Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Seputar JOGJA
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Community > BlueFame Localizations > Jogjakarta
Pages: 1, 2, 3
The Legend
Berbagi info Jogja dan sekitarnya yuk.. sharing purpose only Peace.gif
Bingung mo posting dimana, nyoba di sini aja deh Tounge.gif

Penderita HIV/AIDS di Yogyakarta Meningkat Tajam

JUMLAH angka penderita HIV/AIDS di DI Yogyakarta mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir. Jumlahnya pun meningkat tajam dari 20 penderita di tahun 2002 menjadi 393 orang per September 2007. Mereka yang terinfeksi berada di usia produktif yaitu 15-30 tahun.

Secara rinci, disebutkan di tahun 2003 terdapat 31 orang, tahun 2004 meningkat menjadi 139. Berturut-turut di tahun 2005 tercatat 221 dan meningkat lagi menjadi 296 tahun 2006.

"Mereka yang terinfeksi itu sebagian besar akibat perilaku heteroseksual juga akibat penggunaan jarum suntik narkoba secara bergantian," kata Bondan Agus Suryanto, Kepala Dinas Kesehatan DI Yogyakarta saat diskusi seminar HIV/AIDS Peringatan Hari Perempuan, di Yogyakarta, Selasa (11/3).

Penggunaan jarum suntik injecting drug user (IDU) di kalangan usia muda itu kini yang jadi keprihatinan dan butuh perhatian bersama. Peningkatan angka penderita yang meningkat dari tahun ke tahun tersebut juga terjadi pada kelompok rawan seperti pekerja seks komersial, waria.

"Angka survei di kelompok rawan HIV/AIDS tercatat 5 persen di antaranya terinfeksi," lanjutnya.

Dinas Kesehatan Provinsi DI Yogyakarta mencatat tingginya usia produktif yang terinfeksi HIV/AIDS itu salah satunya perilaku seks kaum muda di kota pelajar dan mahasiswa tersebut. Apalagi, sebagai kota wisata dan kota budaya, ditengarai perilaku seks kalangan muda cukup longgar.

"Efek negatif pariwisata seperti perilaku seks memang ada. Warga usia muda yang tinggal di Yogyakarta jumlahnya juga cukup besar," kata Bondan.

Salah satu penyumbang angka penderita yang terdata karena dua hal, pertama kesadaran untuk melakukan pemeriksaan test bertambah. Kedua, total jumlah penderita juga meningkat. Menurut perkiraan, jumlah penderita yang ada diperkirakan jauh lebih kecil daripada penderita riil.

"Kita perkirakan jumlah riil 10 kali lipat penderita yang terdata," paparnya

Dinas Kesehatan sendiri dalam upaya penanganan HIV/AIDS memang mengintensifkan langkah guna menemukan penderita. Sosialisasi, pendampingan dan perhatian khusus untuk pengobatan digalakan.

Bondan menambahkan, masyarakat dulu mengenal HIV/AIDS sebagai penyakit laki-laki padahal kini perempuan jadi kelompok yang rawan. Kini pihaknya mengkampanyekan pencegahan berbasis gender.

"Ini bukan saja penyakit laki-laki, perempuan juga jadi kelompok rawan," ucap Bondan.

Enik Maslahah, Koordinator Tim Kampanye Tolak Perda Pelacuran yang turut jadi pembicara menyatakan langkah pendekatan moralistik dengan Perda tak efektif.

Mengutip data nasional dari 10.384 penderita HIV/AIDS di Indonesia dengan 6000 penderita yang belum mengalami gejala berasal dari kelompok usia produktif.

Enik menjelaskan perilaku diskriminatif masyarakat yang menyebutkan HIV/AIDS sebagai penyakit kutukan, penyakit pekerja seks komersial dan kelompok waria masih cukup kuat melekat.

Enik memberikan saran penyadaran masyarakat soal pemahaman kesehatan reproduksi dan pengertian soal HIV/AIDS yang benar perlu terus dilakukan. "Aneka macam perilaku masyarakat, hanya sedikit data menyebut berasal dari kalangan pekerja seks komersial. Pendekatan moral tak bisa karena ada problem kultural dan struktural," katanya.

sumber : http://jurnalnasional.com/?media=BN&ca...detail=Nasional

Baru liat nih berita & baru tau, makanya yg merasa masih suka jajan / ganti2 pasangan ati2 kena AIDS
Ngeri juga bacanya, lama2 nyebar nih penyakit klo kita ga ati2.
Davinsahan
turut prihatin...kok nyampe segitunya yo om??sik...sik...moga-moga comment berikutnya rodo nggenah dan berisi update info-ne seputar jogja yo?Kuangen aku karo kota iki...soale regional iki wis terkenal dengan ke-ora cetho annya,hehe...iki mung menyitir kata-katane hidro lho... (pesenku hidro ojo digangbang lho,mundhak tuman trus njaluk tanduk..)
The Legend
@toni
isunya aja 99% cewe yg ada di yk wis ra perawan. Nah klo AIDS brarti berhubungan sama kecenderunagn perilaku sex bebas. Makane ati2 saiki nek arep hajar selangkangan di jogja.
Klo ada info seputar jogja apa aja posting di sini bro smile.gif
bu-chang lopez
heteroseksual kie opo jee Waiting.gif Waiting.gif Waiting.gif
The Legend
QUOTE (bu-chang lopez @ Mar 16 2008, 02:44 PM) *
heteroseksual kie opo jee Waiting.gif Waiting.gif Waiting.gif

Heteroseksual = tertarik kepada orang lain yang berjenis kelamin berbeda. Ini adalah orientasi seksual yang banyak terdapat dimasyarakat (jumlahnya mayoritas) dan dianggap normal dibandingkan dengan orientasi seksual yang lain.
capela
btw ATM Kondom yg di RS Dr.Sardjito masih ada ga sih ? kan itu bisa salah satu utk mengatasi HIV

'pake pengaman lebih aman' - iklannya gitu
The Legend
"capela
walah.. ATM kondom wis ono to ning jogja... BigGrin.gif
aku malah ra ngerti Cow.gif
kramotak
wah kaliurang dan hotel2nya menjadi wahana terbesar penyumbang merebaknya AIDS laughingsmiley.gif
Koga Manjidani
QUOTE (bu-chang lopez @ Mar 16 2008, 02:44 PM) *
heteroseksual kie opo jee Waiting.gif Waiting.gif Waiting.gif

heterosex ki koyo ponco kui Laughing.gif
ro jeep gelem eh ro hidro yo gelem Laughing.gif
The Legend
QUOTE (lelaki_sejati @ Mar 17 2008, 04:05 PM) *
QUOTE (bu-chang lopez @ Mar 16 2008, 02:44 PM) *
heteroseksual kie opo jee Waiting.gif Waiting.gif Waiting.gif

heterosex ki koyo ponco kui Laughing.gif
ro jeep gelem eh ro hidro yo gelem Laughing.gif

bodo.. kuwi jenenge mono-sex HeHe.gif
konon kowe trisex ( manusia, hewan & tumbuh2an ) ya Whistle.gif


hayah.. malah OOT RaisedEyebrow.gif
Cyber Lady
Hayah...gay meneh gay meneh Shocked.gif
sakti~~mandraguna
tips aman:
1. jangan main hajar sembarangan
2. pake kondom yang ga bocor atau
3. jangan gonta ganti pasangan itu keknya paling seeep deh omm,
4. selingkuh sih selingkuh tapi ama satu orang jangan berkelompok selingkuhnya ..hehehehe Pig.gif
NoThinG™
QUOTE (kramotak @ Mar 17 2008, 10:34 AM) *
wah kaliurang dan hotel2nya menjadi wahana terbesar penyumbang merebaknya AIDS laughingsmiley.gif




wah ya jangan gitu dong om....saia sebagai orang kaliurang merasa tersinggung neh...hanya orang-orang tertentu saja lho...harusnya kan kaliurang sebagai obyek wisata...
symix
dan sepertinya yang mengalami lebih besar adalah pria luar djokdja dengan wanita djokdja.

sori, mung opini tok, no offense.
merga ta delok luwih akeh cewe asli djokdja sing dicabuli karo wong luar, mungkin gara2 kuwi poll dan hiv makin marak.
kaya trend baju wae akeh sing ngikuti LMAO.gif

ya mungkin ono opini liya? kan ora 100% bener opiniku, wong sing dugem ajeb2 wae yo akeh koq, wong2 kuwi palingan sing dielokke poll HeHe.gif
Koga Manjidani
^^ ayo mix..dugem neng Boshe meneh ngajak jeep yg bar lulus S2
ponco diendemi meneh wae Laughing.gif
NoThinG™
wah senengane kok do drunk.gif

buat ke makan-makan wae malah kenyang kok Peace.gif
The Legend
QUOTE (şγmϊχ @ Mar 20 2008, 04:03 AM) *
dan sepertinya yang mengalami lebih besar adalah pria luar djokdja dengan wanita djokdja.

sori, mung opini tok, no offense.
merga ta delok luwih akeh cewe asli djokdja sing dicabuli karo wong luar, mungkin gara2 kuwi poll dan hiv makin marak.
kaya trend baju wae akeh sing ngikuti LMAO.gif

ya mungkin ono opini liya? kan ora 100% bener opiniku, wong sing dugem ajeb2 wae yo akeh koq, wong2 kuwi palingan sing dielokke poll HeHe.gif

yoi my bro, jogja luwih akeh pendatang timbangane local people, makane berhubung TKP di jogja ya sing keno jenenge jogja Tounge.gif

iki ono berita meneh rodo OOT sitik, sekedar sharing informasi wae :
QUOTE
Sebagai bentuk protes g ama aksi pemerintah dengan orang IT nya yang tolol dan sok jago yang ngeblok2 sembarangan neh g kasih info cara membuka situs yang di blok buka "www.google.com/translate" terus di translate web page ketikan alamat situsnya cth "http://youtube.com" nah disebelah kanannya ada pilihan bahasa, ubah pilihan bahasa menjadi bahasa lain to english (cth : arabic to english atau chinese to english atau france to english) dan selamat menikmati kembali situs yang di blok.... Pemerintah sepertinya menggaji orang IT yang cukup bodoh yang katanya ampe keluarin dana 18 triliun tapi tetep aja bisa ditembus lagi ama mahasiswa yang belum lulus kuliah


IT ne pekok haha.gif
Pemerintahe goblok Cow.gif haha.gif
The Legend
tambahn info lgi.. OOT dikid gpp, msh seputar dampak dari UU ITE.. rapidshare di blok???

