kucampakkan kau dalam remang
kubunuh hati nurani yang teriak
kubuang jauh rasa manusiawi
kuinjak kulempar harga diri
ketika dengan garang kau kugagahi
ronta geliat penambah nikmat
peluh laknat kian mengkilat
dan kita pun terus bergulat

masa itu tiba
kalau sang iblis puas dan tertawa
kau tersudut didalam remang
isak tangis ataukah tawa puas
gila ... telingaku jadi kebas

kini sang iblis telah menyatu
seiring birahi kembali kupacu
kupilin ... kuremas ... kulumat
kusentak ... kuhentak ... kutusuk
terengah ... merintih ... menggelepar
dan kembali dikeheningan
kembali dipelukan sang malam
kembali terbuai di alam mimpi

pergulatan itu ...
ah ... dosa yang nikmat
BatmaИ
yach..... dosa itu memang nikmat mybro
tapi kita punya hati yang membatasi dosa itu
The Rambo
thank's my bro duda ... Hug.gif

just refresh old memory Tounge.gif ... salah satu dr kertas yg berserakan di dinding BigGrin.gif
The Rambo
Aku ...

terbang ...
bersanding sang surya
berbantal awan berselimut mega
menikmati musik erangan elang
nikmat ...

tenggelam ...
bersanding palung
berbantal karang berselimut pasir
menikmati musik ratapan sang duyung
haru ...

terkubur ...
bersanding sang malaikat maut
berbantal batu berselimut kafan
menikmati musik erangan siksaan
takut ...

hidup ...
bersanding sang dara jelita
berbantal kepakan angsa berselimut jalinan sutra
menikmati musik syahdu buaian sang biduan
bahagia ...

ya ... aku masih hidup
meski aku pernah terbang
meski aku pernah tenggelam
tapi aku belum terkuburkan
aku belum ingin
aku belum hendak
aku tak mau masa terakhiri
aku tak mau raga terkunci

tapi apa hendak kubuat
apa hendak kugapai
asa telah pupus
hasrat telah putus
aku hidup dalam kematian
aku telah terkubur tanpa peti
aku telah terkubur oleh inginku sendiri
aku ........................ mati

=======================================================================

Cambuk Aku Tuhan

perlihatkan murka-Mu
nampakkan semua kesal-Mu
hunus pedang dari neraka-Mu
keluarkan cemeti api jahanam-Mu
siksa aku sekarang
aku mohon .... sekarang !

entah berapa berat beban kurasa
entah berapa panjang daftar dosa
entah berapa lama aku lupa
entah berapa lagi harus kupinta
entah berapa luka lagi kubuka
siksa aku sekarang Tuhan
aku telah pasrah

aku takut neraka
aku tak layak masuk surga
aku hina
aku nista
aku hanya hamba
makhluk yang Kau cipta

aku salah
aku dosa
aku malu
cambuk aku
penggal aku
lepaskan aku
bebaskan aku
belenggu itu
masih menjeratku
menghimpitku
menahanku
bertemu dengan-Mu

tolong bebaskan
cambuk aku Tuhan
sekarang
The Rambo
MILIK SIAPA

sang empu-nya telah berpaling
sang pewaris tak mampu terima
saksi hanya terdiam ... bisu
sementara dia hanya mampu bertanya
aku milik siapa

masa itu usai
masa itu usang
masa itu hilang
masa penuh kenangan
masa penuh kegairahan
masa penuh warna warni

hanya bisa tunduk
hanya bisa diam
hanya bisa pasrah
hanya dan hanya
hanya itu

adakah jawab
adakah ucap
aku milik siapa

========================================================================

GALAU

entah rasa apa ini
entah asa entah perih
hitam kurasa ketika kelabu
biru kurasa bilakah merah
masuk atau keluar
otakku tak bisa lagi bekerja

kabar itu tiba sejenak
tapi jejak tak jua usai
kenapa otakku selalu kosong
kenapa bayang itu ada
kenapa aku tak bisa lupa
persetan ... benarkah ?

aku bisa gila
ketika hitam tak lagi terlihat
warna yang aneh nampak
tapi tak terucap
aku tak tahu

dinding hanya membisu
tak jua berbisik
katanya punya telinga
kenapa sekarang tuli
katakan apa yang harus aku lakukan
aku tak bisa berpikir lagi
izna
Mas Rambo ini patut diperhitungkan juga nih puisi-puisinya,
Ga kalah ama mas Pro
The Rambo
Sekilas luapan hati mantan ORANG JALANAN !!!

