Pesawat Timpa Permukiman, 83 Tewas
KINSHASA - Sebuah pesawat penerbangan komersial jatuh dan menimpa permukiman padat penghuni di Republik Demokratik Kongo kemarin (15/4) pukul 15.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB. Sedikitnya 83 orang tewas setelah pesawat DC-9 milik maskapai penerbangan Hewa Bora gagal take off, lalu menghantam wilayah permukiman di kota Goma, Kongo bagian timur.
Julien Mpaluku, gubernur Kinshasa, menjelaskan bahwa pesawat yang berencana menuju ke Kinshasa, ibu kota Kongo, itu jatuh setelah sempat tinggal landas. Posisi pesawat saat jatuh berada di luar jalur tinggal landas.
Julien Mpaluku menyebutkan, pesawat tersebut mengangkut 79 penumpang dan 6 awak. "Hingga kini, enam orang berhasil dikeluarkan dari rongsokan pesawat dan diangkut ke rumah sakit terdekat," katanya.
Kondisi pesawat dan lokasinya yang diselimuti gulungan api menyulitkan petugas menentukan apakah jenazah yang ditarik keluar dari rongsokan pesawat adalah penumpang atau penduduk di permukiman tersebut.
Kongo tercatat sebagai negara dengan catatan standar keamanan penerbangan terburuk di dunia. Kecelakaan penerbangan terburuk di Kongo terjadi pada 1996. Saat itu, pesawat Antonov 32 jatuh beberapa detik setelah tinggal landas dari Bandara Kinshasa sebelum menimpa pasar terbuka. Insiden tersebut menewaskan sekitar 300 orang.
Maskapai penerbangan Hewa Bora sebetulnya baru saja ditetapkan Uni Eropa masuk ke daftar hitam maskapai yang dilarang beroperasi di Uni Eropa. (AP/Rtr/kim)
sumber : Jawa Pos, 16 April 2008
ternyata pilot indonesia lebih hebat ya, berkali-kali pesawat komersial jatuh tdk pernah dipemukiman penduduk