CARANYA :

1. login ke
Code:

http://anonymouse.org/anonwww.html
or
http://hide-x.com/
or
http://proxy.animes-bg.com/

2. Paste link yang mau di download.
3. Pilih premium & masukin username & password
4. Copy paste link sesudah anda login
Code:

Contoh:
Asal :
http://rapidshare.com/files/103049972/wtd.part1.rar
Menjadi :
http://rs329.rapidshare.com/files/103049972/wtd.part1.rar

5. Copy paste link tersebut di Download Manager anda..
6. Langsung sedoot juragan BigGrin.gif



CARA KEDUA

Contoh link yang mau di download

http://rapidshare.com/files/103049972/wtd.part1.rar

direname menjadi


http://ssl.rapidshare.com/files/103049972/wtd.part1.rar

sesudah di copy paste di Download Manager anda masukkan username & password, maka link akan berubah menjadi


http://rs329l32.rapidshare.com/files/103049972/wtd.part1.rar

dan siap untuk mendownload

infonya tak posting disini biar gak lupa sklian sharing info BigGrin.gif
The Legend
Rute Transjogja..
Pasti masih banyak yg belum tau jalur Transjogja HeHe.gif
Posting aja ah.. soale aku dewe yo rung ngerti jalur Transjogja BigGrin.gif


Trayek 1A : Terminal Prambanan - Bandara Adisucipto - Stasiun Tugu - Malioboro - JEC
Terminal Prambanan - S5. Kalasan - Bandara Adisucipto - S3. Maguwoharjo - Janti (bawah) - S3. UIN Kalijaga - S4. Demangan - S4. Gramedia - S4. Tugu - Stasiun Tugu - Malioboro - S4. Kantor Pos Besar - S4. Gondomanan - S4. Pasar Sentul - S4. SGM - Gembira Loka - S4. Babadan Gedongkuning - JEC - S4. Blok O - Janti (atas) - S3. Maguwoharjo - Bandara Adisucipto - S5. Kalasan - Terminal Prambanan.

Trayek 1B : Terminal Prambanan - Bandara Adisucipto - JEC - Kantor Pos Besar - Pingit - UGM
Terminal Prambanan – S5. Kalasan – Bandara Adisucipto – S3. Maguwoharjo – Janti (lewat bawah) – S4. Blok O – JEC - S4. Babadan Gedongkuning – Gembira Loka – S4. SGM – S4. Pasar Sentul - S4. Gondomanan – S4. Kantor Pos Besar - S3. RS.PKU Muhammadiyah – S3. Pasar Kembang - S4. Badran – Bundaran SAMSAT – S4. Pingit – S4. Tugu – S4. Gramedia – Bundaran UGM – S3. Colombo – S4. Demangan – S3. UIN Sunan Kalijaga – Janti – S3. Maguwoharjo – Bandra Adisucipto – S5. Kalasan – Terminal Prambanan.

Trayek 2A : Terminal Jombor - Malioboro – Basen – Kridosono – UGM – Terminal Condong Catur
Terminal Jombor - S4. Monjali - S4. Tugu - Stasiun Tugu - Malioboro - S4. Kantor Pos Besar - S4. Gondomanan - S4. Jokteng Wetan - S4. Tungkak - S4. Gambiran - S3 . Basen - S4. Rejowinangun - S4. Babadan Gedongkuning - Gembira Loka - S4. SGM - S3. Cendana - S4. Mandala Krida - S4. Gayam - Flyover Lempuyangan - Kridosono - S4. Duta Wacana - S4. Galeria - S4. Gramedia - Bunderan UGM - S3. Colombo - Terminal Condongcatur - S4. Kentungan - S4. Monjali - Terminal Jombor.

Trayek 2B : Terminal Jombor – Termina Condongcatur – UGM – Kridosono – Basen – Kantor Pos Besar – Wirobrajan - Pingit-Terminal Jombor – S4. Monjali – S4. Kentungan – Terminal Condong Catur – S3. Colombo – Bundaran UGM – S4. Gramedia – Kridosono – S4. Duta Wacana - Fly-over Lempuyangan - S4. Gayam – S4. Mandala Krida – S3. Cendana – S4. SGM – Gembiraloka– S4. Babadan Gedongkuning – S4. Rejowinangun – S3. Basen – S4.Tungkak – S4. Joktengwetan – S4. Gondomanan – S4. Kantor Pos Besar – S3. RS PKU Muhammadiyah – S4. Ngabean – S4. Wirobrajan – S3. BPK – S4. Badran – Bundaran SAMSAT – S4. Pingit – S4. Tugu – S4. Monjali – Terminal Jombor.

Trayek 3A : Terminal Giwangan – Kotagede – Bandara Adisucipto – Ringroad Utara – MM UGM – Pingit – Malioboro – Jokteng Kulon-Terminal Giwangan – S4. Tegalgendu – S3. HS-Silver – Jl. Nyi Pembayun - S3. Pegadaian Kotagede – S3. Basen – S4. Rejowinangun – S4. Babadan Gedongkuning – JEC - S4. Blok O – Janti (lewat atas) - S3. Janti – S3. Maguwoharjo - Bandara ADISUCIPTO - S3. Maguwoharjo – Ringroad Utara – Terminal Condongcatur – S4. Kentungan – S4. MM UGM - S4. MirotaKampus – S3. Gondolayu – S4. Tugu – S4. Pingit – Bundaran SAMSAT - S4. Badran – S3. PasarKembang – Stasiun TUGU - Malioboro – S4. Kantor Pos Besar – S3. RS PKU Muhammadiyah – S4. Ngabean – S4. Jokteng Kulon – S4. Plengkung Gading - S4. Jokteng Wetan – S4. Tungkak – S4.Wirosaban – S4. Tegalgendu – Terminal Giwangan.

Trayek 3B : Terminal Giwangan – Jokteng Kulon – Pingit – MM UGM – Ring Road Utara – Bandara Adisuciptp – Kotagede-Terminal Giwangan – S4. Tegalgendu - S4. Wirosaban – S4. Tungkak – S4.Jokteng Wetan – S4. Plengkung Gading - S4. JoktengKulon – S4. Ngabean – S3. RS PKU Muhammadiyah – S3. Pasar Kembang – S4. Badran – Bundaran SAMSAT – S4. Pingit – S4. Tugu – S3. Gondolayu – S4. Mirota Kampus – S4. MM UGM - S4. Kentungan – Terminal Condong Catur – Ringroad Utara – S3. Maguwoharjo – Bandara Adisucipto – S3. Maguwoharjo – JANTI (lewat bawah) – S4. Blok O – JEC - S4. Babadan Gedongkuning – S4. Rejowinangun – S3. Basen – S3. Pegadaian Kotagede – Jl.Nyi Pembayun - S3. HS-Silver – S4. Tegalgendu – Terminal Giwangan.

Tarif jauh dekat : Rp. 3000,-

Pembelian Tiket

1. TIKET SINGLE TRIP
* Tiket sebesar Rp. 3.000,00 untuk setiap perjalanan.
* Penumpang membeli tiket Single Trip di semua lokasi halte
* Penumpang menerima tiket Single Trip dan tiket siap digunakan
2. TIKET REGULER UMUM
* Tiket sebesar Rp. 2.700,00 untuk setiap perjalanan.
* Penumpang membeli tiket Regular di halte bertanda POS/Card Center (Dinas Perhubungan Prov. DIY)
* Penumpang menerima tiket Regular sesuai nominal yang dibeli dan siap digunakan
* Pilihan nominal pulsa/isi ulang Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah), Rp 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah), Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah), dan Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah)
3. TIKET REGULER PELAJAR
* Tiket sebesar Rp. 2.000,00 untuk setiap perjalanan.
* Pelajar mendaftar secara kolektif di sekolah
* Pihak sekolah menghubungi Dinas Perhubungan Provinsi DIY dan petugas akan datang ke sekolah
* Petugas menyerahkan tiket di sekolah dan tiket siap digunakan
* Kartu tiket perdana bernilai Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah)
* Pilihan isi ulang pulsa Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah), Rp 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah), Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah), dan Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah)

Sumber : transjogja.net
Zally
BF-ers Jogja ono sing wis tau numpak Trans Jogja-kah ?

Aku wis lho.. Kesimpulanku sementara: SUWIIIIIIIIIIIII ra tekan-tekan... >.<
Tapi salut wae lah karo inisiatif-e pemda jogja. Mugi-mugi tansah pinaringan
berkah saking Gusti Ingkang Maha Kuwaos supados lancar ing tembe wingking...

Paling ora, ono AC-ne arepa kudu ngadeg seka Malioboro tekan Prambanan...

BigGrin.gif
Koga Manjidani
QUOTE (Zally @ Apr 10 2008, 03:37 PM) *
Paling ora, ono AC-ne arepa kudu ngadeg seka Malioboro tekan Prambanan...

ngonaku ngadeg sakdalan2,luwih2 yen ono themon pahen godot... ngakak.gif
Zally
Godot ki opo je dab ? Koq aku lagi krungu istilah kuwi ?

