aqoe
Mar 29 2008, 12:40 AM
Tarian Rindu_qoe
Cukupkah malam mengantarkan pesan rinduku padamu
Bersama bulan yang menyanyikan syair kerinduan?
Jika tidak biarkan ia dibantu bintang-bintang
Membisikkan rinduku padamu
Bila malam tak pernah cukup
Biarlah pagi membawa pesan rinduku padamu
Bersama embun dan aroma wangi bunga yang mekar
Tapi pagipun niscaya tak akan pernah cukup
Ijinkanlah siang terik berteriak lantang
Bahwa aku sangat merindukanmu
Oh…
Rindu masih menumpuk di dalam hati
Belum separuh ia dihantar hari
Kau pulanglah kesini
Karena akupun tak sanggup membawanya
Biar kau lihat sendiri
Betapa banyaknya rinduku
Hingga akupun tenggelam dalam lautannya
Chaong
Mar 29 2008, 08:57 AM
wuihhhhh

sebegitu besarnya kah rindu om@Aqoe ?

a very good poetry ...

keep posting om@Aqoe
aing_pisan
Mar 29 2008, 09:36 AM
nice
Shamura
Mar 29 2008, 10:56 AM
bagus,
manis banget.
benar - benar cinta lelaki dewasa ya?
izna
Mar 29 2008, 11:29 AM
Cieeee yang lagi kangen ...
Bagus mas puisinya ...
MaS_EmBeK
Mar 29 2008, 12:05 PM
lagie khangen nech
rindu yang tertutup
sedikit menghitamkan warna hidup
tapi memberi warna baru
pada penantian
TTD. KAmbing TAmpan
~Princess~
Apr 1 2008, 03:11 AM
pujaan nya hati nya mang kemana om @aqoe.....
nice post...
aqoe
Apr 3 2008, 12:04 AM
Kala Aqoe Dan Kau
Ini aku lelakimu
Merengkuhmu dari segala
Rambut hitam bercahaya
Hingga jemari kakimu
Membuatku gagu
Datang aku ke pelukmu
Senja belum juga tiba
Aku datang dalam tanya
Kau hapus pada jawab
Itu kau wanitaku
Pendar kasih matamu
Mengubah remang jadi terang
Mengusir gamang jadi garang langkahku
Biarkan malam lewat
Kita berhitung detik ke detik
Dalam hujan rintik
Tak ada binar bulan
Tak jadi persoalan
Saling jelajahi percintaan
Ini aku dan kau
Dalam hendak
Merajut esok
Yang entah waktunya
Tapi akan kita jamah
Seperti juga
Saat kita bersama
aqoe
Apr 3 2008, 12:17 AM
bergegas di persimpangan
tetap tak bisa menahan
bayangan menikam
akan esok yang diam
malam ini adalah permulaan
sebuah bangunan cerita
telah terbungkus dalam kata
dalam goyah
dan tak lama terberai
masih ada persimpangan itu
meski malam masih membisu
hati yang kelu
jalanan yang tetap renta
ruangku yang makin terbatas
angan yang meretas
tinggal mengucap
selamat tinggal
ataukah
selamat datang
aqoe
Apr 3 2008, 05:56 AM
Rindu_qoe Dalam Kesunyian
Dalam kebimbangan malam,
Aku menghirup kopiku yang pahit.
Rasanya, paduan aneh dari gejolak jiwa yang gelisah
Dalam kesepianku, aku berharap
Waktu menuntunku pada arah yang bijak
Ketika mataku tak lagi bisa menembusmu
Ketika sidik jari-jariku tak lagi bisa menyentuhmu
Aku terduduk gelisah dipojok khayalanku
Sunyi… sunyi …, yang tersisa hanya nyanyian malam
Berjuang menyatu dengan jiwa bumi
Menimang cinta yang mewujud
Untukmu kupersembahkan kesunyianku
Kubiarkan penaku menari di tengah keheningan
Jiwaku termenung saat malam datang membawa rindu
Mataku terpejam…
Tanganku melemas…
Tapi jantungku berdetak cepat
Dan saat semua temaram jingga berubah hitam
Lantunan malam berbisik
Hembusan angin mengisak putus asa
Aku masih terpejam…
Mencari bayangan seseorang
Yang akan kubawa mimpi
eiger
Apr 4 2008, 03:35 AM
sunyi adalah malam yang telanjang,
dan jantungnya adalah sisa_sisa rindu,

