doc_bf
Apr 30 2008, 05:47 AM
Bagi bro dan sis yang mempunyai berita-berita seputar dunia kesehatan, bisa posting disini
Tolong cantumkan juga sumbernya ya....
doc_bf
Apr 30 2008, 05:49 AM
Transplantasi Monitor Online Jatung Lemah
BERLIN - Dunia kedokteran kembali membuat terobosan. Saat ini telah tersedia sebuah alat monitor jantung yang ditanam dalam tubuh. Alat itu bekerja secara otomatis untuk mendeteksi gejala dini gagal jantung yang diklaim tercepat dan paling akurat. Dengan alat baru ini, tubuh pasien dapat mengirim data kinerja jantung ke rumah sakit melalui sinyal telepon.
Saat menerima sinyal potensi gagal jantung seorang pasien, rumah sakit dapat segera mengirim tim medis atau memberi tahu pasien untuk segera mencari tempat perawatan terdekat.
Perangkat monitor yang disebut cardiac re-synchronisation therapy defibrillator device atau Consulta CRT-D itu telah ditanam pada seorang pasien jantung, Monique Pachalek, pada 23 April lalu di German Heart Institute Berlin (DHZB).
Menurut dokter Bjoern Peters dari German Heart Institute Berlin (DHZB), produk Medtronic Inc, perusahaan pembuat alat-alat kesehatan terbesar di dunia, itu baru saja mendapat persetujuan dari badan pengawasan obat dan makanan AS (FDA, Food and Drug Administration). "Alat ini juga dapat berfungsi sebagai defibrilator, yaitu suatu alat pemacu jantung agar dapat berdenyut kembali dengan ritme normal," ujarnya.
Bjoern menambahkan, berbeda dengan alat monitor dan pacu jantung konvensional, CRT-D mendeteksi potensi gagal jantung dari aliran darah, bukan detak jantung. "Metode baru ini akan sangat membantu penderita penyakit jantung karena gejala awal gagal jantung dapat diketahui lebih cepat sehingga segera mendapat penanganan," jelasnya. (biz/AP/kim)
Sumber : Jawa Pos, 30 April 2008
doc_bf
Apr 30 2008, 11:28 PM
Lingkar pinggang besar meningkatkan risiko kematian pada wanita
Kalbe.co.id - Menurut studi besar di Amerika, wanita dengan banyak lemak perut meninggal lebih awal akibat penyakit jantung dan kanker dibandingkan wanita lain, tidak tergantung berat tubuhnya.
Temuan ini dilaporkan dalam jurnal medis Circulation edisi 1 April 2008, menambah bukti bahwa ketika berkaitan dengan risiko kesehatan, berat total tidak sepenting dibandingkan lemak perut.
Studi terdahulu menemukan bahwa orang dengan tipe ’bentuk apel’tampaknya berisiko arteri, tekanan darah tinggi dan diabetes. Obesitas perut juga telah dikaitkan dengan kanker tertentu seperti kanker ginjal dan kanker kolon.
Dalam studi baru, para peneliti di National Institute of Health and Harvard Medical School menemukan bahwa wanita paruh baya dan lansia yang mengamali obesitas perut (lingkar pinggang 89 cm atau lebih) tampaknya lebih banyak meninggal akibat penyakit jantung atau kanker selama studi dibandingkan wanita yang lebih ramping.
Diantara 44.000 wanita Amerika yang diteliti selama 16 tahun, obesitas perut menaikkan 2 kali lipat kematian akibat penyakit jantung atau stroke, dibandingkan wanita yang lingkar pinggangnya lebih kecil dari 71 cm. Jika dikaitkan dengan kematian akibat kanker, wanita dengan ukuran pinggang terbesar mempunyai 63% lebih tinggi risikonya dibandingkan wanita kebanyakan.
Studi ini juga menemukan risiko pinggang besar tidak tergantung indeks massa tubuh (IMT) keseluruhan. Nyatanya, diantara wanita dengan berat badan normal terdapat yang lingkar pinggangnya 89 cm atau lebih menghadapi risiko kematian lebih besar dari penyakit stroke dan penyakit jantung.
Hasil ini menekankan pentingnya tetap ramping di usia pertengahan, menurut pimpinan penelitian Dr. Cuilin Zhang dari National Institute of Child Health and Human Development. Walaupun mempertahankan berat ideal harus terus dilakukan untuk pencegahan penyakit kronis dan kematian prematur, hal yang sama penting untuk mempertahankan ukuran pinggang dan mencegah obesitas perut.
Kelebihan lemak perut diperkirakan tidak sehat karena efek metaboliknya. Terlalu banyak lemak di daerah tubuh ini tampaknya meningkatkan kadar kolesterol, meningkatkan resistensi insulin (prekursor diabetes tipe 2) dan menyebabkan inflamasi luas dalam tubuh yang berkontribusi pada penyakit jantung dan kanker tertentu.
Sumber : www.kalbe.co.id
doc_bf
May 1 2008, 10:18 PM
Studi tentang komposisi telur
Kalbe.co.id - Sebuah laporan dalam American Journal od Clinical Nutrition (AJCN) edisi April 2008 menjelaskan kaitan antara tingginya konsumsi telur dan semua penyebab kematian, temuan tidak biasa sehingga para ilmuwan tidak dapat memberikan penjelasan. Para peneliti, Djouss dan Gaziano, menganalisis data dari Physicians Health Study I yang diikuti dokter-dokter laki-laki selama periode 20 tahun.
Faktanya, orang dewasa sehat terus menikmati telur sebagai bagian diet seimbangnya dan temuan tidak cukup kuat untuk menyarankan orang-orang mengubah diet mereka. Pada studi epidemiologi, tidak ditunjukkan sebab dan akibat dan ada kelemahan di dalamnya. Para ilmuwan tidak mengendalikan berbagai faktor termasuk asupan makanan dan nutrisi termasuk lemak jenuh. Sebagai tambahan, konsumen telur menunjukkan gaya hidup lain dan pola diet yang berkaitan dengan risiko peningkatan kesehatan. Dalam edtorial penyertanya, Dr. Robert Eckel, wakil ketua Committee on Cardiovascular and Metabolic Disease, berkomentar bahwa studi ini kurang informasi diet secara detail sehingga dapat mengacaukan interprestasi, seperti pola asupan diet lemak jenuh dan lemak bentuk trans. Bebrapa orang yang makan telur banyak sering mengkonsumsi bersamaan dengan makanan tinggi lemak jenuh.
Sebagai tambahan, para ilmuwan tidak mengomentari tingkat kontrol diabetes. Kontrol diabetes jelek berkaitan dengan peningkatan risiko banyak penyakit kronik yang juga berefek mematikan. Lagipula, sulit mengeneralisir temuan ini pada populasi umum karena sampel didasarkan pada dokter-dokter pria seluruhnya yang mempunyai tingkah laku berbeda dengan populasi umum.
Titik paling kredibel dari studi ini adalah para ilmuwan menunjukkan tidak adanya hubungan antara konsumsi telur dengan risiko kardiovaskular. Hal ini konsisten dengan penelitian komprehensif 30 tahun terakhir yang seluruhnya menunjukkan bahwa orang dewasa sehat dapat menikmati telur tanpa berdampak signifikan pada risiko penyakit jantung. American Heart Association (AHA) menyetujui bahwa telur sesuai pedoman sehat jantung ketika kolesterol dari sumber lain dibatasi. Konsumsi telur tidak berdampak signifikan pada rasio LDL:HDL, salah satu indikator terbaik yang diketahui dan secara ilmiah untuk risiko penyakit jantung.
Orang dewasa sehat harus terus menikmati telur untuk meningkatkan asupan nutrisi menguntungkan buat mereka. Satu telur termasuk kuningnya mempunyai 13 vitamin dan mineral esensial, protein mutu tinggi, lemak tak jenuh sehat dan antioksidan, hanya sebanyak 70 kalori.
Sumber : www.kalbe.co.id
doc_bf
May 1 2008, 10:21 PM
Diet vegetarian membantu meringankan artritis rematoid
Kalbe.co.id - Diet vegetarian bebas gluten dari kacang, biji bunga matahari, buah-buahan dan sayuran tampaknya menawarkan perlindungan terhadap serangan jantung dan stroke bagi orang yang menderita artritis rematoid. Tampaknya diet ini menurunkan kolesterol dan juga berefek pada sistem imun sehingga meringankan beberapa gejala berkaitan dengan nyeri sendi, demikian menurut para peneliti Swedia. Tim dari Sweden’s Karolinska Institute mengatakan bahwa studi menjelaskan diet dapat berperan penting pada penderita artritis rematoid yang sering menyebabkan serangan jantung, stroke dan penyumbatan arteri.
Para peneliti menulis dalam jurnal Arthritis Research and Therapy, 18 maret 2008 mengatakan bahwa temuan ini sejalan dengan temuan sebelumnya yang hasilnya regimen diet vegetarian pada penderita artritis yang menunjukkan penurunan tekanan darah, penurunan indeks massa tubuh dan penurunan insiden kardiovaskular.
Sekitar 20 juta orang mengalami artritis rematoid di seluruh dunia, sebuah penyakit otoimun yang disebabkan tubuh kita bingung mengenali bahan asing dan menyerang jaringan sehat sendiri.
Dalam studi ini, Johan Frostegard dan koleganya memberikan makanan vegetarian bebas gluten kepada 38 sukarelawan dan 28 orang lain diberikan makanan seimbang tapi diet non vegetarian selama satu tahun.
Orang dengan diet tanpa produk hewani dan gluten, biasa ditemukan dalam gandum, rye dan barley, mempunyai kadar kolesterol ‘jelek’ atau LDL (low density lipoprotein) lebih rendah. Kolesterol ‘jelek’ ini dapat menghambat pembuluh darah arteri. Mereka juga turun berat badannya sementara sukarelawan dengan diet lain tidak ada perubahan. Para peneliti mengatakan studi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan peranan makanan yang berbeda dapat mempunyai manfaat perlindungan melawan serangan jantung dan stroke.
Bulan Maret 2008, para peneliti dari Finlandia mengatakan bahwa pil generik 1 kali seminggu untuk menangani penyakit, secara bermakna menurunkan risiko serangan jantung dan stroke pada orang-orang dengan kondisi ini. Studi terbaru juga menunjukkan bahwa obat-obat baru yang menghambat protein inflamasi disebut tumor necrosis factor (TNF) juga efektif menurunkan risiko serangan jantung dan stroke pada orang dengan kondisi ini.
Para peneliti mengatakan dalam laporannya, bukti menunjukkan bahwa LDL dapat terlibat dalam aktivasi sistem imun yang salah. Para sukarelawan dengan diet vegetarian mempunyai kadar C reactive protein (CRP) lebih rendah, yang merupakan indikator kadar inflamasi dalam tubuh dan berkaitan dengan penyakit jantung.
Sumber : www.kalbe.co.id
doc_bf
May 1 2008, 10:29 PM
Panduan Baru Penanganan Osteoartritis
Kalbe.co.id - Osteoartritis (OA) merupakan penyakit peradangan sendi yang paling sering terjadi dan merupakan penyebab utama nyeri muskuloskeletal kronis dan kecacatan pada populasi usia lanjut di seluruh dunia. Nyeri pada lutut dan pinggul merupakan penyebab utama kesulitan berjalan dan menaiki tangga pada kelompok usia lanjut di Eropa dan AS dan sebanyak 40% dari orang-orang berusia >65 tahun di Inggris mengalami gejala-gejala yang berhubungan dengan OA lutut dan pinggul.
Tujuan dari penanganan OA lutut dan pinggul adalah menurunkan nyeri dan kekakuan sendi, mempertahankan dan meningkatkan mobilitas persendian, menurunkan keterbatasan dan kecacatan fisik, memperbaiki kualitas hidup sehat, menghambat progresifitas kerusakan sendi, dan mengedukasi pasien tentang penyakit OA dan cara penanganannya.
Standar nasional baru untuk penanganan OA menganjurkan perubahan gaya hidup untuk membantu meringankan gejala-gejala dan rasa nyeri yang dialami oleh pasien OA. Panduan yang dikeluarkan oleh National Institute for Health and Clinical Excellence (NICE) dan National Collaborating Centre for Acute Care tahun 2008 tersebut juga berisi tentang terapi farmakologis yang efektif untuk pasien OA.
Panduan tersebut juga meminta para tenaga kesehatan untuk menyampaikan informasi baik secara lisan maupun tulisan kepada semua orang yang menderita OA agar semakin mengerti kondisi mereka dan cara penanganan OA serta untuk meluruskan pemikiran-pemikiran mereka yang salah, seperti bahwa OA merupakan bagian dari proses penuaan dan tidak dapat ditangani.
Panduan NICE untuk penanganan OA adalah sebagai berikut :
* Penanganan yang utama bagi pasien OA adalah latihan untuk meningkatkan kekuatan otot-otot yang terkena OA dengan melakukan aerobik, tanpa memandang usia, penyakit lain yang menyertai, rasa nyeri, atau kecacatan.
* Pasien OA dengan obesitas harus didukung untuk melakukan penurunan berat badan.
* Para tenaga kesehatan harus mempertimbangkan pemberian NSAID topikal untuk mengurangi nyeri sebagai tambahan terhadap terapi utama pada pasien OA lutut dan tangan. Pemberian NSAID topikal dan/atau paracetamol harus lebih dahulu dipertimbangkan sebelum memberikan NSAID oral, inhibitor COX-2, atau golongan opioid.
* Para tenaga kesehatan harus mempertimbangkan pemberian parasetamol untuk mengurangi rasa nyeri sebagai tambahan terhadap terapi utama.
* Ketika akan memberikan terapi NSAID oral/inhibitor COX-2, pilihan pertama haruslah NSAID standar yang biasa digunakan dalam penanganan OA atau inhibitor COX-2. Perlu juga dipertimbangkan pemberian inhibitor pompa proton (PPI) untuk menurunkan timbulnya efek samping saluran cerna yang tidak diinginkan.
* Penanganan menggunakan pembedahan dengan menggantikan sendi yang rusak harus dipertimbangkan pada pasien-pasien OA yang mengalami gejala-gejala pada persendian (nyeri, kaku dan penurunan fungsi) yang mengganggu kualitas hidup mereka dan tidak berespon terhadap terapi non bedah. Keputusan untuk melakukan pembedahan harus diambil secepatnya sebelum terjadi keterbatasan fungsi persendian yang permanen dan timbulnya nyeri yang hebat.
Panduan penanganan OA menurut Osteoarthitis Research Society International (OARSI) sebagai berikut :
1. 12 rekomendasi mengenai penanganan non-farmakologis :
* Edukasi dan penanganan oleh pasien sendiri.
* Kontak telepon dengan tenaga kesehatan secara teratur.
* Terapi fisik pada penderita OA yang menggunakan tongkat.
* Latihan kekuatan otot dengan aerobik dan berenang.
* Penurunan berat badan pada pasien yang obesitas.
* Penggunaan alat-alat seperti tongkat, penahan lutut, dan alas kaki.
* Terapi menggunakan panas.
* Transcutaneous electrical nerve stimulation untuk penanganan sementara nyeri.
* Akupuntur.
2. 8 rekomendasi penanganan farmakologis :
* Penggunaan asetaminofen (hingga 4 g/hari).
* NSAID oral selektif dan non-selektif COX-2 yang digunakan dengan dosis terendah yang efektif untuk penanganan OA, dan hindari penggunaannya dalam jangka panjang.
* Preparat topikal NSAID dan capsaicin.
* Injeksi intraartikular kortikosteroid dan hialuronat.
* Suplementasi menggunakan glucosamine dan chondroitin sulfat untuk meringankan gejala-gejala simtomatik.
* Structure-modifying effects dengan penggunaan glucosamine sulfat, chondroitin sulfat dan diacerein.
* Indikasi penggunaan golongan opioid dan analgesik narkotik lemah untuk penanganan nyeri yang refrakter.
3. 5 rekomendasi penanganan bedah :
* Total joint replacements.
* Unicompartmental knee replacement.
* Osteotomi dan joint-preserving surgical procedures.
* Joint lavage and arthroscopic debridement untuk OA lutut.
* Joint fusion yang digunakan ketika joint replacement gagal.
Pasien OA lutut atau pinggul yang tidak mendapatkan perbaikan rasa nyeri dan perbaikan fungsi yang adekuat dengan menggunakan kombinasi terapi non-farmakologis dan farmakologis harus mempertimbangkan terapi bedah joint replacement. Replacement arthroplasties efektif dan cost-effective bagi pasien dengan gejala-gejala yang signifikan dan/atau dengan keterbatasan fungsi yang berhubungan dengan penurunan kualitas hidup sehat.
Sumber : www.kalbe.co.id
doc_bf
May 1 2008, 10:34 PM
Penanganan Serangan Gout Akut
Kalbe.co.id - Artritis gout merupakan penyakit peradangan sendi yang paling banyak terjadi pada pria berusia >40 tahun. Serangan akut gout ditandai dengan onset-nya yang cepat dan rasa nyeri yang semakin bertambah. Selama stadium akut gout, pasien mengalami rasa nyeri yang hebat yang ditandai dengan kemerahan, rasa panas, pembengkakan dan penurunan jangkauan gerak dari sendi yang terkena. Serangan awal pada fase akut biasanya mengenai satu persendian (monoartikular). Sendi metatarsofalangeal I merupakan sendi pertama yang terkena serangan akut gout pada sekitar 50% dari seluruh jumlah pasien gout. Persendian lain yang dapat terkena (berdasarkan urutan yang paling sering terkena) adalah mata kaki, tumit, pergelangan, jari-jari, dan siku. Gejala dan tanda sistemik lain yang dapat menyertai serangan akut gout adalah kelelahan, demam, dan mengigil. Lamanya serangan akut pada gout yang tidak diobati bervariasi dari hanya beberapa jam hingga bertahan selama beberapa hari. Tiga tahap dalam penanganan gout adalah sebagai berikut :
* Mengobati serangan gout akut.
* Menurunkan penyimpanan asam urat yang berlebihan untuk mencegah deposisi urat pada jaringan dan mencegah flares artritis gout.
* Memberikan profilaksis untuk pencegahan flares akut.
Penanganan Serangan Akut Gout
Tujuan penanganan pada serangan akut gout adalah penghentian rasa nyeri dan inflamasi secara tepat dan aman.
Serangan gout akut biasanya ditangani dengan pemberian obat anti inflamasi non-steroid (NSAID) dan/atau colchicine. Terapi lainnya yang dapat digunakan adalah :
* Pemberian kortikosteroid intraartikular saat infeksi yang ada sudah ditangani.
* Pemberian kortikosteroid oral atau intravena pada pasien dengan kontraindikasi pemberian NSAID.
* Pemberian injeksi intramuskular atau subkutan kortikotropin.
Penanganan serangan akut gout dapat melalui 2 pendekatan, yaitu :
1) Penanganan non-farmakologis
Diet. Konsumsi daging dan kerang-kerangan tinggi purin telah dihubungkan dengan peningkatan resiko gout, namun konsumsi sayur-sayuran kaya akan purin, seperti bayam tidak dihubungkan dengan peningkatan resiko gout. Keuntungan diet rendah kalori dan karbohidrat serta tinggi protein dan lemak tak jenuh adalah memperbaiki sensitivitas insulin, penurunan kadar insulin plasma, dan peningkatan ekskresi urat melalui ginjal bersamaan dengan penurunan kadar urat serum.
Konsumsi alkohol. Konsumsi alkohol juga terkait erat dengan gout. Beberapa faktor yang mendasari hubungan ini adalah : asidemia laktat transien akibat kadar alcohol yang berlebihan akan menurunkan ekskresi urat melalui ginjal; konsumsi alcohol jangka panjang merangsang produksi purin; bir mengandung purin; dan minuman yang terkontaminasi timbal (contoh, moonshine) akan menurunkan ekskresi urat.
Hipertensi. Hipertensi akan menurunkan ekskresi urat melalui ginjal yang akan menimbulkan hiperurisemia. Thiazide dan loop diuretic, yang sering digunakan dalam penanganan hipertensi, akan meningkatkan kadar urat serum dengan mempengaruhi transpor ion tubular ginjal dan akan menyebabkan deplesi volume, yang akhirnya menimbulkan reabsorpsi urat oleh proximal convoluted tubule (PCT).