Edit: Ngertiku ki nek themon : "SEMLEDHOT"... BigGrin.gif
The Legend
Ini info lama yg sempat bikin gempar di jogja, inilah isinya [ bagi yg belum tau isi surveinya ]

INILAH SURVEI KEPERAWANAN di YOGYAKARTA

Sungguh mencengangkan mengetahui kehidupan seks mahasiswi di
kota pelajar Yogyakarta. Suatu penelitian yang dilakukan oleh
Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis
dan Humaniora (LSCK PUSBIH) menunjukkan hampir 97,05 persen
mahasiswi di Yogyakarta sudah hilang keperawanannya saat kuliah.
Penelitian ini dipaparkan dalam jumpa pers Kamis (1/8/2002).
Berikut naskah komplet hasil penelitian yang disebarkan pada wartawan:

Bismillahirrahmanirrahim
97 Persen Mahasiswi Di Yogyakarta, Sudah Kehilangan "Virginitas (Keperawanan)"

Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis
dan Humaniora
I. TUJUAN PENELITIAN
A. Konteks Penelitian
Penelitian ini dilakukan utnuk mengetahui sejauh mana kerusakan
dan dekadensi moral yang sudah terjadi di tengah-tengah generasi
muda kita, khususnya pada jenjang usia (data interval) antara 17
tahun - 23 tahun atau sering diistilahkan sebagai usia rata-rata
mahasiswa kita dalam menuntut ilmu di jenjang perguruan tinggi.
Mengapa ini sangat perlu dilakukan? Kami memiliki beberapa alasan:
Penetrasi pornografi yang meningkat pesat melalui jaringan
penyewaan VCD porno (model semi-triple), buku dan majalah porno
lokal maupun impor dan masih banyak lagi.
Maraknya aksi seks di kost-kostan yang hampir merata di seluruh
wilayah pemukiman mahasiswa yang ada di Jogjakarta.
Meningkatnya tingkat aborsi, khususnya di region Jawa Tengah
dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini yang dilakukan oleh
kelompok usia sasaran penelitian.
Meningkatnya kegiatan prostitusi yang dilakukan oleh
mahasiswi-mahasiswi, dalam berbagai tingkatan status dari
penjaja seks sosial, penjaja seks suka sama suka hingga yang
murni komersial.
Meningkatnya tingkat peredaran narkoba sebagai fasilitas
pendukung untuk dapat menikmati seks lebih maksimal.
Meningkatnya kegiatan kumpul kebo, terlembaga atau pun tidak.
Atas dasar alasan-alasan inilah kami terpanggil untuk melakukan
penelitian ini, agar dapat ditemukan berbagai treatment,
formulasi serta langkah-langkah antisipatif untuk merespon
perubahan yang sangat cepat ini.

B. Fokus Penelitian
Adapun kami memfokuskan penelitian ini kepada komunitas
mahasiswi yang tersebar di seluruh institusi perguruan tinggi di
Jogjakarta. Pemilihan kelompok sasaran perjenis kelamin ini
adalah karena pada umumnya secara psikologis mereka dapat lebih
jujur dalam memberikan data yang kami butuhkan. Selain itu
kegiatan seks penuh (intercourse sex) harus dilakukan berpartner
sehingga dari sana secara langsung dapat diketahui seberapa
banyak pelaku kegiatan seks di luar nikah itu dari kelompok
sasaran lawan jenisnya yang bisa jadi dalam deret hitung atau
bahkan deret kali.
Sedangkan untuk wilayah, kami memilih Jogjakarta karena secara
geografis sebaran lokasi perguruan tinggi tidak terlalu
menyulitkan untuk dapat dicapai dalam waktu cepat selain kendala
finansial yang memang dialami oleh banyak peneliti, khususnya
para peneliti sosial.

II.STUDI PENDAHULUAN
Untuk mendukung akurasi dan tingkat keilmiahan penelitian kami
ini, kami membuat kerangka kerja dalam penelitian kami ini yang meliputi:
Metode yang digunakan
Jenis metode yang digunakan adalah Metode Penelitian Deskriptif
Survei, meliputi :
Pendekatan menurut teknik sampling.
Pendekatan menurut timbulnya variable.
Pendekatan menurut pola-pola atau sifat non-eksperimen.
Pendekatan menurut model pengembangan atau model pertumbuhan.
Sumber data
Kami membuat beberapa kuisioner tertutup dan lebih spesifik
melalui wawancara, sehingga sumber data kami dapat disebut
sebagai: responden (orang yang menjawab pertanyaan peneliti,
lisan atau pun tulisan)
Teknik analisis data
Untuk menghindari terjadinya garbage in garbage out (data yang
kita olah tidak jelas, akan menghasilkan sesuatu yagn tidak
jelas) maka kami menggunakan teknik analisis yang digunakan oleh
Denzin dan Lincoln, 1994:429 yang meliputi: koleksi data;
display data; reduksi data dan kesimpulan
penggambaran/vertifikasi.
Jadwal dan waktu pelaksanaan
Penelitian, analisis dan evaluasi akhir kami lakukan mulai dari
tanggal 16 Juli 1999 hingga tanggal 16 Juli 2002 atau sekitar 3
(tiga) tahun. Mengapa terlalu lama, karena kami menetapkan
standar yang tinggi untuk setiap data yang kami kumpulkan serta
jumlah responden yang cukup mewakili. Selain itu, untuk setiap
responden dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk dapat
mengeluarkan statement jujur.

III. RUMUSAN MASALAH
A. Deskripsi Informasi
Pada paruh tahun 1999, kami membaca di salah satu surat kabar
bahwa hampir 50% mahasiswa di Yogyakarta pernah melakukan
kegiatan sexintercourse. Statemen ini tentunya ibarat gunung es
karena ternyata kalau kita lihat terus ke belakang, ternyata
angka peningkatannya bukan lagi deret hitung tapi deret kali.
Dan data-data ini signifikan.
Lebih jauh karena fungsi Yogyakarta sendiri sebagai kota
pendidikan sehingga ketika muncul temuan seperti ini maka banyak
sekali hal-hal yang harus kita kaji ulang. Sebagai contoh dengan
kegiatan visit-tourism, di satu sisi itu adalah devisa namun
pernahkah kita memperhitungkan penetrasi budaya yang ditularkan
dari wisatawan manca tadi kepada penduduk lokal yang ternyata
jika kita mau mengkajinya lebih jernih bahwa kerugian kita
akibat erosi moral ini ke depannya akan jauh lebih mahal
ketimbang jumlah orientasi materi yang dapat kita raih. Dan
semuanya adalah ongkos sosial yang sangat mahal untuk ditebus
oleh anak cucu kita.

A. Deskripsi Penemuan
Terlalu banyak temuan yang sangat memilukan, yang kami temukan
selama kegiatan penelitian ini berlangsung. Secara keseluruhan
kami melibatkan 2.000 responden yang berasal dari 16 institusi
perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Yogyakarta. Dari angka
tersebut, kami berhasil mendapatkan responden yang bersedia
untuk menjadi pemasok data sejumlah 1.660 orang responden atau
sekitar 83% dari target awal.
Kemudian kami menetapkan angka 1.660 responden inilah sebagai
keseluruhan data yang akan dianalisis. Berbagai temuan yang
terkadang terlihat lucu tapi terasa sangat pedih itu, dan
setidaknya perlu kami masukkan dalam tulisan report ini sebagai
bahan perenungan kita bersama diantaranya :
Hampir semua responden pernah melakukan kegiatan seks, baik itu
yang sifatnya self service maupun berpartner.
Kegiatan aborsi berbahaya dan berisiko tinggi yang dilakukan
hampir oleh seluruh mereka yang mendapat kehamilah di luar
nikah. Salah satu contoh dengan menelan obat flu dan ragi dalam
jumlah besar.
Tidak ditemukan tindakan pemaksaan dalam kegiatan seks tadi,
atau semuanya dilakukan atas dasar suka sama suka.
Rata-rata sudah pernah melakukan tindakan seks hingga tingkat
petting, oral seks dan anal seks.
25% dari total responden (415) bahkan sudah melakukannya dengan
lebih dari satu partner.

C. Analisis Data
Total Responden: 1660 orang
Data nominal (discrete)
Teknis : Cluster Random
Analisis :
Hanya ditemukan 3 orang saja responden yang mengaku sama sekali
belum pernah melakukan kegiatan seks, termasuk juga kegiatan
seks self service (masturbasi). Jadi hanya terdapat angka 0,18%
responden yang sama sekali belum pernah melakukan kegiatan seks
tadi. Ke-3 responden tadi juga mengaku sama sekali belum pernah
mengakses tontonan maupun bacaan erotis.
Hanya ditemukan 46 orang yang belum pernah melakukan kegiatan
seks berpartner di bawah level petting sex. Jadi sekitar 2,77%
saja. Total dengan responden sebelumnya, jumlah responden yang
belum pernah melakukan kegiatan seks berpartner : 2,77% + 0,18%
= 2,95% saja. Jadi 97,05% mahasiswi di Yogyakarta pernah

melakukan kegiatan sexintercourse pranikah atau 97,05% mahasiswi
di Yogyakarta sudah kehilangan kegadisannya dalam proses studinya.
100% dari 97,05% data responden itu mengakui kehilangan
keperawanannya (virginitas) dalam periodisasi waktu kuliahnya.
73% menggunakan metode coitus interupt sedangkan selebihnya
menggunakan alat kontrasepsi yang dijual bebas.
63% responden melakukan kegiatan seks di kos-kosan partner seks
prianya. 14% responden mengaku melakukan kegiatan seks di
kos-kosan atau kontrakan yang disewanya. 21% mengaku melakukan
kegiatan seks di hotel kelas melati. 2% responden melakukan
kegiatan seks di tempat-tempat wisata yang terbuka.
Dari 1660 responden, 23 orang diantaranya mengaku telah
melakukan kegiatan kumpul kebo atau tinggal serumah tanpa ikatan
pernikahan selama lebih dari 2 tahun (1,386%). 5 orang (0,3%)
diantaranya mengaku mendapatkan izin dari orangtua si responden.
2 orang diantaranya (0,12%) bahkan tinggal seatap dengan
orangtua dari salah satu pihak, dan kegiatan seksnya diketahui
oleh orangtua tanpa treatment pernikahan.
1.417 responden (85,36%) mengakui tidak punya aktivitas lain
selain kuliah.
98 responden (5,90%) mengaku pernah melakukan aborsi.
23 responden (1,38%) dari 98 responden itu mengaku pernah
melakukan aborsi lebih dari satu kali.
12 responden (0,72%) dari 98 responden itu mengaku pernah
melakukan aborsi lebih dari dua kali.

D. Hipotesis
99,82% mahasiswi di Yogyakarta sudah mengenal seks dan pernah
melakukan kegiatan yang mengarah ke sana.
97,05% mahasiswi di Yogyakarta sudah kehilangan virginitas
melalui kegiatan intercourse-seks.