puisi yang asyik bro
aqoe
Apr 4 2008, 04:13 AM
Nenk ....... aqoe kangen
kepingan kayu lapuk
lebur dicumbu dedaunan
tersiram embun
dan jiwa yang rabun
kenangan kelam
hadir diam-diam
menebarkan gundah
duka dan luka
kepingan kayu lapuk
jiwa yang remuk
terhuyung di jalanan
menggapai bayangmu
yang beranjak pelan
di meja yang sama
kuhirup kembali jejak kita
seperti tanah dicumbu gerimis
sepuluh tusuk sate, es teh dan lelah
usai percintaan kita yang manis
hanya kini aku sendiri
menikmati semua itu
dengan rokok yang kesekian
yang lunas kuhisap
sambil mengunyah rindu
yang terus merayap
berapa lama nanti ini?
bersamamu dengan hidangan yang sama
seperti sentuhan yang dulu
yang enggan sirana dari lamunanku
asap rokok tertawa
melihatku dalam gelisah
maka kulindas dia dengan sepatuku
rasakan, umpatku
rindu ini
makin perih
laut ini tak amis
kuhirup uap rindu
yang terbawa angin
dan rinai gerimis
penuh ruang jiwa ini
saat rindu menyusup
berdiam dalam enggan
yang berkarat
bayangmu kudekap erat
menabur rinduku
pada mendung di awan
biar segera tiba
lalu kau sesap perlahan
dalam tarikan nafasmu
tj_arto
Apr 4 2008, 10:12 AM
Jeep4x4
Apr 8 2008, 01:52 AM
aqoe
Apr 8 2008, 05:49 AM
Bara Rindu_qoe Di Malam Ini
Dirimu ada di kerling malam
Berbisik pada tembang cinta
Yang kudengar dalam diam
Tercetak di koran yang kubaca
Sambil meneguk harap
Yang enggan reda
Kuhabiskan sebatang rokok
Dan kembali dirimu ada
Dalam lingkaran asapnya
Meski tak lagi ada lagu
Dan rokok telah jadi abu
Bayangmu tetap di situ
Ada lirih ingatan
Melintas dalam hujan
Kenangan yang membadai
Saat sama-sama untai
Rasa yang dinamai entah
Masihkah kau sibuk
Menyulam kabut
Yang menyelinap
Dalam tanya yang menusuk
Bisakah kutitipkan juga
Rinduku di situ?
Jika rindu bisa ditulis
Dalam seribu lagu
Dibuat seribu sajak
Hingga tak lagi ada jarak
Bagi kita untuk bertemu
Akan kubuatkan itu
Untukmu
Mengeja namamu
Di punggung malam
Bersandar aku di situ
Dalam harap yang diam
Seribu kali jantungku berdetak
Beriring jam dinding
Rindu ini meretak
Sajak sajakku tergeletak
Kubiarkan malam
Dan separuh bulan
Menemani rindu ini
Kata kata telah menjelma asap
Aku mengenangmu dalam senyap
Chaong
Apr 8 2008, 06:16 AM
sepakterjang
Apr 8 2008, 09:20 AM
Bagus sih tp menurutQ terlalu panjang, jd bosan.
Terus berkarya yaA!
aqoe
Apr 8 2008, 11:11 PM
QUOTE (sepakterjang @ Apr 8 2008, 09:20 AM)

