Help - Search - Members - Calendar
Full Version: CHELSEA
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Entertainment > Olahraga > Sepakbola
Pages: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14
reza-keren
Kalah 1-2, Chelsea Terancam Lengser





BIRMINGHAM, Chelsea dipaksa menyerah 1-2 oleh Aston Villa dalam lanjutan Premier League, di Stadion Villa Park, Sabtu (17/10). Meski masih menguasai klasemen, posisi mereka terancam oleh Manchester United (MU)

Sebelum pertandingan, Chelsea mengoleksi 21 poin atau hanya unggul dua angka dari Manchester United di tempat kedua. Mengingat MU hanya akan menghadapi penghuni peringkat ke-13, Bolton Wanderers, posisi Chelsea jelas terancam.

Keadaan itu membuat Chelsea tetap menghadapi Villa dengan permainan terbuka meski hanya berstatus tim tamu. Meski sempat kedulitan di awal laga,mereka akhirnya berhasil unggul lebih dulu melalui Didier Drogba di menit ke-15. Memanfaatkan umpan Frank Lampard, Drogba melepaskan tembakan jarak jauh yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Villa.

Kebobolan lebih dulu tak membuat Villa surut. Sebaliknya, mereka malah semakin berani melancarkan gempuran ke jantung pertahanan "The Blues". Dengan permainan umpan jauh dan silang, mereka berhasil membahayakan gawang Petr Cech. Namun, usaha mereka kandas diblok John Terry dkk.

Meski begitu, Villa bukannya tak mendapat keuntungan. Sejumlah antisipasi Chelsea membuahkan sepak pojok dan tendangan bebas bagi Villa. Peluang dari bola mati inilah yang kemudian membuat Villa berhasil menyamakan kedudukan melalui Richard Dunne di menit ke-32.

Gol bermulai dari sepak pojok yang dilepaskan Ashley Young langsung ke kotak penalti. Bola kemudian berhasil ditanduk Frank Lampard. Sayang, bola memantul ke arah Richard Dunne yang tanpa kawalan melompat dan menanduk bola ke sudut kiri bawah gawang Chelsea.

Kedudukan imbang membuat kedua kubu menaikkan tempo permainan. Namun, wasit Steve Bennett keburu meniup peluit tanda turun minum sebelum kedua tim mencetak gol tambahan.

Memasuki babak kedua, Villa langsung bermain dalam tempo cepat. Chelsea yang tampak kurang siap mengantisipasi gebrakan lawan, sebisa mungkin memotong aliran umpan dan tendangan jarak jauh Villa. Sebuah antisipasi Jose Bosingwa di menit ke-52 ternyata berujung bencana bagi gawang Petr Cech.

Saat itu, Bosingwa membuang bola yang membuahkan sepak pojok bagi Villa. Ashley Young yang kembali dipercaya mengeksekusi hadiah, kembali mengirim bola langsung ke tengah kotak penalti. Bola menyasar James Collin yang berdiri bebas di depan tiang kiri gawang Cech. Ia pun dengan mudah menanduk bola masuk ke tengah gawang Cech.

Keadaan tertinggal tak memberi pilihan bagi Chelsea selain menggandakan serangan. Dengan dukungan Ashley Cole dan Bosingwa. Mereka pun berhasil menciptakan sejumlah peluang emas, misalnya melalui Lampard, Deco dan Florence Malouda. Namun, Friedel sanggup mementahkan kesempatan Chelsea.

Ancaman Chelsea memang membuat lini tengah dan belakang Villa meningkatkan kewaspadaan. Meski begitu, mereka tak bermain tertutup. Setiap berhasil menguasai bola, mereka lantas melancarkan serangan cepat melalui sektor sayap. Mereka pun berhasil menciptakan sejumlah peluang gol baru.

Salah satu yang terbaik adalah yang didapat John Carew di menit ke-73. Saat itu, James Milner menguasai bola di dekat tiang kiri gawang Chelsea. Petr Cech pun mencoba menghalaunya. Namun, di luar dugaan, Milner mengumpankan bola kepada Carew yang berdiri bebas di depan gawang. Cech yang sudah telanjur salah langkah sudah pasrah. Namun, untung bagi Chelsea, sepakan Carew melenceng ke sisi tiang kanan gawang.

Kejutan-kejutan Villa tak membuat Chelsea mengurangi daya gempur. Sebaliknya, mereka semakin ngotot mendesak lini belakang Villa. Namun, keberuntungan sepertinya sedang tidak berpihak kepada "The Blues". Sejumlah eksekusi akurat dan terarah mereka patah di tangan Friedel.

Memasuki sepuluh menit terakhir, Villa memutuskan mempertahankan keunggulan. Mereka pun semakin giat meningkatkan pertahanan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil memuaskan. Peluit panjang berbunyi ketika papan skor masih menunjukkan angka 2-1 untuk Villa.

Susunan pemain:
Aston Villa: Friedel; Dunne, Collins, Warnock, Cuellar; Petrov, Sidwell, A Young. Milner; Agbonlahor, Carew (Heskey 82)
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, A Cole, Bosingwa (Ivanovic 69); Essien, Malouda (Cole 85), Lampard, Deco; Anelka, Drogba
reza-keren
Bola Mati Bikin Ancelotti Frustrasi





BIRMINGHAM, Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti sangat kecewa atas kekalahan timnya dari tuan rumah Aston Villa. Menurutnya, "The Blues" harus lebih fokus menghadapi bola mati.

Chelsea sebetulnya unggul lebih dulu di menit ke-15 setelah kiper Brad Friedel gagal mengantisipasi tendangan Didier Drogba. Namun, mereka dikejutkan oleh tandukan Richard Dunne yang memanfaatkan sepak sudut di menit ke-32. "The Villans" akhirnya menang berkat tandukan James Collins di menit ke-52 dan lagi-lagi berawal dari tendangan pojok.

"Saya kecewa karena kami bermain bagus, tapi kami kalah melalui bola mati dan saya tidak suka kalah dengan cara ini. Kami perlu lebih fokus pada situasi ini," kata Ancelotti usai pertandingan.

Ancelotti menambahkan, kekalahan seperti itu merupakan kekalahan paling menyakitkan. Baginya, lebih baik kalah lawan tim yang lebih bagus daripada kalah dengan cara seperti itu.

"Jika Anda harus kalah, lebih baik kalah ketika tim lain bermain lebih baik dari kami. Aston villa bermain sangat bagus, tapi Chelsea juga main sangat baik," keluhnya.

Ancelotti pantas kecewa karena timnya beberapa kali membahayakan gawang tuan rumah. Namun, kegemilangan Friedel membuat upaya "The Blues" itu gagal menembus gawang. Chelsea makin frustrasi karena Villa bertahan sangat baik hingga penghujung laga.
reza-keren
Ancelotti Minta Terry Tiru Maldini





LONDON, Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti, menuntut kapten "The Blues", John Terry, dapat meniru mantan defender AC Milan Paolo Maldini.

Sebelum pensiun akhir musim lalu, Maldini mampu merumput bersama "I Rossoneri" sampai usianya 40 tahun. Bahkan sebulan sebelum menutup pertandingan, ia merayakan ulang tahunnya yang ke-41.

Maldini memulai dan mengakhiri kariernya bersama "Il Diavolo Rosso". Tahun 1978-1985 dia bermain di tim junior, dan 1984 memulai debutnya bersama tim senior Milan. Selama perjalanan kariernya bersama Milan, ia sukses mempersembahkan banyak gelar domestik ataupun internasional.

Namun, tampaknya sulit buat John Terry untuk menyamai daya tahan Maldini yang mampu bermain sekian lama. Sebab, Maldini memiliki kekuatan tubuh yang baik dan tak pernah cedera parah. Sementara, Terry masih dibayang-bayangi cedera punggung. Yang sama, keduanya idola di klubnya masing-masing.

Namun, faktor pelatih Ancelotti bisa membuat Terry bertahan lama dengan performa terjaga. Kesuksesannya di Milan dalam mengelola pemain veteran, termasuk Maldini, bisa tertular di Chelsea. Carletto, demikian julukan sang manajer, mengharapkan Terry memiliki kesamaan dengan Maldini.

"Kesamaan karier Maldini dan John Terry sangat erat. Bukan hanya mereka sama-sama defender yang sangat bagus, tetapi karena profesionalisme mereka. Seperti Maldini di AC Milan, Terry lahir di klub ini dan belajar di akademi klub ini pula," jelas Ancelotti.

