Help - Search - Members - Calendar
Full Version: KRAKATAU
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Apresiasi Buku
==KENCOER==
ada yang udah baca buku ini belum?..
ne buku seru abis..mengulas semua kisah nyata tentang letusan dahsyat Krakatau dan kejadian2 lain yang berhubungan dengan letusan itu secara mendetail dan apik..pokoknya top abis deh...
ternyata sejarah dunia modern bermula dari Krakatau yang terletak di Negara kita tercinta ini.
qsruh
blom..sharing donk kalo ponya?
Jeep4x4
yup...kasih intisari juga gak papa, gua tertarik nih baca
==KENCOER==
susah juga sih buat menjabarkan secara detail, 500 halaman lagi..tapi gw coba intisarinya ya..
1. Dalam buku ini dijelaskan juga tentang penemuan teori Darwin tentang evolusi yang sebenarnya bukan murni teori
yang disusun Darwin sendiri, melainkan seorang yang melakukan penyelidikan di daerah HINDIA
BELANDA(sekarang Indonesia kita tercinta)
2. Dalam buku ini dijelaskan juga hubungan antara ledakan Krakatau dengan beberapa hal, antara lain;
a. Ledakan Krakatau purba atau RAKATA jauh sebelum peradaban manusia modern yang merubah iklim dunia
b. Hubungan antara Gempa Bumi dan Tsunami Aceh 2004 dengan Ledakan Krakatau 1883
c. Mulainya revolusi dalam bidang informasi dan komunikasi pasca ledakan itu, dimana untuk pertama kalinya
telegraf dengan kode2 morse dikirimkan jauh di Eropa sana dan keseluruh dunia untuk mengabarkan tentang
letusan itu.
d. Kabel2 bawah laut yang dibuat untuk menghubungkan seluruh dunia agar bisa berkomunikasi dengan baik dan
cepat, hal ini juga membuat banyak kebun karet bermunculan di Indonesia untuk melapisi kabel bawah laut.
3. Dibuku ini tentu saja dijelaskan secara apik dan rinci tentang ledakan besar tanggal 27 Agustus 1883 yang
menghancurkan pulau krakatau, orang2 belanda dan pribumi yang kocar - kacir dikejar tsunami dengan tinggi
melebihi pohon kelapa, kerusakan pantai pesisir Sumatera(LAMPUNG) dan pesisir barat pulau Jawa yang porak
poranda, ketakutan orang2 pada saat itu yang mengira dunia kiamat.
4. Korban terbesar mncapai kurang lebih 35000 orang dan sampai saat ini jumlah itu merupakan separuh dari jumlah
seluruh korban di dunia akibat tsunami
5. Ledakan yang terdengar sampai ribuan mil jauhnya, karena hampir seluruh dunia mendengar ledakan itu..
6. Abu yang menutupi seluruh permukaan bumi selama berhari2 sehingga matahari hampir tidak terlihat
7. dan hebatnya lagi ternyata anak gunung Krakatau yang merupakan sisa ledakan pada waktu itu, ternyata semakin
bertambah besar tiap tahunnya, jadi ada kemungkinan anak gunung krakatau akan membesar dan meledak lagi
seperti dulu..karena memang posisinya yang merupakan pertemuan antara 2 lapisan tektonik yang saling
bertabrakan,,
UNTUK lengkapnya baca sendiri ya..murah koq, gw waktu itu beli cuma 45ribu tapi itu lagi diskon seh..
Sorry klo kurang lengkap yeee...Selamat Membaca BattingEyelashes.gif
t3dd13 oke
Oyi...good info bro...
thanks
freaky_friday
Indonesia memang kaya dengan "World's Most Deadly Natural Disaster".
Setelah 2 gunung berapinya mendapatkan anugerah itu, yaitu Toba & Krakatoa.
Krakatoa memang dahsyat, tapi tak ada (paling tidak belum ditemukan) gunung berapi laen di muka bumi ini yg sanggup mengalahkan kedahsyatan letusan gunung berapi di danau Toba yang kita kenal sekarang. yang bekas letusannya terlihat dari luar angkasa sangking besarnya (danau Toba).