Bagus sih tp menurutQ terlalu panjang, jd bosan.
Terus berkarya yaA!
Tak terasa cukup 'ntuk sampaikan segala rasa nyang bro.
Tak mungkin bisa hindari segala asa nyang ada bro.
Namun tak bisa qoe pungkiri...........
Segala rangkain kata mungkin khan tak rasa
btw, sorry gwe ampe bikin bro bosa. But takkan lupa atas dukungan
dulgepok
Apr 10 2008, 09:37 AM
h@n3y bunny
Apr 13 2008, 09:00 PM
nice post....
oyot
Apr 14 2008, 04:02 PM
emang berat bos kalo lagi kangen
prazz
Apr 14 2008, 04:30 PM

gw jd kangen ma mantan
aqoe
Apr 15 2008, 04:01 AM
Beri Aqoe Kabar
Pastilah terselip di halaman buku
Rindu yang sering kau terima
Entah saat matahari baru merekah
Atau senja yang beranjak tenggelam
Pernahkah kau cari
Lembaran yang berisi sunyi
Kau bersihkan dari debu
Dan lipatan yang kaburkan isi
Sedang rindumu tetap ada
Kusimpan rapi di almari jiwa
Nanti jika kau datang lagi
Bisa kau baca ulang
Biar tahu apakah masih ada
Rindumu ataukah perlahan hilang
Jika lembaran rinduku
Kau temukan kembali
Kabarkan padaku
pekokkkk
Apr 15 2008, 11:02 AM
ya dech iya dech ntar gw kasih kabar
miiingg
Apr 18 2008, 11:06 PM
The Rambo
Sep 8 2008, 11:47 AM
Nenk ... bener2 bikin bro aqoe mabuk cinta
aqoe
Sep 9 2008, 09:27 PM
nenk.............
satu dua kata trus tersusun
tak jua rindu dapat terobati
susunan kata qoe_tata rapi
tak jua jarak ingin mendekat
nenk.............
akankah rindu qoe_bawa mati..........???
dekat dimata jauh qoe_rasa
tak jua mampu qoe_hapus rasa
salahkah aqoe punya rasa...............???
rasa qoe_coba ntuk menyambung asa
asa yang qoe tunggu tak jua ada
nenk.............
rangkaian kata kan trus ada
selama rasa tak kunjung sirna
melayang rasa merangkul asa
.......................
pendexs00
Sep 9 2008, 11:41 PM
aku sudah tak mampu lagi merindu
semua telah mati bersama sendu
kau tanggalkan yang seharusnya kau siram
kau melupakan nyanyian yang ku pedam
dan sekarang???
tinggal maaf saja
sory bro,
ane dah lupa cara merindu heheheh
nice posting
andrezmeister
Sep 10 2008, 10:24 AM
ku kemas kerinduanku,
dan menghantarkannya ke balik awan
i miss her too, shes that waiting
aqoe
Sep 11 2008, 05:53 AM
Dalam Angan_qoe
apalagi yang harus kukatakan
pada geliat di dada
yang bersapa dengan debar entah
lalu aku terbenam pesonamu
yang makin menghanyutkan
selalu kau bilang tidak
saat kubisikkan cantikmu
saat aku tak berdaya memandangmu
tapi kurasakan getarmu
dari jemari yang kukecup
dari binar matamu yang sayup
apalagi yang harus kukatakan
kecuali pengakuan
dan pasrah
; aku mencintaimu
aqoe
Sep 12 2008, 08:00 PM
Seperti Pertama Kali
dalam angin malam aku kenali gelisahku
seperti kau raba sukamu dari buluh-buluh bambu
sambil sama-sama kita tahu
selalu ada rindu di ujung situ
setiap kali aku melihatmu rasanya seperti baru pertama kali
biar dengan sinar yang beda dan sudutnya lain
tapi tetap saja mempesonaku
seperti saat di tepi senja kita pertama bertemu
telah kita telusuri lorong sunyi
meniti pematang dengan suka
telah kita sisipkan air mata dalam kata
kemudian kita selesaikan bait-baitnya
kau membuatku selalu memikirkanmu
saat aku bangun dari tidurku
bahkan sebelum kusadari itu hari apa
dan jarum jam telah menunjuk angka berapa
begitulah waktu terus melangkah
memilah napas yang bimbang
meneteskan sunyi yang panjang
tapi tak mampu padamkan harap
yang melilit menjadi akar
dan selalu tumbuh liar
bersamamu aku ingin terus mengalir
mengikuti angin yang semilir
aqoe
Sep 17 2008, 01:39 AM
Hanya Waktu
tiang dari janji hingga bimbang
mulai melapuk
bukan karena waktu
karena kita yangmembuatnya begitu
tak ada lagi bening kata
telah muram dalam malam
sajak turut membisu
enggan berucap seperti dulu
‘akankah kita biarkan’, tanya angin
kepada awan yang sedang selimuti tubuh tuanya
‘hanya waktu yang bisa menjawab,’ kata awan
dengan mendung yang hadir tiba-tiba di mata
meski tak sempat membunuh
tapi kesedihan ini telah meremukkanku
salam buat masa lalu
yang pergi tanpa sempat bercakap
langkahnya gontai menyapa lelap
duduk di bangku tua
sambil menanti pagi yang enggan tiba
terasa menjadi terpidana
yang menuju tiang gantungan
segala yang lewat
dengan pernik riwayat
menjadi cermin telanjang
menatap kemarin dan esok
yang masih berupa bayang
aqoe
Sep 22 2008, 02:47 AM
Sejenak Terlupa
sejenak terlupa apakah rabun
kacamataku tak berembun
sementara deretan kata diam saja
aku hanya menatap nanar
lalu berbinar
bertumpuk galau
yang susah kuhalau
cuma sejenak saja
bisa terusir
lalu kembali berdesir
kata-kata berlompatan
tari purba diperagakan
suara malam
tertelan tertelan sunyi
: tahukah kamu
gelisahkah enggan pergi
aqoe
Sep 30 2008, 04:37 AM
Tanpa Percakapan
anim:menafsir hari dalam detik dan detak
barangkali akan ada bisikmu
“akankah kita sampai di sini saja”
barangkali tak kau temukan jawab
karena aku tak pernah bercakap
tentang ingin menyeka kenangan
menjadi buih yang perlahan jatuh
kau bertanya lagi
“lalu dimana bayangan kita?”
kurenungkan tanya itu kembali
seperti hari kehilangan malam
seperti senja rontokkan daunnya
dan kita terperangkap oleh dalam waktu
saat letih sibuk membujuk kelu
kau tahu kita tak bisa menafsirkan
perjalanan yang tak mudah ini
sebab senyuman dan tatapanmu
membuatku tak peduli
berapa langkah yang akan kujelajahi
menujumu :worried_
The Rambo
Oct 23 2008, 02:35 PM
udah sampe ke tempat nek belom neh

