QUOTE (SANG BADAI @ Jun 8 2009, 10:18 PM)

PENYEBAB SAKIT KEPALA
* Sakit kepala karena tegang. Gejalanya diawali dengan ketegangan di otot leher, bahu, dan tengkorak akibat tekanan emosional. Sakitnya selalu berawal dari kepala belakang, merambat ke depan, lalu ke kedua sisi kepala.
* Sakit kepala migren. Umumnya sakit kepala yang dirasakan lebih berat ketimbang sakit kepala akibat ketegangan. Migren selalu dirasakan pada satu sisi kepala saja dan sering juga di belakang salah satu mata. Maka muncullah istilah "sakit kepala sebelah". Penderita migren pada wanita kira-kira tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan pria. Penyebabnya terutama karena perubahan hormonal.
* Sakit kepala dengan beragam gejala. Gangguan ini terutama menyerang kaum pria. Gejalanya berupa nyeri luar biasa dan umumnya terfokus di sekitar rongga mata dengan mata berair dan hidung meler.
* Sakit kepala pasca-trauma. Ini sering muncul sebagai dampak dari suatu kecelakaan, meski hanya terjadi sedikit cedera di kepala. Rasa sakitnya kadang-kadang muncul setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah cedera dan dapat berlangsung sampai setahun setelah trauma.
* Sakit kepala alergi. Gangguan ini sering ditemani dengan gejala hidung meler, mata berair, dan kerongkongan sakit. Kemunculannya dapat ditimbulkan oleh makanan tertentu atau segala sesuatu yang bisa menimbulkan alergi.
* Sakit kepala sinus. Gangguan ini mudah diketahui dari gejalanya. Lubang hidung tertutup satu atau keduanya dan nyeri meluas ke atas pipi dan dahi. Bagian-bagian tersebut terasa sangat peka sehingga disentuh saja akan kontan terasa nyeri.
* Di samping sakit kepala yang penyebabnya spesifik itu, ada pula sakit kepala yang timbul semata-mata sebagai gejala sekunder dari kondisi tubuh yang tidak beres dan memerlukan penanganan medis.
Petunjuk berikut ini bisa dijadikan acuan untuk memecahkan masalah sakit kepala, yaitu: * Jika sakit kepala dirasakan lebih parah di pagi hari ketimbang siang hari, pertanda adanya tekanan darah tinggi.
* Bila sakit kepala dibarengi oleh rasa nyeri di mata, telinga atau gigi, menunjukkan terjadinya infeksi.
* Seandainya sakit kepala selalu terjadi setelah melakukan tugas yang mengandalkan indera penglihatan seperti membaca atau menjahit, pertanda ada ketidakberesan pada mata.
* Tumor, stroke, atau mungkin sulit tidur dapat menjadi penyebab sakit kepala mendadak yang amat nyeri. Akibatnya, tubuh terasa lemah dan dibarengi dengan penglihatan yang kabur. Sakit kepala ini berawal sebagai nyeri kecil dan semakin parah di pagi hari. Diperlukan pemeriksaan sesegera mungkin untuk mengetahui penyebabnya.
* Jika sakit kepala dibarengi dengan demam dan leher pegal, kemungkinan Anda terserang meningitis. Penanganan medis sangat diperlukan.
* Bila sakit kepala muncul tiba-tiba dan sangat nyeri, pertanda adanya pembuluh darah arteri di otak yang pecah. Hal ini dapat mengancam jiwa. Penanganan medis harus segera dilakukan.
TIPS MENGURANGI SAKIT KEPALA
Identifikasi pemicunya
Buatlah semacam diary (catatan harian) sakit kepala anda, dengan mencatat apa yang anda makan hari itu, cuacanya bagaimana, dimana anda berada dan sebagainya, untuk identifikasi lingkungan. Sekali anda berhasil mengetahui pemicunya, anda dapat mengambil tindakan pencegahannya.
Redakan stres
Untuk menghilangkan stres secara total hampir mustahil, tetapi untuk menguranginya adalah sangat mungkin. Pelajari mengenai biofeedback. Dengarkan musik yang memberikan anda ketenangan, ambillah waktu mandi yang agak panjang dan pijat. Semua hal ini mungkin dapat mengurangi efek stres pada tubuh anda.
Berhentilah merokok
Merokok adalah salah satu faktor penyebab beberapa jenis sakit kepala. Bahkan bagi beberapa orang, menghirup asap rokok saja sudah dapat memicu sakit kepala.
Hindari terlalu banyak mengkonsumsi obat bebas (over the counter)
Jika anda mengkonsumsi dosis secara maksimal obat-obat bebas penghilang rasa nyeri untuk sakit kepala anda lebih dari 2 atau 3 kali seminggu, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter.