D.Hipotesis:
Dengan kemajuan teknologi informasi yang luar biasa dan tatanan
dunia global, seks telah menjadi kebutuhan pokok pada usia yang
sangat dini. Keterangan : Usia dini di sini bukanlah kematangan
organ seks, tapi kematangan psikis untuk menghadapi risiko dan
konsekuensi akibat kegiatan seks tadi.
Sistem pendidikan kita telah gagal mencerdaskan moral anak bangsa.

IV. KESIMPULAN, SARAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan:
97,05% mahasiswi di Yogyakarta sudah tidak perawan.
Virginitas/ keperawanan bukanlah sesuatu yang sangat penting
lagi pada saat ini.
Paradigma budaya kita sudah bergeser jauh.
Rambu-rambu agama sudah ditinggalkan.
Bangsa kita sedang mengalami proses erosi moral yang luar biasa
menakutkan. Dengan kualitas generasi muda ang bobrok seperti
ini, dapat dibayangkan betapa mengerikannya masa depan kita 20
tahun ke depan.
Saran dan Rekomendasi:
Harus sesegera mungkin dibuat Perda tentang pengelolaan
pemukiman komersial.
Standar paradigmatik usia menikah harus mulai diturunkan untuk
mengantisipasi kegiatan seks di luar nikah.
Peraturan yang melarang seorang pelajar menikah harus direvisi.
Peraturan, persyaratan dan biaya pernikahan yang ditetapkan oleh
pemerintah harus diturunkan.
Departemen Agama harus mengkaji untuk menginstitusikan lembaga
nikah siri.

sumber : http://www.forums.apakabar.ws/viewtopic.ph...ac63559d6a1f9d0


tp menurutku siy jogja emang udah jadi rahasia umum klo soal kumpul kebo & sex di kalangan pelajar/mahasiswa meskipun engga semuanya gitu Peace.gif
Koga Manjidani
QUOTE (pŏŋcŏ @ Apr 23 2008, 04:06 AM) *
Departemen Agama harus mengkaji untuk menginstitusikan lembaga
nikah siri.

sumber : http://www.forums.apakabar.ws/viewtopic.ph...ac63559d6a1f9d0

walah,meng pengen nikah siri we ndadak nganggo penelitian werno werno..... axehead.png
Si Dencow
tak pin wae yo iki BigGrin.gif
yen do perlu info esek esek kontak godfather ponco wae atau hidrosepalus sang asisten haha.gif axehead.png Peace.gif
(pinokio hidung panjang mode: ON)
penyukaABG
QUOTE (Si Dencow @ May 11 2008, 02:55 PM) *
tak pin wae yo iki BigGrin.gif
yen do perlu info esek esek kontak godfather ponco wae atau hidrosepalus sang asisten haha.gif axehead.png Peace.gif
(pinokio hidung panjang mode: ON)



setujuuu den,nek urusan selangkangan serahke wae karo si ponco Laughing.gif Laughing.gif
Davinsahan
QUOTE (pŏŋcŏ @ Apr 23 2008, 04:06 AM) *
tp menurutku siy jogja emang udah jadi rahasia umum klo soal kumpul kebo & sex di kalangan pelajar/mahasiswa meskipun engga semuanya gitu Peace.gif

bener bro, jamanku dhisik kuliah neng jogja, thn 95-an yo wis akeh perilaku seperti itu.. Untung wae aku sing anak kost entuk bojo Jogja asli, jadi ada proteksi (padahal pengin ngirit madhang,haha..), tur maneh kakange sangar, lha wis tau mlaku2 neng seputaran malioboro nganti nJlagran sak ngendi wae dhekne diceluki wong2 serem, kancane sak batalion, wedi aku meh macem2, hehehe..

QUOTE (lelaki_sejati @ Apr 10 2008, 03:48 PM) *
QUOTE (Zally @ Apr 10 2008, 03:37 PM) *
Paling ora, ono AC-ne arepa kudu ngadeg seka Malioboro tekan Prambanan...

ngonaku ngadeg sakdalan2,luwih2 yen ono themon pahen godot... ngakak.gif

themon "dogot" opo "godot" hayo? Nek nganggo "godot" ndak dijaluk royalti karo Samuel Beckett lho dab..Minimal yo nembung karo Rendra lah, hehe..

QUOTE (Si Dencow @ May 11 2008, 02:55 PM) *
tak pin wae yo iki BigGrin.gif

yen do perlu info esek esek kontak godfather ponco wae atau hidrosepalus sang asisten haha.gif axehead.png Peace.gif

(pinokio hidung panjang mode: ON)


wis jan, dadi bingung aku dab..Iki info seputar jogja opo seputar plus-plus jogja axehead.png aka pecas ndahe aka hejab nape...
Allelujah Haptism
Nga ngerti kalian ngomong apa Cry.gif
Koga Manjidani
^^ kan regional jogja bek... Laughing.gif
D3viL MelloW
<<<<--- lagi nyari awewe jogja... HeHe.gif ada yg caem ga om ponco... Tounge.gif

berikan daku yak.. axehead.png bebas dari HIV... haha.gif dan bebas dari anjing galak.. haha.gif
Koga Manjidani
QUOTE (D3viL MelloW @ May 18 2008, 02:03 AM) *
<<<<--- lagi nyari awewe jogja... HeHe.gif ada yg caem ga om ponco... Tounge.gif

berikan daku yak.. axehead.png bebas dari HIV... haha.gif dan bebas dari anjing galak.. haha.gif

ada,bebas dari HIV... haha.gif dan bebas dari anjing galak.. haha.gif
tapi umur 70 taon...mau lo nch0t? Laughing.gif
empire
QUOTE (pŏŋcŏ @ Apr 23 2008, 04:06 AM) *
Ini info lama yg sempat bikin gempar di jogja, inilah isinya [ bagi yg belum tau isi surveinya ]

INILAH SURVEI KEPERAWANAN di YOGYAKARTA

Sungguh mencengangkan mengetahui kehidupan seks mahasiswi di
kota pelajar Yogyakarta. Suatu penelitian yang dilakukan oleh
Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis
dan Humaniora (LSCK PUSBIH) menunjukkan hampir 97,05 persen
mahasiswi di Yogyakarta sudah hilang keperawanannya saat kuliah.
Penelitian ini dipaparkan dalam jumpa pers Kamis (1/8/2002).
Berikut naskah komplet hasil penelitian yang disebarkan pada wartawan:

Bismillahirrahmanirrahim
97 Persen Mahasiswi Di Yogyakarta, Sudah Kehilangan "Virginitas (Keperawanan)"

Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis
dan Humaniora
I. TUJUAN PENELITIAN
A. Konteks Penelitian
Penelitian ini dilakukan utnuk mengetahui sejauh mana kerusakan
dan dekadensi moral yang sudah terjadi di tengah-tengah generasi
muda kita, khususnya pada jenjang usia (data interval) antara 17
tahun - 23 tahun atau sering diistilahkan sebagai usia rata-rata
mahasiswa kita dalam menuntut ilmu di jenjang perguruan tinggi.
Mengapa ini sangat perlu dilakukan? Kami memiliki beberapa alasan:
Penetrasi pornografi yang meningkat pesat melalui jaringan
penyewaan VCD porno (model semi-triple), buku dan majalah porno
lokal maupun impor dan masih banyak lagi.
Maraknya aksi seks di kost-kostan yang hampir merata di seluruh
wilayah pemukiman mahasiswa yang ada di Jogjakarta.
Meningkatnya tingkat aborsi, khususnya di region Jawa Tengah
dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini yang dilakukan oleh
kelompok usia sasaran penelitian.
Meningkatnya kegiatan prostitusi yang dilakukan oleh
mahasiswi-mahasiswi, dalam berbagai tingkatan status dari
penjaja seks sosial, penjaja seks suka sama suka hingga yang
murni komersial.
Meningkatnya tingkat peredaran narkoba sebagai fasilitas
pendukung untuk dapat menikmati seks lebih maksimal.
Meningkatnya kegiatan kumpul kebo, terlembaga atau pun tidak.
Atas dasar alasan-alasan inilah kami terpanggil untuk melakukan
penelitian ini, agar dapat ditemukan berbagai treatment,
formulasi serta langkah-langkah antisipatif untuk merespon
perubahan yang sangat cepat ini.

B. Fokus Penelitian
Adapun kami memfokuskan penelitian ini kepada komunitas
mahasiswi yang tersebar di seluruh institusi perguruan tinggi di
Jogjakarta. Pemilihan kelompok sasaran perjenis kelamin ini
adalah karena pada umumnya secara psikologis mereka dapat lebih
jujur dalam memberikan data yang kami butuhkan. Selain itu
kegiatan seks penuh (intercourse sex) harus dilakukan berpartner
sehingga dari sana secara langsung dapat diketahui seberapa
banyak pelaku kegiatan seks di luar nikah itu dari kelompok
sasaran lawan jenisnya yang bisa jadi dalam deret hitung atau
bahkan deret kali.
Sedangkan untuk wilayah, kami memilih Jogjakarta karena secara
geografis sebaran lokasi perguruan tinggi tidak terlalu
menyulitkan untuk dapat dicapai dalam waktu cepat selain kendala
finansial yang memang dialami oleh banyak peneliti, khususnya
para peneliti sosial.

II.STUDI PENDAHULUAN
Untuk mendukung akurasi dan tingkat keilmiahan penelitian kami
ini, kami membuat kerangka kerja dalam penelitian kami ini yang meliputi:
Metode yang digunakan
Jenis metode yang digunakan adalah Metode Penelitian Deskriptif
Survei, meliputi :
Pendekatan menurut teknik sampling.
Pendekatan menurut timbulnya variable.
Pendekatan menurut pola-pola atau sifat non-eksperimen.
Pendekatan menurut model pengembangan atau model pertumbuhan.
Sumber data
Kami membuat beberapa kuisioner tertutup dan lebih spesifik
melalui wawancara, sehingga sumber data kami dapat disebut
sebagai: responden (orang yang menjawab pertanyaan peneliti,
lisan atau pun tulisan)
Teknik analisis data
Untuk menghindari terjadinya garbage in garbage out (data yang
kita olah tidak jelas, akan menghasilkan sesuatu yagn tidak
jelas) maka kami menggunakan teknik analisis yang digunakan oleh
Denzin dan Lincoln, 1994:429 yang meliputi: koleksi data;
display data; reduksi data dan kesimpulan
penggambaran/vertifikasi.
Jadwal dan waktu pelaksanaan
Penelitian, analisis dan evaluasi akhir kami lakukan mulai dari
tanggal 16 Juli 1999 hingga tanggal 16 Juli 2002 atau sekitar 3
(tiga) tahun. Mengapa terlalu lama, karena kami menetapkan
standar yang tinggi untuk setiap data yang kami kumpulkan serta
jumlah responden yang cukup mewakili. Selain itu, untuk setiap
responden dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk dapat
mengeluarkan statement jujur.