Dan bahkan ada buku (sorry lupa linknya, menyusul) yg mengulas teori baru tentang Atlantis, yang mengemukakan teori bahwa "The Lost Continent of Atlantis" itu berlokasi di... guess where?! ya... Indonesia! Atau paling tidak di sekitar lokasi kepulauan Nusantara ini. Yang mana hal tersebut disebabkan bencana alam (gunung meletus, gempa bumi, tsunami dlsbg) yang maha dahsyat terjadi ribuan tahun silam dan menenggelamkan benua Atlantis yang terhitung berperadaban maju pada masa itu.
sahaweatuh
emang ada bukunya ya, sharing donk
Shamura
kok resensi ngak lengkap?

judul?
penulis?
penerbit?
kalo bisa gambar bukunya?
kan seru juga mau baca....

ditunggu ya...

i love Miyabi
ok bgd ne bro..
==KENCOER==
bukunya masih dipinjem cewek gw..nti coba gw scan covernya..tapi gak melanggar hukum khan klo scan cover doang ya? Bingung Mode: ON ShameOnYou.gif skull.gif skull.gif
Jussy_nn
Dikutip dari berbagai sumber internet nih

sekedar nambahin:

sejarah krakatau

Pada mulanya Pulau Krakatau besar yang biasa kita sebut dengan nama Gunung Krakatau adalah sebuah gunung (Gunung Krakatau purba) yang memiliki ketinggian sekitar 2000 mdpl dengan lingkaran pantainya sekitar 11 km dan radius sekitar 9 km2.

Namun ledakan dahsyat yang terjadi sekitar 416 M ini telah menghancurkan tiga perempat tubuh gunung tersebut dan menyisakan tiga pulau besar, yaitu Pulau Sertung, Pulau Rakata, dan Pulau Panjang, serta sebuah kaldera di tengah ketiga pulau tersebut. sebelum tahun 1883 muncullah dua buah gugusan gunung yang bernama Gunung danan dan gunung Perbuatan yang kemudian lam-kelamaan bersatu dengan Pulau rakata dan biasa disebut dengan Gunung Krakatau saja.

Pada tahun 1880, yang disebut masa strombolian, aktivitas vulkanis berlangsung selama beberapa bulan, dan Gunung Perbuatan aktif mengeluarkan lava. Setelah periode itu, tidak ada aktivitas vulkanis hingga akhirnya muncul tanda akan adanya letusan pada bulan Mei 1883.

Lalu pada tanggal 27 Agustus 1883 Gunung Krakatau meletus. Menurut catatan sejarah yang hingga kini selalu dipromosikan jajaran pariwisata Lampung, Gunung Krakatau meletus sangat dahsyat, menggemparkan dunia. semburan lahar dan abunya mencapai ketinggian 80 km. Sementara abunya mengelilingi bumi selama beberapa tahun. dilihat daru Amerika Utara dan Eropa, saat itu cahaya matahari tampak berwarna biru dan bulan tampak jingga (oranye).

Letusan gunung ini menghasilkan debu hebat yang mampu menembus jarak hingga 90 km. Letusan itu pun berdampak terjadinya gelombang laut sampai 40 m vertikal dan telah memakan korban sekitar 36.000 jiwa pada 165 desa baik di Lampung Selatan ataupun pada barat Jawa Barat. Dan karena letusannya itu telah melenyapkan Gunung Danan dan Perbuatan dari muka bumi dan menyisakan tiga pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Sertung, dan Pulau Rakata besar serta sebuahkaldera yang terletak di tengah ketiga pulau tersebut yang berdiameter 7 km.

Empat puluh tahun kemudian lahir keajaiban baru. Sekitar tahun 1927 para nelayan yang tengah melaut di Selat Sunda tiba-tiba terkejut. Kepulan asap hitam di permukaan laut menyembul seketika di antara tiga pulau yang ada, yaitu di kaldera bekas letusan sebelumnya yang dahsyat itu. Kemudian pada tanggal 29 desember 1929 sebuah dinding kawah muncul ke permukaan laut yang juga sebagai sumber erupsi. Hanya dua tahun setelah misteri kepulan asap di laut itu, kemudian muncullah benda aneh. "Wajah" asli benda aneh itu makin hari makin jelas dan ternyata itulah yang belakangan disebut Gunung Anak Krakatau.

Tapi misteri Gunung Anak Krakatau tidak sampai di situ. Gunung ini memiliki keunikan tersendiri, sebab gunung ini selalu menambahkan ketinggiannya sekitar satu senti tiap harinya. Gunung Anak Krakatau yang semula hanya beberapa meter saja, sekarang sudah dapat mencapai 230 mdpl dan sejak munculnya pada tahun1927. Gunung ini tercatat telah meletus sekitar 16 kali sejak Desember 1927 sampai Agustus 1930 dan 43 kali sejak 1931-1960 dan 13 kali sejak 1961-tahun 2000.
Jussy_nn
Nambahin lagi nih



MUSIBAH alam beruntun dialami Indonesia. Mulai dari tsunami di Aceh hingga yang mutakhir semburan lumpur panas di Jawa Timur. Hal itu mengingatkan kita pada peristiwa serupa di wilayah yang dikenal sebagai Benua Atlantis. Apakah ada hubungan antara Indonesia dan Atlantis?