"Terry bisa bermain hingga usia 40 tahun. Dia tidak memiliki masalah psikis dan punya semangat besar. Ini sesuatu yang sangat penting. Dengan pengolahan, latihan fisik, dan pencegahan, para pemain akan bertambah baik meskipun dimakan usia. Saya bermain bola hingga berusia 33 atau 34. Saat ini, para pemain dapat bermain hingga usia 36 atau 37 tanpa mengalami masalah," tambah Carletto.

reza-keren
Bantai Blackburn, Chelsea Gusur MU





LONDON, Chelsea mencatatkan kemenangan 5-0 atas Blackburn Rovers dalam lanjutan Premier League, di Stamford Bridge, Sabtu (24/10). Tambahan tiga angka membuat mereka naik ke puncak klasemen sementara, menggeser Manchester United (MU).

Sebelum pertandingan, Chelsea berada di peringkat kedua dengan 21 poin atau kalah satu angka dari MU. Tambahan tiga angka dari Blackburn akan membuat mereka berbalik unggul dua angka dari MU.

Bermain di kandang sendiri, Chelsea malah sempat kesulitan mengatasi militansi dan agresivitas permainan Blackburn. Toh, meski nyaris tanpa peluang, mereka unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri bek Blackburn, Gael Givet di menit ke-20.

Gol bermula dari umpan silang Nicolas Anelka kepada Didier Drogba. Givet yang mengawal Drogba, berniat membuang bola. Namun, bola malah melesak ke sudut kanan bawah gawang Paul Robinson.

Keunggulan ini mengubah jalannya permainan. Selain berhasil meningkatkan penguasaan bola, Chelsea juga memainkan lebih banyak variasi serangan. Ketika permainan umpan pendek dan penetrasi terlihat buntu, mereka melakukan tembakan-tembakan jarak jauh. Sayang, usaha tuan rumah kandas gara-gara aksi gemilang Robinson.

Pada menit ke-35, misalnya, Nicolas Anelka berhasil melepaskan tendangan keras ke tengah gawang Blackburn. Sayang, upayanya masih bisa diblok Robinson.

Tiga menit berselang, giliran Drogba berpeluang menggandakan keunggulan Chelsea. Namun, usahanya kembali gagal karena Robinson masih mempu menepis tembakan Drogba yang mengarah ke sudut kanan atas gawangnya.

Performa gemilang Robinson itu memaksa Chelsea harus puas mengantongi keunggulan 1-0 di akhir babak pertama. Dengan 45 menit tersisa, Chelsea masih harus berjuang mencari gol tambahan untuk semakin mengokohkan posisinya di klasemen.

Memasuki babak kedua, Chelsea langsung merangsek dengan permainan cepat. Nyaris tanpa perlawanan, Chelsea berhasil menggandakan keunggulan melalui Frank Lampard di menit ke-48. Memanfaatkan umpan Drogba, ia mengirim bola masuk ke tengah gawang.

Hanya empat menit berselang, gawang Blackburn kembali dibobol Chelsea. Kali ini, giliran Michael Essien yang menaklukkan Robinson dengan tendangan jarak jauh.

Setelah membiarkan Blackburn bernapas tujuh menit, Chelsea berhasil menyarangkan gol keempatnya melalui penalti Frank Lampard, menyusul pelanggaran Ryan Nelsen kepada Drogba di kotak penalti.

Tak puas dengan memberi jalan bagi Lampard, Drogba akhirnya mencetak gol kelima Chelsea di menit ke-73. Memanfaatkan umpan Michael Ballack, Drigba menanduk bola masuk ke tengah atas gawang Robinson.

Unggul lima gol tanpa balas, Chelsea bermain semakin matang. Sejumlah peluang gol pun tercipta. Namun, Paul Robinson tak lagi bisa dikecoh hingga pertandingan berakhir. Chelsea pun harus puas menang dengan skor 5-0.

Susunan pemain:
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho (Bruma 67), Belletti (Ferreira 61), Ivanovic; Essien, J Cole (Sturridge 77), Lampard, Ballack; Drogba, Anelka
Blackburn: Robinson; Givet, Nelsen, Olsson, Jacobsen (Salgado 60); Andrews, Emerton, Pedersen (Hoilett 69), Diouf, Nzonzi; Roberts (Kalinic 53)
valent23
Kembalinya 'Si Jenius' Cole
Doni Wahyudi - detiksport

London - Sepuluh bulan absen di Premiership, Joe Cole melakukan comeback di Liga Inggris dengan gemilang. Chelsea kini bisa optimistis bersaing di Premiership dan Liga Champions karena 'si jenius' sudah kembali.

Tak ada gol dibuat Joe Cole saat Chelsea menghantam Blackburn Rovers 5-0. Selain gol bunuh diri, dominasi The Blues atas tamunya ditandai dengan gol yang datang dari Frank Lampard, Michael Essien dan Didier Droga.

Tapi Cole tetap jadi pemain yang paling banyak sorotan dalam laga di Stamford Bridge tersebut. Tampil untuk kali pertama di Premiership sejak dapat cedera otot pada Januari 2009 lalu, Cole mencuri perhatian dengan aksi-aksi briliannya di lapangan tengah The Blues.

Setelah membuang peluang di detik ke-30, pesepakbola 27 tahun itu menginisiasi gol pembuka Chelsea yang lahir dari aksi bunuh diri Gael Givet. Sebuah umpan backheel-nya juga nyaris berbuah gol kalau Nicolas Anelka lebih sigap menerima sodoran bola di muka kotak penalti Blackburn.

Tak salah kalau performa Cole dapat pujian setinggi langit dari bosnya, Carlo Ancelotti.

"Saya sangat terkesan dengannya. Joe jadi pemain yang sangat penting buat kami. Dia punya kualitas fantastis di lapangan tengah. Dia seorang jenius," ungkap Ancelotti seperti dikutip dari BBC.

"Dia seorang profesional yang hebat. Setelah 10 bulan tak mudah buat Cole tampil seperti yang dia lakukan. Saya ikut berbahagia untuknya," sambung Don Carletto.

Sanjungan buat Cole tak cuma datang dari Ancelotti. Lampard, yang bikin dua gol dalam laga tersebut, juga memuji kontribusi besar yang sudah diberikan mantan rekannya di West Ham United itu.

"Dia punya kelas yang berbeda . Saya pikir semua orang tahu apa yang Coley berikan pada kami, dia sesuatu yang berbeda, dia berlari dengan bola dan menciptakan sesuatu dari yang sebelumnya tidak ada apa-apa," sanjung Lampard.

Soal performanya dalam laga comeback tersebut, Cole mengaku puas. Yang jelas pemiliki 53 caps untuk timnas Inggris itu mengaku gembira bisa memperkuat "Si Biru" lagi.

"Saat Anda harus berada di tempat latihan tanpa bermain selama 10 bulan maka rasanya akan hebat saat bisa kembali, itu fantastis. Saya hanya merasa gembira bisa kembali bermain," pungkas Cole.
valent23
Lampard Kini Tajam Lagi
Doni Wahyudi - detiksport

London - Ada banyak hal yang bisa dirayakan Chelsea usai menghajar Blackburn Rovers. Selain skor besar dan comeback Joe Cole, The Blues layak bersuka cita atas kembalinya ketajaman Frank Lampard.

Lampard jadi salah satu bintang kemenangan Chelsea saat menghempaskan Blackburn 5-0 di Stamford Bridge beberapa jam lalu. Selain perannya di lini tengah, sang gelandang ikut berpartisipasi nyata dengan menyumbang dua gol, yang salah satunya dari titik penalti.

Sejak pertama membela Chelsea di tahun 2001 silam, Lampard selalu jadi salah satu tumpuan Chelsea bikin gol. Meski posisinya adalah gelandang, pesepakbola 31 tahun itu terhitung sangat tajam. Di musim 2004/05 lalu dia malah mampu bikin 16 gol di Liga Inggris saja, sementara tahun lalu total 20 gol dia sumbangkan di seluruh kompetisi.

Namun di awal musim ini Lampard kesulitan menambah pundi-pundi golnya. Setelah menjebol gawang Sunderland di pekan kedua Liga Inggris, mantan pemain West Ham itu harus puasa bikin gol selama 10 pertandingan bersama "Si Biru".

Dia baru mulai membuka kembali rekening golnya tengah pekan lalu ke gawang Atletico Madrid di Liga Champions. Dengan kata lain, dalam dua laga terakhir Lampard sudah menyumbang tiga gol buat The Blues.

"Kadang Anda haru menunggu gol-gol itu untuk datang, Anda harus melalui jalan itu," ungkap Lampard menyoal dua gol yang dia buat.

"Pada akhirnya kami harus bekerja untuk mendapatkannya. Blackburn adalah lawan yang sulit. Kami kecewa setelah pekan lalu (kalah atas Aston Villa). Kami ingin bangkit dan berhasil melakukannya dengan gaya," sambung dia di Soccernet.