Preman juga manusia

kau pernah bilang takkan mati
tidak untuk hari ini
sebab perut belum lagi terisi
sebab hutang belum lagi terlunasi
sebab dirumah terdengar rintihan anak istri
sebab ... sebab kau sudah berjanji

siapa bilang preman sama dengan Tuhan
cuma setan yang bilang
siapa bilang preman tak terkalahkan
cuma pedagang yang bilang
siapa bilang preman bukan orang
asal kau tau saja
preman itu juga manusia

buktinya hari ini
preman perkasa itu akhirnya modar
bukan karna peluru atau sabetan samurai
bukan juga sakit atau tua
sepele saja ... dia mati karena tusuk gigi
ya ... tusuk gigi dia dari jarum karatan
yang tak pernah ia bersihkan apalagi simpan

sebilah pedang selalu terselip dipinggang
sementara celurit kau letak diselangkangan
entah berapa banyak ajimat yang kau bawa
tapi ketika naas menjelang ... kau mati juga
memang benar katamu
preman kan juga manusia


Bunga Trotoar

berlomba dengan fajar
berpacu dengan kokok si jalu
berpuluh tembikar kau gelar
beraneka ukiran kau tata
tatkala panggilan Tuhan meraung
kau tersenyum puas

ketika fajar menyingsing
ketika lelap tak lagi hinggap
ketika warna mulai merona
kau telah siapkan muka
dagangan kau sajikan
berikut senyuman kau bagikan
berharap datang rejeki impian

kau bunga trotoar
tak bisa berikan keindahan
kala petugas nampak dikejauhan
ciut hatimu nafas tak karuan
hendak dikemanakan ini semua
barang yang kubeli dengan kaki
dagangan yang kubawa dengan nyawa
seenaknya mereka lempar
seenaknya mereka buang

dimana keadilan
dimana rasa belas kasihan
dimana letaknya karunia Tuhan
sepertinya bukan untuk kami
bukan bagi bunga trotoar
yang tak sanggup beli isi bumi
yang tak mampu berikan upeti
yang hanya bisa lari dan lari

nasibmu bunga trotoar



Tukang Mie Ayam

pegal kakiku berkeliling
belum lagi perut yang sedari pagi kosong
tanganku seakan tak sanggup lagi mendorong
sementara waktu enggan menunggu
aku tak sabar lagi

baru dua mangkuk terbeli
meski sudah sepuluh kilo kulalui
mentari yang semakin meninggi
membuatku kembali putus asa lagi
tak sanggup aku ... ampun

terduduk di tepian pasar
menunggu kalau ada pembeli
meski pasar sudah sepi
aku tak peduli lagi
aku tak sanggup berdiri

sekilas kulihat seonggok uang
terselip dibalik segumpal kotoran
ini kesempatan
tak akan kusia-siakan
benar ... ini uang asli
kumasukkan kotakku ... lumayan kini terisi

kuingin hidupku berubah
aku tak ingin terus begini
jadi penjual mie ayam
tak jelas uang modal dan untuk makan
akan kupakai uang itu
beli motor dan jadi tukang ojek

ogah aku terus begini
cuma jadi tukang mie
tanpa harapan pasti
cuma bisa mimpi tapi ga mungkin terbeli
The Rambo
pengemis kecil dan pemuda gila

sembunyi dibalik luka
bersemayam didalam nista
tak tampak olehku
keluhuran budimu
duhai pengemis kecil

saat fajar belum lagi menggeliat
saat adzan subuh belum lagi terngiang
saat anak adam bergulat dengan mimpi
kau tegak menghadapi hari
salut aku padamu

saat tubuhku menghiba pada bantal yang empuk
saat kelopak mataku tak sanggup lagi membuka
saat kakiku tak mampu lagi tegak berjalan
saat tanganku hanya bisa meraba mencari tumpuan
kau menuntunku ke pembaringan