III. RUMUSAN MASALAH
A. Deskripsi Informasi
Pada paruh tahun 1999, kami membaca di salah satu surat kabar
bahwa hampir 50% mahasiswa di Yogyakarta pernah melakukan
kegiatan sexintercourse. Statemen ini tentunya ibarat gunung es
karena ternyata kalau kita lihat terus ke belakang, ternyata
angka peningkatannya bukan lagi deret hitung tapi deret kali.
Dan data-data ini signifikan.
Lebih jauh karena fungsi Yogyakarta sendiri sebagai kota
pendidikan sehingga ketika muncul temuan seperti ini maka banyak
sekali hal-hal yang harus kita kaji ulang. Sebagai contoh dengan
kegiatan visit-tourism, di satu sisi itu adalah devisa namun
pernahkah kita memperhitungkan penetrasi budaya yang ditularkan
dari wisatawan manca tadi kepada penduduk lokal yang ternyata
jika kita mau mengkajinya lebih jernih bahwa kerugian kita
akibat erosi moral ini ke depannya akan jauh lebih mahal
ketimbang jumlah orientasi materi yang dapat kita raih. Dan
semuanya adalah ongkos sosial yang sangat mahal untuk ditebus
oleh anak cucu kita.

A. Deskripsi Penemuan
Terlalu banyak temuan yang sangat memilukan, yang kami temukan
selama kegiatan penelitian ini berlangsung. Secara keseluruhan
kami melibatkan 2.000 responden yang berasal dari 16 institusi
perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Yogyakarta. Dari angka
tersebut, kami berhasil mendapatkan responden yang bersedia
untuk menjadi pemasok data sejumlah 1.660 orang responden atau
sekitar 83% dari target awal.
Kemudian kami menetapkan angka 1.660 responden inilah sebagai
keseluruhan data yang akan dianalisis. Berbagai temuan yang
terkadang terlihat lucu tapi terasa sangat pedih itu, dan
setidaknya perlu kami masukkan dalam tulisan report ini sebagai
bahan perenungan kita bersama diantaranya :
Hampir semua responden pernah melakukan kegiatan seks, baik itu
yang sifatnya self service maupun berpartner.
Kegiatan aborsi berbahaya dan berisiko tinggi yang dilakukan
hampir oleh seluruh mereka yang mendapat kehamilah di luar
nikah. Salah satu contoh dengan menelan obat flu dan ragi dalam
jumlah besar.
Tidak ditemukan tindakan pemaksaan dalam kegiatan seks tadi,
atau semuanya dilakukan atas dasar suka sama suka.
Rata-rata sudah pernah melakukan tindakan seks hingga tingkat
petting, oral seks dan anal seks.
25% dari total responden (415) bahkan sudah melakukannya dengan
lebih dari satu partner.

C. Analisis Data
Total Responden: 1660 orang
Data nominal (discrete)
Teknis : Cluster Random
Analisis :
Hanya ditemukan 3 orang saja responden yang mengaku sama sekali
belum pernah melakukan kegiatan seks, termasuk juga kegiatan
seks self service (masturbasi). Jadi hanya terdapat angka 0,18%
responden yang sama sekali belum pernah melakukan kegiatan seks
tadi. Ke-3 responden tadi juga mengaku sama sekali belum pernah
mengakses tontonan maupun bacaan erotis.
Hanya ditemukan 46 orang yang belum pernah melakukan kegiatan
seks berpartner di bawah level petting sex. Jadi sekitar 2,77%
saja. Total dengan responden sebelumnya, jumlah responden yang
belum pernah melakukan kegiatan seks berpartner : 2,77% + 0,18%
= 2,95% saja. Jadi 97,05% mahasiswi di Yogyakarta pernah

melakukan kegiatan sexintercourse pranikah atau 97,05% mahasiswi
di Yogyakarta sudah kehilangan kegadisannya dalam proses studinya.
100% dari 97,05% data responden itu mengakui kehilangan
keperawanannya (virginitas) dalam periodisasi waktu kuliahnya.
73% menggunakan metode coitus interupt sedangkan selebihnya
menggunakan alat kontrasepsi yang dijual bebas.
63% responden melakukan kegiatan seks di kos-kosan partner seks
prianya. 14% responden mengaku melakukan kegiatan seks di
kos-kosan atau kontrakan yang disewanya. 21% mengaku melakukan
kegiatan seks di hotel kelas melati. 2% responden melakukan
kegiatan seks di tempat-tempat wisata yang terbuka.
Dari 1660 responden, 23 orang diantaranya mengaku telah
melakukan kegiatan kumpul kebo atau tinggal serumah tanpa ikatan
pernikahan selama lebih dari 2 tahun (1,386%). 5 orang (0,3%)
diantaranya mengaku mendapatkan izin dari orangtua si responden.
2 orang diantaranya (0,12%) bahkan tinggal seatap dengan
orangtua dari salah satu pihak, dan kegiatan seksnya diketahui
oleh orangtua tanpa treatment pernikahan.
1.417 responden (85,36%) mengakui tidak punya aktivitas lain
selain kuliah.
98 responden (5,90%) mengaku pernah melakukan aborsi.
23 responden (1,38%) dari 98 responden itu mengaku pernah
melakukan aborsi lebih dari satu kali.
12 responden (0,72%) dari 98 responden itu mengaku pernah
melakukan aborsi lebih dari dua kali.

D. Hipotesis
99,82% mahasiswi di Yogyakarta sudah mengenal seks dan pernah
melakukan kegiatan yang mengarah ke sana.
97,05% mahasiswi di Yogyakarta sudah kehilangan virginitas
melalui kegiatan intercourse-seks.

D.Hipotesis:
Dengan kemajuan teknologi informasi yang luar biasa dan tatanan
dunia global, seks telah menjadi kebutuhan pokok pada usia yang
sangat dini. Keterangan : Usia dini di sini bukanlah kematangan
organ seks, tapi kematangan psikis untuk menghadapi risiko dan
konsekuensi akibat kegiatan seks tadi.
Sistem pendidikan kita telah gagal mencerdaskan moral anak bangsa.

IV. KESIMPULAN, SARAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan:
97,05% mahasiswi di Yogyakarta sudah tidak perawan.
Virginitas/ keperawanan bukanlah sesuatu yang sangat penting
lagi pada saat ini.
Paradigma budaya kita sudah bergeser jauh.
Rambu-rambu agama sudah ditinggalkan.
Bangsa kita sedang mengalami proses erosi moral yang luar biasa
menakutkan. Dengan kualitas generasi muda ang bobrok seperti
ini, dapat dibayangkan betapa mengerikannya masa depan kita 20
tahun ke depan.
Saran dan Rekomendasi:
Harus sesegera mungkin dibuat Perda tentang pengelolaan
pemukiman komersial.
Standar paradigmatik usia menikah harus mulai diturunkan untuk
mengantisipasi kegiatan seks di luar nikah.
Peraturan yang melarang seorang pelajar menikah harus direvisi.
Peraturan, persyaratan dan biaya pernikahan yang ditetapkan oleh
pemerintah harus diturunkan.
Departemen Agama harus mengkaji untuk menginstitusikan lembaga
nikah siri.

sumber : http://www.forums.apakabar.ws/viewtopic.ph...ac63559d6a1f9d0


tp menurutku siy jogja emang udah jadi rahasia umum klo soal kumpul kebo & sex di kalangan pelajar/mahasiswa meskipun engga semuanya gitu Peace.gif

wah beruntung tenan bojoku masuk bagian yg 3%.....BigGrin.gif

hayo ngaku sing bojone masuk bagian 97%...HeHe.gif


....Peace.gif
The Legend
aku isih jomblo je RaisedEyebrow.gif
mbuh ki intuk sing 3% po sing kategori 97% HeHe.gif

update seputar jogja smile.gif

Sejarah Jogjakarta

Agustus 13, 2007 pada 8:22 am (Berita Jogja, Sejarah Jogja)

Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan Propinsi yang mempunyai status sebagai Daerah Istimewa. Status Daerah Istimewa ini berkaitan dengan sejarah terjadinya Propinsi ini, pada tahun 1945, sebagai gabungan wilayah Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman, yang menggabungkan diri dengan wilayah Republik Indonesia yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, oleh Bung Karno dan Bung Hatta.

Ujung sebelah Utara dari propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan puncak gunung Merapi yang memiliki ketinggian lk. 2920 meter diatas permukaan laut. Oleh para ahli gunung berapi (vulcanolog) internasional, gunung api ini sangat terkenal karena bentuk letusannya yang khas dan sejenis dengan letusan gunung api Visuvius di Italia. Sampai saat ini gunung ini gunung Merapi sangat aktif Puncaknya mengepulkan asap, yang merupakan panorama khas yang melatar-belakangi pemandangan kota Yogyakarta sebelah Utara.

Luas Propinsi Daerah Istimewa, lebih kurang 3.186 Km2 berpenduduk 3.020.837 orang (data Juni 1990) dan terbagi menjadi 5 Daerah tingkat II, yakni : Kotamadya Yogyakarta, yang merupakan Ibu kota propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten Sleman, dengan Ibukota Beran Kabupaten Bantul, dengan ibukota Bantul Kabupaten Kulonprogo, dengan Ibukota kota Wates.