Gerakan sendi dapat meningkatkan inflamasi yang terjadi, dimana pengistirahatan sendi yang terkena mempercepat penyembuhan. Kebutuhan menggunakan obat-obatan berkurang pada pasien yang dapat mengistirahatkan sendi yang terkena selama 1-2 hari.
Pemberian kompres dingin pada sendi yang terkena dapat berguna sebagai terapi tambahan pada serangan akut gout.
2) Penanganan farmakologis
Colchicine dan NSAID merupakan obat yang paling banyak digunakan dalam penanganan serangan gout akut. Di AS, kombinasi terapi dalam penanganan serangan gout akut yang paling banyak digunakan pada individu yang tidak memiliki penyakit penyerta lainnya adalah :
* NSAID dengan kortikosteroid intraartikular (43%)
* NSAID dengan kortikosteroid oral (33%)
* NSAID dengan colchicines oral (32%)
* NSAID saja (27%)
Di AS, terapi tunggal dalam penanganan serangan gout akut yang paling banyak digunakan pada individu yang tidak memiliki penyakit penyerta lainnya adalah NSAID (77%), injeksi kortikosteroid intraartikular (47%), prednisone oral (42%), colchicine oral (37%), triamcinolone intramuskular (11%), kortikotropin intramuskular (5%), dan colchicine intravena (4%).
a. Colchicine oral
Mekanisme kerja secara jelas bagaimana colchicine dapat mengurangi rasa nyeri akibat gout tidak diketahui sampai sekarang. Namun, diduga rasa nyeri dapat dikurangi karena efek farmakologik colchicine yang terikat pada dimer tubulin. Colchicine juga diduga terlibat dalam berbagai macam fungsi leukosit, termasuk diapedesis (pergerakan ameboid), mobilisasi, degranulasi lisosomal, dan yang paling penting terlibat dalam kemotaksis leukosit.
Absorpsi colchicine oral cepat namun tidak sempurna (waktu yang diperlukan untuk mencapai konsentrasi maksimum 2 jam; bioavailabilitas 25-50%). Mula kerja colchicine (mengurangi rasa nyeri akibat gout) sekitar 8 jam dengan pemberian intravena dan sekitar 24 jam dengan pemberian oral. Waktu paruh colchicine setelah pemberian oral pada pasien dengan fungsi ginjal dan hati normal sekitar 9 jam; dimana pada pasien gagal ginjal, waktu paruh colchicine 2-3 kali lebih panjang (sekitar 24 jam); dan pada pasien sirosis dan gagal ginjal, waktu paruh colchicine 10 kali lebih panjang (sekitar 4 hari). Colchicine lebih efektif jika digunakan dalam waktu 24 jam setelah serangan akut gout. Dosis colchicine yang dianjurkan menurut British National Formulary adalah sebagai berikut : dosis awal 1 mg dilanjutkan 500 μg setiap 2-3 jam hingga rasa nyeri berkurang, timbulnya muntah dan diare, atau hingga dosis total 6 mg telah dicapai; pemberian boleh diulang setelah 3 hari. Colchicine tidak boleh digunakan jika laju filtrasi glomerulus (GFR) <10 ml/menit, dan dosis harus diturunkan sebanyak 1.5 kali dosis normal jika GFR <50 ml/menit. Pemberian colchicine harus dihindari pada pasien dengan gangguan fungsi hati, obstruksi bilier atau ketidakmampuan untuk mentolerir diare.
b. Colchicine intravena
Colchicine intravena merupakan obat yang efektif untuk gout akut namun kerugian yang ditimbulkan akibat pemberian colchicine intravena lebih banyak bila dibandingkan dengan keuntungan yang didapat dan tersedia pilihan terapi lainnya yang lebih aman.
c.NSAID oral
NSAID merupakan terapi pilihan pada sebagian besar pasien gout yang tidak mempunyai penyakit lain yang menyertai. Resolusi lengkap terjadi dalam waktu 5-8 hari setelah pemberian terapi awal pada >90% pasien. Pemberian NSAID harus dihindari pada pasien dengan penyakit ulkus peptikum, tingkat klirens kreatinin yang rendah, penyakit hati dan gagal jantung kongestif yang tidak terkompensasi, dan pada pasien yang mendapatkan terapi antikoagulan. Dosis maksimum harus diberikan segera mungkin setelah timbulnya gejala-gejala serangan akut gout atau pada saat penegakkan diagnosis dan diteruskan hingga 24 jam setelah terjadinya resolusi lengkap, lalu diturunkan secara cepat dalam waktu 2-3 hari.
d. Kortikosteroid intraartikular
Kortikosteroid intraartikular dapat diberikan pada pasien yang mengalami peradangan pada satu atau dua persendian akibat serangan akut gout. Pasien dengan gout poliartikular yang tidak berespon terhadap pemberian NSAID oral atau pasien yang memiliki kontraindikasi terhadap pemberian NSAID dapat juga diberikan kortikosteroid intraartikular.
e. Kortikosteroid sistemik
Kortikosteroid dapat diberikan pada pasien yang tidak dapat menggunakan NSAID atau colchicine, dan dapat diberikan secara peroral, intravena atau intramuskular. Prednisone dapat diberikan dengan dosis 30 mg selama 1-3 hari, lalu diturunkan dalam waktu 1-2 minggu.
f. Kortikotropin
Hormon adrenokortikotropin (ACTH) merupakan hormon yang disekresi oleh kelenjar pituitari, dimana hormon ini akan merangsang produksi kortisol, kortikosteron dan androgen oleh kelenjar pituitari. Mekanisme kerja kortikotropin terhadap proses inflamasi yang terjadi pada gout belum diketahui secara jelas. Fungsi kortikotropin pada proses inflamasi akibat gout diduga berhubungan dengan salah satu fungsinya dalam merangsang pelepasan kortikosteroid adrenal. Kortikotropin bekerja melalui jalur perifer dengan pengaktifan reseptor melanokortin, yaitu reseptor melanokortin tipe 3 (MC3R), dan hal inilah yang diduga bertanggung jawab terhadap efikasi kortikotropin pada gout akut.
Getting dkk memperlihatkan bahwa fragmen α-MSH (Melanocyte Stimulating Hormone) dan β-MSH yang lebih kecil dapat menghambat migrasi neutrofil serta pelepasan sitokin dan kemokin pro-inflamasi yang diinduksi oleh kristal monosodium urat (MSU).
Ritter dkk mengadakan retrospective chart review pada 33 pasien gout akut (38 episode) dan 5 pasien pseudogout akut (5 episode) yang mendapat kortikotropin. 11 pasien sudah didiagnosis memiliki kristal MSU (+). Indikasi penggunaan kortikotropin yang paling sering adalah sebagai berikut : gagal jantung kongestif (n=18), gagal ginjal kronik (n=20), riwayat perdarahan saluran cerna (n=10) dan kurangnya respon terhadap pemberian NSAID dan colchicine (n=6). Usia pasien rata-rata adalah 66 tahun (43-93 tahun). 27 pasien diterapi dengan kortikotropin intravena, 6 pasien dengan kortikotropin intramuskular, dan 5 pasien dengan kortikotropin subkutan. 34 episode gout diterapi dengan kortikotropin 40 IU setiap 8 jam dan 4 episode dengan 80 IU setiap 8 jam. Dosis diturunkan setiap hari berdasarkan perbaikan klinis (misalnya, penurunan derajat sinovitis dan perbaikan jangkauan gerak). Sediaan yang paling sering digunakan adalah 40 IU setiap 8 jam (90%), diikuti oleh 40 IU setiap 12 jam dan 40 IU sekali sehari. Lama pemberian terapi 1-14 hari. Colchicine profilaksis diberikan pada 79% pasien (n=30) saat dosis kortikotropin diturunkan. Tingkat resolusi yang dilaporkan adalah 97%. Pada beberapa pasien, resolusi terjadi pada hari pertama. Waktu rata-rata yang dibutuhkan agar tercapai resolusi adalah 5.5 hari. Tingkat relaps yang dilaporkan adalah 11% (n=4). Dapat disimpulkan bahwa kortikotropin efektif pada pasien dengan masalah medik yang multipel seperti gagal jantung kongestif, gagal ginjal, dan perdarahan saluran cerna.
Pada prospective, quasi-randomized, non-blinded, controlled study yang melibatkan 76 pasien yang mengalami serangan akut gout dalam 24 jam terakhir, Axelrod dan Preston membandingkan pemberian kortikotropin parenteral (dosis tunggal 40 IU diberikan secara intramuskular) dengan indomethacin oral 50 mg 4 kali sehari yang diberikan bersamaan dengan makanan, hingga rasa nyeri pasien berkurang. Untuk serangan-serangan akut berikutnya, pasien tetap melanjutkan terapi dengan kortikotropin dan indomethacin dan diikuti perjalanannya selama 1 tahun. Selama waktu pemberian terapi, pasien-pasien tersebut diterapi dan diobservasi selama 5 jam sebelum diijinkan pulang. Pasien harus melaporkan untuk follow-up, 5-7 hari setelah setiap serangan akut dan dinilai waktu yang dibutuhkan sampai nyeri reda, kemampuan berjalan dan timbulnya efek samping. Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan kristal MSU pada semua pasien. Interval nyeri rata-rata dari waktu pemberian obat hingga hilangnya rasa nyeri adalah 3±1 jam pada pasien yang diberikan kortikotropin dan 24±10 jam dengan indomethacin (p<0.0001). Nyeri menghilang dalam waktu 4 jam dan tidak ada efek samping yang timbul pada 36 pasien yang mendapat kortikotropin intramuskular. Dapat disimpulkan bahwa pasien yang menerima kortikotropin mengalami penurunan rasa nyeri yang lebih cepat dibandingkan dengan yang menerima indomethacin oral.
Pada review akhir-akhir ini, Taylor dkk menyimpulkan bahwa pemberian tunggal kortikotropin atau kombinasi dengan colchicine efektif dalam penanganan gout akut. Efek samping potensial yang dapat terjadi adalah hipokalemia, kontrol glisemik yang memburuk pada pasien diabetes melitus, retensi cairan, dan kemungkinan relaps dan flares gout. Kortikotropin dapat berguna dalam penanganan gout akut pada pasien yang tidak berespons dengan pemberian NSAID, dan pada pasien dengan kontraindikasi terhadap ginjal dan saluran cerna pada pemberian terapi lainnya.
Sumber : www.kalbe.co.id
doc_bf
May 1 2008, 10:54 PM
Sanggama Nikmat, Bayi Selamat
Kehamilan bukan penghalang aktivitas seksual. Konon, wanita hamil lebih mudah mencapai orgasme multipel.
“Berbahaya nggak ya, buat kehamilanku?” Itu memang kekhawatiran kebanyakan wanita hamil untuk melakukan hubungan seks. Tenang saja. Anda tetap boleh melakukannya selama kehamilan Anda sehat.
Asal tahu saja, tidak sedikit wanita hamil yang justru merasakan kenikmatan dan kepuasan luar biasa, dibanding semasa tidak hamil. Bahkan, sebagian wanita hamil mengaku dapat mencapai orgasme multipel dengan mudah.
Pengakuan mereka masuk akal. Sebab ketika hamil, berbagai hormon wanita dan hormon kehamilan mengalami peningkatan. Ini menyebabkan perubahan pada sejumlah organ tubuh antara lain, payudara dan organ reproduksi, termasuk vagina jadi lebih sensitif dan responsif.
Libido turun naik
Libido (hasrat seksual) dan keinginan untuk menikmati hubungan intim selama masa kehamilan sangat bervariasi. Umumnya, dorongan seksual agak menurun di trimester pertama. Maklumlah perubahan hormon yang menimbulkan mual-mual membuat Anda enggan berhubungan intim.
Tapi memasuki trimester kedua, dorongan seksual wanita hamil akan kembali meningkat, sejalan dengan hilangnya keluhan mual. Libido ini turun kembali di trimester ke-3 akibat ukuran dan berat janin yang semakin membesar.
Asal tahu saja, pengaruh perubahan hormon selama kehamilan terhadap libido itu sangat besar. Peningkatan kadar hormon estrogen, misalnya, akan meningkatkan aliran darah, khususnya di daerah sekitar panggul, termasuk alat kelamin. Ini membuat vagina beserta bibir luar (labia major), bibir dalam (labia minor), serta klitoris membesar, sehingga ujung-ujung saraf di dalamnya menjadi sangat sensitif. Pada keadaan biasa alias sedang tidak hamil, bagian-bagian tersebut hanya akan membesar dan menjadi lebih sensitif pada saat menjelang orgasme.
Selain di daerah panggul, payudara dan daerah di sekitarnya juga membesar dan menjadi jauh lebih sensitif, termasuk daerah di sekeliling puting payudara Anda. Kondisi inilah yang memungkinkan Anda lebih cepat dan mudah mencapai orgasme. Satu lagi, aliran darah yang meningkat di sekitar vagina juga menyebabkan cairan vagina menjadi lebih cepat dan lebih mudah ke luar. Kondisi ini akan membuat penetrasi jadi lebih mudah terjadi.
Kapan saat yang tepat?
Tidak ada batasan waktu kapan saat tepat untuk bersanggama selama hamil. Asalkan kehamilan Anda dinyatakan tidak memiliki risiko apa pun, lakukanlah make love kapan pun Anda menginginkannya, bahkan sampai menjelang persalinan. Dengan tetap menikmati aktivitas yang satu ini bersama suami, Anda berdua bisa saling berbagi rasa takut maupun kekhawatiran, serta stres yang mungkin muncul selama masa kehamilan.
Bagi Anda yang hamilnya berisiko, misalnya letak plasenta tidak pada posisi yang seharusnya (plasenta previa), lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter. Begitu juga apabila Anda mengalami perdarahan ringan, seperti keluarnya flek-flek pada kehamilan trimester pertama, tunda dulu keinginan untuk make love.
Andaikan dokter mengizinkan hubungan seksual, terimalah hal itu sebagai hadiah bagi si kecil. Anda dan suami tentu menginginkan si kecil tumbuh dan berkembang optimal hingga tiba saat kelahiran, bukan?
Jangan aneh-aneh
Hubungan seksual selama hamil bukan hanya sebuah aktivitas yang mengasyikkan, tapi di balik itu juga bermanfaat sebagai persiapan bagi otot-otot panggul Anda untuk menghadapi proses persalinan kelak. Yakni, di saat terjadi kontraksi otot-otot di daerah panggul dan organ kelamin sewaktu Anda hampir mencapai orgasme. Tapi dengan catatan, Anda tidak melakukannya dengan gaya yang ‘aneh-aneh’ dengan dalih bereksperimen untuk menambah variasi.
Memang, di masa trimester pertama, Anda masih punya banyak pilihan posisi bercinta. Namun, beberapa bulan kemudian pilihan posisi itu semakin terbatas. Posisi misionaris, wanita di bawah dan pria di atas, misalnya, menjadi tidak nikmat lagi.
Itu sebabnya, posisi sanggama selama hamil, adalah variasi dari posisi menyamping, sehingga perut Anda terbebas dari tindihan. Beberapa posisi yang bisa Anda pilih adalah:
* Wanita di atas, pria di bawah
Dengan posisi ini, Anda bisa mencegah terjadinya tekanan yang terlalu banyak pada bagian perut dan payudara. Keuntungan lainnya, Anda dapat mengatur kedalaman penetrasi penis pasangan Anda, dan juga kecepatan serta irama bercinta Anda.
• Posisi sendok
Posisi ini dilakukan dengan tubuh berbaring menyamping. Pasangan Anda berada di belakang Anda, sehingga penetrasi dapat dilakukan dari belakang. Posisi ini juga sesuai untuk dilakukan pada saat perut Anda sudah besar, atau saat Anda tidak dapat berperan aktif lagi selama bercinta.
• Posisi duduk
Posisi ini dapat menjadi pilihan di akhir trimester ke-2 atau di awal trimester ke-3. Posisi ini cukup nyaman, baik untuk Anda maupun pasangan, sekali pun tidak memberikan Anda berdua kesempatan untuk banyak melakukan gerakan aktif saat pemanasan (foreplay). Sayangnya, posisi duduk ini hanya nyaman dilakukan bagi berat tubuh Anda tergolong normal. Sebab, pada posisi ini pasangan Anda harus menopang berat tubuh Anda pada pangkuannya.
Posisi manapun yang Anda pilih, nikmatilah aktivitas seksual itu bersama suami dengan tetap memperhatikan kondisi kehamilan Anda.
Sumber : www.ayahbunda-online.com
brotherlim
May 3 2008, 11:09 PM
Manfaat Sarapan Bagi Kesehatan Tubuh
kapangila.com - Mungkin tak banyak orang menyadari, bahwa sebenarnya sarapan adalah salah satu rahasia untuk menjaga kesehatan. Tak peduli seberapa sibuknya Anda, penting untuk mengisi bahan bakar untuk tubuh Anda sehingga energi Anda terpenuhi sepanjang hari. Sarapan memberi modal energi pada Anda untuk berktivitas sepanjang hari. Sebenarnya, selain memberi energi pada tubuh, sarapan juga memiliki manfaat lain yang tak kalah pentingnya. Berikut beberapa manfaat dari sarapan.
Memberi Kekuatan Metabolisme Setelah Sepanjang Malam - Sarapan dipertimbangkan sebagai waktu makan yang penting karena mengganti waktu malam yang tak terisi makanan serta menambah kebutuhan gula Anda. Gula adalah sumber energi yang diserap dari karbohidrat yang Anda makan. Di pagi hari, setelah Anda tak mengkonsumsi makanan selama 12 jam, zat gula dalam tubuh Anda turun ketingkat yang paling rendah. Saat ini terjadi, tubuh Anda menggantinya dengan melepas zat gula yang telah ditimbun di lapisan otot dan liver, yang disebut glycogen.
Berguna Untuk Penurunan Berat Badan - Selama tidur 12 jam tubuh Anda puasa sepanjang malam, dan di pagi hari Anda berada dalam tahap pertama merasa lapar. Melewatkan sarapan membuat tubuh Anda tetap 'dalam kelaparan,' sedang mengkonsumsi makanan yang bagus akan memberi peningkatan metabolisme. Jika Anda dalam upaya mengurangi berat badan, hal terakhir yang Anda ingin lakukan Andalah tingkat metabolisme rendah. Sarapan makanan sehat akan meningkatkan kemampuan pembakaran lemak dalam tubuh Anda. Lebih jauh, sarapan dapat meningkatkan tingkat energi Anda sebagaimana metabolisme sepanjang hari.
Menambah Esensial Nutrisi Dan Tingkat Keseluruhan Energi - Sarapan menyediakan proporsi significan asupan total nutrisi untuk sepanjang hari, dan menawarkan kesempatan untuk mengkonsumsi makanan yang penuh nutrisi seperti zat besi, vitamin dan serat. Esensial vitamin, mineral dan nutrisi lainnya hanya dapat diperoleh dari makanan.
Memberi Otak Anda Bahan Bakar Untuk Meningkatkan Konsentrasi - Sarapan memperbaiki kemampuan Anda berpikir dan menjaga Anda tetap berada dalam penampilan mental terbaik. Sarapan menyediakan bahan bakar bagi otak Anda untuk meningkatkan kemampuan dalam pemecahan masalah dan ingatan.
Menghindari Makan Tak Terkontrol - Sarapan dengan baik akan menjaga Anda dari rasa lapar berlebih, dimana ini dapat mencegah Anda makan berlebihan di siang harinya. Makanan yang dikonsumsi saat sarapan mampu menahan lemak dan kalori tinggi dari makanan sepanjang hari. Saat Anda meninggalkan sarapan, Anda akan cenderung mengalihkan rasa lapar dengan ngemil sepajang pagi hingga menjelang makan siang. Dan hal ini akan mendorong Anda mencari pelarian lain pada kopi, atau minuman yang mampu meningkatkan energi.