Kecuali pada dua musim pertamanya bersama West Ham United (1995-1997), Lampard tak pernah absen bikin gol tiap musim. Produktivitas terburuk Lampard adalah di musim 2001/02 di mana dia cuma bikin lima gol di Liga Inggris.
valent23
Buah Perbaikan Diri Chelsea
Fajar Pratama - detiksport

London
- Setelah takluk di tangan Aston Villa, Chelsea tampil ganas dan menggilas Blackburn Rovers 5-0. Sukses tersebut diraih The Blues karena tim mereka sudah berbenah dengan baik.

Chelsea seperti paham betul cara memanjakan pendukungnya di Stamford Bridge pada Sabtu (24/10/09) malam. Tampil menekan sejak awal, "Si Biru" menggelontorkan lima gol tanpa balas ke gawang lawan.

Hasil tersebut menjadi kelanjutan pesta gol Chelsea tiga hari sebelumnya di mana mereka membantai Atletico Madrid 4-0 pada lanjutan Liga Champions di tempat yang sama. Total mereka telah melesakkan sembilan gol tanpa kebobolan dalam dua pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Dua kemenangan meyakinkan tersebut seakan membuat orang-orang lupa pada kekalahan 1-2 mereka dari Villa di akhir pekan lalu. Dalam laga itu para pemain Chelsea dibuat kocar-kacir dengan strategi bola mati yang dilepaskan lawan.

Menurut pelatih Carlo Ancelotti, kemenangan meyakinkan atas Blackburn tersebut disebabkan oleh anak asuhnya yang dengan sukses memperbaiki diri dari momen kekalahan di kandang Villa.

"Setelah kalah melawan Aston Villa kami memiliki solusi untuk permasalah set pieces karena kami memang cukup tangguh di pertahanan," tuturnya di situs resmi klub.

"Kami juga dapat mencetak empat gol di laga terakhir kami sebelumnya. Ini cukup penting karena menunjukkan bahwa kami berkembang dengan cepat dan bagus."

Secara khusus mantan pelatih AC Milan ini memberi pujian kepada Joe Cole yang dinilainya bermain cukup baik. Pemain asal Inggris itu sedang berusaha untuk mencapai permainan terbaiknya setelah mendapat cedera parah di awal tahun ini.

"Saya sangat terkesan dengan Joe Cole. Saya tahu dia bekeja dengan keras dan dia seorang profesional. Setelah delapan bulan (menepi) tidak mudah bermain sebaik yang ditunjukkannya tadi," tutup Don Carletto.
reza-keren
Ancelotti: Cole Pemain Jenius





LONDON, Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya saat berpesta gol ke gawang Blacburn Rovers 5-0 dalam lanjutan Premier League, Sabtu (24/10). Selain itu, kepuasannya bertambah melihat penampilan Joe Cole yang begitu jenius pernah lama dibekap cedera.

"Saya sangat terkesan dengan Cole karena saya tahu dia telah bekerja keras bulan lalu," puji Carletto.

Nama Joe Cole memang sangat dinantikan oleh Ancelotti. Pasalnya, pelatih asal Italia itu membutuhkan tenaganya untuk menyempurnakan formasi berliannya. Mantan pelatih AC Milan itu menilai, Joe Cole adalah orang yang tepat untuk diplot berada di belakang dua penyerang Nicolas Anelka dan Didier Drogba. Joe Cole adalah seorang gelandang ulung. Dia mampu menjadi motor serangan dan terkenal dengan umpan-umpannya yang jitu.

Penantian panjang pun berakhir. Saat "The Blues" menjamu Blackburn Rovers, Ancelotti langsung menurunkan Joe Cole sebagai starter. Dalam laga perdanannya musim ini, Joe Cole langsung menyita perhatian Stamford Bridge. Saat satu menit laga baru berjalan, Joe Cole langsung mengancam gawang Blackburn. Sayangnya, tandukannya masih gagal berbuah gol.

Tak hanya itu, dalam laga ini, Joe Cole tampil maksimal. Bermain di belakang Anelka dan Drogba, ia mampu membuat alur serangan Chelsea makin deras, apalagi umpan-umpannya yang terukur membuat setiap tekanan menjadi ancaman bahaya. Meski mengalami cedera panjang, kemampuan Joe Cole tidak melorot.

Ancelotti terkejut dengan gelandang bernomor sepuluh itu. Ia pun tak ragu mengklaim bahwa Joe Cole adalah bagian penting dari Chelsea dan tidak terpisahkan.

"Dia sangat profesional. Setelah 10 bulan (cedera) bukan sesuatu yang mudah untuk bermain seperti itu. Ini sangat mengejutkan dan saya bahagia melihatnya. Cole pemain yang sangat penting bagi kami. Dia fantastis di tengah lapangan. Dia sangat jenius," ungkapnya.
reza-keren
Joe Cole Siap Bertahan di Chelsea





LONDON, Gelandang Chelsea, Joe Cole, mengaku bahagia di Stamford Bridge dan siap memperpanjang kontrak di Chelsea. Menurutnya, negosiasi berjalan lancar dan sudah memasuki tahap akhir.

Joe Cole sempat mengalami cedera selama sembilan bulan. Namun, ia perlahan menunjukkan peningkatan performa. Ketika dipercaya bermain melawan Blackburn Rovers dalam lanjutan Premier League, akhir pekan lalu, ia tampil gemilang dan menjadi inspirasi kemenangan 5-0 timnya.

"Aku senang di sini. Klub ini ingin aku bertahan. Jadi tak akan ada masalah. Aku merasa ini rumahku. Kami sedang bicara saat ini tentang masa depan. Kami semua menyetujui apa yang kami inginkan," ungkapnya.

Kontrak Cole yang sekarang habis akhir musim ini. Sekarang, ia dan Chelsea sedang menegosiasikan perpanjangan kontrak empat tahun dengan gaji 100.000 poundsterling per pekan. Kontrak ini nantinya akan membuat Cole terus berkostum Chelsea hingga berusia 32 tahun.
valent23
Lampard: Ancelotti & Hiddink Serupa

LONDON
- Guus Hiddink memang sudah tidak melatih Chelsea lagi. Tapi gelandang Frank Lampard tidak pernah meresa kehilangan sosok pelatih yang kini menangani Timnas Rusia tersebut, dia merasa menemukan pribadi serupa dalam diri Carlo Ancelotti.

Hubungan yang terjalin antara Ancelotti dengan anak-anak asuhnya di Stamford Bridge memang terkenal cukup dekat. Oleh sebab itu tidak aneh jika pemain kawakan seperti Lampard memuji Carletto (panggilan Ancelotti).

Super Lamp (julukan Lampard) berpendapat Ancelotti dan Hiddink memiliki kesamaan sebagai pria yang ramah dan tentunya bakat kepelatihan yang luar biasa.

"Dia (Ancelotti) mirip dengan Hiddink. Mereka adalah pelatih hebat dan juga pria yang ramah," tukas Lampard seperti dikutip Goal, Sabtu (31/10/2009).

"Dia punya sentuhan personal kepada setiap pemain, Ancelotti berusaha bicara kepada setiap anak asuhnya. Dia juga lebih memilih tidak terlibat dengan urusan lain di luar sepakbola," tandasnya lagi.
LionHeart
3-0 menit 90......

lampard, deco, sama ivanovic....... Applause.gif

*edited: drogba ngegol... anjrit, golnya keren amat... Shocked.gif 4-0 deh... Tounge.gif *

gila benerrrrr........ lagi2 chelsea menang besar..... gara2 bolton maen 10 pemain juga sih... Tounge.gif
reza-keren
Bantai Bolton Lagi, Chelsea Mantap di Puncak





BOLTON, Chelsea kembali berpesta empat gol tanpa balas ke gawang Bolton Wanderers dalam lanjutan Premier League di Stadion Reebok, Sabtu (31/10). Chelsea kini menguasai puncak klasemen sementara dengan 27 poin atau unggul lima poin dari Arsenal di posisi kedua.

Pada Rabu (28/10), Chelsea menjamu Bolton dalam lanjutan Piala Carling. Saat itu, Chelsea sukses membantai tim tamu dengan menyarangkan empat gol tanpa balas.

Meski begitu, menghadapi pertemuan dengan Bolton di Premier League, Chelsea menyiapkan diri dengan serius. Pasalnya, mereka yakin, Bolton akan berusaha keras membalas kekalahan memalukan di Piala Carling.

Betul saja, bermain sebagai tuan rumah, Bolton tampil merepotkan Chelsea. Memang, Chelsea mampu mendominasi penguasaan bola dan mengendalikan permainan. Namun, rapinya koordinasi permainan Bolton, menyulitkan Chelsea mengubah peluang menjadi gol.

Jalan Chelsea mendadak terang menyusul kartu merah yang diterima bek Jlloyd Samuel menyusul pelanggarannya kepada Didier Drogba di kotak penalti sesaat sebelum akhir babak pertama. Chelsea pun mengawali pesta gol mereka melalui penalti yang sukses dieksekusi Frank Lampard.

