Gue adalah peranakan campuran (Bokap Kristen, emak Muslim, guenya ga' pnting). Karena itu aq mulai banyak belajar untuk menyikapi dua "Great Religion on The Earth" Nasrani dan Muslim dengan lebih netral. Awalnya aku sedikit jengah dengan perbedaan yang seolah "dimunculkan" pada kedua penganutnya. Toh mereka sama - sama manusia. "Baca dong AAC". Seperti Islam yang mengutamakan akhlak yang baik dan halus, seperti Kristen yang mengutamakan belas kasih pada sesama. Di Islam ada saudara seiman, dan Kristen dengan Brotherhood-nya. Semua itu mengajarkan dan secara tegas memerintahkan kita untuk saling menghormati dan mengasihi. "Baca Iblis menggugat Tuhan". Seperti telah diutarakan dalam kedua Kitab (Al Quran dan Injil) bahwa setan begitu licin dan mudah berganti rupa menyesatkan serta mengadu domba keturunan Adam.
FITNA ADALAH SAMPAH GA PENTING, BUKAN PENDAPAT NON MUSLIM, TIDAK PULA MENGGAMBARKAN MUSLIM....... TITIK
Sekedar sebuah teori yang aku sendiri tak berani berkata langsung. Di dunia ini telah muncul kelompok Atheis yang merupakan hasil budidaya Iblis. Seperti lahirnya kaum NAZI (mewakili Atheis), KluxKlux Clan (mewakili Nasrani) dan Taliban (mewakili Muslim) yang bila kalian coba teliti lebih dalam memiliki seorang ayah yang sama, kreator yang sama, idealisme yang sama, bahkan perilaku yang sama. Hanya kulit luarnya saja yang berganti - ganti, bukankah itu benar - benar penampakan Iblis di muka bumi.
FAKTA
Sudah aku cek ke salah satu dosenku yang merupakan Nasrani taat dan pernah lama tinggal di Belanda. Beliau menyatakan bahwa orang Belanda seperti Geert Wilders (maaf) bukanlah seorang Nasrani sejati. Ungkapnya, "Di Belanda jarang sekali ada seorang yang benar - benar mendalami agama apapun sebelum usia tua datang. Kebanyakan mereka lebih suka dengan kebebasan untuk melakukan apapun termasuk seks, mengumpat, dan mencaci orang lain asal tidak melukai secara fisik!". Tanpa maksud menghina Belanda, memang harus disadari bahwa saat ini banyak atheis - atheis muda yang tanpa sadar terbentuk oleh belaian teknologi dan era kebebasan, yang menganggap agama sebuah aturan yang mengekang dan ribet>>>dimanapun, dinegara apapun.
KESIMPULANNYA
Ga penting banget buat nonton FITNA karena itu bukan pandangan kaum Nasrani terhadap Muslim, dan Bukan gambaran dari kaum Muslim. Itu cuma polah tingkah kaum Neo NAZI yang coba mengadu domba.
Jadi buat Geert Wilders