trus apa udah

atawa

ama si nenk
dking
Oct 23 2008, 02:59 PM
Kekasihnya pergi kemana nih Aqoe?
SMS dong..!
Hahahaha
komicrbt
Oct 27 2008, 12:32 PM
dalem bro,,,,,,,,,,,,,,,
aqoe
Oct 29 2008, 05:08 AM
Siluet Itu
malam menggodaku dengan kelamnya,
dan aku rindukan romansa kita
ingatkah kamu cahaya lampu berkaca pada aspal dengan efek indah itu?
aku masih gemar memandanginya.
menekuri cahaya itu lekat hingga siluetmu terbayang.
tahukah kamu bagaimana siluetmu dibenakku?
seperti gasing yang terus berputar. cepat.
tak dapat disentuh sampai kamu putuskan sendiri untuk tersentuh.
dan kali ini aku terluka.
kamu tak berhenti berputar.
membuatku pusing dan mual.
ingatkah kamu berapa banyak rencana yang kita dengungkan tentang dunia rekayasa kita?
aku selalu tertawa mengingatnya.
aku ini apalah tanpamu yang mengerti anehku.
sementara waktu terasa berjalan lambat,
kamu tetap di tempat di mana aku dapat melihatmu dengan jelas.
hingga mataku sakit memilah kamu dan jarak yang ada.
kalau saja dapat kukirimkan kertas tanya ini,
akan kutuliskan besar-besar: MENGAPA??
better_man
Oct 31 2008, 10:51 AM
very nice poem.. jadi pengen ikutan bikin...
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please
click here.