Setelah wafatnya Sri Sultan Hamengku Buwono ke IX sebagi Guberneur Kepala Daerah Tingkat I Daerah Istimewa Yogyakarta , Pejabat Gubernur Kepala Daerah Propinsi DIY dijabat oleh Sri Paku Alam VIII yang sebelumnya sebagai Wakil Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta

SEJARAH YOGYAKARTA

Antara tahun 1568 - 1586 di pulau Jawa bagian tengah, berdiri Kerajaan Pajang yang diperintah oleh Sultan Hadiwijaya, di mana semasa mudanya beliau terkenal dengan nama Jaka Tingkir. Dalam pertikaian dengan Adipati dari Jipang yang bernama Arya Penangsang, beliau berhasil mucul sebagai pemenang atas bantuan dari beberapa orang panglima perangnya, antara lain Ki Ageng Pemanahan dan putera kandungnya yang bernama Bagus Sutawijaya, seorang Hangabehi yang bertempat tinggal di sebelah utara pasar dan oleh karenanya beliau mendapat sebutan : Ngabehi Loring Pasr. Sebagai balas jasa kepada Ki Ageng Pemanahan dan puteranya itu, Sultan Pajang kemudian memberikan anugerah sebidang daerah yang disebut Bumi Menataok, yang masih berupa hutan belantara, dan kemudian dibangun mejadi sebuah “tanah perdikan”. Sesurut Kerajaan Pajang, Bagus Sutawijaya yang juga menjadi putra angkat Sultan Pajang, kemudian mendirikan Kerajaan Mataram di atas Bumi Mentaok dan mengakat diri sebagai Raja dengan gelar Panembahan Senopati.

Salah seoran putera beliau dari pekawinannya dengan Retno Dumilah, putri Adipati Madiun, memerintah Kerajaan Mataram sebagai Raja ketiga, dan bergelar Sultan Agung Hanyokrokusumo, Beliau adalah seorang patriot sejati dan terkenal dengan perjuangan beliau merebut kota Batavia, yang dekarang disebut Jakarta, dari kekuasaan VOC, suatu organisasi dagang Belanda. Waktu terus berjalan dan peristiwa silih berganti.

Pada permulaan abad ke-18, Kerajaan Mataram diperintah oleh Sri Sunan Paku Buwono ke II. Setelah beliau mangkat, terjadilah pertikaian keluarga, antara salah seorang putra beliau dengan salah seorang adik beliau, yang merupakan pula hasil hasutan dari penjajah Belanda yang berkuasa saat itu. Petikaian itu dapat diselesaikan dengan bik melalui Perjanjian Ginyanti, yang terjadi pada tahun 1755, yang isi pokoknya adalah Palihan Nagari, yang artinya pembagian Kerajaan menjadi dua, yakni Kerajaan Surakata Hadiningrat dibawah pemerintah putera Sunan Paku Buwono ke-III, dan Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat dibawah pemerintahan adik kandung Sri Sunan Paku Buwono ke-II yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I. Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat ini kemudian lazim disebut sebagai Yogyakarta dan sering disingkat menjadi Jogja.

Pada tahun 1813, Sri Sultan Hamengku Buwono I, menyerahkan sebagian dari wilayah Kerajaannya yang terletak di sebelah Barat sungai Progo, kepada salah seorang puteranya yang bernama Pangeran Notokusumo untuk memerintah di daerah itu secara bebas, dengan kedaulatan yang penuh. Pangeran Notokusumo selanjutnya bergelar sebagai Sri Paku Alam I, sedang daerah kekuasaan beliau disebut Adikarto. Setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, beliau menyatakan sepenuhnya berdiri di belakang Negara Republik Indonesia, sebagai bagian dari negara persatuan Republik Indonesia, yang selanjutnya bersatatus Daerah Istimewa Yogyakarta (setingkat dengan Propinsi), sampai sekarang.

KOTA PELAJAR

Antara awal tahun 1946 sampai akhir tahun 1949, selama lebih kuran 4 tahun, Yogyakarta menjadi Ibukota Negara RI. Pada masa itu para pimpinan bangsa Indonesia berkumpul di kota perjuangan ini. Seperti layaknya sebuah ibukota, Jogja memikat kedatangan para kaum remaja dari seluruh penjuru tanah air yang ingin berpartisipasi dalam mengisi pembangunan negara ini yang baru saja medeka. Namum untuk dapat membangun suatu negara diperlukan tenaga-tenaga ahli, terdidik dan telatih. Dan karena itulah yang melatar belakangin pemerintah RI untuk mendirikan sebuah Universitas, yang kita kenal dengan nama Universitas Gajah Mada, merupakan Universitas Negeri pertama yang lahir pada masa kemerdekaan.



Selanjutnya diikuti dengan berdirinya akademi di bidang kesenian(Akademi Seni Rupa Indonesia dan Akademi Musik Indonesia), serta sekolah tinggi di bidang agama Islam (Perguruan Tinggi Agama Islam Negaeri, yang selanjutnya menjadi IAIN Sunan Kalijaga). Pada waktu selanjutnya juga bediri lembaga-lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta di kota Yogyakarta, sehingga hampir tidak ada cabang ilmu pengetahuan yang tidak diajarkan di kota ini. Hal ini menjadikan kota Jogja tumbul menjadi kota pelajar dan pusat pendidikan. Sarana mobilitas paling populer di kalangan pelajar,mahasiswa,karyawan,pegawai,pedagang dan masyarakat umum adalah sepeda dan sepeda motor, yang merupakan sarana trasportasi yang digunakan baik siang mupun di malam hari. Hal ini menjadika Jogja juga dikenal dengan sebutan kota sepeda.

PUSAT KEBUDAYAAN

Pada hakekatnya, seni budaya yang asli dan indah selalu terdapat di lingkunggan kraton dan daerah disekitarnya. Sebagai bekas suatu Kerajaan yang besar, maka Yogyakarta memiliki kesenian dan kebudayaan yang tinggi dan bahkan merupakan pusat sumber seni budaya Jawa. Hal ini dapat kita lihat dari peninggalan seni-budaya yang dapat kita saksikan pada pahatan pada monumen-monumen peninggalan sejarah seperti candi-candi, istana Sultan dan tempat-tempat lain yang masih berkaitan dengan kehidupan istana. Dan sebagian dapat disaksikan pada moseum-moseum budaya.

Kehidupan seni tari dan seni lainnya juga masih berkembang pesat di kota Jogja serta nilai-nilai budaya masyarakat Jogja terukap pula dalam bentuk arsitektur rumah penduduk, dengan bentuk joglonya yang banyak dikenal di seluruh Indonesia. Andhong antik di Jogja memperkuat kesan, bahwa Yogyakarta masih memiliki nilai-nilai tradisional. Seniman terkenal dan seniman besar besar yang ada di Indonesia saat ini, banyak yang didik dan digembleng di Yogyakarta. Sederetan nama seniman seperti Affandi, Bagong Kusdiharjo, Edi Sunarso, Saptoto, Amri Yahya, Kuswadji Kawindro Susanto dan lain-lain merupakan nama-nama yang ikut memperkuat pernanan Yogyakarta sebagai Pusat Kebudayaan.

DAERAH TUJUAN WISATA

Pada masa sekarang, seluruh predikat Yogyakarta luluh mejadi satu dan berkembang menjadi satu dimensi baru : Yogyakarta Sebagai Daerah Tujuan Wisata. Keramah tamahan yang tulus, khas Yogyakarta, akan menyambut para wisatawan di saat mereka datang, sengan kemesraan yang dalam akan mengiring, saat mereka meninggalkan Yogya, dengan membawa kenangan manisyang tidak akan mereka lupakan sepanjang masa.

Perananya sebagai kota Perjuangan, daerah Pelajar dan Pusat Pendidikan, serta daerah Kebudayaan, ditunjang oleh panorama yang indah, telah mengangkat Yogyakarta sebagai Daerah yang menarik untuk dikunjungi dan mempesona untuk disaksikan. Yogyakarta juga memiliki berbagai fasilitas dengan kualitas yang memadai yang tersedia dalam jumlah yang cukup, Kesemuanya itu akan bisa memperlancar dan memberi kemudahaan bagi para wisatawan yang berkunjung ke kota Yogya. Sarana transportasi, akomodasi dan berbagai sarana penunjang lainnya, seperti santapan makan-minum yang lezat, serta aneka ragam cinderamata, mudah diperoleh di mana-mana.

Sumber : http://yogya2.wasantara.net.id/tour/about.htm
Koga Manjidani
I love Godfather. .. Love.gif
The Legend
Jadwal Keberangkatan Kereta Api Jogja

ARGO DWIPANGGA
Yogyakarta - Solobalapan:

Pelayanan tambahan:
(Malam) Snack berat + minuman hangat, bantal, selimut;
(Siang) minum hangat, makan siang , bantal

Jadwal:
Berangkat 14.53 (Yogyakarta) Datang: 15.46 (Solobalapan)

ARGO LAWU
Yogyakarta - Solobalapan:

Pelayanan tambahan:
(Malam) Snack berat + minuman hangat, bantal, selimut;
(Siang) minum hangat, makan siang, bantal

Jadwal:
Berangkat 02.53 (Yogyakarta) Datang: 03.46 (Solobalapan)

ARGO WILIS
Surabaya Gubeng - Yogyakarta dan diantaranya Eksekutif Rp. 110.000
Tarif Yogyakarta - Bandung: Eksekutif - Rp. 155.000

Jadwal:
Berangkat 11.31 (Yogyakarta) Datang: 17.54 (Bandung)
Berangkat 13.22 (Yogyakarta) Datang: 17.57 (Surabaya Gubeng)

BIMA
Surabaya Gubeng - Yogyakarta dan diantaranya Eksekutif Rp. 110.000
Tarif Yogyakarta - Surabaya Gubeng: n/a

Pelayanan tambahan:
Makan malam, minuman hangat, bantal & selimut

Jadwal:
Berangkat 00.43 (Yogyakarta) Datang: 05.36 (Surabaya Gubeng)

GAJAYANA
Malang - Jakarta Eksekutif

Jadwal:
KA 35 --- Berangkat 22.05 (Yogyakarta) Datang: 06.18 (Jakartakota)
KA 36 --- Berangkat 01.25 (Yogyakarta) Datang: 08.02 (Malang)

JAYABAYA SELATAN
Yogyakarta - Jakartakota: Bisnis

Jadwal:
Berangkat 20.30 (Yogyakarta) Datang: 04.59 (Jakartakota)
Berangkat 23.20 (Yogyakarta) Datang: 04.25 (Surabaya Gubeng)