"abang aku berangkat dulu"
itulah kata setiap pagi yang kudengar
tapi tak pernah ada jawaban
hanya dengusan dan dengkuran kau dapat
sungguh terlalu

ketika mentari berada dipuncak birahi
ketika manusia mencari tempat sembunyi
kau datang kembali padaku
dengan sebungkus nasi ditanganmu
engkau memang peduli

"aku senang kalau abang mau jadi abangku"
itulah yang selalu terucap dimulutmu
ketika aku dengan lahap melumat nasi itu
dan hanya elusan dikepala yang kau dapat
kau telah puas adikku

aku yang gila dan kau pengemis kecil
hidup bersama dengan bahagia
meski kau tahu aku habiskan uangmu
tapi tak sesaatpun kau berpaling dariku
pemuda gila yang terperangkap cinta
Werkudoroireng
Hebat!
Bagus-bagus banget puisinya bro.

Mudah-mudahn gw bisa niru Bro Rambo, Berbadan Kekar, Rambut Gondrong tapi tetep penuh kasih sayang.

Hidup GPK (Gondrong Penuh Kasih)!

Peace Bro! Peace.gif
Kaisar Volvo
QUOTE
Roda Tua Mobil Baru

kilat engkau ... memang
cantik engkau ... aku tau
serasi dilihat ... semua takjub
gagah ... kurasa tidak
kenapa ?

beban tak sanggup kau pikul
jarak tak anggup kau tempuh
aral tak sanggup kau terjang
hanya nafas kelelahan

roda tua ... malang engkau
mobil baru ... tega engkau
majikan ... sungguh bodoh
sopir gila ... tak punya otak
kenapa roda tua kau taruh di mobil baru
aku yang edan ... sakit
tau salah ... kenapa cuma diam

hidup bukan cuma bergumam
hidup bergulir
hidup bukan cari makan
hidup berpikir
rusak sudah hidupku
sia-sia saja semua


Gua suka banget ama puisi yang ini BigGrin.gif
MaS_EmBeK
bro, kamoe bikin puisi sambil perang di vietnam ya???
keren-keren banget
begitu simple tapi bermakna skali!!!!
keren

jika ada waktu yang tertinggal di masa itu
mungkin tak akan kuambil lagi
karna akoe sudah terlalu jauh tuk kembali

TTD. Kambing Tampan
Ice_Ghost
baguss banget mas ramboo
BatmaИ
Om Rambo kemana yach ?
apa lagi perang ?
ditunggu karya2 indahnya om
The Rambo
maaf nih @duda ... agak sibuk 6 bln trakhir Tounge.gif
makasih buat yg udah kasih apresiasi ... love u too Hug.gif Love.gif

getir
hidup tak selalu mudah
kadang enak kadang susah
aku berada diputaran terbawah
luluh lantak cuma sampah
gila ...

aku harus bangkit
gak mau lagi jadi penyakit
hidup makin terjepit
pengen makan aja sulit
gebleg ...

roda nasib hanya diam saja
aku tak akan bisa
tapi tetap aku berusaha
meski semua hanya sia-sia
getir ...

tak apalah aku pasrah
tangan ini belum berdarah
kaki ini belum lelah
semangat ini belum musnah
yakin ...
Mothing
numpang coret coret ahk om rambo yaks??boleh kan??boleh dong...
(emang cuma om rambo yg berbadan kekar tapi hati melow..ane juga ne..tampang rambo..hati rinto ..haks haks haks..)

keringat ini adalah senjata aku.
dan dosa ini adalah hasilnya
urat urat ini adalah perjuanganku
dan kehinaan adalah tujuannya
kuyakin ada kenikmatan disana
didarah..dinafas..dilelahku


...haks haks haks..apa coba???
The Rambo
ih ... mulai deh puisi kaya makna muncul dr @mothing HeHe.gif
asal ga salah paham aja yg ngartiin Tounge.gif
silahkeun dilanjout klo mo nyumbang ... mumpung stok puisi msh banyak kan ? HeHe.gif

rengkuh aku

aku fana ... aku kan musnah
aku hina ... aku kan lumat
aku teruk ... bukan lagi nikmat
lukaku menganga ... tanpa rasa
aku tenggelam

kaulah dewi ... penolong diriku
kaulah peri ... pendamping hidupku
kaulah mentari ... berikan hangatmu
kaulah embun ... hantarkan sejukmu
kau penjaga hatiku

