Help - Search - Members - Calendar
Full Version: [ASK]Jenglot
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Paranoid
cu3ks
Bro& sis,,ada yang taw ga ttg jenglot??apa aja yah fungsinya??Thx
GadisSakaw
Jenglot, tu bentuknya kek boneka kecil, rusak, njijik'i. kek monster kecil
Katanya sih bisa ngisep darah.
Fungsinya?
1. Koleksi
2. Pamer
3. Ngebohongin orang
4. Nakut2in anak kecil yg rewel (keknya ini fungsi utamanya)

Ni bbrp pic nya.

1.


2.


3.


4.


5.

bodoahx
beneran tuh ada di indonesia.... termasuk jenis mahluk apa ya...?
qsruh
Sekitar tahun 1980-an seorang pria ditangkap petugas Polda Metro Jaya Jakarta, pasalnya ia dituduh menjual “mayat aneh ” untuk umum. Mayat tersebut kemudian disita dan dibawa ke RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) Jakarta. Para dokter kebingungan, makhluk berukuran kecil tersebut diduga seorang mayat manusia yang disinyalir pernah hidup di dunia.

Sejak saat itu, perbincangan adanya temuan mayat aneh tersebut menjadi tanda tanya besar hingga saat ini, tanpa menemukan jawaban yang pasti. Belakangan makhluk aneh semacam itu populer dengan nama jenglot, dan kini menjadi barang tontonan yang dipamerkan di sejumlah tempat perbelanjaan di kota-kota besar di Tanah Air. Setiap kali jenglot dipamerkan, banyak penonton yang penasaran ingin melihatnya secara langsung. Entah sudah berapa kali makhluk misterius tersebut manggung, dipertontonkan di muka publik.

Adalah Hendra Hartanto, pengusaha restoran dari Surabaya yang mempopulerkan nama jenglot peliharaannya. Ia menemukan jenglot tersebut sekitar tahun 1972, saat ia “semedi” di pantai Ngliyep, Malang, Jawa Timur. Saat bertapa pertama kali sosok “seseorang” memberinya 2 makhluk, yang disebutnya Bethara Kapiwira dan Bethara Katon. Sejak 1997, ia mulai memamerkan jenglot di Ibukota Jakarta, sampai sekarang masih berlangsung.

Kemungkinan Makhluk Hidup
Jenglot memang seperti manusia, hanya saja berperawakan kecil dengan panjang tubuh sekitar 10,65 cm, memiliki bagian serupa kepala, badan, tangan, dan kaki serta mempunyai kuku dan rambut panjang terurai sepanjang 30 cm melampaui panjang kaki, ada yang lebat dan ada yang jarang. Ukurannya masing-masing tampak proporsional. Ukuran kuku jari dan taring panjang meruncing. Taring mencuat cukup panjang hampir sepanjang ukuran kepalanya.

Menurut pemiliknya, Jenglot bukanlah benda mati tetapi dapat “hidup” (makhluk hidup). Hendra Hartanto, sang pemilik, mengaku Jenglot yang dipeliharanya memerlukan makan berupa darah manusia yang dicampur minyak japaron. Setiap 35 hari setiap Jumat Legi diberi satu tetes darah dicampur minyak japaron. Dengan cara botol yang berisi darah dalam tabung kemudian diletakkan secara terpisah di dekat jenglot. Dalam jangka waktu sekitar 18 jam, kira-kira 3 cc darah dan minyak wangi akan berkurang sekitar 50-60%.

Tanda-tanda kehidupan jenglot juga bisa dilihat dari rambut di kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya yang ternyata tumbuh bertambah semakin panjang bahkan lebih panjang dari ukuran tubuhnya. Kuku jari ternyata dapat memanjang seperti layaknya kuku manusia ataupun binatang. Pada saat tertentu posisi kaki, tangan dan mata dapat berubah, seakan menunjukkan adanya pergerakan, sebagaimana makhluk hidup pada umumnya.