Di babak kedua, Chelsea tak kesulitan mengendalikan permainan. Perlahan, dengan keunggulan serdadu dan kualitas individu, Chelsea terus menuai gol dan memperbesar keunggulan.

Chelsea menjauh sejarak dua gol dari Bolton ketika Deco berhasil meloloskan umpan Nicolas Anelka di menit ke-61. Di menit ke-82, Chelsea mendapat gol ketiga secara cuma-cuma, menyusul gol bunuh diri Zat Knight. Pesta gol Chelsea ditutup oleh Didier Drogba yang berhasil meloloskan umpan Lampard di menit ke-90.

Menurut statistik, Chelsea berhasil melepaskan 13 tembakan tepat ke gawang. Namun, karena kiper Jaaskelainen sedang tampil prima, maka ia hanya "mengizinkan" Chelsea meloloskan empat gol saja.

Sementara itu, tanpa tambahan angka, Bolton harus puas mendekam di posisi ke-14 dengan 11 poin.

Susunan pemain:
Bolton: Jaaskelainen; Knight, Cahill, Samuel, Ricketts; Basham (Robinson 45), Muamba (Davies 66), Cohen, Chung-yong (Gardner 45), Davies; Elmander
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, Ferreira, Ivanovic; Essien, Deco, Lampard, Ballack; Drogba, Anelka
reza-keren
Ancelotti: Anelka Terbaik


BOLTON, Pemain Chelsea Nicolas Anelka memang tidak mencetak gol saat timnya membantai tuan rumah Bolton Wanderers dengan skor 4-0, Sabtu (31/10). Namun, pelatih Carlo Ancelotti menganggap striker itulah yang menjadi man of the match dalam laga itu.
"Nicolas bergerak ke kiri dan kanan dan menjadi pemain terbaik bagi kami hari ini karena di membaca permainan dengan sangat baik. Dia tidak mencetak gol tapi saya kira dia yang terbaik," ujar Ancelotti di situs Chelsea.

Salah satu bukti kepiawaian Anelka di laga tersebut adalah assist-nya kepada Deco di menit ke-61. Dari situlah lahir gol kedua "The Blues" setelah Frank Lampard mencetak gol dari titik putih di akhir babak pertama.

Paruh pertama itu diwarnai oleh perlawanan ketat dari Bolton. Ancelotti pun mengakui bahwa tuan rumah menyulitkan timnya sebelum jeda. John Terry cs akhirnya mampu mengendalikan permainan di 45 menit kedua.

Kemenangan ini menjadi bekal manis bagi "The Blues" sebelum menghadapi Atletico Madrid dan Manchester United pada midweek dan akhir pekan depan. Ancelotti menginginkan agar timnya lebih fokus melawan Atletico di ajang Liga Champions karena ajang ini menjadi sasaran utamanya musim ini.

"Mudah mempersiapkan diri melawan Manchester United karena itu laga yang sangat penting tapi saat ini kami perlu menjaga konsentrasi di Liga Champions," tambahnya.

Chelsea saat ini kokoh di puncak klasemen Liga Inggris, diikuti oleh MU yang baru saja mengalahkan Blackburn Rovers.
reza-keren
Tenggelamkan MU, Chelsea Kokoh di Puncak





LONDON, Chelsea berhasil membungkam Manchester United 1-0 di Stamford Bridge dalam lanjutan Premierl League, Minggu atau Senin (9/11) dini hari WIB, sekaligus memperkokoh posisinya di puncak klasemen. Kemenangan prestesius "Si Biru" ini sekaligus menenggelamkan "Setan Merah" ke peringkat tiga.

Chelsea kini mengantongi nilai 30. Mereka unggul 5 poin atas Arsenal yang berada di urutan kedua, juga MU.

Duel ini bak final saja. Pasalnya, ini menentukan posisi puncak. MU ingin menggeser Chelsea dari puncak klasemen dan sekaligus memperbaiki laga tandang setelah sebelas pertemuan terakhir hanya sekali menang. Pastinya, di kubu "Si Biru" sangat penting untuk memetik poin agar aman di puncak klasemen.

Sejak wasit Martin Atkinson meniup peluit, kedua tim langsung baku serang. Meskipun demikian, Chelsea membuka kesempatan terlebih dahulu. Pada menit ke-3, Ivanovic hampir membuat timnya unggul jika saja Van der Sar tidak sigap menangkap bola.

Duel semakin sengit. Kedua tim bermain tempo cepat. Sejumlah pelung pun deras diciptakan kedua tim. Pada menit ke-9, misalnya, Rooney nyaris mengoyak gawang Cech setelah memaksimalkan umpan Evra. Sial, tendangannya masih melambung ke kanan atas.

Memasuki menit ke-26, kedua tim masih sulit mencetak gol. Selain sama-sama militan dalam menyerang, lini pertahanan kedua tim juga sangat alot ditembus.

Sementara itu, Chelsea sulit membangun serangan, karena masih mudah dibaca dan dipotong. Pasukan Ancelotti pun berupaya mencetak gol dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Pada menit- 32, misalnya, Nicolas Anelka yang melakukan penetrasi di sektor kanan melakukan tendangan keras. Sial, tendangannya masih bisa dipotong Van der sar.

Serangan itu dibalas Rooney tiga menit kemudian. Ia melakukan penetrasi di sektor kiri dan melepaskan tendangan, tapi gagal bersarang ke gawang karena membentur John Terry.

Chelsea pun tetap tampil mendesak. Terry dkk membangun serangan cepat dan umpan-umpan pendek. Pada menit ke-42, Drogba nyaris mencetak gol. Serangan balik dimotori Anelka di sisi kanan. Sial, umpannya terbuang percuma karena Drogba tidak sigap menerimanya. Hingga turun minum kedua tim belum menciptakan gol.

Memasuki babak kedua, perarungan semakin alot. Mereka silih berganti saling menyerang. Bahkan, permainan keras mulai mewarnai pertandingan.

Pada menit ke-53, Chelsea mendapat tendangan bebas darii sektor kanan. Namun, tendangan Deco belum berbuah manis karena Evans berhasil membuang bola. Selain itu, tendangan bebas Drogba pun masih gagal setelah membentur pagar betis yang dibuat MU.

Serangan yang disusun pasukan Ferguson pun sering kali berakhir dengan kegagalan. Pasalnya, barisan pertahanan "Si Biru" sigap memutus alur serangan. Tendangan Fletcher, misalnya, berhasil di blok Terry pada menit ke-59.

Pada menit ke-60, Anelka yang melakukan penetrasi di sektor kanan, langsung memberi umpan ke kotak penalti. Namun, Evans berhasil membuangnya dan jatuh di kaki Lampard. Tanpa pikir panjang, Lampard melibasnya dengan tendangan keras. Sial, Van der Sar masih mudah mengamankannya.

Melihat serangan anak asuhnya kurang kreatif membangun serangan, Carlo Ancelotti memasukkkan Joe Cole pada menit ke-63.

Toh, MU tak gentar. Ryan Giggs dkk masih gencar memberi tekanan kepada tuan rumah dan melahirkan beberapa peluang. Pada menit ke-67, misalnya, Rooney melakukan tusuknan dan memberi bola kepada Valencia. Tak berlama-lama menguasai bola, Valencia memberikannya kepada Rooney yang langsung menendang bola dengan keras. Sial, tendangannya masih melebar ke sebelah kiri gawang Cech.

Ancaman Rooney tidak sampai di situ, Pada menit ke-68, tendangan kerasnya nyaris bersarang ke gawang Cech. Lagi-lagi sial, Cech masih bisa memotongnya.

Chelsea yang tak mau tertekan, membalas dan sukses mencetak gol pada menit ke-76 berkat sundulan John Terry. Dia dengan cekatan menyambar tendangan bebas yang dilakukan Frank Lampard.

Gol ini membuat Terry dkk makin bersemangat. Mereka terus berusaha merusak pertahanan MU. Pada menit ke-80, Anelka melakukan dobrakan dari sektor kiri dan melepaskan umpan mendatar. Namun, sebelum umpan tersebut dimaksimalkan, Van der Sar berhasil memotongnya.

Pada menit ke-84, Fergie memasukkan Michael Owen dan Obertan, menggantikan Ryan Giggs dan Anderson. Keputusan Fergie cukup jitu. Obertan langsung menggigit, bahkan nyaris mencetak gol balasan jika saja tendangannya tidak sigap dipatahkan Cech.

Jelang peluit panjang, duel semakin sengit. Tak segan-segan kedua tim melakukan permaianan keras untuk memutuskan alur serangan lawan. Bahkan, keributan sempat terjadi, setelah Carvalho melakukan pelanggaran dan wasit sudah meniup peluit. Namun, dia tetap membawa bola, hingga dijegal Jonathan Evans. Beberapa pemain kedua tim sempat saling dorong. Wasit kemudian memberi kartu kuning kepada Carvalho dan Evans.