saat aku sepi ... kau ada disisi
saat aku lelah ... kau tempat bersandar
saat aku terpuruk ... kau ulurkan tangan
saat aku rapuh ... kau rekatkan kembali
kau rengkuh aku

terima kasih Tuhan
kau beri aku kehormatan
makhlukmu yang sempurna
menemaniku dengan setia
merengkuhku dengan makna
The Rambo
lama ga munculin puisi BigGrin.gif
ngecrot lagi ah HeHe.gif

secercah asa

tak kuasa menjerit
meski mulut terbuka
tak kuasa melihat
meski mata terbuka
kecongkakan manusia kian merajalela

tak kuasa berdiri
meski kaki tak bertopang
tak kuasa berlari
meski di tengah lapang
mengingkari kenyataan hidup

namun aku terdiam
mata pun terpejam
aku terduduk
terkulai lemas
melihat setitik cahaya

jeritan menjadi desahan
nanar mataku menjadi sayu
seakan lolos semua tulang
membiarkan raga lemah layu
sementara senyum tersungging

sepasang tangan tengadah
bimbingku berdiri
rengkuhku dalam dekapnya
tenggelamku dihangatnya
tenang damai yang tak pernah kurasa

bisikan itu terdengar sayup
meski tegas terasa didada
bangkitkan aku kembali
menghidupkan raga yang binasa
menyongsong secercah asa

dBK ... 14 Mei 2008
The Rambo
selamat datang anakku

kupacu seketika motorku
demi membaca pesan ibundamu
ditengah kesakitan melanda
pertanda hari itu akan tiba

kupapah ibundamu dengan cemas
lorong jalanan semakin terasa sempit
kumaki dokter dengan kata pedas
yang terkesan lamban tangani yang sakit

detik demi detik aku menunggu
sementara ibundamu berkejaran dengan maut
bermacam rasa berkutat didadaku
tak ingin satupun bakal terenggut

seiring gema suara adzan
kulihat dirimu lepas dari jeratan
terima kasih pada-Mu Tuhanku
kau percayakanku dengan amanahmu

selamat datang anakku tercinta
hirup dalam udara dunia
kelak jika kau beranjak dewasa
kuharap ingat perjuangan orang tua

kau terlahir dengan do'a
kau besar dengan do'a
kau hidup teriring do'a
kelak hanya itu yang kami minta

selamat datang anakku ...

dBK ... 13 Maret 2008

=======================================================================

terima kasih bidadariku

wajahmu memelas menyiksa batinku
tubuhmu bergetar menghantam ragaku
celah tipis kehidupan dan maut
tegar kau hadapi tanpa rasa takut

akulah yang bersalah
akulah yang berdosa
akulah sumber malapetaka
kau diam seakan mengamininya

teringat kembali peluh yang kita bagi
terbayang desah dan erangan birahi
sepasang makhluk yang semakin nakal
berbuat mesum bak wanita sundal

aku tanam benih dirahimmu
engkau sirami dengan kasih cintamu
kupupuk dengan buaian kata merdu
kau siangi benalu dihatimu

kini terbebaslah sudah
engkau pun sudah lelah
tapi kecantikanmu
tak kan pernah pudar dihadapanku

engkau bidadariku
engkau pendamping hidupku
engkau ibu dari anak-anakku
tak bisa terucap sesuatu

kecuali ...
terima kasih wahai bidadariku Love.gif

dBK ... 13 Maret 2008
donal
om rambo kok jarang nongol lagi ya ?

kemana nih om ... puisi para mods di BF keren2 euy ! ImNotWorthy.gif
kayaknya BF penuh ama pujangga sastra deh ... ga cuman master bokep HeHe.gif
The Rambo
lama ga nongolin karya BigGrin.gif
nih ada lg ... msh dr yang berserakan dilantai kamar smile.gif

Luruh

surya menyapa di keheningan
saat embun relakan diri
kokok si jantan hantarkan ujar
bahwa waktu kembali kan berputar

terdiam diatas pembaringan
meski hasrat ingin melangkah
ada yang mengganjal tahan ku pergi
lewati pintu menghadang pagi

masih tersisa rasa itu
masih terngiang di benakku
saat kutatap punggungmu
saat tak lagi kulihat bayangmu

entah sampai kapan
aku tetap menunggu
komicrbt
Sumpah ngebaca yang ini gw nangis bro,,,,,,, Cry.gif

thanks banget dah ngeluarin air mata gw yang lama gak keluar,,,,,,,,,, Cry.gif

===========
Cambuk Aku Tuhan

perlihatkan murka-Mu
nampakkan semua kesal-Mu
hunus pedang dari neraka-Mu
keluarkan cemeti api jahanam-Mu
siksa aku sekarang
aku mohon .... sekarang !