Diteliti Dokter Forensik
Enam tahun yang lalu, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, pernah kedatangan “pasien” jenglot. Hendro Hartanto ingin membuktikan bahwa secara medis jenglot miliknya memang merupakan penjelmaan manusia yang pernah hidup. “Waktu itu tim medis di sini kaget, ada seorang pasien yang didaftarkan atas nama jenglot, dikira itu nama orang. Karena bingung mau ditangani di bagian mana maka “pasien” tersebut dibawa ke belakang sini (bagian forensik),” ujar dr. Djaja Surya Atmaja Sp.F., Ph.D., S.H., D.F.M., seorang dokter bagian forensik FKUI pada Era Baru. Di bagian forensik inilah jenglot diteliti lebih lanjut.

Untuk membuktikan sisi “kemanusiaan” jenglot tersebut maka tim dokter forensik FKUI RSCM melakukan deteksi dengan alat rontgen untuk mengetahui struktur tulang serta pemeriksaan bahan dasar kehidupan seperti C, H, O atau proteinnya. “Semua data awal saya catat dengan teliti dan selengkap-lengkapnya. Ini saya lakukan agar penelitian ini benar-benar dapat dilakukan secermat-cermatnya, ini kan menyangkut pertanggungjawaban pada ilmu pengetahuan,” kata dr. Djaja. Ia menjelaskan bahwa rontgen merupakan sebuah alat yang sangat peka dan sensitif untuk dapat mengetahui dan melihat sisi bagian dalam tubuh. Maka dilakukan foto rontgen untuk mengetahui struktur di dalam tubuh jenglot secara jelas. Dari foto tersebut ternyata belum terlihat struktur dalam tubuh jenglot, yang terlihat kosong (hanya semacam daging tanpa tulang) dan hanya terlihat sebatang “tonggak” menyerupai tulang yang menyangga dari kepala sampai tubuh.

Para dokter belum puas dengan hasil tersebut. Diduga dengan foto rontgen yang telah dilakukan ada kemungkinan kemampuan sinar rontgen kurang akurat. Oleh karena itu untuk mengetahui lebih pasti maka dilakukan foto Mamo. “Foto Mamo ini mempunyai tingkat kepekaan dan sensitifitas lebih baik, lebih akurat, lebih peka dan lebih sensitif daripada foto rontgen,” jelas dr. Djaja. Hasil foto ternyata tidak berbeda dengan hasil yang terlihat pada foto rontgen. Organ dalam tubuh jenglot tetap tidak tampak. Dengan kata lain struktur dalam tubuh jenglot tetap tidak terlihat.

Tim forensik semakin penasaran, tidak puas dengan hasil tes-tes awal, maka tim forensik sepakat untuk meneliti jenglot dengan CT Scan. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa penelitian secara medis harus dilakukan secermat mungkin. Hasil yang diperoleh ternyata dalam tubuh jenglot tidak menampakkan struktur tubuh seperti yang seharusnya ada pada manusia. Hal ini memunculkan tiga dugaan bahwa makhluk aneh itu kemungkinan manusia yang memiliki struktur fisik yang telah berubah. Kemungkinan kedua, sel kulit tersebut telah terkontaminasi dari luar. Sedangkan kemungkinan ketiga, bisa jadi makhluk kecil tersebut adalah makhluk jenis lain yang belum atau tidak dikenal dalam dunia medis hingga saat ini.

Tes DNA yang Mencengangkan
Belakangan, dr. Djaja Surya Atmaja, tergerak untuk meneliti unsur DNA (deoxyribose nucleic acid), sebuah unsur yang merupakan material genetik berupa basa protein yang membangun struktur kromosom. “Saya didorong beberapa teman untuk meneliti lebih lanjut,” katanya. Unsur ini merupakan gabungan suatu gula, fosfat dan basa. Hal ini dilakukan dengan asumsi bahwa DNA merupakan pembangun dari awal suatu kehidupan sesuatu makhluk hidup. Tanpa DNA “sesuatu” makhluk tak akan mampu hidup.

