bro, insun yang baik hati.
yakinlah, saat ini bro tdk di jalur yang keliru.
pernah gw belajar (tp gak ngerti2) filsafat. yang namanya kebaikan adalah nilai universal yang pada dirinya sendiri adalah baik, terlepas dari siapa subjeknya, apa konteksnya, kapan dilakukan, dlsb. sebagai contoh: kejujuran. kejujuran pada dasarnya adalah baik. titik. tidak ada kelanjutannya. walaupun dalam konteks tertentu dia bisa membawa malapetaka (misalnya spy/tentara yang tertangkap musuh, ditanya soal rahasia negara). namun pada dasarnya, kejujuran adalah baik dan diterima serta diandaikan ada. klo qta gak percaya kejujuran, pasti qta gak bakal posting, apalagi tanya soal masalah pribadi gini. tp krn qta percaya ama kejujurab BFer, kita masuk deh.
kembali soal kebaikan hati bro. (teori)
mungkin ada satu hal yg bisa qta simpen: soal rekening bank pribadi (bdk. 7 habits, 8 habit). yakin sajalah, saat qta berbuat baik, kita sama dengan menambah deposito di bank pribadi kita. dan sewaktu2 qta membutuhkan, sudah tersedia banyak. sebagai perbandingan, seperti orang berhutang budi.
lalu? (praksis)
jgn takut berbuat baik, atau menjadi baik.
sejujurnya, mrk yg memanfaatkan elo, merugikan elo, dll adalah mereka yg masih belajar menjadi orang baik dari elo.
sebagai imbangan pertimbangan,
kini data diperbanyak, diperjelas, jangan mudah dibohongi orang. berbuat baik, tapi kalau bisa diteliti, dicek lagi, diyakinkan lagi, klo perbuatan baikmu tidak disalah gunakan.
klo tetap diboongi, ato dimanfaatin orang, pdhl kamunya gak sadar. ya udahlah. the show must go on.
begitu, semoga membantu.
eh..maaf ya klo panjaaang.