entah berapa berat beban kurasa
entah berapa panjang daftar dosa
entah berapa lama aku lupa
entah berapa lagi harus kupinta
entah berapa luka lagi kubuka
siksa aku sekarang Tuhan
aku telah pasrah

aku takut neraka
aku tak layak masuk surga
aku hina
aku nista
aku hanya hamba
makhluk yang Kau cipta

aku salah
aku dosa
aku malu
cambuk aku
penggal aku
lepaskan aku
bebaskan aku
belenggu itu
masih menjeratku
menghimpitku
menahanku
bertemu dengan-Mu

tolong bebaskan
cambuk aku Tuhan
sekarang
The Rambo
@komicrbt ... makasih bro atas apresiasinya Hug.gif

Gadisku 1

senyum dengan lesung pipit
meski sebelah saja tapi manis
wajah ceria tanpa dosa
dengan barisan gigi penuh warna
coklat dan aneka gula-gula

langkahmu berat tapi mantap
candamu ringan tapi riang
kau tumbuh diantara duri
tetapi kau tetap tak peduli
karna kau tak pernah pilih kasih

gadisku ... buah hatiku
hilangkan penatku dengan senyummu
musnahkan gundahku dengan tawamu
dan cucurkan airmataku saat lelapmu
engkau selalu ada didekapku
engkau selalu ada dihatiku
meski engkau jauh dariku
tapi engkaulah ... gadisku


aceh, 05 Maret 2006

Gadisku 2

terbaring lemah diperaduan
kala sakit menggodamu
tak sanggup lagi kau tertawa
bahkan tersenyumpun enggan
hanya air mata jadi pertanda

mendung bernaung di istana
bila sang putri tak jua tertawa
sementara bumi berduka
tak ada lagi langkah ceria
dari kaki mungil yang penuh canda

kucing kesayangan duduk disudut
menunggu sang majikan bangkit
sementara perut dia semakin melilit
enggan melahap meski tersaji
karena bukan engkau gadisku
yang menjamu dia kesayanganmu

cepatlah sembuh anakku
segeralah bangkit buah hatiku
seisi dunia menantimu
kembalikan ceria hari wahai gadisku
do'a kami hanya untukmu

aceh, 24 April 2006
The Rambo
puas kala melihatmu bahagia
tak sedikitpun pamrih
tak terlintas rasa memiliki
hanya sekedar berbagi

kala kau kudekap
matapun berlinang
rasapun berurai
senyum mengembang

tapi apa pasal
terasa ada menyeruak
menusuk relung hati
bagai memakan duri

kenapa terjadi
apa salahku
kenapa harus engkau
kenapa harus kini

hitam dan sepi
hariku hilang
warnaku luruh
sukmaku hampa
The Rambo
semburat merah merona
mengharu biru di peraduan
bisikkan untaian kidung
membuai nafsu dajjal
mengajak sukma bertualang

perjumpaan dalam kenistaan
cambuk nyali kendali raga
hanya sekejap rasa
murung selamanya
aku sudah tak punya harga
The Rambo
bertandang ke hamparan buana
sang raja didalam tandu
dengan iringan lagu sunyi
hantaran insan berbaris rapi
tunduk dalam bisu para kerabat
tertawa lepas kaum pelaknat

malaikat tersenyum
ada seringai dibalik itu
buana berikan ruang
peraduan terakhir yang kekal
undur diri dari kefanaan
berharap jalan dan ruang lapang
menuju masa kekal akhir dunia
alam akhirat dan barzah bermula

sanggupkah engkau jawab
sanggupkah engkau elak
sebagaimana engkau dulu
tolak aku dan lempar dengan murkamu

aku maafkan engkau
apakah mereka juga
aku ingin kau tenang
apakah mereka juga
mereka kini dihadapmu
mungkin dikiri dan kananmu
merekalah yang kau hadapi
mereka yang kan menguji
apakah kau sanggup