Apapun yang Anda pilih untuk menu sarapan, beri tubuh dan otak Anda energi yang dibutuhkan untuk dibawa sepanjang hari. Berlakulah baik pada diri Anda sendiri, dan biasakan sarapan. Kebiasaan ini akan membuat Anda merasa lebih baik sepanjang hari. (.articlebiz/erl)
brotherlim
May 3 2008, 11:12 PM
MAKANAN SEHAT UNTUK KESEHATAN TUBUH
Oleh : Haryo Bagus Handoko, SP (Sarjana Pertanian Agribisnis)
Sebagai manusia pastilah kita pernah mengalami kondisi kesehatan yang tidak begitu baik, dan kita pasti akan merasa kurang nyaman saat harus terpaksa minum obat dari dokter. Kita tentu tidak merasa nyaman saat harus meminum obat resep dokter demi kesembuhan kita, namun tentu kita tidak akan menolak saat obat penyembuh itu bukan berupa pil, namun berupa makanan berkhasiat yang bisa menyembuhkan dan memulihkan kesehatan tubuh kita.
Apa yang dimaksud dengan Nutriceuticals ?
Pengobatan dengan cara mengkonsumsi suatu resep masakan atau minuman tertentu selanjutnya dalam dunia kedokteran disebut sebagai nutriceuticals. Salah satu ahli dalam bidang ini di Indonesia adalah Dokter Hembing yang terkenal bisa meramu berbagai bahan tanaman dan bahan makanan dalam suatu resep masakan dan minuman sehat yang bercita rasa enak namun terbukti bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan memberikan khasiat yang baik bagi kesehatan, stamina, imunitas dan kebugaran tubuh.
Banyak bahan makanan di sekitar kita yang dapat menjadi “obat” penyembuh dan pemulih stamina tubuh kita. Misalnya saja, sup ayam. Sup ayam telah dikenal sebagai pemulih kekuatan dan stamina serta penyembuh bila kondisi tubuh kita begitu lemah atau dalam keadaan sakit. Dalam resep kuno bangsa Cina, sup ayam dikenal sebagai “obat mujarab” bagi pemulihan kondisi dan stamina wanita yang baru saja melahirkan dan berada dalam kondisi lemah, bahkan dalam beberapa kasus operasi, sup ayam yang dicampurkan dengan air rebusan tanduk kijang, kemudian dikonsumsi (dimakan) secara teratur oleh orang yang sakit atau si pasien, dipercaya bisa memulihkan stamina dan mempercepat pemulihan luka operasi.
Dalam kebudayaan yang lain, seperti kebudayaan Yahudi kuno, sup ayam dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus, misalnya saja penyakit flu. Bahkan beberapa orang ahli dari Amerika, biasa menyebut sup ayam sebagai antihistamine alami dan beberapa orang ahli yang lain bahkan menyebut bahwa sup ayam mempunyai fungsi yang sama dengan zat antibiotika penicillin. Selain meningkatkan kekebalan dan imunitas tubuh, sup ayam juga dipercaya bisa “membunuh” penyakit yang menyerang kekebalan tubuh kita.
Dalam pengobatan modern, sup ayam bisa juga terbukti secara ampuh menyembuhkan atau mengurangi rasa sakit akibat penyakit rematik atau pun cedera otot atau persendian (rheumatoid arthritis). Dalam sebuah penelitian di Amerika, seorang dokter bernama David E. Trentham dan tim risetnya dari Harvard Medical School mengadakan percobaan terhadap 30 orang pasien penderita penyakit radang persendian (arthritis) atau pun rematik dengan memberikan mereka makanan berupa sup ayam setiap hari. Setelah 3 bulan lamanya para pasien secara teratur mengkonsumsi sup ayam, 25-30% dari pasien penderita tersebut merasakan berkurangnya rasa sakit pada persendian mereka.
Berikut ini disajikan beberapa deret daftar bahan makanan sehat yang “dipercaya” bisa memulihkan stamina tubuh dengan cepat dan juga menyembuhkan tubuh dari serangan penyakit, yaitu : bawang putih, kacang kedele, ubi/ketela merah, buah kiwi, pisang, kacang hijau, dan aneka kacang-kacangan lain, brokoli, ikan tuna segar yang dikukus dan aneka ikan laut lainnya, daging ayam, daging kalkun bebas lemak (sudah dikuliti), gandum (oat meal), kentang panggang atau dikukus, paprika hijau dan merah, wortel, pepaya, nasi, ketan hitam, bayam, turnip, bawang bombay, yoghurt (tidak berlemak), aprikot, jeruk, tomat, daging kambing, pasta (misalnya spageti, atau aneka jenis pasta yang lain).
Dengan mengetahui bahan makanan apa saja yang dipercaya dapat menyembuhkan dan memulihkan stamina tubuh kita, maka kita bisa meracik sendiri bahan-bahan makanan tersebut menjadi suatu resep makanan yang juga berkhasiat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh kita.
Tidak hanya makanan saja yang bisa membantu kita memperoleh tubuh yang sehat, bugar dan stamina tubuh yang prima. Minuman yang tepat juga terbukti bisa membantu kita memperoleh kesehatan dan kebugaran. Sejumlah penelitian menunjukkan hasil bahwa minuman teh yang biasa kita minum terbukti dapat mengurangi resiko tubuh kita terkena penyakit kanker, serangan jantung, penyakit stroke maupun membantu kita menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Rahasia keampuhan khasiat dari minuman teh ternyata terkandung dalam daun teh yang mengandung zat yang bernama flavonoid, sebuah zat antioksidan yang dapat menghindarkan tubuh kita dari kerusakan sel akibat adanya radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh (baik lewat pernapasan, makanan, atau minuman yang terkontaminasi oleh zat-zat polutan, zat beracun yang tidak sengaja bisa masuk ke dalam tubuh kita).
Sangat disarankan memilih varietas daun teh seperti misalnya teh hitam, teh hijau, atau pun teh bunga chrysanthemum dan varietas teh sejenis. Minuman teh yang dikemas dalam bentuk botolan, es teh atau minuman teh kemasan yang siap minum biasanya mengandung lebih sedikit flavonoid, sementara minuman teh herbal tidak mengandung flavonoid. Jadi kita harus pintar-pintar memilih jenis teh yang akan kita konsumsi, bila kita khusus tertarik pada khasiat flavonoidnya.
Saat kita membuat atau menyeduh teh, sebaiknya biarkan dulu selama lima menit, barulah kita bisa meminumnya. Hal ini untuk memberikan waktu agar air panas yang kita seduhkan pada daun-daun teh benar-benar bisa melarutkan flavonoid sehingga benar-benar terlarut dalam air teh yang nantinya akan kita minum.
Menurut hasil penelitian di Inggris, disarankan agar kita paling tidak meminum sekurang-kurangnya 8 cangkir teh (1.89 liter teh) per hari sehingga antioksidan dalam minuman teh (flavonoid) yang masuk ke dalam tubuh kita sama kadarnya dengan 6 buah apel yang idealnya kita makan dalam sehari. Namun bila kita termasuk orang yang sensitif terhadap zat seperti kafein yang terkandung juga dalam minuman teh, maka sebaiknya kita bisa mengurangi sendiri jumlah konsumsi minuman teh yang kita minum dalam sehari.
Untuk manfaat serta khasiat yang lebih kompleks, kita bisa mencampurkan minuman teh yang kita minum dengan madu untuk menambah kadar zat antioksidan yang masuk ke dalam tubuh kita, perasan air jeruk nipis (yang berfungsi untuk memacu pelepasan flavonoid dalam daun teh agar semakin banyak yang terlarut dalam air teh seduhan yang nantinya akan kita minum), atau pun kita bisa juga mencampurkan sedikit susu ke dalam minuman teh kita untuk menambahkan kalsium yang terkandung di dalamnya, sehingga minuman yang kita minum benar-benar mengandung berbagai zat penting yang berguna untuk peningkatan daya tahan dan stamina tubuh kita.
Apa yang dimaksud dengan Phytochemicals ?
Phytochemicals adalah sebutan terhadap tumbuhan, sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang mengandung zat kimia alami yang dapat berfungsi sebagai bahan untuk pengobatan. Di Indonesia, istilah ini juga dikenal sebagai tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Bila bahan makanan ini dikonsumsi secara teratur maka akan bisa meningkatkan stamina, imunitas, kekebalan tubuh, sehingga kita bisa terhindar dari penyakit dan juga bisa memulihkan kondisi tubuh kita agar sehat dan bugar kembali saat kita sedang sakit dan berada dalam kondisi dan stamina tubuh yang lemah.
Chris Beecher, PhD, seorang peneliti dalam bidang kimia obat-obatan di Universitas Illinois Chicago, Amerika Serikat, telah membuat katalog mengenai 900 macam tumbuhan, sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan yang dapat digolongkan sebagai Phytochemicals (Tanaman Obat). Diantaranya adalah sterol yang bisa dijumpai dalam mentimun. Sterol dipercaya bisa meluruhkan atau menghilangkan kolesterol dari dalam tubuh. Jadi dengan mengkonsumsi mentimun secara teratur, kolesterol dalam tubuh kita bisa kita kurangi. Bahkan mentimun cukup cocok dikonsumsi oleh para pasien tekanan darah tinggi, karena mentimun bisa menurunkan tekanan darah. Zat kimia alami lain yang bisa dijumpai dalam tumbuhan misalnya, polyacetylene, yang terkandung dalam tanaman parsley, yang bila dikonsumsi secara teratur bisa menghindarkan kita dari resiko terkena penyakit kanker, karena polyacetylene yang terkandung dalam tanaman parsley, berfungsi sebagai buffer (penyeimbang) terhadap zat asing dan bahan asing (misalnya zat karsinogenik) yang masuk ke dalam tubuh kita yang bisa berpotensi menyebabkan kanker. Zat alami lain seperti quinone yang bisa dijumpai dalam tanaman rosemary, berfungsi untuk menstimulasi tubuh kita agar memproduksi lebih banyak enzim penolak racun (detoxifying enzymes), dan zat-zat kimia seperti indole (yang bisa dijumpai dalam cabe atau lombok) yang terbukti bisa memerangi gejala kanker dengan cara mendeaktivasi hormon estrogen. Jadi bila kita yang terbiasa memakan lalapan mentimun dan sambal saat makan siang, secara teratur, berarti kita sudah menghindarkan tubuh kita dari resiko terserang penyakit kanker. Juga sangat disarankan agar mengurangi konsumsi bahan makanan daging yang dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang, karena bila kita terlalu sering memakan daging panggang (terutama yang dipanggang atau dibakar hingga agak gosong), resiko tubuh terkena penyakit kanker juga semakin besar karena dalam daging bakar yang agak gosong (terlalu matang) berpotensi mengandung zat karsinogenik yang memicu pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh kita. Jadi biasakanlah makan lebih banyak sayur dan buah-buahan bila ingin tubuh kita senantiasa sehat dan bugar.
Sebenarnya masih ada ratusan jenis bahan makanan (sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan) yang termasuk dalam kategori phytochemicals. Phytochemicals atau tanaman obat bisa melindungi tubuh kita dari kerentanan akan serangan penyakit melalui berbagai cara, mulai dari melindungi DNA kita dari kerusakan, mengatur kerja hormon tubuh kita secara simultan, dan menstimulasi produksi bahan-bahan kimia dalam tubuh yang berfungsi membantu kerja syaraf tubuh kita (neurotransmitters).
Seorang pakar tanaman obat (naturopathy) dari Australia, Alison Johnson pernah berkata bahwa halaman kebun belakang rumah bisa merupakan lahan yang cukup baik untuk menanam berbagai jenis tanaman obat-obatan yang pada suatu saat mungkin bisa cukup berguna bagi kita. Beberapa jenis tanaman yang dia sarankan untuk ditanam di kebun belakang rumah kita antara lain :
Lidah buaya (Aloe vera), cukup berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan, tanaman ini bisa dipotong kecil-kecil kemudian dicampurkan dalam minuman sirup yang selanjutnya bisa kita minum untuk menjaga kesehatan pencernaan kita. Untuk manfaat yang lain, ternyata getah dan gel dari tanaman ini bisa bermanfaat untuk mengobati luka bakar, menyembuhkan jerawat yang membandel, dan juga menyembuhkan luka akibat tersayat atau karena jatuh, tentu saja cara pemakaiannya dengan dioleskan pada bagian anggota tubuh yang dimaksud.
German chamomile, merupakan tanaman tahunan dengan bunga berwarna putih dengan warna kuning di bagian pusatnya. Tanaman bunga ini bisa dimanfaatkan sebagai minuman teh yang berkhasiat, caranya dengan dimasukkan dalam air mendidih dan dididihkan hingga 20 menit kemudian airnya diminum. Cukup berkhasiat mengatasi gangguan pencernaan dan masuk angin (bila diminum bisa menstimulasi perut kita agar bisa mengeluarkan gas / kentut), selain itu dengan minum teh chamomile secara teratur bisa mengatasi gejala insomnia (susah tidur) karena efek dari teh chamomile ini bisa membantu kita agar bisa tidur nyenyak.
Lavender. Minuman teh dari seduhan bunga lavender berkhasiat mengatasi sakit kepala, sulit tidur (insomnia), penyakit rematik dan gangguan pencernaan. Minyak lavender dapat digunakan mengusir demam, mengobati luka bakar, dan bisa mengobati penyakit batuk bila dioleskan di bagian dada si pasien sesaat sebelum tidur. Bunga lavender dapat ditanam di tanah ataupun di pot, serta bisa juga berfungsi ganda sebagai tanaman hias nan cantik. Sebaiknya ditanam di bagian kebun yang memiliki penyinaran sinar matahari yang cukup.
Parsley, tanaman rempah ini berkhasiat untuk menyegarkan pernapasan dan bau mulut bila dikunyah secara teratur. Daun Parsley juga bisa dimanfaatkan sebagai tonik untuk kita yang berjenis kulit kering, dapat pula digunakan untuk tonik rambut. Parsley bisa ditanam di pot atau bisa juga ditanam sebagai tanaman pagar.
Rosemary, tidak hanya berguna sebagai bumbu masak, namun juga dapat berkhasiat sebagai obat keramas atau pun tonik untuk mengatasi rambut berketombe. Caranya dengan mencampurkan Rosemary dengan air secukupnya dan kemudian memblendernya hingga hancur, kemudian baru bisa dipakai untuk keramas atau juga sebagai tonik rambut. Rosemary bisa juga dibuat sebagai minuman teh yang ternyata cukup berkhasiat untuk mengobati “penyakit pikun”, mengobati sakit kepala, melegakan hidung tersumbat saat pilek dan juga mengatasi gangguan pencernaan serta meredakan rasa sakit akibat penyakit rematik.
Salvia atau Sage, termasuk tanaman jenis herba. Salvia (nama botani) karena mempunyai arti “sehat”. Tanaman ini bila dibuat sebagai minuman teh (dengan menggunakan 4 helai daun dengan dididihkan di air mendidih) bisa mengatasi gangguan pencernaan, mengobati sakit tenggorokan atau batuk dan juga dapat mengurangi jumlah keringat yang keluar dari tubuh (bagi orang yang bermasalah karena terlalu banyak mengeluarkan keringat sehingga menimbulkan bau badan yang tidak enak).
Thyme, tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masak, namun bisa juga dibuat sebagai minuman teh yang berkhasiat untuk mengobati sakit tenggorokan, dapat pula air teh yang dibuat dari thyme bisa digunakan untuk merendam kaki yang bengkak akibat terlalu capek berjalan atau berlari (biasanya banyak terjadi pada para olahragawan).
Bay leaves, tidak hanya berfungsi sebagai bumbu masak namun juga bisa bermanfaat untuk meredakan rasa sakit bila diremas-remas dan digosok-gosokkan pada bagian tubuh yang ngilu akibat rematik atau arthritis (gangguan atau radang persendian).
Di Indonesia sendiri, sebenarnya ahli dalam bidang tanaman obat juga sudah ada, dan bahkan sudah cukup dikenal, yaitu Dr. Hembing yang sering muncul dalam acara-acara televisi dan bahkan telah menerbitkan buku-buku mengenai tanaman obat yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh manusia.
Berikut ini juga dibahas mengenai beberapa jenis bahan makanan lainnya yang berkhasiat baik bagi kesehatan tubuh kita, yaitu antara lain :
Ubi/Ketela Merah
Mungkin kita selama ini memandang sebelah mata terhadap bahan makanan yang satu ini. Banyak yang beranggapan bahwa ketela merah / ubi (orang Jawa menyebutnya dengan istilah “telo”) adalah makanan orang pedesaan, makanan udik, atau makanan kalangan ekonomi lemah. Kita mungkin tidak pernah menyadari bahwa dari bahan makanan yang murah ini mempunyai manfaat dan khasiat yang tidak bisa diremehkan begitu saja.
Ubi / ketela merah mengandung lebih banyak beta-carotene daripada wortel, mengandung vitamin C dan E, berkhasiat secara ampuh menghindarkan tubuh dari resiko terserang penyakit kanker. Berkhasiat pula untuk mengatasi gejala menopause pada wanita usia lanjut dan juga mencegah kaum wanita dari terserang osteoporosis, karena ubi/ketela merah terbukti mengandung hormon progesteron yang bisa membantu pembentukan tulang secara sehat sehingga kaum wanita bisa terhindar dari terserang osteoporosis. Bagi kaum pria, mengkonsumsi ubi/ketela merah juga bisa berkhasiat memberikan “bentuk tubuh yang bagus” karena ubi/ketela merah mengandung berbagai macam tipe karbohidrat serta mineral yang berguna bagi pertumbuhan dan pembentukan otot dan tubuh. Dalam industri obat-obatan, bahkan ubi/ketela merah banyak digunakan sebagai bahan dalam pembuatan pil KB atau pil kontrasepsi.
Bagi kita yang bertubuh kerempeng atau terlalu kurus, tentulah kita menginginkan memiliki badan yang bagus, padat berisi (bagi kaum wanita) atau sehat berotot (bagi kaum pria). Selain disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein (untuk pembentukan tubuh), kita juga disarankan pula mengkonsumsi karbohidrat dan juga mineral-mineral yang diperlukan oleh tubuh. Ketela merah atau ubi memiliki zat-zat yang dibutuhkan untuk pembentukan dan pembangunan tubuh kita seperti karbohidrat, kandungan karbohidrat dalam jumlah yang kompleks yang terkandung dalam ubi / ketela merah terbukti dapat membantu pembentukan jaringan otot, serta tubuh yang padat dan berisi. Semakin banyak atlit maupun para binaragawan yang memperbanyak konsumsi ubi / ketela merah dalam menu makanan mereka setiap harinya. Semakin banyak atlit, olahragawan dan binaragawan yang beralih dari menu makanan nasi, kentang, atau roti ke pengkonsumsian ubi / ketela merah sebagai makanan pokok. Hal ini karena ubi / ketela merah atau yam dipercaya sebagai makanan yang bebas kandungan lemak, maupun bebas kolesterol, namun sarat mineral dan vitamin yang berguna bagi pembentukan tubuh yang padat berisi namun bebas lemak.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa ubi atau ketela merah (orang barat biasa menyebutnya dengan sebutan Yam), sekarang banyak dikonsumsi oleh para atlet binaraga, pesenam hingga balerina yang menginginkan tubuh yang sehat kuat, padat berisi dan bebas lemak. Bahkan sudah banyak hidangan vegetarian ala barat yang memasukkan bahan makanan ubi / ketela merah dalam menu hidangan tersebut. Ubi / ketela merah bisa dimasak dengan cara ditumis atau dipanggang bersama sayur mayur hijau seperti bayam, wortel, kacang-kacangan, bawang putih, kacang kedele, kentang, brokoli, tomat, pasta, spageti, hingga dimasak bersama daging kambing. Ada pula yang memasak ubi / ketela merah kukus bersama keju dan susu, serta daging asap yang kemudian dipanggang dalam oven untuk kemudian disantap saat matang.
Jadi sekarang jangan pernah menganggap remeh lagi bahan makanan sederhana yaitu ubi / ketela merah yang selama ini biasa dipandang sebelah mata. Sangat banyak khasiat dan manfaat yang terkandung dalam bahan makanan murah namun berguna bagi kesehatan dan kebugaran ini. Mari mulai kembali ke gaya hidup pedesaan dengan mengkonsumsi makanan sehat yang alami demi kesehatan dan kebugaran tubuh kita.
