
Apakah Planet Mars begitu sunyi tanpa kehidupan sama sekali? Perdebatan tentang hal tersebut semakin menghangat kembali saat foto sosok alien di permukaan Planet Mars beredar di internet.
Di dalam foto tersebut tampak sosok yang mirip dengan manusia tengah duduk di atas pinggiran batu. Foto yang dirilis NASA itu direkam wahana penjelajah Spirit tak lama setelah sukses mendarat di permukaan Mars pada 24 Januari 2004. Spirit adalah salah satu dari wahana kembar milik NASA yang masih aktif menyusuri permukaan Planet Mars.
Munculnya foto tersebut langsung mendapat banyak tanggapan dan memicu berbagai spekulasi melalui posting blog dan forum di Internet. Sebagian blogger menilai sosok tersebut hanya trik kamera, sedangkan lainnya tetap yakin sebagai bukti keberadaan alien.
Ada yang menilai bentuknya mirip kurcaci, ada pula yang yakin sebagai sosok Bunda Maria. Orang-orang yang percaya makhluk misterius berpendapat itu adalah sosok Bigfoot, makhluk gunung berjalan tegak dan berbulu lebat yang memicu banyak legenda di berbagai belahan dunia.
Namun, rata-rata banyak yang sepakat bahwa bentuknya mirip sekali dengan patung Little Mermaid, karakter Putri Duyung yang ada di ibukota Denmark, Kopenhagen. "Mungkin dibuat peradaban alien yang kemudian meninggalkan Mars dan tinggal di Denmark," tulis salah satu komentar di Internet.
Namun, pendapat yang ditulis di Badastromy.com memberikan tanggapan dari persepektif lain. "Seorang manusia? Ia hanyalah batu berukuran kecil yang tingginya beberapa inci. Jaraknya hanya beberapa kaki dari wahana penjelajah tersebut."
Terlepas dari perdebatan tersebut, NASA mungkin tidak menganggap ada sesuatu yang aneh dalam foto ini. Manusia tidak mungkin hidup di permukaan Mars dengan kondisi saat ini, kecuali organisme renik yang tahan terhadap lingkungan yang ekstrim. Meskipun demikian, bukti-bukti kehidupan di Mars masih terus dicari
================================================================================
Jawaban Thread ini:
(Sy langsung intrude, karena jawaban thread sudah mulai OOT dan mengarah ke paranoid, dan jika kalau pun sy jawab di halaman 4, BFers kmungkinan jarang melihat reply2 yg dihalaman belakang)
salam,
OhYesOhNo
Source: Kompas.com Minggu, 27 Januari 2008 | 17:35 WIB
http://www.kompas.com/read/xml/2008/01/27/...mena.pareidolia
Bukan Alien Mars, Tapi Fenomena Pareidolia
QUOTE
JAKARTA, KCM - Foto yang dirilis NASA sejak empat tahun lalu sempat heboh di Internet dalam beberapa hari terakhir karena menampilkan sosok mirip manusia yang sedang duduk di atas batu di permukaan Planet Mars. Gambar tersebut bukan rekayasa, namun sosok alien di dalamnya mungkin hanya fenomena biasa yang sering disebut pareidolia.
Dr Phil Plait, seorang astronom di NASA Education Resource Director (NERD), berpendapat, jika benar sosok tersebut adalah seperti manusia, ukurannya terlalu kecil. Ia yakin ia hanyalah batuan biasa yang kebetulan bentuknya mirip manusia.
"Batu di Mars tersebut hanya beberapa inci tingginya dan jarak beberapa yard dari kamera," katanya dalam situs yang dikelolanya, www.badastronomy.com. Bentuknya yang dianggap mirip manusia hanya insting alami manusia membandingkan sosok-sosok yang aneh dengan objek yang pernah dilihatnya secara acak.
Fenomena tersebut mirip seperti kita melihat wajah orang di awan atau kelinci di permukaan bulan saat purnama. Dalam ilmu psikologi, kecenderungan ini disebut pareidolia. Kecenderungan tersebut juga diyakini berada di balik keanehan-keanehan yang dialami seseorang, seperti melihat orang yanag sudah meninggal.
Apalagi, sosok tersebut memang tersamar dan foto yang diambil wahana penjelajah Spirit tidak memperlihatkan sosok tersebut dengan jelas. Jika Anda perhatikan dengan seksama bentuk struktur di sekitarnya mungkin Anda dapat melihat sosok armadilo, ular, atau wajah kadal memakai kacamata dan helem di bagian bawah.
Klaim adanya sosok alien di Mars bukan kali ini muncul. Bahkan, pada tahun 1976, seorang pria bernama Richard Hoagland, meyakini foto wajah hasil pemotretan wilayah Cydonia di permukaan Mars merupakan bukti adanya alien.
Teori Hoagland dimentahkan setelah wahana Mars Global Surveyor memotret wilayah tersebut lebih jelas pada 5 April 1998 menggunakan. Foto menunjukkan bahwa wilayah tersebut berbukit-bukti dan sosok wajah di sana adalah bentuk pareidolia akibat efek bayangan dan cahaya yang jatuh.(SPACE.COM/WAH)
Dr Phil Plait, seorang astronom di NASA Education Resource Director (NERD), berpendapat, jika benar sosok tersebut adalah seperti manusia, ukurannya terlalu kecil. Ia yakin ia hanyalah batuan biasa yang kebetulan bentuknya mirip manusia.
"Batu di Mars tersebut hanya beberapa inci tingginya dan jarak beberapa yard dari kamera," katanya dalam situs yang dikelolanya, www.badastronomy.com. Bentuknya yang dianggap mirip manusia hanya insting alami manusia membandingkan sosok-sosok yang aneh dengan objek yang pernah dilihatnya secara acak.
Fenomena tersebut mirip seperti kita melihat wajah orang di awan atau kelinci di permukaan bulan saat purnama. Dalam ilmu psikologi, kecenderungan ini disebut pareidolia. Kecenderungan tersebut juga diyakini berada di balik keanehan-keanehan yang dialami seseorang, seperti melihat orang yanag sudah meninggal.
Apalagi, sosok tersebut memang tersamar dan foto yang diambil wahana penjelajah Spirit tidak memperlihatkan sosok tersebut dengan jelas. Jika Anda perhatikan dengan seksama bentuk struktur di sekitarnya mungkin Anda dapat melihat sosok armadilo, ular, atau wajah kadal memakai kacamata dan helem di bagian bawah.
Klaim adanya sosok alien di Mars bukan kali ini muncul. Bahkan, pada tahun 1976, seorang pria bernama Richard Hoagland, meyakini foto wajah hasil pemotretan wilayah Cydonia di permukaan Mars merupakan bukti adanya alien.
Teori Hoagland dimentahkan setelah wahana Mars Global Surveyor memotret wilayah tersebut lebih jelas pada 5 April 1998 menggunakan. Foto menunjukkan bahwa wilayah tersebut berbukit-bukti dan sosok wajah di sana adalah bentuk pareidolia akibat efek bayangan dan cahaya yang jatuh.(SPACE.COM/WAH)