karena aku tidak
aku belum ingin
aku tidak hendak
bekalku belum cukup
The Rambo
duduk bagai di atas bara
berdiri beralaskan jutaan paku tajam
sementara peraduan berisikan pecahan kaca
harus kemana lagi aku

berat rasanya untuk beranjak
meski badan melepuh
meski kaki tercabik
meski raga terkoyak
aku putuskan bertahan

jika aku lupa dengan iman
mungkin sudah kusiram bara itu
mungkin sudah kulumat semua paku
dan kubuang jauh pecahan kaca itu
untuk kugantikan dengan yang baru
nikmat dari iblis yang fana
tiada kekal hanya sekejap

namun aku masih punya hati
meski iman itu tak hebat lagi
namun masih mampu kujadikan perisai
masih mampu menjadi mata tombakku
menghadapi bujuk rayuanmu
iblis kemewahan ...
The Rambo
lama ga update puisi gw Tounge.gif

nantikan aku kawan
jika engkau berlimpah waktu
misal engkau bergelimang saat
dan bersedia menungguku

janji itu tak mungkin kuingkari
ikrar kita telah aku patri dihati
hanya Tuhan yang tahu mengapa
tak kunjung tiba waktu untuk berjumpa

nantikan aku kawan
dengan berat hati kuminta
waktu yang mungkin tersisa
sebelum terbuang percuma

karna masa itu hampir tiba
karna saat itu menjelang
karna aku segera terbang
mengharap senyummu mengembang
dalam perjumpaan

nantikan aku kawan





aku peduli padamu anakku
aku ingat pesanmu istriku
tapi beri aku waktu
aku masih terpaku
belum tiba masaku
belumlah lagi giliranku
bersabarlah kalian ...

mungkin nanti tiba masanya
saat kita dapat bergembira
meski sepotong ikan kering dimeja
dan sepiring nasi untuk kita berlima
itulah semua rejeki yang ada
yang berhak kita nikmati kala senja
dan menjadi cerita gembira bulan purnama

jaring ini tak lagi penuh
raga ini telah basah oleh peluh
entah kenapa ikan makin menjauh
sementara dipelupuk mata
bayangan kalian selalu ada
itulah satu-satunya bara
yang membuat aku bertahan diluas samudra

bersabarlah anak dan istriku
kan kubawa cerita gembira itu
dan kenangan kita bersama
meski dalam keremangan senja


tepi laut kampung jawa - banda aceh
medio agustus 2008
BatmaИ
QUOTE (The Rambo @ Sep 3 2008, 02:00 PM) *
@komicrbt ... makasih bro atas apresiasinya Hug.gif

Gadisku 1

senyum dengan lesung pipit
meski sebelah saja tapi manis
wajah ceria tanpa dosa
dengan barisan gigi penuh warna
coklat dan aneka gula-gula

langkahmu berat tapi mantap
candamu ringan tapi riang
kau tumbuh diantara duri
tetapi kau tetap tak peduli
karna kau tak pernah pilih kasih

gadisku ... buah hatiku
hilangkan penatku dengan senyummu
musnahkan gundahku dengan tawamu
dan cucurkan airmataku saat lelapmu
engkau selalu ada didekapku
engkau selalu ada dihatiku
meski engkau jauh dariku
tapi engkaulah ... gadisku


aceh, 05 Maret 2006

Gadisku 2

terbaring lemah diperaduan
kala sakit menggodamu
tak sanggup lagi kau tertawa
bahkan tersenyumpun enggan
hanya air mata jadi pertanda

mendung bernaung di istana
bila sang putri tak jua tertawa
sementara bumi berduka
tak ada lagi langkah ceria
dari kaki mungil yang penuh canda

kucing kesayangan duduk disudut
menunggu sang majikan bangkit
sementara perut dia semakin melilit
enggan melahap meski tersaji
karena bukan engkau gadisku
yang menjamu dia kesayanganmu

cepatlah sembuh anakku
segeralah bangkit buah hatiku
seisi dunia menantimu
kembalikan ceria hari wahai gadisku
do'a kami hanya untukmu