Bawang Putih
Sudah terbukti sejak ribuan tahun yang lalu, bahwa bawang putih banyak memiliki khasiat bagi kesehatan dan penyembuhan, karena mengandung zat anti bakteri dan anti virus. Misalnya saja bawang putih turut berperan dalam penyembuhan terhadap sekian banyak manusia yang terserang wabah disentri dalam perang dunia I. Bawang putih juga terbukti menyembuhkan dan menyelamatkan begitu banyak nyawa saat wabah penyakit aneh yang menyerang kerajaan Romawi dan Mesir kuno ribuan tahun silam menyerang para penduduk negeri tersebut. Dalam masa itu, penyakit aneh tersebut telah menyerang banyak korban dengan ganasnya sehingga dalam waktu satu atau beberapa hari saja sudah begitu banyak nyawa yang melayang. Untunglah saat itu seseorang tanpa sengaja mengunyah dan memakan bawang putih dan segera saja ia bisa sembuh secara “misterius”. Pengetahuan ini selanjutnya menyebar dari mulut ke mulut sehingga wabah penyakit misterius yang semula begitu ganas menyerang dan tak tertangani bisa segera teratasi dan begitu banyak nyawa yang terselamatkan oleh khasiat bawang putih ini. Hingga saat ini, penyakit misterius apa yang sempat menyerang kerajaan Romawi dan Mesir kuno itu belum juga terpecahkan dan belum diketahui jenisnya. Namun satu hal yang pasti bisa menyembuhkan penyakit ganas misterius itu, hanyalah “bawang putih”.
Memang sudah sejak ribuan tahun yang lalu, bawang putih dipercaya dapat menjaga dan memulihkan stamina serta daya tahan dan imunitas atau kekebalan tubuh. Bangsa Mesir kuno dan Romawi kuno sudah sejak lama menggunakan dan mengkonsumsi bawang putih untuk kebugaran dan daya tahan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terserang oleh penyakit. Mulai dari penyakit flu, desentri, hingga berbagai penyakit yang berhubungan dengan infeksi saluran pernapasan, dan banyak penyakit lainnya bisa disembuhkan hanya dengan banyak mengkonsumsi bawang putih.
Bawang putih terbukti mengandung berbagai zat seperti potassium, fluorine, sulfur, phosphorus, serta vitamin A dan C. Bawang putih juga terbukti mengandung bioflavonoid quercetin yang bisa menghambat atau menghentikan reaksi alergi maupun reaksi pembengkakan jaringan tubuh. Zat kimia yang terkandung dalam bawang putih juga terbukti dapat melindungi hati atau liver dari kerusakan akibat penggunaan dosis tinggi dari zat kimia seperti Acetaminophen yang banyak terkandung dalam obat-obatan penghilang rasa sakit maupun obat-obatan atau pil dan tablet penyembuh penyakit flu atau influenza. Berbagai studi mengenai penyakit kanker juga membuktikan bahwa pengkonsumsian bawang putih segar (tanpa dimasak lebih dulu) secara rutin bisa menghindarkan kita dari resiko terkena berbagai macam penyakit kanker, termasuk pula di dalamnya terhindar dari resiko terkena penyakit kanker perut. Bawang putih juga bisa menghindarkan kita dari resiko anemia atau kurang darah. Bahkan ada yang beranggapan bahwa bawang putih bisa pula membantu para pasien AIDS atau HIV untuk bisa bertahan hidup lebih lama karena bawang putih terbukti bisa meningkatkan daya tahan tubuh atau antibodi. Jadi mulailah mengkonsumsi bawang putih mulai dari sekarang baik untuk dijadikan semacam sayur lalapan ataupun dicincang kecil-kecil dan kemudian diminum bersama segelas air putih secara rutin tiga kali dalam sehari.
Ikan Laut dan Kerang-Kerangan (Makanan Laut atau Seafood)
Bahan makanan dari laut, terutama jenis kerang-kerangan sangat kaya akan stimulan kekebalan tubuh, khususnya mineral seng (zinc). Mineral seng sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan jaringan otot, pembentukan dan perkembangan tulang dan organ seksual. Bahkan para ahli ada yang menganggap bahwa kerang adalah salah satu jenis aphrodiziac (bahan makanan yang bisa menstimulir libido atau hasrat seksual). Bahan makanan lain yang mengandung mineral seng, antara lain adalah jeroan (organ dalam sapi), daging sapi segar, biji-bijian dan kacang-kacangan, kacang polong, wortel, kacang panjang, kacang hijau dan kentang.
Makanan laut, terutama ikan juga dipercaya untuk memperlambat penuaan karena ikan banyak mengandung koenzim Q10 (coenzyme Q10 atau biasa disebut ubiquinone), suatu zat kimia antioksidan yang fungsinya menyerupai vitamin E. Koenzim Q10 berperan aktif dalam meningkatkan kekebalan tubuh (sistem imunitas), serta memperlambat proses penuaan. Pengkonsumsian ikan secara teratur dalam menu makanan sehat cukup menampakkan hasil pada pasien yang mengidap penyakit jantung, dimana kemampuan pompa jantung meningkat pesat setelah si pasien mengkonsumsi makanan berbahan dasar ikan laut secara teratur selama satu tahun, pasien bisa lebih bernafas lega dan napasnya tidak lagi tersengal-sengal setelah banyak mengkonsumsi makanan berbahan dasar ikan laut.
Ikan laut bila dikonsumsi dalam porsi yang cukup dan dikonsumsi secara teratur terbukti bisa meningkatkan kemampuan dan kekuatan otot. Oleh karena itu semakin banyak olahragawan dan binaragawan yang mengkonsumsi ikan laut daripada daging hewan darat, hal ini karena ikan laut dipercaya lebih bisa menyediakan protein yang dibutuhkan untuk pembentukan dan perkembangan otot dalam jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh.
Mengkonsumsi ikan laut juga bisa mengatasi gangguan pencernaan lambung (sakit maag), dan juga baik untuk kesehatan usus dua belas jari yang ada dalam perut manusia. Pengkonsumsian ikan laut dan bahan makanan dari laut juga sangat baik bagi para penderita asma, dan juga para penderita alergi terhadap histamine, karena ikan laut terbukti cukup ampuh untuk mengimbangi efek histamine yang masuk ke dalam tubuh.
Kacang-Kacangan
Bahan makanan dari kacang-kacangan sangat kaya akan zat besi. Zat besi dibutuhkan oleh tubuh untuk mengangkut oksigen ke dalam setiap sel tubuh dan juga membantu dalam penggunaan oksigen sehingga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh sel tubuh. Zat besi sangat banyak terkandung dalam darah manusia. Oleh karena itu bila seseorang banyak kehilangan darah, misalnya karena kecelakaan atau karena sehabis melahirkan, maka biasanya orang tersebut juga sangat membutuhkan asupan zat besi dalam jumlah banyak yang seharusnya dipasok dari bahan makanan yang dimakannya. Kekurangan zat besi biasanya ditandai dengan gejala mudah capek, badan selalu lemas dan lemah. Orang yang kekurangan zat besi dianjurkan lebih banyak makan makanan yang banyak mengandung zat besi, seperti telur, ikan, hati, daging sapi, daging unggas, sayuran berwarna hijau, gandum, roti, sereal, kacang almond, alpukat, parsley, buah pir, waluh, kismis, nasi, ketan, kedele, dan kacang lentil.
Bahan Makanan yang Mengandung Kalsium
Makanan berbahan dasar susu, seperti aneka keju (keju parmesan, keju mozzarella, keju ricotta), susu skim, krim, susu segar, maupun yoghurt bebas lemak adalah sangat kaya akan kalsium. Kalsium sangat dibutuhkan dalam pembentukan dan perkembangan tulang dan gigi. Kalsium juga dapat mencegah serangan penyakit jantung, karena kalsium berperan dalam menstabilkan denyut jantung. Di samping itu mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang cukup dapat memperbaiki kegiatan transmisi ransangan syaraf tubuh (impuls syaraf), mencegah kanker usus, serta mencegah osteoporosis. Kalsium juga sangat dibutuhkan untuk perkembangan, pertumbuhan serta kontraksi otot dalam rangka mencegah terjadinya kram otot. Kalsium juga memasok energi dan berpartisipasi dalam pembentukan protein RNA dan DNA.
Bahan makanan lainnya yang mengandung kalsium antara lain ikan salmon, ikan sardin, sayuran berwarna hijau, brokolo, asparagus, kobis, tahu, mustard, dan kacang almond.
Sayur dan Buah yang Mengandung Vitamin
Vitamin A, C dan E adalah merupakan antioksidan penting bagi tubuh. Vitamin C berperan dalam mencegah dan mengobati serangan jantung, kanker, serta membangun kekebalan tubuh saat tubuh terserang infeksi, misalnya saat tubuh terserang penyakit influenza.
Vitamin A berpartisipasi dalam pembentukan dan kesehatan kulit, rambut dan selaput atau membran mukus (selaput yang menyelubungi organ dalam kita, misalnya saja selaput pipi). Vitamin A juga turut berperan dalam pertumbuhan tulang, perkembangan gigi, dan proses reproduksi. Vitamin A juga berkhasiat mencegah serangan penyakit kanker dan mengatasi penuaan pada kulit. Prekursor Vitamin A, yaitu Beta-Carotene, dapat mencegah terjadinya kanker dan mencegah serangan penyakit jantung serta mencegah terjadinya serangan penyakit katarak pada mata. Vitamin A dapat diperoleh dari bahan makanan seperti waluh, wortel, bayam, paprika, lombok merah, aprikot, brokolo, kuning telur dan hati sapi.
Vitamin C mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan stamina tubuh, menstimulasi tubuh untuk melepaskan energi dengan cara memecah karbohidrat yang tersimpan dalam tubuh melalui proses metabolisme (pernapasan) serta mempunyai andil dan peran yang cukup penting dalam kinerja sistem syaraf tubuh. Vitamin C mudah diperoleh dengan cara mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran seperti jeruk, paprika, buah kiwi, strawberi, melon, brokoli, parsley, dan kobis.
Vitamin E dibutuhkan tubuh untuk kesehatan hati dan otot-otot yang melekat pada tulang. Vitamin E juga dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah dan melindungi serta menghindarkan kita dari serangan penyakit jantung dan kanker. Vitamin E juga turut berperan dan berkhasiat untuk mengobati radang persendian (arthritis) dan juga aneka macam permasalahan pada kulit (kulit sensitif). Vitamin E sangat mudah dijumpai pada minyak kulit ari, biji bunga matahari, minyak sayur, kacang almond, kacang tanah, mentega kacang, serta buah pir.
Bahan Makanan Berserat Yang Lain
Bahan makanan berserat bila dikonsumsi secara teratur terbukti bisa mencegah serangan kanker, serangan penyakit jantung, dan kelainan serta penyakit lainnya. Makanan berserat dibedakan menjadi dua, yaitu serat yang tidak larut dalam air (Insoluble Fibers atau biasa disebut Roughage) dan serat yang larut dalam air (Soluble Fibers).
Bahan makanan yang seratnya tidak larut dalam air berfungsi membersihkan saluran pencernaan hingga benar-benar bersih, serta menyerap zat-zat racun yang tersisa di dinding saluran pencernaan maupun usus dua belas jari. Bahan makanan yang seratnya tidak larut dalam air bisa diperoleh dengan mengkonsumsi sayuran, nasi, jagung dan gandum.
Bahan makanan yang seratnya larut dalam air (misalnya pektin), berpartisipasi dalam kegiatan mencerna dan menyerap sari-sari makanan. Bahan makanan yang seratnya larut dalam air bisa diperoleh dengan mengkonsumsi gandum dan barley, kacang-kacangan, buah jeruk, serta buah-buahan yang lain.
Demikianlah, ternyata bahan makanan yang melimpah ruah di sekitar kita juga bisa berfungsi untuk menghindarkan kita dari serangan penyakit, meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh kita dan bahkan menyembuhkan kita dari suatu penyakit.
brotherlim
May 3 2008, 11:16 PM
Diet Dengan Minum Air Putih
Banyak orang menginginkan tubuh yang semampai bak peragawati, sehingga banyak produk penurunan berat badan dijual di pasaran. Semuanya menjanjikan penurunan berat badan dengan cepat dan mudah. Banyak orang tidak pernah peduli sudah berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk mendapatkan tubuh yang ideal. Jangan ditanya berapa banyak, masalahnya hampir semuanya berharga mahal. Kalaupun mereka membeli dan mencoba, tapi belum tentu akan cocok dengan kondisi tubuh mereka.
Kondisi inilah yang akhirnya membuat kita lupa, bahwa sebenarnya ada cara menurunkan berat badan yang relatif murah dan hampir tanpa resiko. Yaitu diet dengan minum air putih. Nah, daripada kita sulit menemukan obat penurun berat badan, kenapa tak mencoba saja diet dengan air putih ini?
Manfaat Air
Air begitu besar manfaatnya bagi tubuh, selain untuk menjaga kesegaran tubuh, membantu melancarkan pencernaan, menyembuhkan berbagai macam penyakit dan mengeluarkan racun dalam tubuh. Ternyata air putih juga dapat membantu mengurangi berat badan Anda.
Air putih merupakan elemen penting dalam proses metabolisme (pembakaran kalori) dalam tubuh dengan mengubah makanan menjadi energi. Air berperan sebagai bahan bakar untuk mendorong reaksi kimia metabolisme. Jadi, apabila kita tidak minum cukup air, maka bisa dipastikan tubuh kita tidak akan dapat membakar kalori dengan baik.
Beberapa akibat jika tubuh kita kekurangan air, seperti:
1. Kekurangan air dapat menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh. Semakin banyak racun dalam tubuh kita, itu artinya akan semakin sulit bagi kita untuk mengurangi berat badan.
2. Kekurangan air dalam tubuh dapat memperlambat proses penurunan berat badan. Hal ini karena sekitar 2.5 liter air habis oleh fungsi tubuh sehari-hari seperti berkeringat. Sehingga jika kita menjalani program diet dan berat badan masih saja tidak turun, mungkin hal ini disebabkan kita tidak minum cukup air.
3. Sistem pencernaan terganggu. Air penting bagi proses pencernaan. Pencernaan yang terganggu adalah jika kita tidak bisa menyerap manfaat dari makanan, sementara tubuh akan mengirimkan sinyal yang menandakan minta tambahan makanan yang mengandung mineral yang dirasakan kurang oleh tubuh.
4. Kita merasa “pura-pura” lapar. Ketika dehidrasi, tubuh akan mengirim sinyal seolah-olah meminta tambahan makanan. Dengan minum air, kita bukan hanya dapat mengekang rasa lapar, tapi juga membuat kita merasa kenyang.
5. Kita tidak dapat memperoleh seluruh manfaat dari olahraga saja. Metabolisme memang dapat meningkat dengan olahraga, tetapi air-lah yang berperan penting memaksimalkan metabolisme tersebut. Karena itu, minumlah cukup air sebelum, selama, dan sesudah olahraga.
Jadi, bagaimana caranya agar kita tahu bahwa tubuh kita telah memperoleh cairan yang cukup? Karena jumlah cairan yang dibutuhkan oleh tubuh berbeda-beda tergantung dari aktivitas apa yang kita lakukan serta suhu dan kelembaban udara di lingkungan kita. Sangat dianjurkan agar orang dewasa minum 8 gelas atau lebih air putih sehari atau minuman lain seperti jus buah yang juga dapat membantu menambah cairan dalam tubuh.
http://www.sehatbugar.info
zwageri
May 12 2008, 07:53 AM
ONKOLOGI
Ketika Sel-sel Kanker Membeku[img]http://asteroid.bluefameupload.com/img/8a73dfe8dec78ce19fde759ad390c5db/KankerBeku.jpg[img]
Tim medis tengah melaksanakan tindakan terapi cryo (pendinginan pada suhu hingga -100 derajat Celsius) untuk membekukan sel-sel kanker pada pasien kanker paru, Jumat (14/3), di Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta Utara. Tindakan medis itu disiarkan secara langsung dalam seminar bertema "Diagnosis dan Terapi Kanker Tingkat Lanjut" beberapa waktu lalu. (EVY RACHMAWATI)
Di usia paruh baya, segudang penyakit menyerang tubuh Robiyanto. Sel-sel kanker menggerogoti paru-parunya. Aktivitas kerja yang ditekuninya pun terhenti. Rasa putus asa mendera tatkala segala macam pengobatan yang dijalani tak juga membuahkan hasil memuaskan.
Kebiasaannya merokok sejak kecil, sekitar kelas 5 SD, merupakan pangkal masalah kesehatannya. Selama puluhan tahun ia menghabiskan satu hingga dua bungkus rokok keretek setiap hari.
”Di mana pun berada, saya sulit lepas dari rokok. Abu rokok berserakan di seluruh penjuru rumah. Di kamar tidur pun saya merokok,” ujar pria berusia 55 tahun itu.
Beberapa tahun silam, sang istri didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium lanjut. Namun, istrinya enggan menjalani kemoterapi dan terapi lain hingga mengembuskan napas terakhir pada tahun 2003. Sepeninggal istrinya, Robiyanto dihantui rasa bersalah karena merasa kecanduannya merokoklah penyebab pendamping hidupnya terserang tumor ganas.
Ia pun terbenam dalam penyesalan. Untuk melampiaskan rasa bersalah, pria berkulit putih itu makin larut dalam kebiasaan merokok. Setiap hari, ia bisa menghabiskan empat bungkus rokok ditambah beberapa gelas kopi. Seisi rumahnya pun dipenuhi pekatnya asap rokok.
”Saya kehilangan semangat hidup sepeninggal istri saya,” kata Robiyanto.
Hal itu mengakibatkan kondisi kesehatannya memburuk hingga akhirnya ia terserang stroke pada Oktober 2006. Separuh tubuhnya lumpuh. Dalam rangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit St Carolus Jakarta, paru-parunya dibiopsi. Hasilnya menunjukkan, sel-sel kanker menggerogoti tubuhnya dan telah memasuki stadium lanjut. Jantungnya juga bocor.
Berkat dorongan keluarganya, semangat Robiyanto untuk sembuh agar bisa beraktivitas secara normal mulai bangkit. Namun, harapannya untuk sembuh nyaris pupus ketika tim medis dari rumah sakit kanker di Jakarta tak bisa menemukan induk sel-sel kankernya. Ia lalu beralih berobat ke Singapura dan akhirnya diketahui induk kankernya di kepala dan paru-paru.
Di Singapura, tumor ganas di kepala pria humoris ini diangkat. Sedangkan tumor ganas di bagian paru-paru tidak berani dioperasi lantaran lokasinya tersembunyi dan dekat dengan organ vital, yaitu area jantung. Pengobatan dilanjutkan dengan kemoterapi. Meski telah menjalani tiga tahapan kemoterapi, tumornya terus membesar.
”Setiap dikemoterapi, rasanya sangat tidak enak, terasa mual, rambut rontok. Pemulihannya butuh waktu agak lama,” kata Robiyanto. Setelah kemoterapi tak membuahkan hasil memuaskan, ia kemudian beberapa kali mencoba terapi target, tetapi juga tidak sanggup mematikan sel kanker di bagian paru. Padahal, ia telah menghabiskan uang hingga ratusan juta rupiah untuk terapi.
Ia lalu memutuskan menghentikan segala jenis terapi sejak Oktober lalu dan cuma pasrah menunggu hari terakhir. Sehari-hari, ia hanya mengonsumsi suplemen. Akibat terkena komplikasi stroke, masalah jantung, dan kanker, ia sering sesak napas. Untuk berjalan ke ruang makan saja sulit sekali dia lakukan.
”Beberapa bulan tidak berobat, tumor membesar dua kali lipat dari lima sentimeter jadi 10 cm,” ujarnya.
Atas anjuran kerabatnya, ia mencoba menjalani
Terapi Cryo (pembekuan sel-sel kanker hingga suhu -100° Celsius) di Pusat Kanker Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta. Sebelum di terapi cryo, ia terlebih dulu diperiksa dengan ultrasonografi (USG) dan pencitraan untuk mengetahui secara tepat posisi tumornya.