Di masa injury time, MU lebih banyak mendominasi serangan dengan melepaskan umpan-umpan dari sayap. Mereka berhasil mengurung perrtahanan tuan rumah. Ini memaksa Ancelotti menarik Anelka dan memasukkan Alex untuk mengamankan keunggulan. Chelsea pun berhasil mengamankan kemenangan 1-0.

Susunan Pemain
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, Cole, Ivanovic; Essien, Ballack, Lampard, Deco (Joe Cole 63), Anelka (Alex 93), Drogba (Kalou 82).
Manchester United: Van der Sar; Evans, Brown, Evra, O'Shea; Carrick, Anderson, Fletcher; Gigs, Rooney, Valencia
reza-keren
Ancelotti: Tak Perlu Perdebatkan Gol Terry





LONDON, Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti, tak mau menanggapi protes pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson. Menurutnya, timnya memang pantas menang atas MU dan pantas merayakannya.

Chelsea menang 1-0 berkat gol tandukan John Tery, setelah memotong tendangan bebas Frank Lampard. Tendangan bebas ini diberikan wasit Martin Atkinson karena Darren Fletcher dianggap melanggar Ashley Cole. Menurut Ferguson, itu bukan pelanggaran. Selain itu, sebelum Terry mencetak gol, Didier Drogba lebih dulu melakukan pelanggaran kepada We Brown.

Ancelotti lebih suka mengomentari timnya sendiri. Menurutnya, Chelsea semakin matang dan punya kepercayaan diri yang tinggi.

"Kami sudah mengalahkan dua lawan terberat di Premier League (MU dan Liverpool, Red). Sekarang, kami memimpin dengan keunggulan 5 poin. Kami sadar, kompetisi masih panjang dan kami harus bekerja keras mempertahankan posisi," jelas Ancelotti.

"Ini pertandingan berat dan ketat. Tapi, Chelsea melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Kedua tim mengalami kesulitan, karena tak ada ruang di lini tengah. Sangat sulit membuat peluang," terangnya.

Tentang gol Chelsea, banyak yang beragukan apakah itu dicetak Terry atau Nicolas Anelka. Sebab, keduanya sama-sama melakukan gerakan menyundul. Namun, menurut Ancelotti, Terry menyundul lebih dulu dan baru menyerempet kepala Anelka.

"Gol itu tak perlu diperdebatkan. Mungkin Anelka juga mengenai bola, tapi saya menilai itu tetap gol Terry. Yang penting, kami kini memimpin dengan keunggulan 5 poin," tegasnya.
madaraoo
Drogba Senang, Anelka Nyaman
Kris Fathoni W - detiksport


AFP
London - Di akhir tiap pertandingan Didier Drogba tak selelah dulu lagi karena ada Nicolas Anelka. Di sisi lain, Anelka bilang memberi umpan ke Drogba rasanya senikmat bikin gol sendiri.

Sempat diragukan bisa tampil bareng pada era Luiz Felipe Scolari, kerjasama Drogba dengan Anelka kini menjelma jadi tumpuan lini depan Chelsea. Gol demi gol lahir dari duo pemain Pantai Gading-Prancis tersebut.

Itu tak lepas dari kepercayaan Carlo Ancelotti yang acap menurunkan kedua pemain bersamaan. Alhasil, Anelka dicatat The Sun sudah bikin lima gol dari 18 laga sedangkan Drogba membuat 12 gol dari 15 penampilan.

"Ketimbang memelihara persaingan di antara kami berdua dalam berebut satu posisi, kami selalu melakukan yang terbaik untuk memupuk kerjasama kami. Ancelotti adalah yang pertama mempercayai kami dalam serangan," aku Drogba.

"Kami tak perlu meyakinkan dia, dia benar-benar menginginkannya begitu. Ancelotti sudah memulai sesuatu di Chelsea dan kami beruntung jadi bagiannya. Kerjsama ini jadi seperti naluriah. Kami berpikir tentang pola serupa di saat yang sama," lanjutnya.

Dengan keberadaan Anelka, beban Drogba juga drastis berkurang. "Aku harus mengakui bahwa lebih nyaman buatku bermain bersama Nico saat menyerang. Usai laga aku tak selelah dulu. Terkadang aku bahkan kaget, 'Ada apa? Aku kok tak capek lagi.'"

Reaksi positif serupa dilontarkan Anelka. Dia sama senangnya memberikan umpan kepada Drogba atau menceploskan bola sendiri. Anelka bahkan nyaman-nyaman saja bermain lebih ke dalam demi menyokong rekannya itu.

"Dengan segera aku bisa membayangkan diriku berlari di sekitar Didier. Aku tak datang ke Chelsea hanya untuk bikin gol saja dan jadi bintang tapi juga memberi umpan agar dia bisa bikin gol sebanyak-banyaknya," kata Anelka.

Bermodal hal tersebut, keduanya pun kini sudah jadi momok bagi pertahanan tim-tim lawan Chelsea. Untuk itu, Drogba punya dugaan kenapa kerjasamanya dengan Anelka bisa sangat mematikan.

"Kami saling melihat sebagai sesama rekan satu tim. Mungkin itulah rahasianya," simpul Drogba.

( krs / krs )
LionHeart
gw setuju... tandem yang paling oke sekarang di EPL adalah anelka dan drogba.. maennya sip banget...
dastorm
mana nih komen para fans chelsea.....Waiting.gif

kok cuma Mas Lion yang komen...lainnya isinya copas berita doang....Waiting.gif

padahal chelsea lagi bagus2 nya nih........drogba - anelka lagi hot....tingal nyari posisi di belakang striker yang belum pas dimainin ama deco......mungkin joe cole lebih bagus disitu....Thinking.gif
madaraoo
QUOTE (reza-keren @ Oct 18 2009, 10:23 PM) *
Kalah 1-2, Chelsea Terancam Lengser





BIRMINGHAM, Chelsea dipaksa menyerah 1-2 oleh Aston Villa dalam lanjutan Premier League, di Stadion Villa Park, Sabtu (17/10). Meski masih menguasai klasemen, posisi mereka terancam oleh Manchester United (MU)

Sebelum pertandingan, Chelsea mengoleksi 21 poin atau hanya unggul dua angka dari Manchester United di tempat kedua. Mengingat MU hanya akan menghadapi penghuni peringkat ke-13, Bolton Wanderers, posisi Chelsea jelas terancam.

Keadaan itu membuat Chelsea tetap menghadapi Villa dengan permainan terbuka meski hanya berstatus tim tamu. Meski sempat kedulitan di awal laga,mereka akhirnya berhasil unggul lebih dulu melalui Didier Drogba di menit ke-15. Memanfaatkan umpan Frank Lampard, Drogba melepaskan tembakan jarak jauh yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Villa.

Kebobolan lebih dulu tak membuat Villa surut. Sebaliknya, mereka malah semakin berani melancarkan gempuran ke jantung pertahanan "The Blues". Dengan permainan umpan jauh dan silang, mereka berhasil membahayakan gawang Petr Cech. Namun, usaha mereka kandas diblok John Terry dkk.

Meski begitu, Villa bukannya tak mendapat keuntungan. Sejumlah antisipasi Chelsea membuahkan sepak pojok dan tendangan bebas bagi Villa. Peluang dari bola mati inilah yang kemudian membuat Villa berhasil menyamakan kedudukan melalui Richard Dunne di menit ke-32.

Gol bermulai dari sepak pojok yang dilepaskan Ashley Young langsung ke kotak penalti. Bola kemudian berhasil ditanduk Frank Lampard. Sayang, bola memantul ke arah Richard Dunne yang tanpa kawalan melompat dan menanduk bola ke sudut kiri bawah gawang Chelsea.

Kedudukan imbang membuat kedua kubu menaikkan tempo permainan. Namun, wasit Steve Bennett keburu meniup peluit tanda turun minum sebelum kedua tim mencetak gol tambahan.

Memasuki babak kedua, Villa langsung bermain dalam tempo cepat. Chelsea yang tampak kurang siap mengantisipasi gebrakan lawan, sebisa mungkin memotong aliran umpan dan tendangan jarak jauh Villa. Sebuah antisipasi Jose Bosingwa di menit ke-52 ternyata berujung bencana bagi gawang Petr Cech.

Saat itu, Bosingwa membuang bola yang membuahkan sepak pojok bagi Villa. Ashley Young yang kembali dipercaya mengeksekusi hadiah, kembali mengirim bola langsung ke tengah kotak penalti. Bola menyasar James Collin yang berdiri bebas di depan tiang kiri gawang Cech. Ia pun dengan mudah menanduk bola masuk ke tengah gawang Cech.