Tes tersebut dilakukan dengan media rambut dan kulit yang diambil dari sisi tubuh jenglot. Sampel sel kulit tersebut kemudian dianalisis dengan metode analisis PCR (Polymerase Chain Reaction). Dengan metode ini DNA dimultiplikasi (diperbanyak). Untuk memperbanyak DNA harus menggunakan bahan pemicu agar DNA dapat keluar dari inti sel sehingga dapat diketahui jenis DNA-nya. “Dalam hal ini, saya menggunakan pemicu DNA manusia, yakni jenis DNA HLA-DQ Alfa dan DNA Polymarker,” kata dr. Djaja. Jika DNA dari sel yang diteliti tersebut mengandung DNA manusia maka akan keluar pita DNA jenis manusia dan jika DNA tersebut DNA jenis hewan maka tidak akan keluar pita DNA manusia. “Saya kaget ternyata hasilnya positif, sampel sel kulit jenglot tersebut mengandung DNA dengan karakteristik manusia. Artinya spesimen sel jenglot tersebut berjenis sel manusia,” katanya seakan tak mempercayai hasil temuannya.

Begitu juga dari penelitian struktur rambutnya. Struktur rambut manusia terdiri dari akar yang diselimuti gelembung sebagai medan tumbuh rambut, kulit rambut, dan di dalam kulit rambut terdapat sumsum rambut. Ada anggapan bahwa rambut jenglot ini ditanam dengan sengaja. “Sangat mustahil kalau rambutnya ditanam, kecuali terlalu lebat, juga rasanya sulit menanam rambut pada media tubuh jenglot yang kecil,” kata dr. Djaja. Dari pemeriksaan struktur rambut jenglot, menurutnya bahwa rambut jenglot mempunyai struktur rambut asli walaupun strukturnya tidak sama persis dengan struktur rambut manusia. Jadi mirip rambut manusia. Struktur rambut jenglot mempunyai kelengkapan, yakni akar, diameter rambut agak besar, serta sumsum kecil mirip manusia. Akar tertanam di dalam gelembung dalam kulit persis sama dengan gelembung rambut manusia. Dalam rambut terdapat sumsum berukuran kecil seperti halnya dalam sumsum rambut manusia. Berbeda dengan sumsum rambut pada binatang yang mempunyai sumsum yang besar. Ada anggapan bahwa rambut jenglot ini ditanam dengan sengaja.

Di luar tes DNA, dr. Djaja juga sempat membuktikan pergerakan jenglot yang sekilas tampak hanya seperti sebuah mumi tanpa gerak. Bukti gerak jenglot dilakukan dr. Djaja dengan mengambil gambar atau foto. Bola mata jenglot digerakkan dengan tangan dan ternyata sulit bergerak, seakan-akan telah terpatri secara permanen. Mustahil digerakkan tangan tanpa merusaknya. Oleh karena itu dr. Djaja melakukan pengambilan gambar. Pengambilan gambar dilakukan dengan dua kali pemotretan, dalam kurun waktu yang berbeda. Gambar pertama menunjukkan bahwa kedua bola mata jenglot, titik hitamnya tepat berada di tengah-tengah. Gambar kedua yang dilakukan beberapa waktu kemudian, ternyata menampakkan hasil bahwa titik hitam pada bola mata jenglot telah berubah letaknya. Satu bola mata berada di atas sedangkan satu bola mata lagi telah turun ke bawah. Inikah satu bukti kehidupan yang ditunjukkan oleh jenglot?

Hasil tes DNA dan pembuktian gerak jenglot yang dilakukan dr. Djaja barangkali belum secara lengkap membuktikan “tanda kehidupan” pada diri jenglot. Sebab upaya dr. Djaja untuk mengetes DNA jenglot dengan sampel organ bagian dalamnya tidak disetujui pemiliknya. Alasannya takut merusak tubuhnya yang mungil itu, di samping takut “kualat”. Djaja sendiri mengaku sebenarnya tertarik untuk melakukan penelitian lebih dalam terhadap jenglot, namun selama ini terbentur pada masalah dana yang besar. “Kalau ada sponsor mungkin saya berani meneliti jenglot lebih dalam lagi,” ujarnya.revoltase.wordpress.com
Hideto_Takarai
:aplause: gw juga masih penasaran ama jenglot....
buat pak djaja,ayo pak adakan penelitian tentang jengklot....
kurobe
Ohhhh...
kupikir itu mayat manusia yg diberi obat2-an terus dijemur sampe kering kayak kismis...Tounge.gif
ivan_88
sejenis jin kale yeee..
arex_kere
bikin penelitian lagi aja!
Stone Crusher
@qsruh : thanx infonya
gw pernah baca di majalah misteri jenglot adalah manusia yang kena kutukan karena
memiliki ilmu hitam
OracleGate
bisa dimakan gak tuh? ^o^
MINNI
nyeremin gitu
sakabato
hi..............takut eke
caesar.ngamuk
wah ngeri juga ya walo kecil
trashman
Menurut Aq,(ini menurut Aq):
Jenglot atw yang biasa disebut Betara karang itu dulunya adalah orang yang mempunyai ilmu seperti Pancasona,Rawe Ronte dan sejenisnya.Ketika akhir hayatnya dia tidak dapat membuang/menghilangkan ilmu2 tsb,sehingga ketika dia mati jasadnya masih utuh tapi akan mengecil sesuai dengan kadar keilmuannya masing2