Setelah dibius lokal, bagian dadanya ditusuk dengan empat jarum hingga mengenai tumor ganas berbentuk padat yang ada di paru-parunya. Melalui jarum itu, gas helium (He) dialirkan ke tubuh untuk mendinginkan tumor dalam tubuhnya hingga minus 150° Celsius. Setelah membeku, gas argon (Ar) disuntikkan agar suhu tubuh kembali normal. Untuk membekukan tumor, proses pendinginan dan pemanasan itu diulang sekali lagi.
Usai diterapi, ia mengaku tidak lagi sesak napas. ”Saya sempat khawatir terapinya tidak bisa dilakukan karena sehari sebelumnya saya sesak napas sampai harus dipasang alat bantu pernapasan,” ujarnya. Ternyata proses pemulihan pascaoperasi sangat cepat. Sehari setelah diterapi, ia bisa berbicara dengan lancar dan sesak napasnya jauh berkurang.
Tanpa bedahKanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia maupun di Indonesia. Di negara maju, sebagian besar pasien datang pada stadium rendah. Sebaliknya, di Indonesia dan sejumlah negara berkembang lain, pasien datang pada stadium lanjut. Banyak pasien baru tahu terserang kanker saat berobat untuk jenis penyakit lain.
Sebenarnya pada stadium dini, harapan hidup lima tahun tanpa penyakit mencapai lebih dari 50 persen. Pada stadium rendah, operasi dapat segera dilakukan dan pada keadaan tertentu juga dapat dilakukan operasi pengangkatan tumor.
Sedangkan pada stadium lanjut, pengobatan lebih bersifat paliatif atau memfokuskan pada upaya mempertahankan kualitas hidup. Pada stadium ini mungkin hanya bisa dilakukan biopsi dan terapi paliatif, baik dengan radiasi maupun pengobatan medik. Untuk kemoterapi, dulu hanya beberapa obat saja yang dikenal, sementara saat ini banyak jenis obat baru seperti golongan taxane dan gemcitabine. Kini datang obat baru golongan terapi target yang penggunaannya hanya boleh sesuai indikasi dan tepat guna.
Kini di Indonesia diterapkan terapi cryo, salah satu cara diagnosis dan pengobatan baru terhadap penyakit yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu. Terapi ini berfungsi membekukan sel tumor dengan cara membekukannya. Terapi ini biasanya dilakukan dengan memakai media jarum untuk mendinginkan tumor sampai -100° Celsius.
Menurut Ketua Asosiasi Bedah Cryo Internasional Prof Franco Lugnani, terapi dingin pada pasien tidak perlu dengan pembedahan pada organ tubuh yang terserang sel kanker.
”Jadi, terapinya dilakukan dengan mencari lokasi kanker itu melalui CT-scan, lalu jarum cryo ditusukkan lewat permukaan kulit,” ujarnya dalam seminar bertema
”Recent Advances in Cancer Diagnosis & Therapy” di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ahli terapi cryo dari Rumah Sakit Kanker Fuda Guangzhou Prof Xu Ke Cheng menjelaskan, terapi ini cocok digunakan pada pasien kanker yang telah memasuki stadium lanjut yang gagal diterapi dengan operasi dan kemoterapi. Di China, mayoritas pasien berobat ketika kankernya sudah stadium tiga dan empat.
Dari sejumlah kasus penderita kanker yang ditanganinya, terapi pembekuan ternyata lebih efektif dan banyak berhasil ketimbang operasi pengangkatan. Sejauh ini, jenis kanker yang bisa diterapi cryo antara lain kanker prostat, kanker hati, dan kanker paru yang ada pada stadium dua. Terapi ini terutama digunakan pada tumor padat berukuran besar—diameter lebih dari 2 sentimeter—bukan tumor yang ada dalam aliran darah.
Selama ini pengobatan kanker cenderung dilakukan dengan cara ”pemanasan” (melibatkan unsur panas dalam prosesnya). Pengobatan ini membutuhkan pemulihan lama dan efek samping seperti mual dan rambut rontok. ”Ternyata dengan (proses) pendinginan, hasilnya cukup efektif dan bisa dilakukan berulang kali. Untuk menghindari komplikasi, jarum harus ditusukkan pada lokasi yang tepat,” tambahnya.
Sebenarnya
”terapi dingin” ini bukan hal baru dalam dunia kedokteran. Terapi ini sudah ditemukan sekitar seabad silam dalam metode pembedahan. Namun, cara itu mulai ditinggalkan lantaran sistem pendinginan turut membekukan jaringan sel yang masih sehat di sekitar tumor sehingga menimbulkan banyak komplikasi.
Pada awal 1990-an, metode terapi cryo berhasil disempurnakan dengan dukungan teknologi canggih. Jadi, terapi itu tidak bisa diterapkan tanpa alat deteksi seperti CT-scan dan ultrasonografi.
”Kini mulai dikembangkan terapi cryo dengan intervensi minimal melalui media jarum,” kata ahli terapi cryo dari RS Kanker Fuda Guangzhou, China, Associate Professor Niu Lizhi.
”Dengan invasi minimal, maka efek samping pascaterapi pembekuan bisa diminimalisasi. Di China metode ini telah digunakan kepada ribuan pasien, termasuk penderita yang takut dioperasi,” kata Niu. Masa pemulihan pascabedah cryo cukup singkat. Bahkan, banyak pasien kondisinya pulih hanya dalam waktu dua hari.
Terapi ”pendinginan”, menurut Associate Professor dari Universitas Bern, Switzerland, Hans U Baer, juga sangat bermanfaat untuk mengatasi kanker pankreas yang sulit diobati. Keberadaan terapi ini bagian dari upaya paliatif yang memberi harapan bagi penderita kanker untuk mengurangi rasa sakit.
doc_bf
May 13 2008, 06:28 AM
Ibu-Ibu Amerika Gugat Vaksinasi
Berbahan Pengawet Thimerosal, Dituding Sebabkan Autisme
WASHINGTON - Pemberian vaksin kepada anak-anak yang bertujuan meningkatkan kekebalan tubuh malah dirasa bermasalah. Ibu-ibu di Amerika Serikat merasa bahwa vaksin dengan bahan pengawet thimerosal yang diberikan kepada anak-anak mereka telah memicu sindrom autisme.
Thimerosal adalah senyawa organomerkuri. Di AS, thimerosal biasa digunakan untuk antiseptik dan antifugal. Kandungan merkuri thimerosal bisa mencapai 49 persen.
Ibu-ibu yang merasa dirugikan kemarin mengajukan gugatan ke pengadilan. Pengacara mereka berusaha menunjukkan bahwa bahan pengawet yang menggunakan merkuri dapat memicu gejala autisme.
Sebagai bukti nyata, seorang anak laki-laki dari Portland, Oregon, akan menjalani serangkaian tes untuk membuktikan hal itu. Pengacaranya menyatakan bahwa bocah tersebut sebelum divaksinasi dalam kondisi sehat, bahagia, dan normal.
Tapi setelah divaksinasi dengan thimerosal, kondisinya mengalami kemunduran. Jika hal itu terbukti benar, ratusan keluarga tersebut akan mendapatkan uang kompensasi.
Secara keseluruhan, hampir 4.900 keluarga telah mengajukan klaim ke Pengadilan Federal AS (pengadilan yang menangani klaim melawan pemerintah AS, Red). Mereka menyatakan bahwa vaksin tersebut menyebabkan autisme dan masalah-masalah saraf pada anak-anak mereka.
Pengacara dari keluarga yang mengajukan gugatan menyatakan bahwa mereka akan menunjukkan bukti bahwa suntikan vaksin yang mengandung thimerosal menyebabkan endapan merkuri di otak. Zat merkuri tersebut telah membangkitkan sel otak tertentu yang memicu autisme sehingga anak cenderung acuh. "Di beberapa anak, ada cukup merkuri untuk membuat pola neuroinflammatory kronis yang dapat memicu penyakit autisme regresif," ujar Mike Williams, salah seorang pengacara para ibu tersebut.
Badan ahli khusus dari pengadilan telah menginstruksi penggugat untuk melakukan tes untuk membuktikan teori penyebab autisme tersebut. Mereka juga menunjuk tiga ahli untuk menangani kasus itu.
Tiga kasus di kategori pertama pernah didengar dan diajukan tahun lalu, namun sampai saat ini belum ada keputusannya. Kasus yang disidangkan kemarin difokuskan pada teori kedua tentang penyebab autisme.
Teori tersebut menyatakan bahwa thimerosal yang terdapat dalam vaksin menyebabkan autisme. Para pengacara keluarga itu berharap bisa meyakinkan para ahli bahwa thimerosal menyebabkan peradangan yang memicu autisme regresif.
Namun, banyak di antara anggota komunitas medis merasa skeptis terhadap klaim tersebut. Mereka takut klaim itu akan mengakibatkan beberapa orang tidak melakukan vaksinasi atas anak-anaknya. "Yang saya sayangkan adalah orang-orang yang antivaksin akan beralih dari satu hipotesis ke hipotesis berikutnya tanpa menengok kasus di belakangnya," ujar Dr Paul Offit, direktur pusat pendidikan vaksinasi di rumah sakit anak Philadelphia.
Sebenarnya, beberapa tahun belakangan thimerosal telah dihilangkan dari standar vaksinasi anak-anak, kecuali dalam vaksin flu yang tidak dikemas dalam satu dosis. Pusat pengendalian penyakit AS (Centers for Disease Control/CDC) menyatakan bahwa vaksin flu yang mengandung thimerosal hanya tersedia dalam jumlah yang terbatas.
Pada 2004, institut obat-obatan di AS telah mengadakan penelitian tentang penggunaan thimerosal dalam vaksin. Berdasar penelitian tersebut, tidak ada bukti-bukti nyata yang menunjukkan bahwa penggunaan thimerosal dapat memicu autisme pada anak-anak.
Meski demikian, ratusan keluarga yang menuntut mempunyai pendapat berbeda. Berdasar pengalaman, anak-anak mereka menderita gejala autisme setelah pemberian vaksin dengan thimerosal tersebut.
Website yang dirilis pengadilan menunjukkan bahwa lebih dari 12.500 klaim telah diajukan sejak program vaksinasi dengan thimerosal pada 1987. Dari keseluruhan klaim tersebut, 5.300 klaim adalah kasus autisme dan lebih dari USD 1,7 miliar (Rp 15,7 triliun) telah dibayarkan. Website itu juga menyatakan bahwa saat ini lebih dari USD 2,7 miliar (Rp 24,94 triliun) dana yang berasal dari pajak pertambahan nilai telah disediakan untuk meng-cover jika terjadi masalah dalam program vaksinasi. (AP/sha/ruk)
Sumber : www. jawapos.com
doc_bf
May 16 2008, 03:25 PM
Menghitung Usia Kehamilan
Begitu dinyatakan positif hamil, saat itu pula Anda mulai menghitung usia kehamilan. Ada banyak cara. Mana yang paling akurat?
Seringkali ibu hamil tidak tahu pasti berapa usia kehamilannya, karena waktu terjadinya pembuahan tidak diketahui secara pasti. Berikut beberapa cara untuk menghitung usia kehamilan Anda.
Hari pertama haid terakhir
Di sini, daur haid yang jadi patokan. Berdasarkan tanggal itu, dokter memperkirakan usia kehamilan dan tanggal kelahiran si kecil yang dihitung berdasarkan rumus Naegele, yakni (hari+7), (bulan–3), (tahun+1). Contohnya, bila haid terakhir tanggal 1 Juni 2003, diperkirakan persalinan tanggal 8 Maret 2004.
Catatan:
* Rumus ini hanya bisa diterapkan pada wanita yang daur haidnya teratur, yakni antara 28-30 hari.
- Perkiraan tanggal persalinan sering meleset antara 7 hari sebelum atau setelahnya. Hanya sekitar 5% bayi yang akan lahir sesuai perhitungan ini.
- Untuk mengurangi kemungkinan terlalu melesetnya perhitungan pada wanita yang daur haidnya pendek, akan ditambahkan beberapa hari dari hari-H. Sedang yang daur haidnya panjang, akan dikurangi beberapa hari.
- Untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3, misalnya Januari, Februari, dan Maret, maka bulannya ditambah 9, tapi tahunnya tetap.
Gerakan janin
- Pada kehamilan pertama, gerakan janin mulai terasa sesudah usia kehamilan 18-20 minggu.
- Pada kehamilan ke-2 dan seterusnya, gerakan janin sudah terasa pada usia kehamilan 16-18 minggu.
- Memasuki trimester ke-3 usia kehamilan, gerakan janin akan semakin kuat dan sering. Namun, tak jarang janin justru kurang aktif bergerak.
Catatan: Perkiraan ini dilakukan bila Anda lupa hari pertama haid terakhir.
Tinggi puncak rahim
Pada pengukuran ini, dokter akan meraba puncak rahim (fundus uteri) yang menonjol di dinding perut. Di sini, usia kehamilan dihitung dengan 3 cara yang dimulai dari tulang kemaluan.
- Memakai satuan cm
- Kalau jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim sekitar 28 cm, ini berarti usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu.
- Tinggi maksimal puncak rahim adalah 36 cm, dan ini menunjukkan usia kehamilan 36 minggu.
Catatan: Ukuran ini tidak akan bertambah lagi, meski usia kehamilan mencapai 40 minggu. Kalaupun tingginya bertambah, kemungkinan bayi Anda besar, kembar, atau cairan tubuh Anda berlebih.
Menggunakan 2 jari tangan
- Jika jarak antara tulang kemaluan dengan puncak rahim masih di bawah pusar, setiap penambahan 2 jari berarti penambahan usia kehamilan sebanyak 2 minggu.
- Bila jarak tadi sudah di atas pusar, setiap penambahan 2 jari sama dengan bertambahnya usia kehamilan 4 minggu.
- Membandingkan tinggi puncak rahim dan tinggi pusar
- Kalau sama-sama tinggi, ini berarti usia kehamilan mencapai 5 bulan.
- Tinggi puncak rahim yang melewati pusar dan hampir di tengah-tengah dada menunjukkan usia kehamilan sudah sekitar 7 bulan.
- Jika tinggi puncak rahim sudah mencapai dada, dapat dipastikan usia kehamilan 9 bulan.
Catatan: Cara ini agak sulit dilakukan pada wanita yang bertubuh gemuk.
Ultrasonografi (USG)
USG dapat menentukan usia kehamilan dan memperkirakan waktu kelahiran si kecil berdasarkan “gambar” janin yang muncul pada layar monitor dengan bantuan transducer .
Catatan: USG sering digunakan untuk melengkapi kepastian usia kehamilan. Meski biaya pemeriksaannya agak mahal, tapi tingkat akurasinya tinggi, yakni sekitar 95%.
Nah, cara mana yang terbaik? Sulit ditentukan, karena masing-masing cara memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Menggabungkan beberapa cara merupakan pilihan terbaik.
Sumber : www.ayahbunda-online.com
Bounty Hunter
May 18 2008, 09:17 AM
HIV Vaccine Awareness Day, May 18, 2008
Statement of Anthony S. Fauci, M.D., Director, National Institute of Allergy and Infectious Diseases
Twenty-five years ago this month, researchers reported the isolation of the virus that causes AIDS. Since then, over 60 million people have been infected with HIV — an estimated 2.5 million in 2007 alone — numbers that remind us that the development of an HIV vaccine is an urgent humanitarian imperative. This year’s HIV Vaccine Awareness Day provides us with an opportunity to renew and strengthen our commitment here at the National Institutes of Health (NIH) to finding a safe and effective HIV vaccine that will slow, and hopefully one day end, the HIV⁄AIDS pandemic.
The past year was a disappointing one in the search for a safe and effective HIV vaccine. The scientific concept tested in the HIV vaccine study known as the STEP trial was considered to have great promise; however, the vaccine did not have the desired beneficial effect. Although the finding was disappointing, it was not unusual given the nature of science and vaccine development. Historically, it has taken decades to find effective vaccines to combat infectious diseases. In the 89 years it took to create an effective pertussis vaccine and the 42 years it took to develop an effective measles vaccine, researchers experienced numerous setbacks and disappointments before reaching success; yet they persevered. Finding a safe and effective HIV vaccine demands an equally intense resolve.
Last year, 2.1 million people died as a result of AIDS, including 330,000 children under the age of 15. Today, 33.3 million people are living with HIV infection. Although the problem is most severe in sub-Saharan Africa, the United States also has been hard-hit: more than 565,000 people in this country have died of AIDS and an estimated 1.1 million are living with HIV infection. African-Americans and Hispanics shoulder the greatest burden, accounting for 59 percent of U.S. AIDS cases in 2006. In some urban areas, the HIV infection rates rival those of Africa. Nowhere is this more shocking than in the nation’s capital, where one in 20 Washingtonians have HIV and one in 50 has AIDS.
Through important public health programs, such as the Ryan White HIV/AIDS Program, the U.S. President’s Emergency Plan for AIDS Relief, the Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria, the Bill and Melinda Gates Foundation and the Clinton Foundation, we have made enormous strides in making life-saving treatments accessible to HIV-infected individuals throughout the world. Despite this heroic achievement, only a fraction of those individuals in developing countries who need antiretroviral therapy are receiving it. The stark reality is that for every person with HIV who is placed on therapy, about three more individuals become newly infected with the virus. The rate of new HIV infections far outpaces our ability to supply a lifetime regimen of HIV medication to everyone who needs it.
Further scale-up of lifesaving HIV treatment programs is critical. However, treatment alone will not end the AIDS pandemic. Developing HIV prevention strategies, including a vaccine, remains an extremely important goal. A number of proven strategies to prevent HIV transmission are already available, including education and behavior modification; condom usage; medically supervised adult male circumcision; harm-reduction approaches such as needle and syringe exchanges for injection drug users; and antiretroviral drug regimens for HIV-infected pregnant women to prevent mother-to-child HIV transmission of the virus. NIAID is testing other prevention strategies, such as microbicide gels or creams that can be applied prior to sexual intercourse and preventive regimens of antiretroviral drugs, that we hope will prove successful. Ideally, a vaccine that prevents HIV infection would be a core component of our prevention program.
Recently, NIAID convened a scientific summit to examine the state of HIV vaccine research and determine how best to move the field forward. Based on that discussion, it became clear that although it is important to maintain our approach to identifying promising HIV vaccine candidates and clinically testing those candidates when appropriate, it also is imperative that we place greater emphasis on the basic research necessary to address the many unanswered questions that remain about HIV. We must understand how to create a vaccine that induces a protective immune response in people that is more effective than the immune response that results when someone is naturally infected with HIV.
By striking a better balance between fundamental HIV research and vaccine development and by fostering research across scientific disciplines, we can expand the body of knowledge needed to better understand this complex virus and develop a safe and effective HIV vaccine.
On HIV Vaccine Awareness Day, we applaud the thousands of volunteers, scientists, community members and health professionals who have been involved in HIV vaccine research and who continue to support and participate in this extremely vital area of public health research. We encourage all interested parties to join with us in our rededicated battle to find an effective HIV vaccine to end the scourge of AIDS.
Dr. Fauci is director of the National Institute of Allergy and Infectious Diseases at the National Institutes of Health in Bethesda, Maryland.
NIAID is a component of the National Institutes of Health. NIAID supports basic and applied research to prevent, diagnose and treat infectious diseases such as HIV/AIDS and other sexually transmitted infections, influenza, tuberculosis, malaria and illness from potential agents of bioterrorism. NIAID also supports research on basic immunology, transplantation and immune-related disorders, including autoimmune diseases, asthma and allergies. Media inquiries can be directed to the NIAID Office of Communications at 301-402-1663, niaidnews@niaid.nih.gov.
The National Institutes of Health (NIH) — The Nation's Medical Research Agency — includes 27 Institutes and Centers and is a component of the U.S. Department of Health and Human Services. It is the primary federal agency for conducting and supporting basic, clinical and translational medical research, and it investigates the causes, treatments, and cures for both common and rare diseases. For more information about NIH and its programs, visit www.nih.gov.
Sumber : nih.gov
doc_bf
May 18 2008, 07:37 PM
TERAPI ALAM
Tanaman Pelawan Kanker
Dari Kunyit Putih hingga Benalu
JAKARTA – Tumbuh-tumbuhan di Indonesia terbukti mampu mencegah maupun mengobati kanker. Meski perlu penelitian dan pengembangan lebih lanjut, sejumlah tanaman seperti kunyit putih, tapak dara, daun dewa hingga benalu telah digunakan penderita kanker sebagai ikhtiar mengobati penyakitnya. Banyak yang berhasil sembuh sehingga pengobatan tradisional pun menjadi tumpuan harapan baru bagi para penderita kanker.
