Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Aqoe dan Nenk Chayank
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Poetry Room
aqoe
Tarian Rindu_qoe

Cukupkah malam mengantarkan pesan rinduku padamu
Bersama bulan yang menyanyikan syair kerinduan?
Jika tidak biarkan ia dibantu bintang-bintang
Membisikkan rinduku padamu

Bila malam tak pernah cukup
Biarlah pagi membawa pesan rinduku padamu
Bersama embun dan aroma wangi bunga yang mekar

Tapi pagipun niscaya tak akan pernah cukup
Ijinkanlah siang terik berteriak lantang
Bahwa aku sangat merindukanmu

Oh…
Rindu masih menumpuk di dalam hati
Belum separuh ia dihantar hari

Kau pulanglah kesini
Karena akupun tak sanggup membawanya
Biar kau lihat sendiri
Betapa banyaknya rinduku
Hingga akupun tenggelam dalam lautannya
Chaong
wuihhhhh Applause.gif sebegitu besarnya kah rindu om@Aqoe ? Applause.gif a very good poetry ...thumbsup_anim.gif thumbsup_anim.gif keep posting om@Aqoe Peace.gif
aing_pisan
nice
Shamura
bagus,

manis banget.

benar - benar cinta lelaki dewasa ya?

FourLeafClover.gif
izna
Cieeee yang lagi kangen ...

Bagus mas puisinya ...
MaS_EmBeK
lagie khangen nech

rindu yang tertutup
sedikit menghitamkan warna hidup
tapi memberi warna baru
pada penantian

TTD. KAmbing TAmpan
~Princess~
pujaan nya hati nya mang kemana om @aqoe.....

nice post...
aqoe
Kala Aqoe Dan Kau



Ini aku lelakimu
Merengkuhmu dari segala
Rambut hitam bercahaya
Hingga jemari kakimu
Membuatku gagu

Datang aku ke pelukmu
Senja belum juga tiba
Aku datang dalam tanya
Kau hapus pada jawab

Itu kau wanitaku
Pendar kasih matamu
Mengubah remang jadi terang
Mengusir gamang jadi garang langkahku

Biarkan malam lewat
Kita berhitung detik ke detik
Dalam hujan rintik
Tak ada binar bulan
Tak jadi persoalan
Saling jelajahi percintaan

Ini aku dan kau
Dalam hendak
Merajut esok
Yang entah waktunya
Tapi akan kita jamah

Seperti juga
Saat kita bersama
aqoe

bergegas di persimpangan
tetap tak bisa menahan
bayangan menikam
akan esok yang diam

malam ini adalah permulaan
sebuah bangunan cerita
telah terbungkus dalam kata
dalam goyah
dan tak lama terberai

masih ada persimpangan itu
meski malam masih membisu
hati yang kelu
jalanan yang tetap renta
ruangku yang makin terbatas
angan yang meretas

tinggal mengucap
selamat tinggal
ataukah
selamat datang


aqoe
Rindu_qoe Dalam Kesunyian




Dalam kebimbangan malam,

Aku menghirup kopiku yang pahit.

Rasanya, paduan aneh dari gejolak jiwa yang gelisah

Dalam kesepianku, aku berharap

Waktu menuntunku pada arah yang bijak

Ketika mataku tak lagi bisa menembusmu

Ketika sidik jari-jariku tak lagi bisa menyentuhmu

Aku terduduk gelisah dipojok khayalanku

Sunyi… sunyi …, yang tersisa hanya nyanyian malam

Berjuang menyatu dengan jiwa bumi

Menimang cinta yang mewujud

Untukmu kupersembahkan kesunyianku

Kubiarkan penaku menari di tengah keheningan

Jiwaku termenung saat malam datang membawa rindu

Mataku terpejam…

Tanganku melemas…

Tapi jantungku berdetak cepat

Dan saat semua temaram jingga berubah hitam

Lantunan malam berbisik

Hembusan angin mengisak putus asa

Aku masih terpejam…

Mencari bayangan seseorang

Yang akan kubawa mimpi



eiger
sunyi adalah malam yang telanjang,
dan jantungnya adalah sisa_sisa rindu, BigGrin.gif

puisi yang asyik bro Applause.gif
aqoe


Nenk ....... aqoe kangen


kepingan kayu lapuk
lebur dicumbu dedaunan
tersiram embun
dan jiwa yang rabun

kenangan kelam
hadir diam-diam
menebarkan gundah
duka dan luka

kepingan kayu lapuk
jiwa yang remuk
terhuyung di jalanan
menggapai bayangmu
yang beranjak pelan

di meja yang sama
kuhirup kembali jejak kita
seperti tanah dicumbu gerimis
sepuluh tusuk sate, es teh dan lelah
usai percintaan kita yang manis

hanya kini aku sendiri
menikmati semua itu
dengan rokok yang kesekian
yang lunas kuhisap
sambil mengunyah rindu
yang terus merayap

berapa lama nanti ini?
bersamamu dengan hidangan yang sama
seperti sentuhan yang dulu
yang enggan sirana dari lamunanku

asap rokok tertawa
melihatku dalam gelisah
maka kulindas dia dengan sepatuku
rasakan, umpatku

rindu ini
makin perih

laut ini tak amis
kuhirup uap rindu
yang terbawa angin
dan rinai gerimis

penuh ruang jiwa ini
saat rindu menyusup
berdiam dalam enggan
yang berkarat
bayangmu kudekap erat

menabur rinduku
pada mendung di awan
biar segera tiba
lalu kau sesap perlahan
dalam tarikan nafasmu



tj_arto
Praying.gif
Jeep4x4
crying_anim02.gif
aqoe
Bara Rindu_qoe Di Malam Ini


Dirimu ada di kerling malam
Berbisik pada tembang cinta
Yang kudengar dalam diam
Tercetak di koran yang kubaca