Keadaan tertinggal tak memberi pilihan bagi Chelsea selain menggandakan serangan. Dengan dukungan Ashley Cole dan Bosingwa. Mereka pun berhasil menciptakan sejumlah peluang emas, misalnya melalui Lampard, Deco dan Florence Malouda. Namun, Friedel sanggup mementahkan kesempatan Chelsea.

Ancaman Chelsea memang membuat lini tengah dan belakang Villa meningkatkan kewaspadaan. Meski begitu, mereka tak bermain tertutup. Setiap berhasil menguasai bola, mereka lantas melancarkan serangan cepat melalui sektor sayap. Mereka pun berhasil menciptakan sejumlah peluang gol baru.

Salah satu yang terbaik adalah yang didapat John Carew di menit ke-73. Saat itu, James Milner menguasai bola di dekat tiang kiri gawang Chelsea. Petr Cech pun mencoba menghalaunya. Namun, di luar dugaan, Milner mengumpankan bola kepada Carew yang berdiri bebas di depan gawang. Cech yang sudah telanjur salah langkah sudah pasrah. Namun, untung bagi Chelsea, sepakan Carew melenceng ke sisi tiang kanan gawang.

Kejutan-kejutan Villa tak membuat Chelsea mengurangi daya gempur. Sebaliknya, mereka semakin ngotot mendesak lini belakang Villa. Namun, keberuntungan sepertinya sedang tidak berpihak kepada "The Blues". Sejumlah eksekusi akurat dan terarah mereka patah di tangan Friedel.

Memasuki sepuluh menit terakhir, Villa memutuskan mempertahankan keunggulan. Mereka pun semakin giat meningkatkan pertahanan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil memuaskan. Peluit panjang berbunyi ketika papan skor masih menunjukkan angka 2-1 untuk Villa.

Susunan pemain:
Aston Villa: Friedel; Dunne, Collins, Warnock, Cuellar; Petrov, Sidwell, A Young. Milner; Agbonlahor, Carew (Heskey 82)
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, A Cole, Bosingwa (Ivanovic 69); Essien, Malouda (Cole 85), Lampard, Deco; Anelka, Drogba


nih gara2 pake jersey item, 2 kekalahan chelsea (v wigan n v aston villa) pake jersey item, beberpaa forum menyebutnya kostum pembaw bencana huahahahhahaha..........setuju ga??hehehe
madaraoo
QUOTE (dastorm @ Nov 11 2009, 09:38 AM) *
padahal chelsea lagi bagus2 nya nih........drogba - anelka lagi hot....tingal nyari posisi di belakang striker yang belum pas dimainin ama deco......mungkin joe cole lebih bagus disitu....Thinking.gif



gw sih ga sreg ma deco liatnya, deco banyak lepas bola, terus 1-2 ma pemain lain juga minim, killer pass juga minim, kalo joe cole lebih bagus jadi winger ketimbang second striker, tapi lebih baik ketimbang deco sih, tapi lampard sewaktu ditangani hiddink kan di belakang striker tuh...btw nunggu debutnya zhirkov nih, ko ga pernah maen2 sih...
LionHeart
@dastorm.. ah, jadi malu kk.. Blush.gif axehead.png

@madaraoo.. zhirkov bukannya masih cedera ya? Confused.gif deco tendangannya kenceng juga tau. tapi masih kencengan lampard sih.. HeHe.gif
madaraoo
QUOTE (LionHeart @ Nov 12 2009, 08:16 AM) *
@dastorm.. ah, jadi malu kk.. Blush.gif axehead.png

@madaraoo.. zhirkov bukannya masih cedera ya? Confused.gif deco tendangannya kenceng juga tau. tapi masih kencengan lampard sih.. HeHe.gif


ohh masih cidera ya??soalnya kan sempet main waktu rusia lawan argentina....deco kenceng tendanganya, cuma sering kehilangan bola...mending si cole aja..
dastorm
Another 4-0 again for Chelsea......Applause.gif

salut buat don carlo........skuad apapun bisa dimaksimalkan.......Applause.gif
Naked_boY777
kok ga update ya bro???
Naked_boY777
kok update nya di halaman trakhir...

seharusnya di halaman pertama lah administrator....
LionHeart
^

apdet apaan nih??? yah, yang namanya apdet mah ga mungkin di halaman 1 atuh bro...

rajin2 aja cek threadnya biar ga ketinggalan..

btw, chelsea juara grup di LC.. dance.gif anelka yang jadi penentu kemenangan. padahal maennya ga sepenuh hati tuh.. masih tetep menang aja.. HeHe.gif

berita lengkapnya di thread LC 2009/2010 ya...
badeng212
Chelsea makin kokoh di puncak klasemen Premiership dan sudah memastikan lolos ke babak ke 2 liga Champions. Tapi pada akhir pekan ini, keperkasaan Chesea bakal di uji oleh Arsenal yang berpredikat klub terproduktif liga inggris musim ini.
Tapi gue tetap yakin Chelsea bisa ngatasin Arsenal, sama seperti menaklukan MU, walaupun hanya dengan satu gol itu sudah cukup mengantarkan Chelsea meraih 3 poin krusial.
Ayo Lampard dkk bantai Arsenal.!!!!!!!!!!!!!!
LionHeart
^

bro, lampard bukannya cedera ya????
dastorm
masih ragu2 sebenernya......udah bisa maen tapi masih belum fit 100 %......berkat pengobatan kontroversial dari dokter metode plasenta kuda.....Thinking.gif
LionHeart
kan, ga maen kan... HeHe.gif

drogba galak.. NailBiting.gif BigGrin.gif vermaelan ampe grogi jadi own goal deh..

well, congrat buat chelsea. carletto jago juga ya ternyata ngeracik pemain.. Tounge.gif
badeng212
ARSENAL 0-3 CHELSEA,
Juara paruh musim sudah di depan mata.
madaraoo
QUOTE (LionHeart @ Nov 30 2009, 09:39 AM) *
kan, ga maen kan... HeHe.gif

drogba galak.. NailBiting.gif BigGrin.gif vermaelan ampe grogi jadi own goal deh..

well, congrat buat chelsea. carletto jago juga ya ternyata ngeracik pemain.. Tounge.gif


siapa bro yang ga maen??lmpard kah??bukannya dia maen??
LionHeart
^

hehe.. becanda kali bro.. abisnya carletto bilang dia masih cedera.. ternyata cuma psywar doang... Tounge.gif
dastorm
gila...arsenal dibolak balik sama ashley cole....dua kali umpan silang berbuah gol...Applause.gif
LionHeart
^

yaelah, telat amat beritanya.. Tounge.gif
dastorm
ya kan baru bisa komen sekarang....Whistle.gif...ngeles mode : on
LionHeart
jiakakakaka.... ya udah, anggep aja baru lah.... baru seminggu yang lalu... haha.gif axehead.png
LionHeart
hayooo... kalah sama city jadi pada ngambek nih????? baru juga kalah 1-2... Tounge.gif

tapi golnya "dikasih" sama adebayor ya?? HeHe.gif
reza-keren
Kalahkan Chelsea, Tevez Beri Peluang MU





MANCHESTER, Penyerang Carlos Tevez mencetak gol yang menentukan kemenangan Manchester City 2-1 atas Chelsea dalam duel lanjutan Premier League, Sabtu (5/12). Hasil ini memberi peluang bagi Manchester United untuk menggusur Chelsea dari puncak klasemen.

Sebelum pertandingan, Chelsea memimpin klasemen Premier League dengan 36 poin atau unggul dua angka dari MU di posisi kedua. Mereka membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari jangkauan MU.

Namun, City yang selalu seri dalam tujuh laga Premier League sebelumnya, bertekad menjadikan duel versus Chelsea sebagai momen kebangkitan. Sebagai tim yang sedang berada di atas angin, Chelsea merupakan sasaran tepat bagi City untuk membuktikan kualitasnya.

Karenanya, tampil di kandang sendiri, City tampil dominan sejak menit awal. Ketika laga baru berjalan lima menit, mereka bahkan nyaris tertinggal menyusul tembakan Nigel De Jong. Beruntung, Petr Cech mampu mengamankan bola dalam dekapannya.

Selanjutnya, Chelsea perlahan mulai bergerak maju dan menebar ancaman. Chelsea pun tak menunggu lama untuk memetik buah serangan mereka. Di menit kedelapan, mereka mampu unggul berkat gol bunuh diri Emmanuel Adebayor.

Gol bermula dari tembakan Nicolas Anelka yang berhasil ditepis Shay Given. Sial, bola memantul ke punggung Adebayor yang berdiri tepat di depan gawang City. Bola pun kembali memantul, masuk ke gawang City. Given tampak kesal karena posisi Adebayor membatasi ruang geraknya.

Tertinggal 0-1, City berupaya meningkatkan intensitas serangannya. Namun, mereka kesulitan menembus barisan pertahanan Chelsea yang tampil disiplin. Sejumlah upaya umpan kandas karena membentur pagar betis "The Blues".