aceh, 24 April 2006


asli .... gw bener2 jadi inget dan kangen sama anak gadis gw om
The Rambo
waduh ... kangen ya om ? smile.gif
ntuh puisi pas gw pisah ama anak gadis gw ... dia ama bokin di jawa n gw di medan Tounge.gif

nih ada lembaran yg tercecer lg ... BigGrin.gif

lelaki pendosa dikolong jembatan
menunggu mangsa yang lewat
meski hujan panas mendera
ia tak juga mau bertobat

dengan modal pisau karatan
terselip dibalik pinggang
baju biru berjaket kusam
serta celana kusut penuh jahitan
duduk termenung sendirian
sekilas kulihat peci dan sarung ditangan
entah sedang apa dia

tiba-tiba badan itu roboh
diselingi erangan kesakitan
ajal tiba preman kehilangan roh
malaikat pencabut nyawa tuntaskan semua
mungkinkah dia mendapat hukuman
ataukah justru berkah ampunan
hanya Tuhan yang tahu
karna aku hanya bisa terpaku
dan terharu ...
aingyana
wah puisinya.................... bgs bgt brow.........................
arjuna wijaya
rambo mang TOP dah jago perang puisiny jg bikin merinding,,,
hehehe,,,,
djoedjoer berboedi loehoer
ingatkah dgn ruang ini
menolehkah segenap hati

jejak tetap segar
kau wariskan tak pudar
hingga harum telah samar

hei
mengepaklah kembali
lukakah engkau
tersumbatkah imajimu
The Rambo
wah ... makasih bro @djoedjoer (susah amir gw nulisnya HeHe.gif ) atas diingatkannya gw buat berkarya lg Hug.gif

gw lg sibuk ama kerjaan so ... agak keteter buat postingin smua yg tercecer smile.gif
mdh2an aja gw bs balik postingin smua coretan gw BigGrin.gif

djoedjoer berboedi loehoer
munkin lu akan gampang ngetik username gw yg dulu........ betra
do u remember?
betra
bayi manis di tetek ibunya
tak menangis tak mengiba
asupan demi asupan
kurang perlahan

harapan
perbaiki leluhur
apa daya
metabolisme tak memadai

bayi lucu tanpa noktah
sukarela rasakan susah
kepapaan yg terwaris
menjemput fajar nan kelabu

baginya
bagi ayah bunda

meradangkah pilu kalian
gerahkah mata hati
tuan kemanusiaan
penggenggam amanah
echoe_jambi
makacih puisi na bro??
betra
datanglah
mari sini,cepatlah
selalu gersang
nyata memang
tentu itu daya pikat
bersama nuansa busuk lain berpadu mengerat

akan selalu begini
entah kutukan atau bagian skenario
100% puritan plus taburan sensasi nurani
kusam,mewah,sedikit peduli,lusinan acuh berderet apik bagai frekuensi radio

yg muda membrontak
yg tua ceramahi
si kecil mabuk
si besar korup
saling akur dlm satu perhelatan
pagelaran syahwat

datanglah
cepatlah
tak sulit mencarinya
usah bayangkan tempat di sudut akhirat
kami sangat dekat
di pusat inti dunia

areal parkir mati
seluas mata memandang
kota besar ibu dari negeri ini
jakarta tanpa basa basi,silahkan telanjang
The Rambo
lg mondar mandir neh

lom bs up date lg Tounge.gif

kasih dikit aja dl ...


merpati itu kini tersenyum
ketika dedaunan tak lagi rapuh
ketika awan berbagi teduh
dan hujan mengabarkan kesuburan
pertanda kenikmatan bagi alam

biarkan guntur menggelegar
menampakkan keperkasaannya
meski sang bayu yang lemah lembut
tak jua beranjak menjelma murka
enggan menghantar bencana
The Rambo
bidadari terasing

biduanita bermuka sayu
tak ingatkah engkau kepadaku
penghibah syair nan syahdu
pengantarmu pada kehidupan baru
gemerlap dunia bagai sang ratu

biduanita berlesung pipit
enggankah dirimu sekedar bait
berikanku kenikmatan yang sedikit
biarlah hilang segala pahit
dan kedukaan yang menghimpit

biduanita yang jelita
bukan materi yang kupinta
hanya sekedar engkau bersuara
agar mereka tahu indahnya
anugerah sang pencipta

biduanita dengan senyum manis
usah hiraukan semua tangis
karna meski engkau telah habis
bagiku kau tetaplah seorang gadis
biduanita para pengemis

biduanitaku yang layu
tak seorang mau melihatmu
tak seorangpun pernah mengingatmu
meski sebatas lagu
apalagi kecantikan parasmu

dari tiada menjadi ada
dari papa menjadi pesona
dari gubuk menjadi istana
dari miskin menjadi kaya
semua ada masanya

kini kau layu
kini kau usang
hilang semua sombong
kau hampiri kenistaan sejati
kehilangan harga diri
gila ...
The Rambo
Mbah Mul ...