Sambil meneguk harap
Yang enggan reda
Kuhabiskan sebatang rokok
Dan kembali dirimu ada
Dalam lingkaran asapnya

Meski tak lagi ada lagu
Dan rokok telah jadi abu
Bayangmu tetap di situ

Ada lirih ingatan
Melintas dalam hujan
Kenangan yang membadai
Saat sama-sama untai
Rasa yang dinamai entah

Masihkah kau sibuk
Menyulam kabut
Yang menyelinap
Dalam tanya yang menusuk
Bisakah kutitipkan juga
Rinduku di situ?

Jika rindu bisa ditulis
Dalam seribu lagu
Dibuat seribu sajak
Hingga tak lagi ada jarak
Bagi kita untuk bertemu
Akan kubuatkan itu
Untukmu

Mengeja namamu
Di punggung malam
Bersandar aku di situ
Dalam harap yang diam

Seribu kali jantungku berdetak
Beriring jam dinding
Rindu ini meretak
Sajak sajakku tergeletak

Kubiarkan malam
Dan separuh bulan
Menemani rindu ini
Kata kata telah menjelma asap
Aku mengenangmu dalam senyap
Chaong
Applause.gif wuihhhh om@Aqoe seorang pujangga cinta Applause.gif thumbsup_anim.gif thumbsup_anim.gif
sepakterjang
Bagus sih tp menurutQ terlalu panjang, jd bosan.
Terus berkarya yaA!
aqoe
QUOTE (sepakterjang @ Apr 8 2008, 09:20 AM) *
Bagus sih tp menurutQ terlalu panjang, jd bosan.
Terus berkarya yaA!


Tak terasa cukup 'ntuk sampaikan segala rasa nyang bro.
Tak mungkin bisa hindari segala asa nyang ada bro.
Namun tak bisa qoe pungkiri...........
Segala rangkain kata mungkin khan tak rasa

btw, sorry gwe ampe bikin bro bosa. But takkan lupa atas dukungan cool04.gif
dulgepok
sad.gif Rose.gif
h@n3y bunny
nice post.... Applause.gif Applause.gif
oyot
emang berat bos kalo lagi kangen
prazz
crying_anim.gif gw jd kangen ma mantan
aqoe
Beri Aqoe Kabar


Pastilah terselip di halaman buku
Rindu yang sering kau terima
Entah saat matahari baru merekah
Atau senja yang beranjak tenggelam

Pernahkah kau cari
Lembaran yang berisi sunyi
Kau bersihkan dari debu
Dan lipatan yang kaburkan isi

Sedang rindumu tetap ada
Kusimpan rapi di almari jiwa
Nanti jika kau datang lagi
Bisa kau baca ulang
Biar tahu apakah masih ada
Rindumu ataukah perlahan hilang

Jika lembaran rinduku
Kau temukan kembali
Kabarkan padaku
pekokkkk
ya dech iya dech ntar gw kasih kabar
miiingg
sms aj broo lbh cpat haha.gif ngakak.gif
btw nice poem guitar.gif guitar.gif guitar.gif
The Rambo
Nenk ... bener2 bikin bro aqoe mabuk cinta HeHe.gif
aqoe
nenk.............
satu dua kata trus tersusun
tak jua rindu dapat terobati
susunan kata qoe_tata rapi
tak jua jarak ingin mendekat

nenk.............
akankah rindu qoe_bawa mati..........???
dekat dimata jauh qoe_rasa
tak jua mampu qoe_hapus rasa
salahkah aqoe punya rasa...............???
rasa qoe_coba ntuk menyambung asa
asa yang qoe tunggu tak jua ada

nenk.............
rangkaian kata kan trus ada
selama rasa tak kunjung sirna
melayang rasa merangkul asa
.......................
pendexs00
aku sudah tak mampu lagi merindu
semua telah mati bersama sendu

kau tanggalkan yang seharusnya kau siram
kau melupakan nyanyian yang ku pedam

dan sekarang???
tinggal maaf saja

sory bro,
ane dah lupa cara merindu heheheh

nice posting speak_cool.gif
andrezmeister
ku kemas kerinduanku,
dan menghantarkannya ke balik awan


















i miss her too, shes that waiting wub_anim.gif
aqoe
Dalam Angan_qoe

apalagi yang harus kukatakan
pada geliat di dada
yang bersapa dengan debar entah
lalu aku terbenam pesonamu
yang makin menghanyutkan