Jenglot ini biasanya digunakan oleh para ahli ilmu Hikmah untuk Penyedotan Pusaka, Pagaran Goib dsbnya. Karena power energi dari mahluk ini termasuk tinggi. Jadi biasanya para ahli ilmu Hikmah memerintahkan energi yang ada di mahluk tersebut untuk suatu maksud dan tujuan.
trashman
Ini ada link yang membahas tentang Jenglot
http://www.geocities.com/area51/dimension/7127/jenglot.html
pangeran_saru
wah dah pada banyak yang comment yah...
nambahin aja deh...

jenglot itusih terkenalnya di sumatera, kalau dipulau jawa sih namanya BK (betara karang)

fungsinya sih seperti yang seperti mas trashman jelasin, tapi biasanya antara BBK cewek ma cowok berbeda2 bro...

kalau BK cewek lebih sering unt kenaikan pangkat/jabatan, pemilihan gubernur atau presiden sekalipun

kalau BK cowok bisa unt apa aja, tergantung maksud dan tujuan yang punya dan tergantung kekuatan si BK (biasanya makin kecil makin kuat dia)

sorry ya...koreksi unt mas trashman, BK itu sebenarnya ga' seutuhnya mati atau meninggal, BK tercipta karena kedikdayaan dari ilmunya yang pada

saat itu ia sedang menjalani puasa dan kebabblasan, kalau ga' percaya monggo di buktikan sendiri, tapi jangan salahkan diriku kalau terjadi hal2 yang

tidak diinginkan ya, mencobanya dengan hanya menyentuh tubuh si BK

soalnya ini pengalaman pribadi diriku yang pada saat guru masih hidup aku diperkenalkan dengan salah satu dari ke 7 BK nya yang berasal dari bali

biasanya BK meminta kepada manusia unt disempurnakan, karena dia merasa terssiksa dengan keadaannya yang seperti itu...




sintmark
ituu sejenis siluman bukan yaaa???
d12
wah serem bgt tuh...........
pangeran_saru
setahu aq sih termasuk jin n temen2nya
jazz4all
wah....nyeremin bentukna...hiiii
M1K3
oh ceritanya begitu..serem juga ya
solagracia
Btw Jenglot Bknnya Biasa Dipake Sbg Media Utk Menyantet Seseorang Ya ???
Any Idea ?? Waiting.gif
free.your.mind
gokil banget seh tu jenglot bisa nakut2in anak kecil tapi kan tuh jenglot dilarang diindonesia dengan alasan itu yang punya jenglot kaya punya ilmu santet dan sebagainya.
spinkillart
pasti BK pacaran ama barbie abis badan kecil sih
di_k
ayo2 ada lg ga kelanjutan penelitiannya? penasaran nih..
gadispantai
gw udah pernah liat berhadap-hadapan...serem, matanya ditutup pake kain
smaxhellxa
hehehe, jadi inget alien...mirip banget tuh..
otong_aksbld
dulu pas kecil, gw kira itu ginseng... haha...
mbenk91
Weh serem....
Kalo udah mati kok katanyan masih harus dikasih darah ya?
TheCross
ini setan kecil apa manusia yg dikutuk ya? Thinking.gif
♥ Bintang Jatuh ♥
no comment...
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.