Sedikitnya 43 rumah dan sebuah jembatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/3), yang menghubungkan dua desa rusak akibat tersapu banjir bandang. Dua desa tersebut adalah Desa Tugu Selatan dan Desa Tugu Utara, Cisarua. Kerusakan terparah terjadi di Kampung Narigu, Desa Tugu Utara. Di wilayah ini 37 rumah rusak parah. Warga yang rumahnya rusak mengungsi ke rumah lain yang tidak terkena banjir bandang.
Banjir bandang juga mengakibatkan jembatan yang menghubungkan Desa Tugu Utara dan Desa Tugu Selatan terputus. Akses jalan yang menghubungkan dua desa ini putus sepanjang satu kilometer, sehingga tidak bisa dilalui warga. Menurut Satkorlak Pemerintah Kabupaten Bogor, Budi Aksomo, banjir bandang diakibatkan rusaknya hutan lindung di kawasan Telaga Warna akibat pembangunan jalan tembus
Banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat, mulai memasuki kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (13/3), sekitar pukul 03.30 WIB. Kondisi ini memaksa warga harus meninggalkan rumah.
Beberapa warga terpaksa mengamankan kendaraan miliknya karena banjir sudah mulai masuk ke rumah-rumah mereka. Sementara sebagian warga lainnya mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebelumnya sekitar pukul 19.00 WIB, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mengeluarkan peringatan banjir kiriman dari Bogor akan menerjang warga sekitar pukul 04.00 WIB.
Hujan yang menguyur Jakarta kemarin sore mengakibatkan sebuah underpass di kawasan Kebayoran Lama terendam air. Akibatnya, ruas jalan menuju Pondok Indah itu terpaksa ditutup karena ketinggian air mencapai satu setengah meter. Hingga semalam penyedotan masih dilakukan untuk mengurangi air Hujan Sejak Petang, Jakarta Macet Total .
Sementara itu, air di bendungan Katulampa semakin tinggi akibat curah hujan yang terus turun di kawasan Puncak, Bogor. Hingga tadi malam ketinggian air terus mengalami peningkatan sehingga statusnya menjadi siaga tiga. Artinya daya tampung air sudah melebihi normal.
Dengan perjalanan sekitar sembilan jam diperkirakan air akan sampai di Jakarta pada pagi hari ini. Biro Humas dan Protokol Pemprov DKI Jakarta meminta warganya untuk waspada khususnya yang bermukim di daerah Rawa Jati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru, Bidara Cina, Kampung Melayu, Bukit Duri, dan Jati Padang.
Sumber :
http://www.liputan6.com/news/?id=156209&c_id=6
http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.20...n=10&idx=87
http://www.metrotvnews.com/