selalu kau bilang tidak
saat kubisikkan cantikmu
saat aku tak berdaya memandangmu
tapi kurasakan getarmu
dari jemari yang kukecup
dari binar matamu yang sayup

apalagi yang harus kukatakan
kecuali pengakuan
dan pasrah
; aku mencintaimu
aqoe
Seperti Pertama Kali

dalam angin malam aku kenali gelisahku
seperti kau raba sukamu dari buluh-buluh bambu
sambil sama-sama kita tahu
selalu ada rindu di ujung situ

setiap kali aku melihatmu rasanya seperti baru pertama kali
biar dengan sinar yang beda dan sudutnya lain
tapi tetap saja mempesonaku
seperti saat di tepi senja kita pertama bertemu

telah kita telusuri lorong sunyi
meniti pematang dengan suka
telah kita sisipkan air mata dalam kata
kemudian kita selesaikan bait-baitnya

kau membuatku selalu memikirkanmu
saat aku bangun dari tidurku
bahkan sebelum kusadari itu hari apa
dan jarum jam telah menunjuk angka berapa

begitulah waktu terus melangkah
memilah napas yang bimbang
meneteskan sunyi yang panjang
tapi tak mampu padamkan harap
yang melilit menjadi akar
dan selalu tumbuh liar

bersamamu aku ingin terus mengalir
mengikuti angin yang semilir
aqoe
Hanya Waktu

tiang dari janji hingga bimbang
mulai melapuk
bukan karena waktu
karena kita yangmembuatnya begitu

tak ada lagi bening kata
telah muram dalam malam
sajak turut membisu
enggan berucap seperti dulu

‘akankah kita biarkan’, tanya angin
kepada awan yang sedang selimuti tubuh tuanya
‘hanya waktu yang bisa menjawab,’ kata awan
dengan mendung yang hadir tiba-tiba di mata

meski tak sempat membunuh
tapi kesedihan ini telah meremukkanku

salam buat masa lalu
yang pergi tanpa sempat bercakap
langkahnya gontai menyapa lelap

duduk di bangku tua
sambil menanti pagi yang enggan tiba
terasa menjadi terpidana
yang menuju tiang gantungan

segala yang lewat
dengan pernik riwayat
menjadi cermin telanjang
menatap kemarin dan esok
yang masih berupa bayang
aqoe
Sejenak Terlupa

sejenak terlupa apakah rabun
kacamataku tak berembun
sementara deretan kata diam saja
aku hanya menatap nanar
lalu berbinar

bertumpuk galau
yang susah kuhalau
cuma sejenak saja
bisa terusir
lalu kembali berdesir

kata-kata berlompatan
tari purba diperagakan
suara malam
tertelan tertelan sunyi

: tahukah kamu
gelisahkah enggan pergi
aqoe
Tanpa Percakapan

anim:menafsir hari dalam detik dan detak
barangkali akan ada bisikmu
“akankah kita sampai di sini saja”
barangkali tak kau temukan jawab
karena aku tak pernah bercakap
tentang ingin menyeka kenangan
menjadi buih yang perlahan jatuh

kau bertanya lagi
“lalu dimana bayangan kita?”

kurenungkan tanya itu kembali
seperti hari kehilangan malam
seperti senja rontokkan daunnya
dan kita terperangkap oleh dalam waktu
saat letih sibuk membujuk kelu

kau tahu kita tak bisa menafsirkan
perjalanan yang tak mudah ini
sebab senyuman dan tatapanmu
membuatku tak peduli
berapa langkah yang akan kujelajahi
menujumu
:worried_
The Rambo
udah sampe ke tempat nek belom neh Whistle.gif

trus apa udah anuanuan.gif atawa Kiss.gif ama si nenk HeHe.gif
dking
Kekasihnya pergi kemana nih Aqoe?
SMS dong..!
Hahahaha
komicrbt
dalem bro,,,,,,,,,,,,,,,
aqoe
Siluet Itu


malam menggodaku dengan kelamnya,
dan aku rindukan romansa kita
ingatkah kamu cahaya lampu berkaca pada aspal dengan efek indah itu?
aku masih gemar memandanginya.
menekuri cahaya itu lekat hingga siluetmu terbayang.

tahukah kamu bagaimana siluetmu dibenakku?
seperti gasing yang terus berputar. cepat.
tak dapat disentuh sampai kamu putuskan sendiri untuk tersentuh.

dan kali ini aku terluka.
kamu tak berhenti berputar.
membuatku pusing dan mual.

ingatkah kamu berapa banyak rencana yang kita dengungkan tentang dunia rekayasa kita?
aku selalu tertawa mengingatnya.
aku ini apalah tanpamu yang mengerti anehku.

sementara waktu terasa berjalan lambat,
kamu tetap di tempat di mana aku dapat melihatmu dengan jelas.
hingga mataku sakit memilah kamu dan jarak yang ada.

kalau saja dapat kukirimkan kertas tanya ini,
akan kutuliskan besar-besar: MENGAPA??
better_man
very nice poem.. jadi pengen ikutan bikin...
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.