setia menggendong bakul
berisi jamu peras buatan tangan
yang meski gemetar namun kokoh
berkeliling kampung dengan senyuman
menyapa pelanggan yang setia menunggu
merasakan nikmat dari setiap tegukan jamu

bukan hanya sehat didapat
namun kasih sayangmu nyata terasa
dengan senyum yang selalu mengembang
di setiap gelas berisikan ribuan cinta
yang tergambar saat engkau membuatnya

Mbah Mul ...
meski anak cucumu telah berhasil
menjadi orang-orang yang terpelajar
bahkan mencapai derajat tertinggi
namun engkau tetaplah Mbah Mul kami
yang tetap sedia membuatkan jamu
dan berkeliling kampung tanpa ragu

wahai kalian anak cucunya
jangan merasa malu karenanya
dari tangannya kalian berhasil
dari keringatnya kalian berjaya
dari derita tubuh tua renta
dengan bakul jamu dipunggungnya

Mbah Mul ...
selamat jalan nenek penjual jamu kami
kini engkau telah menghadap pada Illahi
hanya do'a suci pengantar engkau membumi
namun petuahmu tetap kami ingat
"jangan sekali-kali patah semangat"
"sekali busur terpentang ... pantang anak panah terkulai"
kami semua adalah anak dan cucumu
karena kami juga menikmati cinta dan kasih sayangmu
meski hanya melalui jamu
ramera
Resap!..bagus smua puisinya, ajarin dong pemilihan kata2nya
donal
@ramera ... setau gw sih klo pgn bisa nulis puisi ya mesti banyak latihan smile.gif
selain itu ya baca2 puisi temen2 or para pujangga ... kali aja bs nambah byk kosakata BigGrin.gif

tul ga om rambo ? klo salah muhun mangap ImNotWorthy.gif
betra
yang menangis
yang merintih
sang penjerit pemilik rumah2 kesedihan

juta dalam nominal
tak terukur dalam harkat martabat
status sosial tak terbantahkan
strata tolak ukur kibasan langkah

bahkan
cinta berlabuh pd jenjang tiket yg sepadan saja
hias asmara berlaku hanya dengan garis kongruen
selaras sebangun latar finansial dan bagaimana nenek moyangnya
avant garde
elusan banyu tipis
tepat menepis
ubun ubun panas jengah
lepas sudah bulir bulir amarah

bilik sederhana dgn melodi
akrabkan kursi tua berhias lamun dan paku
tikar maniskan lantai keramik belum jadi
dan... ada aku

dunia menjelang malam
hanyut di sisi kepala
kantuk setengah singgah
posesif terhadap cita
mengapa gagal kangkangi selalu

terlunta inginku kini
terjal bgitu menyiksa
ku muntah angin
sesak gumpalan darah mati
di batang tenggorok

kutu2 bangs*t
gerogoti alas tidur
mimpi jadi layu
tengik serupa kecewa picingkan waspada dekatku

keparaaat
geram ajak ku berdiri
remukkan sore lambat ini
biar surya tergelak di barat
ledek kusut parasku
kan ku sumpal planet buruk ini dengan serapah terkotor
djoedjoer berboedi loehoer
jauh sangat kembara
hingga jarum kompas membeku
arah penunjuk telah terlewat
cahya2 pembimbing ku acuhkan sedasawarsa

liku mulai curam
baru sadari
sekitar sudah sunyi
tidak...
dimana aku?
berapa lama ku berjalan?
kokohkah masih kediaman usangku?
setiakah yg menanti di sana?

kembali
ingin kembali
tanpa resah di hati
dan tanya menyesak akan dakwaan nurani

baiklah
aku pulang
aku mau tenang
pada fitrah asli yang sah
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.