naga_langit
Jul 4 2007, 10:38 AM
KENDATI kalangan internal berusaha menutup-nutupinya, namun masalah besar yang sangat potensial menjadi bom waktu, diakui atau tidak, sedang menelikung Persib Bandung. Berbagai persoalan yang mencuat ke permukaan, plus tanda-tanda lain, baik melalui ucapan, celetukan, aksi puasa bicara maupun bahasa tubuh seluruh anggota tim Persib menjadi sebuah pembenaran adanya persoalan besar itu.
Apa sebenarnya persoalan besar itu?
Tidak ada jawaban pasti. Tapi, kira-kira pertengahan pekan lalu, Manajer Persib, H. Yossi Irianto sempat memberikan garansi tidak ada persoalan di tubuh Persib. "Itu hanya dinamika sebuah organisasi. Saya beri garansi, tim dalam keadaan kondusif," katanya.
Pernyataan Yossi itu diungkapkan kurang dari 24 jam setelah ia mengumpulkan tim pelatih dan asisten manajer di sebuah tempat "rahasia" yang tidak diketahui. Dari sebuah sumber, belakangan diketahui kalau dalam pertemuan itu manajer, tim pelatih, dan ofisial sepakat untuk "berdamai", terutama menyangkut gesekan-gesekan di antara mereka.
Tapi, komitmen tinggal komitmen. Setelah pertemuan itu, justru setiap persoalan yang ada semakin kentara. Silang pendapat dan perang opini antara Yossi dan pelatih kepala Arcan Iurie Anatolievici terekspose secara terbuka di media. Entah persoalannya apa, Iurie juga kerap uring-uringan dan berulang kali mengancam mundur meski itu hanya sekadar gertakan.
Isu bakal dipanggilnya Eka Ramdani ke tim nasional SEA Games yang disusul oleh instruksi manajer kepada tim pelatih untuk mengantisipasinya, malah menimbulkan kepanikan yang justru memunculkan masalah baru. Instruksi "bila perlu ganti pemain asing" dari manajer diartikan menjadi sebuah keharusan buat tim pelatih.
Kehadiran pemain asing baru yang didatangkan tim pelatih, tepat sehari setelah munculnya instruksi manajer, semakin membuat hareudang tim. Karena merasa terancam, pemain asing lama yang punya kontribusi besar mengangkat prestasi Persib di putaran pertama, langsung angkat bicara, menyatakan ketidaksetujuannya dengan kebijakan yang menurut istilah manajer sebagai reposisi pemain asing.
Redouane Barkaoui yang diberitakan sebuah media sebagai calon kuat pemain yang tergusur, uring-uringan dan membuang koran yang menulisnya ke tong sampah. Patricio Jimenez secara terbuka mengecam kebijakan Iurie yang ngotot mendatangkan pemain asing baru, terutama Leontine Chitescu (Rumania).
"Kalau pelatih boleh melakukan seleksi pemain baru, pemain pun seharusnya boleh menyeleksi pelatih baru," sindir libero asal Cile itu.
Pernyataan Pato itu tentu saja memperuncing hubungannya dengan Iurie yang sebelumnya pun dikabarkan tidak terlalu baik. Iurie sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam hal rekomendasi perekrutan pemain asing baru pun seperti berada dalam tekanan hebat. Buntutnya, sebuah kekhilafan fatal pun dilakukannya. Entah disadari atau tidak, pelatih asal Moldova ini sempat menghardik seorang bobotoh cilik yang meminta tanda tangan kepadanya.
Sorotan tajam pun dialamatkan kepada Iurie. Pro-kontra tentang tindakannya bermunculan. Ada yang mengecam, ada pula yang bisa memahaminya.
Selamatkan Persib
Setelah serentetan persoalan muncul ke permukaan, diakui atau tidak, Persib memang tengah membara. Kalau bara itu tidak segera dipadamkan, bahaya besar mengancam Persib. Ambisi juara Liga Indonesia (LI) XIII/2007 bisa terkubur gara-gara persoalan di luar teknis.
Karena tidak mau harapan juara terkubur, sekelompok bobotoh anggota Viking Persib Fans Club melakukan aksi damai untuk menyelamatkan Persib dari kemelut. "Jangan lihat secara personal, tapi lihat Persibnya. Persib harus diselamatkan. Karena itu, Iurie tidak boleh mundur. Soal kebijakannya mendatangkan pemain asing baru, itu karena dipaksa situasi gara-gara Eka dipanggil timnas SEA Games. Pokoknya, kita bisa memahami apa yang akan dilakukan Iurie dan akan tetap mendukung Persib," kata Ketua Umum Viking Persib Fans Club, Heru Joko.
Dengan bahasa berbeda, Pato sependapat dengan Heru. Karena itu, Pato sangat berharap, Ketua Umum Persib, H. Dada Rosada bisa turun tangan untuk memadamkan bara di tubuh Persib. "Sekarang ini, Persib sedang bagus. Tapi, karena kondisi tim sekarang sedang tidak bagus, harus ada orang yang bisa meredakan persoalan di dalam tim. Karena itu, meski saya tahu beliau sangat sibuk dengan pekerjaan, saya berharap beliau bisa melihat sejenak kondisi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Saya percaya, beliau bisa melakukannya," kata Pato.
naga_langit
Jul 4 2007, 03:04 PM
cik atuh euy......sing kompak da geus setengah jalan...
tapi eemang serba salah oge kang arcan iurie , atu da eka ramdani bet rek dibawa ka argentina , jadi we kieu
kupra
Aug 7 2008, 04:07 AM
balad persib teu darewasa
nonton maen bola teh rek hiburan lain rek nyieun kerusuhan
piraku mun persib eleh balad persib ngadon gareluuuuuuuuuut jeung ngarusak fasilitas umum teu lucu juragan