Batasi alkohol
Jika anda minum minuman yang mengandung alkohol, sebaiknya hanya sedikit dan pada kesempatan tertentu saja. Pada beberapa orang tertentu, bir dan anggur merah dapat memicu sakit kepala.
Tidurlah teratur
Membiasakan pergi tidur dan bangun dengan teratur dan pada waktu yang sama/tetap termasuk pada hari-hari weekends, merupakan hal yang penting bagi penderita migraine. Kebanyakan tidur juga merupakan pemicu sakit kepala migraine, begitu juga kelelahan (fatigue).
Makanlah teratur
Pada orang-orang tertentu, tidak makan dapat juga menimbulkan sakit kepala. Makanan diet yang kaya dengan karbohidrat dan rendah lemak, serta minum banyak air yang menjaga kebutuhan hidrat, adalah penting.
Latihan yang teratur
Berjalan santai dengan anjing kesayangan atau memarkir mobil yang agak jauh di mal sehingga anda dapat berjalan santai, dapat membantu anda mengurangi stres. Bila anda belum terbiasa aerobik dan langsung melakukannya dengan keras tanpa pemanasan dahulu, dapat menimbulkan sakit kepala.
Periksalah mata
Menatap layar komputer sepanjang hari dapat menyebabkan ketegangan pada mata, yang akan menyebabkan sakit kepala tension-type.
Duduk yang tegak
Menjepit telepon dengan pundak, menenteng tas dan posisi duduk di kursi mobil dapat menimbulkan ketegangan atau pegal di otot leher dan pundak, sehingga menimbulkan sakit kepala tension-type.
Obat penghilang nyeri yang tergolong analgesic-antipyretic berguna untuk meredakan nyeri dan sekaligus pereda demam. Jika diminum tapi jika diminum sembarangan, ginjal, hati, dan darah bisa rusak.
Obat analgesic-antipyretic dipilah sesuai dengan kekuatan antinyeri dan antidemamnya. Ada jenis yang lebih kuat menghilangkan nyeri, ada pula jenis yang lebih kuat meredakan demamnya. Jenis obat dipilih sesuai kebutuhan kasusnya.
Jika dihimpun, efek samping, keracunan, kelebihan dosis, maupun akibat pemakaian lama, obat analgesic-antipyretic umumnya mengganggu pencernaan. Pasien maag perlu berhati-hati mengonsumsi obat jenis ini.
Selain berisiko menimbulkan perdarahan lambung dan usus, analgetic-antipyretic merusak ginjal, hati, dan darah. Pendengaran pun bisa menurun, muncul keluhan tujuh keliling (vertigo), dan mungkin kuping terasa berdenging (tinnitus). Selain itu, sel darah putih bisa berkurang, atau mudah teiradi perdarahan di organ mana saja akibat menurutmya zat pembeku darah.
Akibat rutin minum obat sakit kepala mungkin mendadak malah timbul demam tinggi tanpa sebab yang jelas. Bisa juga muncul depresi, kejang-kejang, atau perubahan perilaku. Jika kelebihan dosis, pernapasan akan tertekan, dan mungkin berakhir fatal.
Ada pula jenis obat sakit kepala yang makan darah. Haemoglobin, zat utama dalam sel darah merah, bisa ikut terganggu pula. Selain itu sel darah merah gampang hancur, sehingga yang doyan minum obat sakit kepala bisa kurang darah (anemia haemolytic).
Obat golongan ini ada juga yang merusak ginjal. Jika kebanyakan, lama kelamaan bisa berakhir gagal ginjal. Selain itu, ada pula jenis yang punya sifat pencetus kanker ginjal, dan kandung kemih.
Analgesic-antipyretic tergolong obat paling sering menimbulkan alergi. Yang berbakat alergi tak tahan terhadap beberapa jenis atau semua jenis obat golongan ini. Begitu minum atau disuntik, langsung muncul alergi kulit berupa biduran (kaligata).
Jika berat, mungkin disertai sesak napas, mual-muntah, dan bisa jadi sampai serangan syok. Nyeri kepala, dan segala keluhan nyeri lain, sebetulnya cuma gejala dari suatu penyakit. Cukup banyak penyakit dengan gejala nyeri kepala. Kesalahan sering terjadi sebab yang acap diobati rasa nyerinya, dan bukan penyakit yang menimbulkan rasa nyerinya.
MAAF KALAU SOK TAU
TOLONG BACA JUDUL THREADNYA!!!
kalo mau posting sesuatu liat dulu judul threadnya bung!
jangan dicampur aduk.
buat momod, mohon didelete aja karena apa yg ditulis nggak bisa dipertanggung jawabkan!
Thx