Kunyit putih diyakini memiliki khasiat antikanker. Meski demikian cuma kunyit putih jenis mangga (Curcuma mangga) yang tumbuh terbatas di tempat yang bersuhu dingin di Indonesia, yang dapat mencegah atau mengobati kanker. Kunyit putih ini mempunyai ciri tertentu, antara lain bintik umbinya seperti umbi jahe dan berwarna kuning muda (krem). Dalam keadaan segar baunya seperti buah mangga kweni dan bila telah diekstrak atau dijadikan bubuk, warnanya tetap kuning muda (krem).
Sementara tapak dara (Catharanthus roseus) telah teruji sebagai bahan pencegah dan penumpas sel kanker. Tanaman yang masih termasuk keluarga Apocynaceae atau kamboja-kambojaan ini mengandung dua senyawa golongan alkaloid vinka yakni vinkristin dan vinblastin yang berkhasiat menghambat perbanyakan dan penyebaran sel kanker.
Vinkristin digunakan sebagai bahan pengobatan kanker bronkial, tumor ganas pada ginjal, kanker payudara, dan berbagai jenis tumor ganas yang awalnya menyerang urat saraf maupun otot. Tanaman yang di Sumatera disebut rumput jalang itu juga mengandung alkaloid cabtharanthin yang diperkirakan dapat mendesak dan melarutkan inti sel kanker.
Sebagai obat kanker payudara, rebus 22 lembar daun tapak dara dan buah adas (Foeniculum vulgare) serta kulit kayu pulasari (Alyxia reinwardti) dengan tiga gelas air. Bubuhi gula merah secukupnya. Setelah mendidih sampai tinggal setengahnya, saring. Ramuan diminum tiga kali sehari masing-masing setengah gelas. Pengobatan dilakukan paling tidak selama sebulan.
Keladi tikus (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) juga telah diteliti sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker. Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, tiga batang keladi tikus lengkap dengan daunnya (kurang lebih 50 gram) direndam selama 30 menit, tumbuk halus dan peras. Air perasan ini disaring lalu diminum. Di Malaysia, sudah ada uji ilmiah khasiat keladi tikus. Bahkan ekstrak keladi tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan tanaman lainnya dalam dosis tertentu, sudah dipasarkan di negeri jiran tersebut.
Air perasan temu lawak (Curcuma Zedoaria) juga mujarab sebagai obat kanker. Menurut Andrew Chevallier Mnimh, herbalis asal London, dalam temulawak terkandung curcumol dan curdione yang berkhasiat antikanker dan antitumor. Di Cina, temulawak telah lama digunakan sebagai obat kanker leher rahim. Tanaman ini bisa meningkatkan efek mematikan sel kanker ketika dilakukan radioterapi dan kemoterapi.
Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman obat-obatan yang manjur. Daging buah mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker. Sari dari perasan dua atau tiga buah mengkudu dapat dibubuhi madu agar rasanya lebih nikmat. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya.
Daun dewa (Gynura divaricata) juga merupakan tanaman yang telah dikenal sebagai tanaman antikanker. Ramuan 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan diminum airnya dapat digunakan dalam pengobatan penyakit kanker. Dapat pula menggunakan bahan lain seperti 30 gram daun dewa segar, 30 gram tapak dara segar, 30 gram rumput mutiara, 30 gram rumput lidah ular direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc. Airnya disaring lalu tambahkan madu secukupnya, aduk kemudian diminum selagi hangat.
Daun ceremai (Phyllanthus acidus) juga dapat dapat digunakan sebagai obat antikanker. Segenggam daun ceremai muda, sejumput daun belimbing, bidara upas sejari, gadung cina sejari dan gula aren direbus dengan tiga gelas air hingga tinggal segelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari masing-masing satu gelas.
Sementara senyawa dalam benalu telah lama diperkirakan bekerja sebagai penghambat keganasan kanker. Benalu yang direbus menjadi teh terbukti dapat dipakai sebagai obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi dengan mengonsumsi obat antikanker).
Bagi Anda yang belum terkena kanker, tumisan brokoli, sawi, kembang kol, wortel, tomat dan daging ikan dengan bumbu sedikit garam dan bawang putih, mampu menjadi masakan yang kaya akan zat antikanker. Penelitian Universitas Harvard terhadap 48.000 orang pada tahun 1995 menunjukkan risiko terkena kanker prostat bagi mereka yang memakan 10 kali hidangan yang mengandung tomat per minggu turun sampai hampir separuhnya.
Sumber : www.sinarharapan.co.id
Bounty Hunter
May 19 2008, 09:48 PM
Berponsel Saat Hamil Bikin Anak 'Rusak'
California - Wanita yang memakai ponsel secara rutin saat hamil berisiko punya anak bermasalah. Demikian kesimpulan studi University of California Los Angeles (UCLA), Amerika Serikat yang akan dipublikasikan di jurnal Edidemiology.
Studi ini menemukan, pemakaian handset dua sampai tiga kali sehari oleh ibu sudah cukup untuk meningkatkan risiko bayi memiliki masalah sikap saat mencapai usia sekolah.
Para ilmuwan itu menanyai ibu dari 13.159 anak yang lahir di Denmark sekitar tahun 1990-an seputar kebiasaan memakai ponsel. Mereka dipantau sampai anak mereka berumur tujuh tahun.
Disimpulkan, ibu pemakai ponsel punya kemungkinan 54 persen anaknya punya masalah perilaku. Jika anak mereka kemudian juga memakai ponsel sebelum umur 7 tahun, ada kemungkinan sampai 80 persen terjadinya masalah perilaku.
Rinciannya, terdapat 25 persen risiko masalah emosional, 34 persen sulit berelasi dengan teman sebaya dan 35 persen risiko hiperaktif.
Dikutip detikINET dari TheIndependent, Senin (19/5/2008), para ilmuwan peneliti belum bisa menjelaskan sebab biologis pasti permasalahan ini. Selain radiasi ponsel, ada kemungkinan misalnya sang ibu terlalu sibuk dengan ponsel sehingga mengabaikan pertumbuhan anak-anak.
Studi ini disetujui Profesor Sam Milhan dari University of Washington School of Public Health yang juga peneliti pengaruh radiasi ponsel terkemuka. Dia menggarisbawahi penelitian di Kanada di mana tikus hamil yang terkena radiasi punya keturunan yang otaknya terganggu.
sumber :
detik.com
doc_bf
May 27 2008, 08:48 PM
Cara Jitu Pantau Janin
Pada saat-saat kritis, adakalanya janin tidak mampu lagi “berjuang” untuk proses kelahirannya. Melalui pemantauan, kondisinya bisa dideteksi.
Meski proses persalinan adalah proses alamiah, perjalanan janin bisa saja tidak mulus. Dan, bila kehamilan Anda berisiko tinggi, yakni usia di atas 35 tahun, menderita penyakit (diabetes, tekanan darah tinggi, jantung, paru-paru, dan ginjal), pernah mengalami kematian janin, serta sering melahirkan, pemantauan janin perlu dilakukan.
Lihat dulu denyut jantungnya
Pemantauan janin tak bisa dilakukan secara kasat mata, karena ia masih “bersembunyi” dalam rahim. Umumnya, pemantauan dilakukan dengan cara mendengar denyut jantung janin. Bukan hanya keras atau lemahnya denyut jantung, tetapi juga perubahan iramanya, terutama saat terjadi kontraksi rahim. Kenapa? Ketika janin stres, denyut jantung yang tadinya berirama dan kuat, bisa saja jadi tidak berirama dan melemah. Informasi ini perlu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan toleransi janin terhadap proses persalinan. Dokter juga bisa tahu apakah perlu intervensi atau tidak.
Sebagai catatan, denyut jantung normal yang menunjukkan bahwa janin tidak mengalami stres adalah 120-160 per menit, dengan variabilitas sekitar 5-25 denyut per menit.
Masih banyak cara lain
Berikut beberapa cara pemantauan janin yang juga biasa dilakukan:
* Fetoscope
* Dilakukan dengan stetoskop yang dirancang khusus untuk mendengarkan detak jantung janin.
* Cara ini sangat sederhana. Namun, jika ada kasus berisiko tinggi, pasien sedang diinduksi atau dalam pengobatan tertentu, fetoscope tidak dapat dipakai untuk memantau janin selama 24 jam nonstop.
* Doppler
* Menggunakan ultrasound atau gelombang suara.
* Dapat dilakukan ketika ibu kontraksi.
* Cara ini juga sederhana, namun tidak dapat dipakai sebagai pemantau yang terus menerus pada kehamilan risiko tinggi.
* Electronic fetal monitoring
* Melihat denyut jantung janin saat ibu berkontraksi.
* Pemakaian bisa berkesinambungan, bisa juga hanya sebentar.
* Bermanfaat bila digunakan pada ibu yang berisiko tinggi.
* Ibu kurang bisa bergerak bebas. Akibatnya, bisa memperlambat proses persalinan karena perhatiannya teralih ke mesin.
* Internal monitoring
* Lebih akurat daripada electronic fetal monitoring , karena menggunakan alat yang ditempelkan pada kepala janin.
* Untuk pemantauan berkesinambungan pada ibu yang berisiko tinggi.
* Digunakan jika ketuban sudah pecah dan pembukaan vagina sekitar 2–3 cm.
* Lebih berisiko menyebabkan infeksi pada janin atau ibu, karena ketuban sudah pecah. Makanya, digunakan jika kondisi janin berisiko tinggi atau butuh pemantauan yang lebih akurat.
* Telemetry monitoring
* Adalah cara terbaru untuk memantau janin.
* Menggunakan gelombang radio yang dihubungkan dengan transmitter (pemancar) kecil yang ditempelkan pada paha ibu. Transmitter berfungsi memancarkan suara denyut jantung janin, sehingga dapat dipantau dari ruang perawat.
* Untuk ibu hamil yang berisiko rendah, cara ini masih dipertanyakan.
Mana yang lebih cocok?
Tidak semua alat cocok untuk berbagai jenis kehamilan dan persalinan, karena tergantung dari cara persalinan, serta kondisi ibu dan janin. Kenapa?
* Ibu yang berisiko tinggi bisa jadi butuh pemantauan yang berkesinambungan selama proses persalinan. Pemantauan janin yang berkesinambungan tidak meningkatkan kondisi janin atau ibu dalam proses persalinan, tetapi hanya memantau dan membantu diagnosa dokter.
* Jika kondisi ibu dan janin baik, biasanya alat pantau berupa stetoskop, doppler, dan ultrasonografi (USG), sudah cukup efektif untuk memperkirakan kondisi bayi.
Sumber : www.ayahbunda-online.com
jazz4all
May 29 2008, 02:25 AM
kak, bole minta info lengkap tentang pnemuan baru untuk mengatasi penyakit jantung koroner?
kata bokap ada pnemuan bru gt. ktnya tinggal menyuntikkan sel baru pengganti sel mati di jantung. bnr ga tuh? bkp g dokter jantung jg. tp lum sempat crita bnyk. mohon infonya. thx ^^
apiw
May 30 2008, 07:46 PM
Jangan pernah menjilat amplop atau perangko/meterai untuk merekatkannya
Suatu hari seorang wanita yang bekerja di sebuah kantor pos di California,merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah melainkan dengan cara menjilatnya. Pada saat itu wanita tersebut langsung merasakan lidahnya terasa seperti teriris.
Seminggu kemudian dia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada lidahnya.Dia pergi ke dokter dan tidak ditemukan sesuatu yang aneh. Lidahnya tidak luka atau tidak ada kelainan apapun.
Beberapa hari berikutnya, lidahnya mulai agak membengkak dan mulai terasa sakit, begitu sakitnya sehingga dia tidak dapat makan apapun. Dia segera ke RS dan dokter melakukan pemeriksaan X-Ray. Ternyata ada sesuatu di dalam lidahnya. Saat itu juga dokter segera mempersiapkan pembedahan kecil.
Ketika dokter mengiris membuka lidah tersebut, ternyata seekor kecoak kecil merayap keluar.
Setelah diselidiki maka didapat kenyataan bahwa kecoak tersebut berasal dari telur kecoak yang sangat kecil yang menempel pada bagian lem amplop. Setelah dijilat maka telur tersebut menempel pada lidah dan mengeram disana karena adanya ludah yang hangat dan lembab hingga kecoak tersebut menetas.
Kejadian nyata ini dilaporkan oleh CNN.
Andy Hu menulis :
'Saya bekerja di pabrik amplop, dan kalian tidak akan percaya..... . ada sesuatu yang mengambang disekitar nampan wadah lem , saya tidak pernah sekalipun menjilat amplop. Saya pernah bekerja di percetakan (32 tahun lalu) dan kami selalu dihimbau agar jangan merekatkan amplop dengan lidah. Saya tidak pernah mengerti mengapa, hingga suatu saat saya masuk ke ruang penyimpanan untuk mengambil 2,500 lembar amplop yang sudah dicetak dan melihat sendiri beberapa ekor kecoak berkeliaran di dalam kotak amplop dengan telur kecoak dimana-mana. Mereka hidup dengan memakan lem yang terdapat pada amplop-amplop tersebut'.
Setelah mengetahui hal ini, janganlah pernah sekalipun Anda merekatkan amplop, perangko ataupun meterai dengan cara menjilatnya. Gunakanlah lem atau busa atau lem.
apiw
May 30 2008, 08:08 PM
Cerita Seorang Ibu Yang Mengikuti Talkshow "Inisiasi Menyusui Dini" 6 April 2008 di RS St. Carolus
Apa sih Inisiasi Menyusui Dini ??
Ini merupakan proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah lahiran.
Ternyata selama bertahun-tahun, kita bener-bener merupakan kodrat dan anugrah dari Tuhan yang sudah disusun untuk kita.
Kata dokter yang kemaren berbicara, dia mengatakan, di luar sudah sadar hal ini sejak 1987 tp di Indonesia baru sadar thn 2006. Lebih baik baru tahu daripada tidak sama sekali.
Si Dokter menceritakan bagaimana proses inisiasi menyusui dini ternyata merupakan proses alami yang seharusnya dilakukan setelah seorang ibu melahirkan bayinya. Dia menceritakan dan bahkan memutarkan video yang dia buat terhadap cucunya sendiri dan juga seorang bayi lainnya. Dia bercerita, bahwa ternyata ada beberapa hal yang akan terjadi selama proses ini, dan ini juga tergambar dalam video yang
diputar.
Jadi si Dokter ini menjelaskan bahwa pada saat proses Inisiasi Menyusui Dini akan terjadi tahap2 spt ini (berdasarkan penelitian Ilmiah):
1. Sesaat setelah lahiran sehabis ari-ari dipotong, bayi langsung diletakan di dada si ibu tanpa membersihkan si bayi kecuali tangannya, kulit ketemu kulit. Ternyata suhu badan ibu yang habis melahirkan 1 derajat lebih tinggi. Namun jika si bayi itu kedinginan, otomatis suhu badan si ibu jadi naik 2 derajat, dan jika si bayi kepanasan, suhu badan ibu akan turun 1 derajat. Jadi Tuhan sudah mengatur bahwa si ibu yang akan membawa si bayi beradaptasi dengan kehidupan barunya. Setelah diletakkan di dada si ibu, biasanya si bayi hanya akan diam selama 20-30 menit, dan ternyata hal ini terjadi karena si bayi sedang menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan.
2. Gerakan kedua yang terjadi yaitu, setelah si bayi merasa lebih tenang, maka secara otomatis kaki si bayi akan mulai bergerak-gerak spt hendak merangkak. Ternyata gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena ternyata kaki si bayi itu pasti hanya akan menginjak2 perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan si ibu. Lama dari proses ini tergantung dari si bayi. Untuk gerakan ini, ternyata si dokter punya pengalaman. Pernah ada dukun beranak melakukan proses melahirkan, dan ternyata si ibu mengalami pendarahan hebat. Pada saat itu si dukun meletakkan anaknya di dada si ibu, dan anak tersebut menggerak-gerakkan kakinya memasage perut ibunya bahkan lebih dari satu jam, sampai pendarahan si ibu berhenti.
3. Setelah melakukan gerakan di kakinya, si bayi akan melanjutkan dengan mencium tangannya, ternyata bau tangan si bayi sama dengan bau air ketuban. Dan ternyata wilayah sekitar putiing si ibu itu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya, si bayi membantu si bayi untuk mengarahkan kemana dia akan bergerak. Dia akan mulai bergerak mendekati puting ibu denga ketika sudah mendekati puting si ibu, si bayi itu akan menjilat2 dada si ibu. Ternyata jilatan ini berfungsi utk membersihkan dada si ibu dari bakteri2 jahat dan begitu masuk ke tubuh si bayi akan diubah menjadi bakteri2 yang baik dalam tubuhnya. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi karena hanya si bayi yang tau seberapa banyak dia harus membersihkan dada si ibu.
4. Setelah itu, si bayi akan mulai meremas-remas puting susu si ibu yang bertujuan untuk merangsang supaya air susu si ibu segera berproduksi dan bisa keluar. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi itu
5. Terakhir baru mulailah si bayi itu menyusu.
Mendengar cerita si Dokter ditambah dengan video yang diputarnya, aku ngerasa Amazing... Tuhan memang maha sempurna. Dia sudah menciptakan siklus kehidupan yang begitu indah, namun ternyata diputus oleh manusia selama bertahun-tahun lamanya. Ternyata, walaupun waktu aku melahirkan ada inisialisasi menyusui dini, ternyata langkahnya belum sempurna, karena waktu itu bayi ku cuma melakukan sampai tahap ke 3, yaitu menjilat2 sekitar dada aku.
Si Dokter benar-benar menyarankan audience jika suatu saat akan memiliki anak, untuk meminta kepada rumah sakit yang akan membantu kelahiran supaya diperbolehkan melakukan inisiasi menyusui dini ini minimal 1 jam, karena kelima proses di atas ini bisa berlangsung sekitar 1-2 jam. Beliau juga mengatakan tidak semua RS berani melakukan ini, dan kita sebagai orang tua harus berani meminta ini dilakukan karena ternyata hal ini merupakan siklus kehidupan yang selama ini tidak kita sadari sudah kita putus.
Si Dokter juga mengatakan, bahwa dengan melakukan hal ini, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh si bayi terhadap penyakit2, kanker syaraf, leukimia, dan beberapa penyakit2 lainnya. Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru melahirkan sebesar 22%.
Makanya dia benar2 mempromosikan hal ini kepada semua calon ortu.
Beliau juga mengatakan, sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak, maka tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dia mengatakan bahwa dengan memisahkan si ibu dengan si bayi ternyata daya tahan tubuh si bayi akan drop sampai 25%.
Jadi seharusnya tempat bayi adalah di sisi si ibu, 24 jam penuh. Jika ada tindakan memisahkan si ibu dari bayi, maka menurutnya itu adalah tiindakan kriminal. Dan ternyata sebagai RS yang sudah melakukan hal ini, RS Carolus sudah melakukan hal ini (bukan promosi). Tidak ada ruang khusus bayi di Rumah Sakit. Karena ketika si ibu bersama dengan si bayi, daya tahan si bayi akan dalam kondisi prima, dan si ibu bisa melakukan proteksi terhadap si bayi jika memang perlu. Bahkan di RS Carolus tidak ada waktu utk show bayi, karena letak bayi adalah di sisi si ibu. Si dokter mengatakan 95% bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan dari ibunya. Karena berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya utk bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan. Jadi jangan pernah minta diberikan susu formula untuk si bayi, walau air susu ibu belum keluar.
