Sudah lama kita menjalaninya..Dinda..Aku ingat dirimu mengatakan kita tak akan berpisah tuk selamanya dan kita berdua membuat rencana-rencana yang indah buat dikemudian hari...? achhh...Dinda sungguh Hatimu Mulia bagiku,disaat aku sepi kau..ada dihadapanku..disaat aku sedih
Semula aku tidak percaya dengan segala perkataanmu..bahwa kau akan meninggalkanku..tapi stelah aku pelajari lebih jauh dan aku..perhatikan dirimu..memang..aku akhirnyalah yang mengalah demi sebuah keputusan dari Orang tuamu Dinda..? aku tau siapa diriku..dan mungkin Orang Tuamu lebih memikirkan Masa Depan kehidupanmu Dinda..dan akhirnya aku mengalah jua..Tapi demi sebuah keputusan Itu yang kupinta hanya satu Dinda..Aku Sadar bahwa tidak mungkin lagi kita bersama..tapi..biarlah..keputusan hubungan ini akan kujadikan Tali Persahabatan saja..Awalnya kamu menyetujui..Dinda..dan aku begitu..dan Persahabatan ini tidak akan ku Nodai dengan persoalan apapun>
Tapi yang terjadi sekarang ini Dikau meninggalkanku tuk yang ke 2 x Dinda betapa Hati ini bertambah perih dan hancur...dengan kejadian2 kau berikan..begitu banyak..Dinda..tapi Diriku hanya bisa pasrah dengan segala keputusanmu..aku tidak bisa..marah dihadapanmu..dan sekalipun dirimu sedang Marah Dinda..dan sekarang hanya satu ucapan dariku..tukmu Dinda..SEMOGA DIRIMU BAHAGIA DISANA...dan BIARKAN KU SENDIRI..merenungi hari2ku disini bertemankan sepi tanpamu..dan MAAFMU telah kuterima LAHIR dan BATHIN..aku tidak akan DENDAM dengan segala yang kau berikan ini....
NB :
sebelumnya ane mohon maaf ini puisi apa nulis surat sih ...txs dah ada denger