LODAYA
Yogyakarta - Bandung: Eksekutif

Jadwal:
Berangkat 09.58 (Yogyakarta) Datang: 16.47 (Bandung)
Berangkat 21.14 (Yogyakarta) Datang: 04.19 (Bandung)
Berangkat 03.02 (Yogyakarta) Datang: 03.58 (Solobalapan)
Berangkat 14.22 (Yogyakarta) Datang: 15.18 (Solobalapan)

MUTIARA SELATAN
Bandung - Surabaya Gubeng: Bisnis

Jadwal:
Berangkat 21.26 (Yogyakarta) Datang: 04.46 (Bandung)
Berangkat 00.28 (Yogyakarta) Datang: 05.25 (Surabaya Gubeng)

SENJA UTAMA YOGYAKARTA
Yogyakarta - Pasarsenen: Bisnis

Jadwal:
Berangkat 18.30 (Yogyakarta) Datang: 02.54 (Pasarsenen)

TAKSAKA
Yogyakarta - Gambir:

Pelayanan tambahan :
(Siang) Minum hangat, makan siang, bantal
(Malam) Snack berat + air mineral, minum hangat, bantal, selimut

Jadwal:
Berangkat 09.30 (Yogyakarta) Datang: 17.15 (Gambir)
Berangkat 20.00 (Yogyakarta) Datang: 03.36 (Gambir)

FAJAR YOGYAKARTA
Yogyakarta - Pasarsenen: Eksekutif

Jadwal:
Berangkat 08.00 (Yogyakarta) Datang: 16.05 (Pasarsenen)

TURANGGA
Bandung - Surabaya Gubeng: Eksekutif

Jadwal:
Berangkat 22.39 (Yogyakarta) Datang: 05.11 (Bandung)
Berangkat 01.11 (Yogyakarta) Datang: 05.58 (Surabaya Gubeng)

SANCAKA
Yogyakarta - Surabaya Gubeng: Eksekutif- Bisnis

Jadwal:
Berangkat 07.30 (Yogyakarta) Datang: 12.12 (Surabaya Gubeng)
Berangkat 16.00 (Yogyakarta) Datang: 20.55 (Surabaya Gubeng)

SENJA SOLO
Solo - Pasarsenen: Eksekutif

Jadwal:
Berangkat 19.12 (Yogyakarta) Datang: 03.30 (Pasarsenen)
Berangkat 05.24 (Yogyakarta) Datang: 06.20 (Solobalapan)

BENGAWAN
Solojebres - Tanahabang: Ekonomi
Jadwal:
Berangkat 18.12 (Lempuyangan) Datang: 03.25 (Tanahabang)
Berangkat 05.17 (Lempuyangan) Datang: 06.47 (Solojebres)

GAYABARU MALAM SELATAN
Surabaya - Jakartakota: Ekonomi

Jadwal:
Berangkat 20.10 (Lempuyangan) Datang: 06.40 (Jakartakota)
Berangkat 22.31 (Lempuyangan) Datang: 03.42 (Surabaya Gubeng)

KAHURIPAN
Kediri - Padalarang: Ekonomi
Jadwal:
Berangkat 20.38 (Lempuyangan) Datang: 06.36 (Padalarang)
Berangkat 03.30 (Lempuyangan) Datang: 08.28 (Kediri)

LOGAWA
Jember - Purwokerto

Jadwal:
Berangkat 14.57 (Lempuyangan) Datang: 18.20 (Purwokerto)
Berangkat 10.30 (Lempuyangan) Datang: 20.28 (Jember)

PASUNDAN
Kiaracondong - Surabaya Gubeng: Ekonomi

Jadwal:
Berangkat 11.15 (Lempuyangan) Datang: 20.17 (Kiaracondong)
Berangkat 14.11 (Lempuyangan) Datang: 20.31 (Surabaya Gubeng)

PROGO
Lempuyangan - Pasarsenen: Ekonomi

Jadwal:
Berangkat 17.00 (Lempuyangan) Datang: 02.03 (Pasarsenen)

SRI TANJUNG
Lempuyangan - Banyuwangi: Ekonomi

Jadwal:
Berangkat 07.45 (Lempuyangan) Datang: 20.42 (Banyuwangi)
The Legend
Nomor Telepon Penting Jogja - Nomor Telepon Darurat

Pertolongan 113
Pemadam Kebakaran DIY (0274) 587101
SAR DIY (0274) 563231,562811 pes.318
Kepolisian
Bantuan Polisi 110
Polda DIY (0274) 563494
Polresta Jogja (0274) 563494
Polres Sleman (0274) 868410
Polres Bantul (0274) 367410
Polres Gunungkidul (0274) 91110
Polres Kulonprogo (0274) 93110
Unit Laka Lantas (0274) 513237
Sat Reserse (0274) 563139
Urusan SIM (0274) 566887
Polsekta Gondomanan (0274) 375376
Polsekta Mantrijeron (0274) 374167
Polsekta Ngampilan (0274) 512185
Polsekta Wirobrajan (0274) 374832
Polsekta Kraton (0274) 373793
Polsekta Mergangsan (0274) 375138
Polsekta Umbulharjo (0274) 373916
Polsekta Kotagede (0274) 374577
Polsekta Gondokusuman (0274) 513125
Polsekta Pakualaman (0274) 513178
Polsekta Danurejan (0274) 589609
Polsekta Jetis (0274) 513136
Polsekta Gedongtengen (0274) 512696
Polsekta Tegalrejo (0274) 513877
Rumah Sakit
RSUP DR. Sasdjito (0274) 587333
RS. PKU Muhammadiyah (0274) 512653
RS. Panti Rapih (0274) 514845
RS. Bethesda (0274) 586688
RSKB. Patmasuri (0274) 372022
RSI. Hidayatullah (0274) 389194
RSUD. Bantul (0274) 367381
Instansi Pemerintah
Pemerintah Propinsi DIY (0274) 562811
Pemerintah Kota Yogyakarta (0274) 555242, 515865
Pemerintah Kab. Sleman (0274) 868405
Pemerintah Kab. Bantul (0274) 367509
Pemerintah Kab. Gunungkidul (0274) 391761
Pemerintah Kab. Kulonproogo (0274) 773238
Fasilitas Transportasi
Stasiun Tugu (0274) 514270, 512870
Stasiun Lempuyangan (0274) 512454
Terminal Umbulharjo (0274) 377834
Terminal Giwangan (0274) 377834
The Legend
Alamat Stasiun Radio di Jogja

87.90 Radio Arma Sebelas
Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 3 Yogyakarta
(0274) 374508

88.30 FM Q Radio
Jl. Godean Km.8.5, Godean, Sleman Yogyakarta
(0274) 798318

88.70 FM Radio Permata Suara Nusa (I - radio)
Ruko Pelem Gurih No. 9-10, Jl. Wates Km.4, Jogjakarta
(0274) 383217

89.10 FM Radio Sangga Buana Citra (SBC)
Griya Perwita Wisata, Jl. Kaliurang Km.13 Blok U-2, Ngaglik, Sleman 55281
(0274) 897430

89.50 FM Radio Rasialima
Jl. Kesejahteraan Sosial No.63, Sonosewu, Bantul
(0274) 374123

90.30 FM Radio Swara Sasando
Jl. Laksda Adisucipto,Perum Ambarukmo IV Blok R/15 Depok, Sleman
(0274) 555085

90.70 FM Radio PTDI Medari
Jl. Bhayangkara No. 81 Sleman
(0274) 868500

Radio di Jogja
91.10 FM RRI Yogyakarta Programa 1
Jl. Ahmad Djazuli No.4, Kota Baru, Yogyakarta 55224
(0274) 512785

92.3 FM Radio Swara Sembada
Jl. Magelang Km.10, Tridadi, Sleman
(0274) 865757

92.70 FM Radio Mataram Buana Swara (MBS)
Jl. Tegalgendu No.12, Kota Gede, Yogyakarta 55172
(0274) 376470, 372180

93.20 FM Radio Swara Argo Sosro
Jl. Sumarmi No.30, Wonosari, Gunung Kidul
(0274) 393433

93.50 FM Radio Yasalma (Rama Radio)
Yogyakarta
(0274)

93.80 FM Radio Adhikarta
Jl. Raya Sentolo Salamrejo, Kulon Progo
(0274) 778377

94.20 FM Radio Persatuan
Jl. Ahmad Yani No.22, Bantul, Yogyakarta 55711
(0274) 367434

94.60 FM Radio Kota Perak
Jl. Mentaok Raya No.9, Kotagede, Yogyakarta 55173
(0274) 375272, 383100

95.00 FM Radio Swara Mahasiswa Sanata Dharma (Masdha)
Kampus III Universitas Sanata Dharma (USD), Jln Ring Road Utara, Depok, Sleman
(0274) 886531

95.40 FM Radio Yasa Sindi Kalyena (Yasika)
Jl. Menukan No.8, Karangkajen, Yogyakarta 55153
(0274) 372025, 370275

95.80 FM Radio Kidung Indah Suara Sakti (Prambors Radio)
Jl. Kaliurang Km.17.9, Pakem, Sleman
(0274) 895481, 895489

96.20 FM Irama Senada Teman Akademika (ISTA)
Jl. Kalisahak No. 28 Kompleks Balapan Yogyakarta
(0274) 555031

96.70 Radio Taruna Alquran
Pondok Pesantren Taruna Alquran Jl. Lempongsari 4A Ngaglik Sleman
(0274)

97.00 FM Radio Efkindo (Trijaya)
Depok, Sleman Yogyakarta
(0274)

97.40 Radio Biwara Kirana Mataram (Bikima)
Jl. Raya Yogyakarta - Solo Km.15, Bogem Kalasan, Sleman 55571
(0274) 496135, 497236-37

97.80 FM Radio Esti Manggala Citra (EMC)
Jl. Perintis Kemerdekaan No.8, Yogyakarta 55161
(0274) 377625

98.60 FM Radio Gema Cecya Dhaksinarga (GCD)
Bukit Pathuk, Gunungkidul, Yogyakarta 55862
(0274) 522994, 522901

99.00 FM Radio Suara Visitama Edukasi Artista Cendikia (Vedac FM)
Jl. Kaliurang Km.13, Klidon, Ngaglik, Sleman
(0274) 895803