Plato (427 - 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa, pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian permukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang hilang atau Atlantis.

Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato's Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.

Konteks Indonesia

Bukan kebetulan ketika Indonesia pada tahun 1958, atas gagasan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja melalui UU no. 4 Perpu tahun 1960, mencetuskan Deklarasi Djoeanda. Isinya menyatakan bahwa negara Indonesia dengan perairan pedalamannya merupakan kesatuan wilayah nusantara. Fakta itu kemudian diakui oleh Konvensi Hukum Laut Internasional 1982. Merujuk penelitian Santos, pada masa puluhan ribu tahun yang lalu wilayah negara Indonesia merupakan suatu benua yang menyatu. Tidak terpecah-pecah dalam puluhan ribu pulau seperti halnya sekarang.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene). Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.

Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol). Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak Atlantis itu di Samudera Atlantik sekarang. Pada masanya, ia bersikukuh bahwa bumi ini datar dan dikelilingi oleh satu samudera (ocean) secara menyeluruh.

Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan Stephen Hawking.

Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis. Ilmuwan Brazil itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantai benua. Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events.

Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia, tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua Atlantis yang katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh Santos. Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik terbukti tidak berhasil menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu. Oleh karena itu tidaklah semena-mena ada peribahasa yang berkata, "Amicus Plato, sed magis amica veritas." Artinya,"Saya senang kepada Plato tetapi saya lebih senang kepada kebenaran."

Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu adalah Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik Indonesia. Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di Indonesia. Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar, Galunggung, Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani. Sebagian dari gunung itu telah atau sedang aktif kembali.

Ketiga, soal semburan lumpur akibat letusan gunung berapi yang abunya tercampur air laut menjadi lumpur. Endapan lumpur di laut ini kemudian meresap ke dalam tanah di daratan. Lumpur panas ini tercampur dengan gas-gas alam yang merupakan impossible barrier of mud (hambatan lumpur yang tidak bisa dilalui), atau in navigable (tidak dapat dilalui), tidak bisa ditembus atau dimasuki. Dalam kasus di Sidoarjo, pernah dilakukan remote sensing, penginderaan jauh, yang menunjukkan adanya sistim kanalisasi di wilayah tersebut. Ada kemungkinan kanalisasi itu bekas penyaluran semburan lumpur panas dari masa yang lampau.

Bahwa Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur. Membuat kita tidak rendah diri di dalam pergaulan internasional, sebab Atlantis pada masanya ialah pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan bencana, sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya kita belajar dari sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir untuk dapat mengatasinya.

>> Kalo ada yang punya E-Booknya disharing yah... Peace.gif
Black-Operation
waduhh ngerI juga Yaklzzzz
asssti
g da ebooknya y ?
eiger
belom baca bukunya sih,
cuma udah pernah nonton film : "krakatoa" BigGrin.gif

ngeri gw...
yang lebih ngeri ya pas tau kalo anak krakatau ntuh selalu tumbuh, dan sewaktu2 kejadian bencana hebat itu bisa terulang NailBiting.gifNailBiting.gif
Mr.jim
di scan semua ja bro..

CAri di toko buku susah, gw dah uber2, mpe skr ga ketemu..
gilank
patut dibaca
salah satu kedahsyatan alam indonesia
ucha
waduh...
judule apa ya..

sharing dongs... BRO
thole
bikin gw ngeri deh ngebacanya
Nicky sapa
ebooknya da gak?
gatot_pu
nyari bukunya dimana siy?
Herumawan
Pernah ditayangkan di metro TV sekitar bulan MEi 2008.
Tayangannya berupa semi dokumenter disertai dengan dialog orang2 yang tinggal di dekat krakatau
Bagus sekali tayangannya
genesis
ayo-ayo sapa yg mo bikin e-booknya
Stewart
waks... kirain ada bukunya... ada yg mo upload gak ?
DR. 46
di upload dunk
powerlogic
Mana filenya?
aqua30
Bisa dibayangkan klo yg jaman dulu masih sepi aja udah makan korban 36rb jiwa gimana klo meletusnya sekarang dimana daerah2 sekitar siut (Lampung dan Banten) sudah rame. Fiuuhh bisa2 lebih dahsyat daripada tsunami aceh
golden boy
yang punya,share ebuknya ya
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.