Aku benar-benar terpukau denger cerita ini. N ini benar-benar pengalaman baru buat aku, dan benar-benar menambah pengalaman utk masa depan aku. N aku juga sempet ngerasa berdosa banget ama anakku, karena walau aku sering minta anakku di bawa ke ruangan, ada jam2 tertentu di mana bayiku aku letakkan di ruang bayi. Maaf ya anakku ..
doc_bf
Jun 1 2008, 01:13 PM
QUOTE (jazz4all @ May 29 2008, 03:25 AM)

kak, bole minta info lengkap tentang pnemuan baru untuk mengatasi penyakit jantung koroner?
kata bokap ada pnemuan bru gt. ktnya tinggal menyuntikkan sel baru pengganti sel mati di jantung. bnr ga tuh? bkp g dokter jantung jg. tp lum sempat crita bnyk. mohon infonya. thx ^^
maaf bro, room ini di buat khusus hanya untuk postingan berita seputar dunia kesehatan. mohon jangan diulang lagi....
yang kamu tanyakan itu benar adanya. namanya terapi sel induk ato stemcell therapy. untuk lebih lengkapnya kamu bisa cari di google. kalo sdh dapat tolong posting disini ya...thx
apiw
Jun 2 2008, 10:02 AM
7 Larangan setelah makan
Jangan Merokok - Penelitian dari para ahli membuktikan bahwa merokok sebatang rokok setelah makan sama dengan merokok 10 rokok (kemungkinan terserang kanker lebih besar)
Jangan langsung makan buah-buahan - Langsung makan buah-buahan setelah makan
akan menyebabkan perut dipenuhi dengan udara. Untuk itu makanlah buah-buahan 1-2 jam setelah makan atau 1 jam sebelum makan
Jangan minum Teh - karena daun teh mengandung kandungan asam yang tinggi. kandungan ini akan menyebabkan kandungan protein pada makanan yang telah kita konsumsi sulit untuk dicerna.
Jangan mengendorkan ikat pinggangmu - Mengendorkan ikat pinggang setelah makan akan menyebabkan usus terbelit dan terblokir.
Jangan Mandi - Mandi akan menaikan aliran darah ke tangan, kaki dan badan yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan terus berkurang. Hal ini akan melemahkan system pencernaan di dalam perut kita.
Jangan Berjalan-jalan - Orang-orang sering mengatakan bahwa berjalan beberapa langkah setelah makan akan memperpanjang umur. Pada kenyataannya hal ini tidaklah benar. Berjalan akan menyebabkan system pencernaan tidak mampu menyerab nutrisi dari makanan yang telah kita makan.
Jangan langsung tidur - Makanan yang kita makan tidak dapat dicerna secara baik. Hal ini akan menyebabkan usus mengalami kembung dan peradangan.
apiw
Jun 2 2008, 10:06 AM
Pemberitahuan penting kesehatan
Kurangi TEH yang kamu konsumsi
Jangan membiasakan memakan roti yang telah dipanggang.
Jaga jarakmu dari telepon genggam DALAM KONDISI DI CHARGE
minum banyak AIR pagi hari, kurangi minum pada malam hari
Jangan meminum kopi DUA KALI satu hari
Kurangi makanan BERMINYAK yang kamu konsumsi
Waktu tidur terbaik dari 10pm pada malam hari ke 6am pagi-pagi
Jangan makan BESAR setelah 5pm
Jangan mengambil alkohol lebih dari satu gelas / cangkir satu hari
Jangan meminum pil dengan air DINGIN
Jangan langsung berbaring setelah minum obat disaat sebelum tidur
tidur KURANG dari 8 jam dapat mempengaruhi kesehatanmu
Orang-orang yang terbiasa tidur sebentar tidak akan mudah menjadi tua
Ketika baterai LOW , jangan menjawab telpon, radiasi yang dihasilkan bisa 1000 kali
Jawab telpon dengan telinga KIRI
Ini akan merusak otakmu secara langsung jika mempergunakan telinga kanan
Jangan mempergunakan headphone / penyuara kuping dalam jangka waktu yang LAMA
Rehatkan telingamu sebentar setelah 1 jam
apiw
Jun 2 2008, 10:15 AM
Yang Berbahaya Di Lingkungan Kita
1. Bekas Botol Aqua
Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT , etc) dan menaruhnya di mobil atau di
kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol plastik.
2. Penggemar Sate
Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil
pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan
sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun
setelah makan sate.
3. Udang dan Vitamin C
Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses
reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam.
4. Mi Instan
Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika
Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi
instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti
kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi
instan setiap hari . Akhirnya dia menderita kanker.
Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita
memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.
5. Bahaya Dibalik Kemasan Makanan
Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar
bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung " makanan. Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.
Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan,
kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu
kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan . Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.
Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.
5.1. Kertas
Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia , timbal masuk melalui saluran pernapasan atau ngan kita. pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang
terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang.
Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah berpindahnya timbale makanan tsb. Sebagai usaha pencegahan , taruhlah makanan jajanan tersebut di atas
piring.
5.2. Styrofoam
Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini
membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.
doc_bf
Jun 20 2008, 05:37 AM
Enterovirus 71, Si Pembawa Maut (Hand, Foot, and Mouth disease)
Kementerian Kesehatan Cina mengeluarkan perintah siaga nasional Sabtu (3/5) karena merebaknya virus maut yang telah merenggut jiwa 23 anak-anak di satu kota dengan cepat. Peningkatan kesiagaan dilakukan karena melonjaknya kasus penyakit yang disebabkan virus Enterovirus 71 atau EV-71, satu jenis penyakit kaki, mulut dan tangan. Fenomena ini tampaknya harus diantisipasi dengan cermat dan cepat oleh masyarakat khususnya pihak departemen kesehatan. Bukankah penyakit SARS dan flu burung juga diawali terjadinya di daratan Asia tersebut ? Tetapi justru selanjutnya di Indonesia penyakit yang berpotensi pandemi itu sering lebih sulit dikendalikan di Indonesia.
Bagi masyarakat Indonesia kejadian luar biasa tersebut sebenarnya mungkin merupakan hal yang biasa. Karena, infeksi kaki, tangan dan mulut adalah suatu yang sering terjadi di Indonesia. Yang menjadi tidak biasa adalah penyebabnya enterovirus 71, yang cukup mematikan. Dalam era globalisasi dimana tranportasi serta perpindahan penduduk antar negara yang demikian pesat bukan tidak mungkin penyakit yang sangat cepat penyebarannya itu nantinya berpotensi mengancam masyarakat Indonesia. Kejadian luar biasa yang ditemukan di bagian selatan Cina memicu kekhawatiran bahwa virus itu kemungkinan akan menyebar, karena bulan Juni dan Juli dianggap sebagai musim puncak penyakit ini
Infeksi Kaki tangan dan Mulut
Dalam masyarakat infeksi virus tersebut sering disebut sebagai "Flu Singapura". Dalam dunia kedokteran dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan dan Mulut ( KTM ). Penyakit KTM ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus RNA yang masuk dalam famili Picornaviridae, Genus Enteroviru. Genus yang lain adalah Rhinovirus, Cardiovirus, Apthovirus. Didalam Genus enterovirus terdiri dari Coxsackie A virus, Coxsackie B virus, Echovirus dan Enterovirus. Penyebab KTM yang paling sering pada pasien rawat jalan adalah Coxsackie A16, sedangkan yang sering memerlukan perawatan karena keadaannya lebih berat atau ada komplikasi sampai meninggal adalah Enterovirus 71.
Satu kelompok dengan infeksi KTM adalah vesicular stomatitis dengan eksantema (KTM)- Cox A 16, EV 71, vesikular faringitis (Herpangina) - EV 70 dan Acute Lymphonodular Pharyngitis - Cox A 10.
Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. KTM adalah penyakit umum yang biasa terjadi pada kelompok masyarakat yang sangat padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun. Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus. Penularannya melalui kontak langsung dari orang ke orang yaitu melalui droplet, pilek, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tidak ada vektor tetapi ada pembawa penyakit seperti lalat dan kecoa. Penyakit KTM ini mempunyai imunitas spesifik, namun anak dapat terkena KTM lagi oleh virus strain Enterovirus lainnya. Penyakit tangan, kaki dan mulut adalah penyakit umum dan penyebarannya dapat terjadi di antara kelompok anak, misalnya di sekolah atau di tempat penitipan anak. Penyakit tangan, kaki dan mulut biasanya tersebar melalui hubungan sesama manusia. Virus ini tersebar dari kotoran seorang yang terkena ke mulut orang lain lewat tangan tercemar, tapi bisa juga disebarkan lewat lendir mulut atau sistem pernapasan dan sentuhan langsung dengan cairan di dalam lepuhnya. Sesudah berhubungan dengan orang yang terkena, biasanya makan waktu di antara 3-5 hari baru lepuhnya timbul. Selama masih ada cairannya, lepuh ini bisa menulari. Virus ini bisa berminggu-minggu berada di dalam kotoran.
Manifestasi klinis.
Penyakit tangan, kaki dan mulut yang ringan biasanya disebabkan oleh Coxsackievirus. Anak usia di bawah 5 tahun sering terkena infeksi virus ini, meskipun pada orang dewasa dapat juga terjadi. Infeksi Coxsackievirus mungkin sama sekali tidak menunjukkan gejala atau hanya ringan
Gejala penyakit diawali dengan demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti nyeri tengorokan atau infeksi tengorokan (faringitis), sulit makan dan minum karena nyeri akibat luka di mulut dan lidah. Kadang disertai sedikit pilek atau gejala seperti flu. Timbul vesikel yang kemudian pecah, ada 3-10 ulcus atau luka dimulut seperti sariawan di sekitar lidah, gusi, pipi sebelah dalam, terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan. Bersamaan dengan itu timbul rash atau ruam atau vesikel (lepuh kemerahan/blister yang kecil dan rata), papulovesikel yang tidak gatal ditelapak tangan dan kaki. Kadang-kadang rash atau ruam (makulopapel) ada dibokong.
Pada bayi atau anak usia di bawah 5 tahun yang timbul gejala berat harus dirujuk ke rumah sakit. Gejala yang dianggap berat adalah hiperpireksia (suhu lebih dari 39oC) atau demam tidak turun-turun, denyut jantung sangat cepat (Tachicardia), sesak, malas makan minum, muntah atau diare dengan dehidrasi, badan sangat lemas, kesadaran turun atau kejang-kejang.
Komplikasi yang dapat terjadi pada penyakit ini adalah infeksi selaput otak atau meningitis (aseptic meningitis, meningitis serosa atau non bakterial), infeksi otak atau encefalitis (bulbar), infeksi otot jantung atau miokarditis (Coxsackie Virus Carditis) dan perikarditis, paralisis akut flasid (Polio-like illness), infeksi paru atau pneumonia. Resiko untuk terjadi ancaman jiwa lebih sering terjadi pada infeksi enterovirus 71, sedangkan virus Coxsackie sangat jarang terjadi ancaman jiwa kecuali pada penderita dengan kondisi daya tahan tubuh yang menurun.
Diagnosis laboratorium adalah dengan mendeteksi virus melalui Immuno histochemistry (insitu) Imunofluoresensi antibodi (indirek), Isolasi dan identifikasi virus. Pemeriksaan lain dengan mendeteksi RNA seperti RT-PCR Primer, partial DNA sekuensing (PCR Product). Sebenarnya secara klinis atau tanpa pemeriksaan laboratorium sudah cukup untuk mendiagnosis KTM. Sedangkan melalui pemeriksaan penunjang tersebut dapat diketahui apakah penyebabnya Coxsackie A-16 atau Enterovirus 71.
Penanganan penyakit ini tidak ada yang khusus, karena merupakan penyakit “self limiting disease” atau penyakit yang sembuh sendiri dalam 7-10 hari. Penderita perlu istirahat karena daya tahan tubuh menurun. Obat golongan paracetamol atau penurun panas digunakan dalam penganan demam yang terjadi. Dalam keadaan tertentu dapat diberikan Immunoglobulin IV (IGIV) pada pasien dengan daya tahan tubuh yang menurun seperti pada bayi. Pemberian cairan cukup untuk dehidrasi yang disebabkan sulit minum dan demam.
Pencegahan dan Antisipasi
Perilaku hidup sehat dan bersih adalah pencegahan dan perlindungan terbaik. Sebaiknya mencuci tangan dengan sabun dan air sesudah ke WC, sebelum makan, sesudah membuang ingus dan sesudah mengganti popok atau pakaian kotor. Pinjam-meminjam cangkir, sendok garpu, alat kebersihan pribadi misalnya handuk, lap muka, sikat gigi dan pakaian, terutama sepatu dan kaus kaki adalah perilaku yang berpotensi mempercepat penyebaran penyakit ini. Mencuci pakaian kotor harus dengan baik dan higienis. Perilaku batuk dan bersin, sebaiknya harus menutup mulut dan hidung dengan baik. Bersihkanlah hidung serta mulut dengan tisu wajah, sesudah dipakai sekali buanglah, kemudian cucilah tangan. Anak yang terkena penyakit tangan, kaki dan mulut seyogyanya jangan dulu ke sekolah atau tempat penitipan anak sampai lepuhnya mengering. Penyakit ini sebaiknya dilaporkan kepada pengurus tempat penitipan anak atau kepala sekolah untuk dilakukan pencegahan dengan baik.
Seperti halnya infeksi virus pandemi lainnya seperti SARS atau flu burung, fenomena infeksi enterovirus 71 di bagian selatan Cina tersebut sangat berpotensi menyebar di Negara Indonesia bila tidak dilakukan antisipasi dengan baik. Meskipun diakui untuk melakukan skrening atau deteksi manusia yang masuk dari negera tersebut ke Indonesia sulit dilakukan. Paling tidak departemen kesehatan dan berbagai jajarannya termasuk tenaga medis di Indonesia nantinya harus cepat dalam mengantisipasinya. Tindakan yang mungkin segera dapat dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan “traveller warning” kepada masyakat Indonesia dalam berkunjung ke daerah yang berpotensi terjadi penularan. Nantinya harus lebih dicermati apakah infeksi KTM yang terjadi di dalam masyarakat adalah Coxsackie A 16 atau Enterovirus 71. Untuk itu diperlakukan penemuan kasus dan pelaporan yang baik dan terkoordinasi bila terjadi. Jangan sampai infeksi enterovitrus 71 sudah banyak mengancam nyawa anak Indonesia, tetapi tindakan antisipasi baru dilakukan.
Sumber : www.solusisehat.net
doc_bf
Jun 20 2008, 05:39 AM
Awas, Lipgloss Picu Kanker Kulit
Lipbalm atau lipgloss memang membuat bibir perempuan kelihatan lebih lembab dan seksi. Namun waspadalah, pemulas bibir itu bisa memicu kanker kulit.
Ahli penyakit kulit alias dermatologis asal Baylor University Medical Center di Dallas, AS, memberi peringatan bahayanya menggunakan lipbalm atau lipgloss. Demikian diberitakan HealthDay, Senin (28/4/2008).
Menurut Dr Christine Brown, lipbalm atau lipglos yang berkilau tidak memberi perlindungan. Justru, lanjut Brown, menarik sinar matahari masuk ke bibir.
"Kebanyakan yang tidak disadari orang, mereka sebenarnya tengah menambah penetrasi cahaya ke dalam bibir dengan menggunakan sesuatu yang bening dan berkilau," jelasnya.
Brown menambahkan, perempuan seharusnya hanya mengenakan lipstik yang berkilau saat mereka telah terlindungi dari matahari.
Gunakan tabir surya untuk bibir yang mengandung SPF 30, jika hendak berada di luar ruangan selama lebih dari 20 menit. Sebelum menggunakan lipstik atau lipgloss, gunakan dulu tabir surya itu. Setelah itu jangan lupa tambahkan lagi sepanjang hari.
Jangan lupa juga untuk memeriksakan bibir Anda. Jika menemukan perubahan warna di sekitar bibir, misalnya memutih.
"Atau jika terjadi pengelupasan di bibir anda," imbuh Brown.
Sumber: detikcom
doc_bf
Jun 20 2008, 05:41 AM
Awas! Konsumsi Minuman Energi Berlebih Bisa Ganggu Ginjal
Anda penggemar minuman berenergi? Jika ya, hati-hati saat mengkonsumsi minuman penambah tenaga tersebut. Konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada ginjal dan liver.
"Misalnya, dalam sehari minum sampai 10 kali dalam waktu panjang bisa merusak ginjal dan livernya," kata pakar kesehatan gizi klinis Fakultas Kedokteran UI, Dr Samuel Oetoro.
Hal itu disampaikan dia dalam seminar bertajuk, 'Kiat memilih minuman energi yang aman bagi kesehatan', di Hotel Atlet Century, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2008).
Mereka yang gemar meminum minuman berenergi, kata Samuel, haruslah mengimbanginya dengan berolahraga dan memakan makanan yang bergizi. Meski demikian, pengkonsumsi minuman energi juga tetap harus waspada saat mengkonsumsi minuman itu.
"Ada kandungan yang berbahaya yang tidak boleh dikonsumsi," imbuh dia.
Kandungan yang mengandung zat pengawet, pewarna, perasa dan pemanis yang tidak dianjurkan merupakan zat-zat yang berbahaya bagi pengkonsumsi minuman bertenaga ini. Dia menambahkan, konsumsi minuman berenergi tetap harus memperhatikan dosis yang tepat.
"Maksimal 3 kali seharilah," pungkas pengajar konsulen gizi klinis FKUI ini.
Sumber: detikcom
doc_bf
Jun 21 2008, 06:18 AM
G-Spot, Mitos atau Fakta?
Setelah melalui perdebatan panjang selama lebih dari satu setengah abad, akhirnya para peneliti dari Inggris menemukan lokasi G-Spot wanita.
G-Spot, pertama kali ditemukan keberadaannya pada tahun 1950. Nama itu kemudian muncul dari seorang ginekolog asal Jerman, Ernst Graefenberg.
Dia mengatakan, area sekitar vagina adalah daerah paling sensitif wanita. Bila dirangsang, seorang wanita dapat mencapai tingkat kepuasan atau orgasme.
Tetapi dimana G-Spot itu berada, sempat hilang karena adanya bukti subjektif, bahkan ada beberapa pakar menyatakan G-Spot itu sebenarnya tidak ada.
Sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (21/2/2008), menurut peneliti asal Italia, Emmanuele Jannini, hanya beberapa wanita yang beruntung bisa mendapatkan kepuasan di area tersebut. Meski demikian, Jannini mengaku sependapat dengan para pakar bahwa G-Spot itu sebenarnya tidak ada.
Untuk membuktikannya, Jannini melakukan percobaan di Universitas L'Aquila. Dia menggunakan alat ultrasound pada sembilan orang wanita yang mengaku pernah melakukan orgasme vagina dan 11 wanita yang tidak melakukannya.
Targetnya adalah jaringan kulit tipis yang lokasinya berada di depan dinding vagina di belakang uretra. Untuk kelompok pertama, lebih tebal, dibanding grup yang kedua, kemudian pemeriksaan elektronis yang membuktikan percobaan itu.
Dalam penelitiannya di The Journal of Sexual Medicine, Jannini mengatakan, percobaan yang dilakukannya jelas, yakni wanita yang tidak tahu G-Spotnya tidak dapat memperoleh orgasme vagina.
"Untuk kali pertama, mungkin saja mudah mengatakan dimana letak G-spot wanita. Dan hanya dengan melakukan metode yang tidak mahal," kata Jannini.
Beberapa pakar bahkan mempertanyakan tentang pernyataan Jannini soal G-Spot merupakan bagian dari klitoris, dimana ukurannya sangat bervariasi.
Selain itu, pendapat Jannini kalau G Spot hilang pada wanita yang tidak mempunyai pengalaman melakukan orgasme vagina. Hal itu dipertentangkan oleh beberapa pakar. Menurut mereka, G-Spot ada pada semua wanita, namun memiliki tingkat sensitif yang berbeda-beda.
Wanita yang tidak memiliki G-spot tidak perlu putus asa, "Mereka masih bisa mendapatkan orgasme secara normal melalui stimulasi dari klitoris," imbuh Jannini.
Sumber: detikcom
doc_bf
Jun 21 2008, 06:21 AM
Terapi Cryo, Pengobatan Baru Bagi Penderita Kanker
Kabar gembira buat para penderita kanker di Indonesia. Kini diperkenalkan cara diagnosis dan pengobatan baru terhadap penyakit yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu. Pengobatan itu bernama terapi dingin (cryo).
Terapi, guna melumerkan sel tumor yang ada dengan cara mendinginkannya. Cryo terapi biasanya dilakukan dengan menggunakan media jarum yang bertemperatur sampai di bawah 0 atau minus 100º Celcius.