99.40 FM Radio Retjo Buntung (RB)
Jl. Jagalan No.36, Yogyakarta 55112
(0274) 512942, 515670

99.90 FM Radio Anak Jogja
Kawasan Taman Pintar, Jln. P. Senopati Jogjakarta
(0274) 551321

100.50 FM Radio Andalan Muda (RAM)
Jl. Puntadewo Gadingan, Wates, Kulon Progo
(0274) 773233

100.90 FM Radio Prima Amanat Nusantara (Prima Nusa)
Jl. Parangtritis Km.6.5 No.88, Yogyakarta
(0274) 373819

101.30 FM Radio Suara Istana (Radio Star FM)
Sayap Timur Komp. Puro Pakualaman, Jl. Sultan Agung, Yogyakarta 55112
(0274) 520711

101.70 FM Radio Swara Gadjah Mada (Swaragama)
Jl. Kaliurang Gedung Perpustakaan Unit II UGM Lt 3 Sekip Yogyakarta 55281
(0274) 549513-14

102.10 FM Radio Pamoring Adagio (Eltira)
Jl. Sabirin No. 6 Kota Baru Yogyakarta
(0274) 557215

102.50 FM RRI Yogyakarta Programa 2
Jl. Ahmad Djazuli No.4, Kota Baru, Yogyakarta 55224
(0274) 512783-85, 580333, 512420, 513065, 891507

102.90 FM RRI Yogyakarta Programa 1
Jl. Ahmad Djazuli No.4, Kota Baru, Yogyakarta 55224
(0274) 512785

103.30 FM Radio Swara Tisaga (Tisaga FM)
Jalan Lingkar Selatan Geblagan Tamantirto Kasihan Bantul
(0274) 7845428

103.70 FM Female Radio
Gedung STTNAS Lt.3, Jl. Babarsari No.1, Yogyakarta
(0274) 485665, 485907

104.10 FM Radio Ardhia Swara (Ardhia FM)
Jl. Kaliurang Km. 8 Gang Asem 18 Prujakan Sleman
(0274) 889177

104.50 FM Radio Prima Unisi Yogya (Unisi Radio)
Jl. Pasar Kembang No.41, Yogyakarta 55271
(0274) 513104, 520140

105.30 FM Rakosa Female Radio
Komp. Wisata Kaliurang, Jl. Kaliurang Km.5, Gg. Pandega Sakti, Sleman
(0274) 880088, 888801

105.70 FM Radio Suara Pelita Nusantara (Radio Petra)
Jl. Kaliurang Km 7 Kayen DP III/141 Sleman
(0274) 882980, 881182

106.10 FM Geronimo
Jl. Gayam No.24, Yogyakarta 55225
(0274) 586297

106.90 FM Radio UTY FM
UTY Center Building (Universitas Teknologi Yogyakarta)Jalan Ring Road Utara Jombor Yogyakarta 55285
(0274) 623309-10

107.20 FM Radio Suara Indrakila (Rosala)
Ruko Perdagangan Wates Jalan Kompleks Perdagangan No. 10 Wates, Kulon Progo 55611
(0274) 773175

107.60 FM Radio Anjungan Tiara Sakti (Global FM)
Jl. Wonosari Km.8, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55196
(0274) 383224

107.90 FM Radio Komunitas Balai Budaya Minomartani
Balai Budaya Sinduharjo Jl. Kaliurang Km 8.5 Jaban Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta
(0274) 883539
The Legend
Alamat Hotel di Jogja

Hotel Ibis Malioboro Yogyakarta **
Jl. Malioboro No. 52-58, Yogyakarta, Indonesia


Saphir Hotel Yogyakarta ***
Jl. Laksda Adisucipto 38 Yogyakarta, Indonisia


105 Home Stay
Jl. Sosrowijayan Wetan GT I/105 Yogyakarta
(0274) 582896, 515021

AJB Bumi Putera 1912
Jl. Tlogo Putri Kaliurang Sleman Yogyakarta
(0274)895223

Anugrah Wisma Wisata
Jl. Kaliurang Km. 5, Karangwuni, Catur Tunggal Depok Yogyakarta
(0274)561840

Dusun Jogja Village Inn Hotel Yogyakarta ***
JL. Menukan 5, Karangkajen, Yogyakarta, Indonesia


Grand Mercure Yogyakarta ****
Jl. Jenderal Sudirman No.9, Yogyakarta, Indonesia

Grand Quality Hotel ****
Jl. Laksda Adisucipto 48 Yogyakarta
(0274)565005, Fax : (0274)565009

Hotel Airlangga *
Jl. Prawirotaman No. 6-8 Yogyakarta
(0274) 378044

Hotel Buana Graha *
Jl. Magelang Km. 7 No. 204, Mlati Sleman
(0274) 586285

Hotel Cakra Kembang *
Jl. Kaliurang Km 5 Catur Tunggal Yogyakarta
(0274)563088

Hotel Ishoro Kencana *
Jl. Kaliurang Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta
(0274)520240, Fax : (0274)520240

Hotel Paku Mas
Jl. Adisucipto Gg. Nogopuro 35 Caturtunggal Depok Yogyakarta
(0274) 519810

Hotel Telaga Biru
Jl. Laksda Adisucipto Km. 6 Yogyakarta
(0274) 488499

Hyatt Regency Yogyakarta *****
Jl. Palagan Tentara Pelajar Yogyakarta
(0274)869123, Fax : (0274)869588

Inna Garuda ****
Jl. Malioboro No. 60 Yogyakarta
(0274) 566353 Faks: (0274) 563074

Jayakarta Hotel ****
Jl. Laksda Adisucipto Km, 8 PO BOX 90 Yogyakarta
(0274)448418, Fax : (0274)485415

Jogjakarta Plaza Hotel ****
Jl. Affandi Gejayan Yogyakarta
(0274)586720, Fax : (0274)584200

Kalasan Inn
Jl. Solo Km. 10,6 Kalasan
(0274) 496268

NOVOTEL Yogyakarta
Jl. Jend. Sudirman No. 89 Yogyakarta 55223, Yogyakarta Indonesia
(0274) 580930

Pondok Anggun
Jl. Ringroad Utara, Dera Condongcatur, Depok Yogyakarta
(0274) 882876

Pondok Ringroad
Jl. Ringroad Utara 198, Yogyakarta
(0274) 519008

Prambanan Village ****
Jalan Solo Tamanmartani Kalasan Sleman
(0274)496354

Puri Artha ****
Jl. Cendrawasih No 36 Yogyakarta
(0274)563288, Fax : (0274)562765

River Castle ****
Jl. Laksda Adisucipto Km, 8
(0274)489626

Sahid Raya Yogyakarta ****
Jl. Babarsari Depok Yogyakarta
(0274)488888, Fax : (0274)588888

Santika Hotel Yogyakarta ****
Jl Jend. Sudirman 19 Yogyakarta 5523 Indonesia, Yogyakarta, Indonesia


Sejahtera Family Hotel ***
Jl. Pringgodani 22 Demangan Baru Yogyakarta
(0274)519339, Fax : (0274)519338

Sheraton Mustika Ratu *****
Jl. Laksda Adisucipto Km, 8,7
(0274)485085, Fax : (0274)489009

Vidi I
Jl. Kaliurang Gg. Ladrang 3 Caturtunggal Depok Yogyakarta
(0274) 560600

Vidi II
Jl.Kaliurang Km. 5 Gg. Sriniandita No. 3 CT Yogyakarta
(0274) 563786

Vidi III
Jl. Kaliurang Km. 5 Gg. Wuni Caturtunggal Yogyakarta
(0274) 586650

* <---- bintang

Info Lain klik:
Tarif Hotel Di JogjakartaInfo Lengkap Hotel bagi yg ingin berkunjung ke jogja
The Legend
Nomor Telepon Taksi Jogja

Armada
512787

ASA
545545

Centris
371725

Indra Kelana
523131, 563910, 515819

Jas
373737

Pandawa
447231, 370000

Pataga
544977

Primkopad
621005, 621333

Rajawali
561459, 612976

Sadewo
376107

Setia Kawan
448333, 522333

Vetri
563351, 563555
The Legend
tinggal daftar Alamat salon di jogja nih yg belum dapet lengkap haha.gif
citoz
mas, duwe jadwal siaran wayang kulit nen radio FM?

aku kangen karo suarane hadisugito, je.
Black-Operation
wuakakakak..Om Citoz senenge wayang Kulit...wah perlu dicontoh neh,,mencintai budya sendiri
slyheim
@godfather
wah daftar alamat e lengkap tenan...
Shocked.gif
sakti tenan...
ImNotWorthy.gif
kalo daftar alamat toko game punya ga?
taunya cuma dino, libra, revolt, star shine, ma dunia game...
ada yang lain ga?
D3viL MelloW
om ponco... sekalian alamat2 tempat survenir donk..pan jogja terkenal dengan survenirnya... BigGrin.gif

biar turis or yg berkunjung ke jogja bisa tau mana alamatnya gitu loh.. HeHe.gif Tounge.gif

atau tempat nongkrong yg enak, murah meriah, ga ada cepe man, nda ada remanna.. HeHe.gif

sekian sekilas ingpo na.. axehead.png
The Legend
@slyheim
@melloW

thanks masukannya... nyarinya yg susah axehead.png haha.gif
dicoba dulu ya RaisedEyebrow.gif
Tuyul penipu
QUOTE (GоdFаthег @ May 28 2008, 08:00 PM) *
tinggal daftar Alamat salon di jogja nih yg belum dapet lengkap haha.gif


Om ponco tak tunggu informasinya he he he mau perawatan nich haha.gif BigGrin.gif
Hidrosepalus
salon Mery depan quality Whistle.gif

nyindir MODE = ON
@guskrwtea
Ada info LoKer tuch ut Wong Jogja, keqnya cucok dech, masa Cucok Donk!!
http://www.bluefame.com/index.php?showtopic=118114
Tapi wa cuma posting azah, silahkan langsung hub ndiri azah, klo minat mah!!
Koga Manjidani
nduwurku ki maksudte opo toh? Confused.gif
Tuyul penipu
@koga: mungkin nawarin lowongan kerja kayaknya
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.