Tak mampu melakukan tusukan ke jantung pertahanan, City berusaha mencari peruntungan lewat tendangan jarak jauh. Usaha ini cukup efektif menembus soliditas lini belakang Chelsea. Di menit ke-18, misalnya, Kolo Toure melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Sayang, bola bisa ditangkap Cech, setelah sempat membentur John Terry.

Meski gagal, City melihat adanya celah di benteng Chelsea yang bisa dimanfaatkan. Mereka pun semakin ngotot menaikkan tensi serangan. Di menit ke-20, City kembali berpeluang menyamakan kedudukan melalui Emmanuel Adebayor.

Saat itu, memanfaatkan umpan silang Gareth Barry, Adebayor mengirim tembakan ke sudut kanan gawang Chelsea. Namun, bola sedikit melenceng ke sisi tiang gawang.

Terus tertekan, Chelsea berusaha mencuri serangan balik yang membuahkan ancaman serius ke gawang City, melalui Anelka di menit ke-24. Memanfaatkan umpan Michael Essien, Anelka mengirim bola ke sudut kanan gawang City. Sayang, bola melenceng ke sisi kanan tiang.

Ancaman Chelsea tak membuat City bersedia menurunkan tekanan. Mengandalkan pemainan sayap kanan yang dimotori Shaun Wright-Phillips, City terus mengacak-acak lini pertahanan kiri Chelsea.

Setelah menunggu hingga menit ke-34, City akhirnya mampu memberikan ancaman serius ke gawang Cech melalui Micah Richards. Saat itu, dalam duel udara dengan Petr Cech, Micah berhasil menanduk umpan Wright-Phillips ke arah gawang, yang tak terkawal. Untung bagi Chelsea, Carvalho masih sempat menjangkau bola dengan kepalanya dan membuangnya.

Tak sampai semenit, keberuntungan itu menjadi sia-sia menyusul gol City yang dicetak Emmanuel Edebayor. Memanfaatkan kesalahan kontrol bola John Terry, Adebayor mengirim bola ke sudut kanan bawah gawang Cech. Kedudukan pun berubah menjadi 1-1. Gol ini merusak rekor Chelsea yang tak pernah kebobolan dalam lima laga Premier League sebelumnya.

Gol Adebayor mengubah jalannya permainan. Chelsea yang sebelumnya banyak menunggu, kini mulai aktif menyerang. Gempuran Chelsea mampu memaksa City bertahan. Namun, mereka tak mampu menambah gol hingga peluit turun minum berbunyi, dengan angka 1-1 tertera di papan skor.

Memasuki babak kedua, City kembali menampilkan permainan agresif yang membuat barisan belakang Chelsea kalang-kabut. Masih mengandalkan Shaun Wright-Phillips di sektor kanan, City mampu menciptakan gelombang serangan yang membuahkan sejumlah peluang gol.

Pada menit ke-53 misalnya, Wright-Phillips berhasil mengirim umpan kepada Adebayor di kotak penalti. Adebayor meneruskannya dengan tembakan ke sudut kiri gawang Cech. Namun, bola dimentahkan Ricardo Carvalho.

Semakin penasaran, City menggandakan kekuatan serangnya. Akhirnya, saat permainan memasuki menit ke-55, City berhasil unggul melalui Carlos Tevez. Saat itu, City mendapat tendangan bebas menyusul pelanggaran Ricardo Carvalho kepada Tevez. Tevez yang dipercaya melakukan eksekusi berhasil mengirim bola menembus sisi kiri bawah gawang Chelsea.

Tak mau kehilangan momen, City terus mendesak Chelsea. Namun, meski tertekan, Chelsea masih berusaha mencari celah membuat gol balasan. Mengandalakan umpan-umpan panjang, Chelsea berusaha menembus barikade pemain tengah dan bek City.

Namun, Chelsea terus kesulitan membuka pertahanan City dan menciptakan peluang, sampai mendapat hadiah penalti di menit ke-81, menyusul pelanggaran Nedum Onuoha kepada Drogba. Sayang, Lampard yang dipercaya melakukan eksekusi gagal menunaikan tugas. Sepakannya ke sudut kiri bawah gawang bisa ditepis Given.

Permainan pun berjalan semakin keras. Chelsea yang berada dalam tekanan terus mencoba menyamakan kedudukan. Namun, waktu tak bisa menunggu gol kedua Chelsea. Skor 2-1 untuk tuan rumah bertahan hingga laga berakhir.

Sepanjang laga, City hanya mencatatkankan penguasaan bola sebesar 48 persen. Namun, mereka mampu mencetak enam peluang emas dari 16 kali usaha. Chelsea sendiri mampu membuat enam tembakan tepat ke gawang dari 12 kali percobaan. Sepanjang pertandingan, wsit Howard Webb mengeluarkan enam kartu kuning. Lima di antaranya diberikan kepada pemain Chelsea.

Dengan hasil ini, penghasilan poin Chelsea tersendat di angka 36. Mengingat posisi MU yang mengancam, Chelsea sudah tak boleh gagal mendulang poin lagi dalam laga-laga mendatang.
Sementara itu, bagi City, kemenangan ini mengakhiri paceklik kemenangan mereka. Posisi mereka pun naik keenam dengan 25 poin atau kalah satu angka dari Tottenham Hotpur di peringkat keempat.

Susunan pemain:
City: Given; Bridge (Kompany 76), Lescott, Toure, Richards (Onuoha 69); Barry, De Jong; Robinho (Zabaleta 90), Tevez, Wright-Phillips; Adebayor
Chelsea: Cech; Cole, Terry (Malouda 86), Carvalho (Beletti 63), Ivanovic; Essien, Lampard, Deco, Ballack (Obi Mikel); Drogba, Anelka
reza-keren
Ancelotti: City Membahayakan "The Big Four"





LONDON, Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti menilai, Manchester City memiliki materi pemain yang lengkap. Seiring berjalannya waktu, City akan semakin solid dan itu mengancam hegemoni "The Big Four".

Pernyataan itu disampaikan menyusul kekalahan 1-2 yang diderita Chelsea saat menghadapi City dalam duel lanjutan Premier League, akhir pekan lalu. Saat itu, Chelsea benar-benar mati kutu dan tak mampu mencetak gol, termasuk ketika Frank Lampard gagal mencetak gol dari titik penalti di menit ke-83. Satu gol yang mereka terima merupakan hasil gol bunuh diri Emmanuel Adebayor.

"Mereka akan lebih baik di masa mendatang. Mereka memiliki tim yang bagus dan pemain-pemain yang sangat baik. Ketika Anda mengubah banyak pemain, Anda butuh waktu untuk memasukkan orang yang tepat ke dalam tim," ujarnya.

"Masa depan mereka akan lebih baik ketimbang masa lalunya. Mereka akan berusaha dengan baik, sekalipun, saya tidak tahu apakah itu akan terjadi musim ini," tambahnya.

Kekalahan dari City membuat kedudukan Chelsea di puncak klasemen berbahaya. Tanpa tambahan angka, koleksi poin mereka tersendat di angka 36 atau hanya unggul dua angka dari Manchester United di tempat kedua.

Bagi City, kemenangan itu mengakhiri rekor buruk selalu seri dalam tujuh laga sebelumnya di Premier League. Mereka kini berada di posisi keenam klasemen dengan 26 poin, atau hanya kalah dua angka dari Tottenham Hotspur di tempat keempat.
madaraoo
kesel gw liat manc vs chelsea...udah wasitnya aneh, terus gitu chelsea lagi sial, penalty ga masuk...pdahal dah gw bilang ke site-nya chelsea supaya jangan pake baju item!!!biang sial tuh!!!3 kekalahan chelsea pake baju item semua (vs wigan 1-3, vs villa 1-2, vs manc 1-2)......percaya ga percaya deh...
dastorm
lha terus pake kostum apa bro?

emang kaos tandang selain item ada yang lain?

tapi emang kayak permainan sabun....drogba dapet peluang tinggal shoot aja bisa melenceng gitu.....lampard miss penalti....wasit berat sebelah....pelanggaran carvalho itu kan ga sengaja...dia udah keburu angkat kaki..eh si teves malah mampir ke kaki...HeHe.gif


ya...sekalian bantu si hughes, biar ga pensiun dini....Whistle.gif
LionHeart
^

bukannya masih ada putih sama kuning ya????? ga cuma item doang kan? eh, tapi kayaknya kalo kuning khusus kiper deh.. Blush.gif
madaraoo
QUOTE (dastorm @ Dec 8 2009, 12:10 PM) *
lha terus pake kostum apa bro?

emang kaos tandang selain item ada yang lain?

