Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Guitar Caparison Dellinger II, TAT II
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Entertainment > Music > Clinic > Gitar
LoRd Of GrounD
Caparison guitars adalah salah satu merk gitar buatan Jepang yang mengkhususkan pada gitar-gitar high end dengan system produksi terbatas. Perusahaan ini sendiri bukanlah suatu corporate besar seperti Ibanez/ESP, tapi lebih mirip ke home industry dengan didukung oleh luthier berpengalaman seperti dari jebolan ESP Guitar Craft Academy dan beberapa nama yang sebelumnya bergabung dengan Jacksonstars Custom Shop di Jepang.


Caparison ‘sepertinya’ lebih mengkhususkan diri ke gitar-gitar ‘heavy metal’ , Untuk artisnya sendiri Caparison cenderung memilih yang berasal dari ‘aliran garis keras’ seperti Michael Romeo, Cristopher Amott, Mattias Eklundh, Adam Dutkiewicz, James Murphy dan lain-lain.


Saya mencoba Dellinger pertama kali dengan memakai setting amp yang sama seperti saya memainkan Ibanez. Tidak ada yang dirubah sama sekali. Setelah tune yang benar, barulah saya pindah ke distortion channel dengan langsung nge-jreng open chord. Kesan pertama ... holy shit! Tone-nya berotot sekali! Output yang dihasilkan pick up bridge sangat kuat! Maybe ... just maybe ... setara dengan pick up X2N Dimarzio.
Tone gitar ini tidak ‘bassy’ walaupun memakai Mahogany, tapi bright dengan punch yang optimal, mungkin fretboard Ebony memberi kontribusi yang sangat besar untuk kadar brightness ini. Intinya untuk memainkan plam mute yang chunky dengan Dellinger akan memberikan kepuasan yang maksimum! Gitar ini memang dibuat untuk memainkan chunky ritem seperti jenis musik modern heavy metal seperti yang sedang ‘in’ sekarang ini.

Tidak ada note yang blur walaupun kita strumming dengan memakai emosi yang tinggi. Semuanya keluar tegas, padat, dan fokus. Ketika dicoba bermain solo, tone Dellinger tetap berotot. Baik pick up bridge maupun neck sama-sama mempunya output yang besar. Bisa dikatakan note-note tingginya tajam dan sadis. Tidak ada kesan warm seperti RG (ini yang saya missing dari Dellinger). Somehow, untuk soloing saya lebih prefer ke tone warm, tidak tajam, but… this is Caparison, you are now in different world.

Ketika dicoba tone beningnya dengan switch ke clean channel, in full humbucker model, Dellinger biarpun high output ternyata tidak kotor. Tone-nya padat, fat, tapi tidak kotor. But hey! Siapa yang mau memainkan petikan dengan full humbucker? Jadi saya tidak akan bahas lebih jauh lagi.

Pindah ke coil split dengan menekan knob tone-nya, di posisi humbucker bridge, tone-nya seperti pick up single di strat bridge, cukup twanggy tapi maintain power, bening dan berotot. Sayangnya untuk coil split di posisi middle, well ... I don’t know how to describe it. I never like ‘in between ‘ sound anyway, tapi yang pasti tone tetap bulet dan padat, namun tidak fokus! Hal ini tidak terjadi ketika di-set pada coil split di neck pick up. Tone pada setting ini ternyata enak untuk memainkan petikan bening. Soft-nya membuat kita ingin berlama-lama bermain petikan. Padahal sebenarnya gitar ini bukan dibuat untuk itu.

Kesimpulannya, dari sisi konstruksi Caparison Dellinger II sangat solid, beautiful craftsmanship, not a child’s play. Untuk tone, Dellinger II, 80%-nya digunakan untuk jenis musik metal dan sisanya untuk jenis musik lainnya. Tapi dengan coil splitter, Caparison Dellinger II sebenarnya bisa digunakan untuk jenis musik apapun. Dan yang terpenting, playbility Caparison Dellinger II sangat superb!


PS : @ Sepenth surepenth , Lo cobain dah guitar Ini... HeHe.gif , kyanya cuco bo ama Lo HeHe.gif
SeVenTh StRinGs
@ lord

Ps udah di terima Tapi gw lebih milih MUsicman john petrucci haha.gif

namun apa boleh buat gak punya duit Laughing.gif jadi pake apa adanya aja Laughing.gif
LoRd Of GrounD
@ sepenth

o , iya ... emang ada yg petrucci2an ???

masa c ??

soundnya gmana ??
SeVenTh StRinGs
@lord

ada bro yang petrucci2an di bandung ada HeHe.gif cuma masalah sound jangan berharap bagus deh Tounge.gif

ya kalo di bandingin

Musicman Petrucci ( palsu ) ama Ibanez GIO ( made in china ) masih lebih enakan Ibanez jauh banget Tounge.gif

soalnya musicman palsu ini made in panghegar bandung deket ruma gw cuma 500perak kalo naik angkot HeHe.gif

dan musicman palsu ini banyak di pake ama Pengamen yang ada di dago HeHe.gif

nih gw kasih tau harga produk musicman yang palsu ini:P

1 . Musicman john petrucci 6 strings Rp 500.000
2 . Musicman John petrucci 2 neck Rp 1.000.000
3 . Musicman John petrucci akustik Rp 150.000

Ingat ini semua palsu dan buatan lokal Loh HeHe.gif masalah kualitas dan sound jangan berharap bakalan nyaman HeHe.gif
LoRd Of GrounD
apa sih yg gk bisa di tiru di indonesia LMAO.gif LMAO.gif
The Legend
@DJ & LOG
buset dah.. akrab bgt ni anak dua.. jd curiga gw.. jgn2 gay Thinking.gif
LoRd Of GrounD
@ponco

sial kau ponco.....

Gw normal lah...... LOL.gif
radya
weleh caparison
di indonesya mana adaa
romanova
kykny klo wat heavy metal...
gw lbh prefer ESP...
thnx...bro
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.