tapi emang kayak permainan sabun....drogba dapet peluang tinggal shoot aja bisa melenceng gitu.....lampard miss penalti....wasit berat sebelah....pelanggaran carvalho itu kan ga sengaja...dia udah keburu angkat kaki..eh si teves malah mampir ke kaki...HeHe.gif


ya...sekalian bantu si hughes, biar ga pensiun dini....Whistle.gif


masih ada bro, warna putih yang jadi 3rd jersey.....lagian emng kalo paek baju biru agak saru ya???

beberapa komen di site chelsea juga pada bilang gitu sih eheheh..percaya ga percaya deh.....
dastorm
lha kalo biru kan sama2 biru dengan city dong walaupun beda muda ama tua aja.....tapi kan rules nya yg tandang harus ngalah...

putih juga ga bisa kaerna hampir sama terangnya dengan biru muda nya city juga...

mendingan ga usah pake kaos aja deh.....pasti beda...haha.gif
madaraoo
QUOTE (dastorm @ Dec 9 2009, 01:59 AM) *
lha kalo biru kan sama2 biru dengan city dong walaupun beda muda ama tua aja.....tapi kan rules nya yg tandang harus ngalah...

putih juga ga bisa kaerna hampir sama terangnya dengan biru muda nya city juga...

mendingan ga usah pake kaos aja deh.....pasti beda...haha.gif


jihahahaha...iya mending ga usah pake kaos aja...tinggal di body painting ja tuh no n nama punggung, sponsor ma lambang klub wkekkekeke
Gu3 Ni3
sergio aguero...bakal berkostum chelsea....

benar kagak tu berita...Thinking.gif
reza-keren
Chelsea Seri, Persaingan Gelar Mengetat





BIRMINGHAM, Chelsea hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Birmingham City dalam duel lanjutan Premier League, di Stadion Saint Andrews, Sabtu (26/12/2009). Tambahan satu angka membuat persaingan puncak klasemen semakin ketat.

Saat ini, Chelsea masih memimpin klasemen dengan 42 poin. Chelsea hanya unggul lima angka dari Manchester United di tempat kedua dan tujuh angka dari Arsenal di tempat ketiga. Mengingat MU dan Arsenal baru akan tampil, Minggu (27/12/2009), selisih itu akan semakin pendek. Selain itu, Arsenal masih memiliki satu laga tunda, yang membuat persaingan puncak klasemen bakal semakin seru.

Chelsea sebetulnya sudah memperhitungkan kondisi tersebut. Karenanya, menghadapi Birmingham sebagai tim tamu, Chelsea tetap mencoba tampil dominan. Sayangnya, meski mampu mendikte permainan tuan rumah, Chelsea kesulitan menuntaskan serangan dengan gol.

Untuk mengatasi kebuntuan, Chelsea mencoba melakukan tembakan-tembakan jarak jauh. Namun, selain gagal membuahkan gol, usaha ini juga tak mampu memecahkan konsentrasi pemain belakang tuan rumah.

Kerja keras dan dominasi "The Blues" baru membuahkan peluang terbaik di menit ke-28. Saat itu, memanfaatkan bola liar, Frank Lampard melepas tendangan mendatar ke tengah gawang Birmingham. Sayangnya, tembakan itu bisa ditepis oleh Hart.

Birmingham sendiri bukannya tanpa upaya. Mengandalkan permainan serangan balik, mereka beberapa kali mampu mengancam pertahanan Chelsea. Bahkan, di menit ke-38, penyerang Birmingham, Cristian Benitez, mampu membobol gawang Chelsea. Sayangnya, wasit menganulir gol itu karena menilai Benitez berada dalam posisi off-side, saat menerima umpan bek Liam Ridgewell.

Meski kecewa, gol itu menjadi inspirasi permainan Birmingham di menit-menit berikutnya. Sambil tetap mempertahankan soliditas barisan belakang, lini tengah dan depan Birmingham sangat sigap merespons setiap peluang serangan balik. Sayangnya, usaha ini belum mampu membuahkan gol hingga peluit turun minum berbunyi. Kedua kubu pun harus kembali ke kamar ganti dengan angka 0-0 masih tertera di papan skor.

Sepanjang babak pertama, Chelsea mendapatkan penguasaan bola sebesar 68 persen dan berhasil menciptakan empat tembakan ke gawang dari 17 usaha. Sementara itu, Birmingham melepaskan enam tembakan, tanpa satu pun tepat mengarah ke sasaran.

Memasuki babak kedua, Birmingham mengambil inisiatif memulai peperangan. Selain mampu merusak konsentrasi pertahanan Chelsea, serbuan cepat dan mendadak Birmingham juga mampu melahirkan rentetan ancaman serius ke gawang Petr Cech.

Pada menit ke-58, misalnya, Benitez berhasil menembus kotak penalti dan melepaskan tembakan ke tengah atas gawang Chelsea. Namun, bola masih mampu diblok Terry.

Dua menit berselang, Birmingham mendapat hadiah tendangan bebas menyusul pelanggaran Florent Malouda kepada Benitez. Sebastian Larsson yang dipercaya mengeksekusi hadiah, mengirim bola ke sudut kanan atas gawang Cech. Namun, Cech masih mampu menepis bola, meski untuk itu, ia membentur tiang gawang dan harus menjalani pengobatan darurat beberapa saat.

Di tengah derasnya gempuran tuan rumah, Chelsea mampu menyelipkan serangan berbahaya ketika pertandingan memasuki menit ke-71. Saat itu, Salomon Kalou berhasil melepas umpan kepada Malouda. Malouda pun merespons umpan dengan mengayunkan kaki ke bola. Sayang, sepakannya meleset dari bola.

Keadaa Chelsea semakin sulit ketika Florent Malouda mendapat kartu kuning kedua menyusul pelanggarannya kepada Stephen Carr di menit ke-88. Tanpa Malouda, serangan Chelsea semakin lemah dan koordinasi pertahanan pun semakin rentan. Untung saja, meski gagal mencetak gol, Chelsea mampu mempertahankan pertahanan mereka hingga akhir laga. Birmingham pun harus puas melihat penampilan bagus mereka di babak kedua hanya berakhir imbang, tanpa gol.

Sepanjang laga, tercatat, Chelsea menguasai bola sebanyak 63 persen dan mampu menciptakan tujuh peluang emas dari 30 usaha. Sementara itu, Birmingham sendiri mampu melepas dua tembakan tepat ke gawang dari 14 percobaan.

Susunan pemain:
Birmingham: Hart; Carr, Roger Johnson, Dann, Ridgewell; Larsson (Johnson 88), Ferguson, Bowyer, McFadden (Fahey 78); Jerome, Benitez
Chelsea: Cech; Ivanovic, Terry, Alex, Ashley Cole; Belletti, Obi Mikel (Ballack 85), Malouda, Lampard (Joe Cole 79); Drogba, Sturridge (Kalou 67)
LionHeart
kok sepi sih???

kemaren kan chelsea baru menang di piala FA tuh.. 4-0... smile.gif
LionHeart
QUOTE
Malouda Masih Penting bagi Ancelotti
Reky Herling Kalumata - detiksport


London - Carlo Ancelotti menanggapi pernyataan Florent Malouda yang sudah tak merasa nyaman di Stamford Bridge. Manajer Chelsea ini menyatakan Malouda masih merupakan pemain penting bagi skuadnya.

Malouda sebelumnya telah memberikan sinyal ingin meninggalkan The Blues. Hal itu disebabkan winger internasional Prancis ini merasa jarang dimainkan karena tidak merasa ketidakcocokan dengan taktik Ancelotti.

Namun, Ancelotti menenangkan situasi dan menegaskan Malouda masih memiliki tempat di skuadnya. "Saya telah berbicara dengan Malouda sebelum laga melawan Birmingham ((Boxing Day), dan saya menjelaskan posisi saya," ujarnya.

"Dia telah menjelaskan posisinya. Bagi saya, itu sudah selesai di sana. Tapi dia berbicara kepada media Prancis, tapi itu tidak masalah," ungkap Ancelotti seperti dilansir Sky Sport.

"Ini sangat wajar bahwa seorang pemain ingin bermain di setiap pertandingan. Di atas semua yang terpenting adalah pertandingan. Bagi kami dan juga bagi saya, Malouda adalah pemain penting," kata pelatih asal Italia ini.

Malouda sempat mengeluhkan karena tidak dimainkan dalam beberapa pertandingan penting. Namun Ancelotti menegaskan bahwa gelandang berusia 29 tahun ini merupakan pemain penting dalam perburuannya meraih gelar.

"Bagi saya setiap pertandingan adalah penting dan dia bermain di banyak pertandingan. Ini sangat penting ketika pemain tidak bermain dan punya reaksi yang baik. Malouda melakukan tugasnya dengan profesional," tukas Ancelotti.


malouda kalo dimaenin selalu bagus kalo gw bilang... smile.gif
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.