Menurut Chief of Cryo Surgery International Prof Franco Lugnani, keistimewaan terapi dingin pada para pasien adalah tidak perlu pembedahan pada bagian tubuh yang terjangkit sel kanker.
“Cukup cari tahu keberadaan kanker tersebut dari CT-Scan, kemudian tinggal menusukkan jarum cryo lewat permukaan kulit,” ungkap Franco pada konferensi pers acara seminar kesehatan bertajuk Recent Advances in Cancer Diagnosis & Therapy di Jakarta, kemarin.
Ahli cyrotherapy dari Tionghoa Prof Xu Ke Chen menuturkan, dari sejumlah kasus penderita kanker tertentu yang ditanganinya, terapi dingin terbukti lebih efektif dan banyak berhasil ketimbang operasi pengangkatan. Kasus tertentu yang dimaksud, seperti jenis kanker prostat dan hati di atas stadium II atau telah berukuran besar.
Chen menjelaskan, kebanyakan kasus di Tiongkok, para penderita kanker yang datang berobat adalah kankernya sudah mencapai tahap stadium tinggi, yakni stadium III dan IV. “Bila ukuran tumornya sudah besar, ya harus diciutkan dulu dengan cryo, setelah itu baru bisa dioperasi,” ungkap dokter yang mengaku sudah melakukan terapi hampir 1.000 kali itu.
Terapi dingin, menurut Associate Professor of Surgery University of Bern, Switzerland Hhans U Baer, juga sangat berguna untuk mengobati penderita kanker pancreas. Selama ini kanker pankreas dikenal paling sulit untuk diobati. Kehadiran terapi dingin sebagai paliatif, yakni usaha dengan ‘harapan’ mengecilkan tumor dan mengurangi rasa sakit yang dialami si penderita, yang selama ini tidak bisa dilakukan oleh kemoterapi.
Banyak pihak mengakui bahwa terapi cryo bukanlah hal baru dalam dunia kedokteran. Menurut Franco, terapi ini sudah ditemukan sekitar seabad silam. Namun, cara ‘kuno’ itu mulai ditinggalkan, karena sistem pendinginan turut melumerkan jaringan sel yang masih sehat di pinggiran atau sekitar tumor.
Hingga awal 1990-an, dua orang ahli dari Amerika Serikat (AS) berhasil menyempurnakan cara terapi cryo, termasuk dengan dukungan teknologi yang canggih. “Maka itu, terapi dingin tidak akan bisa dilakukan tanpa alat deteksi yang canggih, seperti MRI atau CT-Scan,” ujar Franco.
Sumber: PdPersi
doc_bf
Jun 21 2008, 06:22 AM
Ini Dia Orgasme yang Sesungguhnya!
Pada artikel sebelumnya disebutkan, wanita seringkali memalsukan orgasmenya, dan pasangan kerap tidak menyadari hal tersebut. Ini disebabkan karena banyak orang yang belum tahu ciri serta definisi dari orgasme itu sendiri.
Orgasme bukan hanya meliputi kepuasan fisik namun juga batin, termasuk kepuasan emosional. Orgasme bukan hanya masalah kuantitas, namun kualitas suatu hubungan.
Yang terjadi dalam tubuh ketika orgasme adalah sebagai berikut.
1. Detak jantung semakin cepat, dan aliran darah dalam tubuh semakin cepat.
2. Hormon-hormon seperti endorpin dan oksitosin akan diproduksi secara besar-besaran. Hormon itulah yang akan menimbulkan perasaan senang di setiap orang.
3. Aliran darah yang kencang terpompa ke daerah alat kelamin, yang kemudian membuat otot-otot di sekitar alat kelamin mengencang.
4. Akan ada kontraksi di daerah alat kelamin sebanyak 5-15 kali dalam jeda waktu 0,8 detik tiap-tiap kontraksinya. Momen itulah yang disebut orgasme.
Sayangnya kebanyakan orang menjadikan orgasme sebagai tujuan seksnya. Padahal sebuah hubungan seksual memiliki banyak arti yang lain. Hubungan seksual menimbulkan sensasi dan getaran yang luar biasa, menimbulkan perasaan saling mencintai, memiliki dengan pasangan. Selain itu hubungan seksual dapat bertujuan untuk meneruskan keturunan.
Jika secara fisik seseorang merasa tidak mampu memuaskan pasangan. Hal yang harus dilakukan adalah menciptakan atmosfer yang menyenangkan, aman, nyaman, dan saling sayang. Hal itu akan dapat meningkatkan kualitas hubungan.
Yang paling penting, orgasme tidak melulu harus dikaitkan dengan alat kelamin seperti yang selama ini dibicarakan. Sebagian orang merasa mengalami orgasme tanpa harus disentuh alat kelaminnya.
Demikian dikutip detikhot dari BBC, Jumat (4/1/2008). Jadi perbaiki kualitas hubungan Anda, dan rasakan sensasi orgasme sekarang juga!
Sumber: detikcom
doc_bf
Jun 30 2008, 05:27 AM
Kasus Kanker Hati Umumnya Disebabkan Penyakit Hepatitis
Jangan anggap remeh penyakit hepatitis! Sebagian besar kasus kanker hati (hepatocellular carcinoma/HCC) atau sekitar 40-50 persen disebabkan oleh Hepatitis B, dan sisanya oleh Hepatitis C (30-40 persen) serta faktor non-hepatitis B dan C seperti perlemakan hati (10-20 persen).
Kepala Kelompok Kerja Hepatitis Nasional Prof Dr Ali Sulaiman SpPD, KGEH menjelaskan, kanker hati menyebabkan kegagalan fungsi hati dan bisa mengakibatkan kematian.
“Terlebih jika pasien baru diketahui menderita kanker hati setelah penyakitnya mencapai stadium lanjut,” ujar Ali yang juga guru besar hepatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.
Menurut Ali, tanpa pengobatan yang tepat, pasien kanker hati umumnya tidak memiliki angka harapan hidup yang lebih dari dua tahun setelah diagnosa ditegakkan.
Metode pengobatan kanker hati beragam, diantaranya pemotongan (reseksi) dan pencangkokan (transplantasi), penyuntikan dengan ethanol, hemoembolisasi, Radio Frequency Ablation, kemoterapi, dan terapi lokal (molecullar targetted therapy).
Selain itu, kata Ali, ada penemuan obat oral multikinase inhibitor baru yang disebut sorafenib bisa menjadi pilihan bagi pasien kanker hati tingkat lanjut.
Selain bisa menekan pertumbuhan jumlah sel kanker, menurut Ali, obat itu juga berfungsi sebagai antiangiogenesis yakni penghambat pembentukan pembuluh darah yang menyuplai kebutuhan sel kanker.
Menurut Ali, obat itu membidik dua bagian yakni proliferasi sel dan angiogenesis atau pembentukan pembuluh darah. Keduanya berperan besar dalam proses pertumbuhan kanker.
“Hasil pengujian secara klinis terhadap penggunaan sorafenib, menunjukkan bahwa penggunaan obat tersebut dapat memperbaiki kualitas hidup pasien dan memperlambat perkembangan penyakit,” tutur Ali.
Meski demikian, kata Ali, ada efek samping akibat penggunaan obat oral tersebut pada pasien kanker hati tingkat lanjut yaitu diare dan pengelupasan kulit tangan dan kaki.
Sumber: PdPersi
zwageri
Jul 8 2008, 08:42 AM
QUOTE (doc_bf @ Jun 21 2008, 08:18 AM)

G-Spot, Mitos atau Fakta?
Dia mengatakan, area sekitar vagina adalah daerah paling sensitif wanita. Bila dirangsang, seorang wanita dapat mencapai tingkat kepuasan atau orgasme. Tetapi dimana G-Spot itu berada, sempat hilang karena adanya bukti subjektif, bahkan ada beberapa pakar menyatakan G-Spot itu sebenarnya tidak ada.
Beberapa pakar bahkan mempertanyakan tentang pernyataan Jannini soal G-Spot merupakan bagian dari klitoris, dimana ukurannya sangat bervariasi.
Selain itu, pendapat Jannini kalau G Spot hilang pada wanita yang tidak mempunyai pengalaman melakukan orgasme vagina. Hal itu dipertentangkan oleh beberapa pakar. Menurut mereka, G-Spot ada pada semua wanita, namun memiliki tingkat sensitif yang berbeda-beda.
Wanita yang tidak memiliki G-spot tidak perlu putus asa, "Mereka masih bisa mendapatkan orgasme secara normal melalui stimulasi dari klitoris," imbuh Jannini.
Dua pernyataan yang berbeda ...

Jadi pusing.
Tapi secara keseluruhan ... intinya G-Spot HARUS dirangsang untuk untuk mencapai tingkap kepuasan yang istimewa dalam hubungan intim.
Pekerjaan yang melelahkan ... tetapi sekaligus juga mengasyikkan ...

...

Thanks Bro

...
rania
Jul 20 2008, 01:37 PM
QUOTE (apiw @ May 30 2008, 07:46 PM)

Jangan pernah menjilat amplop atau perangko/meterai untuk merekatkannya
-cut-
Setelah mengetahui hal ini, janganlah pernah sekalipun Anda merekatkan amplop, perangko ataupun meterai dengan cara menjilatnya. Gunakanlah lem atau busa atau lem.
yakin bukan hoax nih?
rania
Jul 20 2008, 01:47 PM
Minum Air Putih Dapat Berbahaya Bagi Bayi
Bayi berusia dibawah 6 bulan sebaiknya jangan pernah diberikan air untuk diminum, begitu yang diingatkan oleh para ilmuwan dari John Hopkins children’s center di Baltimore kepada para orang tua. Dengan mengkonsumsi air terlalu banyak dapat meningkatkan kondisi yang berbahaya pada bayi, atau yang disebut sebagai intoksikasi air.
Walaupun bayi sangat kecil, mereka memiliki reflex haus atau perangsang untuk minum. Ketika mereka merasa haus dan ingin minum, cairan yang diperlukan untuk diminum adalah ASI (Air Susu Ibu) atau susu formula. Demikian yang dijelaskan oleh dr. Jennifer Anders, seorang ahli kegawat daruratan anak dari John Hopkins children’s center.
Karena ginjal bayi belum matang, dengan memberi mereka banyak air akan menyebabkan tubuh mereka mengeluarkan natrium akibat kelebihan cairan. Kehilangan natrium dapat mempengaruhi aktifitas otak, sehingga gejala awal dari intoksikasi air adalah iritabilitas (merengek-rengek), mengantuk dan perubahan mental lainnya. Gejala lain yang dapat muncul adalah menurunnya suhu tubuh, edema atau bengkak disekitar wajah dan kejang.
Gejala awal yang muncul memang terkadang kurang jelas, sehingga orang tua baru menyadari ketika bayi mereka kejang. Namun, dengan penanganan yang cepat, gejala kejang kemungkinan tidak akan muncul.
Air sebagai minuman sebaiknya tidak diberikan bagi bayi berusia 6 bulan kebawah. Orang tua juga sebaiknya menghindari pemberian formula dengan pengenceran yang berlebihan (over-dilusi), atau minuman anak yang mengandung elektrolit.
Untuk beberapa kasus, mungkin tepat dengan pemberian air dalam jumlah kecil, misalnya keadaan konstipasi (sulit BAB) dan pada saat cuaca panas, namun sebaiknya orang tua mengkonsultasikan hal tersebut terlebih dahulu dengan dokter ahli anak, dan hanya diperbolehkan memberikan 1-2 ons air pada setiap pemberiannya.
Apabila orang tua merasa bayi mereka mengalami intoksikasi air, atau ketika bayi mereka muncul kejang, sebaiknya mereka segera memberikan perhatian secara medis.
sumber:
http://www.klikdokter.com/article/detail/75
rania
Jul 20 2008, 01:53 PM
Penggunaan Obat Pilek Pada BalitaBeberapa penelitian telah dilakukan oleh Komite Penasehat Pengawas obat dan makanan di Amerika serikat (FDA), Komite ini sekarang hanya merekomendasikan penggunaan obat-obatan bebas ini untuk anak-anak berusia diatas enam tahun. Keputusan ini berdasarkan hasil penelitian mereka yang dicantumkan, tercatat terdapat kematian sekitar 54 orang anak yang disebabkan penggunaan obat batuk yang menggunakan dekongestan pada anak-anak usia dibawah 6 tahun. Dalam obat itu terdapat komposisi tertentu yang dapat membahayakan kesehatan bayi dan dapat menyebabkan kematian, menurut penelitian dr. Adam Cohen, yang bekerja di bagian CDC US, bagian Epidemic Intelegence Service. Obat-obatan yang dijual bebas, untuk batuk, pilek dan demam biasanya mengandung
pseudoephedrin (pelega pernafasan) ditarik dari pasar dan peredarannya, karena dosis obat yang digunakan tidak sesuai anjuran dan dapat berakibat fatal bagi balita yang berusia dibawah 2 tahun. beberapa komite lainnya di US juga telah menarik obat ini dari pasaran. Seperti The Combat Metamphetamine Epidemic Act of 2006 kemudian menarik obat-obatan bebas yang mengandung pseudoephedrin. FDA menarik Pseudoephedrin pada penggunaan obat batuk dan pilek dipasaran karena resiko overdosis yang ditimbulkan.
Bagaimana dengan pengawasan obat di Indonesia?
Badan pengawas obat dan makanan (BPOM) di indonesia, belum merasakan perlunya menarik obat-obatan itu dari peredaran di indonesia, mengikuti trend yang ada di amerika. Di indonesia sendiri belum diadakan penelitian terhadap dampak penggunaan Pseudoephedrin pada balita berusia dibawah 6 tahun (dari hasil pencarian terakhir). Sedangkan begitu, dikatakan oleh kepala BPOM seperti dikutip dari salah satu majalah di Indonesia, mengatakan “ Tidak menganjurkan anak-anak balita untuk minum obat batuk dan pilek yang dijual secara bebas "
Beberapa perusahaan farmasi terkenal juga telah menganjurkan untuk tidak menggunakan obat batuk pilek yang dijual bebas, lebih baik menggunakan obat yang telah diresepkan oleh dokter, dikarenakan mengandung zat yang lebih aman dikomsumsi oleh balita, yaitu
Phenylephrine.
Pada bulan januari 2006, telah dilakukan penelitian oleh CDC dikarenakan pada tahun 2005 terdapat kematian 3 orang bayi berusia di bawah 6 bulan setelah mengkonsumsi obat batuk dan demam, dan dari hasil penelitian didapatkan pada tahun 2004-2005 terdapat kematian lebih dari 1500 balita dibawah 2 tahun yang dirawat setelah mengkonsumsi obat-obat tanpa resep dari dokter. Pada ketiga balita tersebut, di dalam darahnya terkandung kadar pseudoephedrin yang cukup tinggi di dalam darahnya.
Pseudoephedrin adalah agen simpatomimetik yang langsung dan tidak langsung, bekerja pada reseptor alfa dan beta, obat ini bekerja pada sistem saraf dan meningkatkan resiko stroke. Pada balita berusia di bawah 2 tahun, metabolisme dari zat pseudoefedrin belum baik karena beberapa organ metabolisme masih dalam tahap perkembangan. Sehingga pada pemberian obat dapat meningkatkan kadar yang tinggi di darah yang dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti, gelisah, gemetar, alergi pada kulit, sering menangis, dan muntah-muntah pada balita anda.
FDA menarik Pseudoephedrin pada penggunaan obat batuk dan pilek dipasaran karena resiko overdosis yang ditimbulkan.
sumber:
http://www.klikdokter.com/article/detail/25
rania
Jul 20 2008, 01:59 PM
Kiat untuk orang tua dgn anak yang baru terdiagnosa sebagai autisme.06.02.2008
Pelajarilah mengenai autism.
Cobalah pelajari mengenai autisme dari buku, seminar, dokter dan para orang tua lain yang lebih berpengalaman karena anaknya telah terdiagnosa lebih dahulu daripada anak anda. Banyak hal2 positif yang bisa anda pelajari.
Pelajarilah berbagai jenis terapi autisme, sambil tetap menjalani hidup yang serasi.Pelajarilah berbagai jenis terapi buat anak autis, sehingga anda tahu apa yang sedang dilakukan pada anak anda. Cermatilah terapi yang mana yang cocok untuk anak anda, karena tidak semua terapi cocok untuk setiap anak. Janganlah jadikan terapi menguasai kehidupan anda. Juga jangan membebani anak anda dengan terapi yang berlebihan. Ada waktu untuk terapi, tapi juga ada waktu untuk bersantai dengan anak anda.
Carilah bantuan dan nasihat dan pilihlah yang mana yang cocok untuk anda dan anak anda.
Bila anak anda sudah usia sekolah, carilah sekolah yang mau menerima anak anda , dimana para guru juga siap membantu dan mengerti tentang mendidik anak dengan kebutuhan khusus. Berkolaborasilah dengan guru tentang pendidikan anak anda. Bawalah guru anak anda untuk mengikuti seminar2 tentang autisme. YAI mengadakan seminar tiap tahun untuk para guru sekolah umum yang menerima anak dengan berkebutuhan khusus.
Hargai, cintai dan belajarlah dari anak anda.
Anak anda mempunyai banyak kekurangan. Janganlah memaksanya untuk segera bisa mengatasinya. Misalnya kalau dia tidak mau memakai baju yang kasar karena kurang nyaman baginya, janganlah mencoba memaksanya. Pastikanlah bahwa anak anda merasa bahwa anda menyayanginya. Tak usah merasa malu dengan kelainannya. Bila ada orang tua lain yang bertanya , katakanlah sejujurnya bahwa anak anda mempunyai gejala autisme. Autisme bukan sesuatu yang memalukan, bukan penyakit dan tidak menular.
Tetap sabar dan bersikap positif.
Banyak anak yang mempunyai gejala2 autisme yang berat pada waktu kecil, ternyata bisa berkembang dengan sangat baik. Jadi tetaplah bersikap positif, karena semuanya ini merupakan proses yang panjang.
Belajarlah untuk menghargai dan menyangi anak anda, betapapun aneh perilakunya. Hargailah dia sebagai insan yang memang mempunyai sifat berbeda dan janganlah menyoroti hal2 yang negatifnya saja.
Jangan meremehkan kemampuan dan pengertiannya. Beberapa kasus autisme yang terlihat berat, setelah bisa berkomunikasi, misalnya dengan mengetik, ternyata mempunyai intelegensi yang tinggi.
Bersabarlah, dan terimalah keadaan. Persiapkan diri anda untuk menjalani suatu perjalanan yang panjang. Suatu hal yang sangat baik mungkin menanti diujung perjalanan anda.
Bantulah anak anda mengembangkan kemampuan dan minatnya.
Bila minatnya mengumpulkan berbagai jenis serangga dikebun, kembangkanlah untuk menjadi seorang peneliti. Janganlah dipaksa untuk melakukan hal-hal yang lain. Bila berbakat musik, olah raga , menggambar atau computer, arahkanlah kearah itu.
Carilah terapis yang terbaik.
Kadang2 terapis yang melakukan terapi pada anak anda tidak berhasil dan anak mengalami stress. Sebaiknya gantilah dengan terapis lain.
Terapis yang baik untuk anak anda adalah yang berhasil mendorong kemajuan perkembangan anak anda.
Pikirkanlah untuk memperbaiki diet anak anda.Buatlah catatan makanan anak anda setiap hari dan catatlah juga perilakunya. Dalam satu -dua bulan anda akan mendapat pola makanan mana yang membuat perilaku anak anda jadi lebih hiper, agresif dan marah2. Kemudian hilangkanlah makanan tersebut dari menunya. Anak autistik mempunyai kecenderungan alergi yang banyak terhadap berbagai jenis makanan.
Perhatikan juga pencernaannya dan jangan lupa melapor pada dokter anak anda.
Berilah waktu dan ruang untuk diri anda sendiri.
Anda boleh bersedih karena "kehilangan" anak anda. Secara fisik dia ada, tapi anda telah kehilangan anak yang anda inginkan. Ditempatnya ada anak yang samasekali berbeda.
Pada saat yang sama cobalah untuk mengenal dan mencintai anak yang baru ini.
Berilah waktu dan ruang untuk anda sendiri. Pergilah berekreasi dengan teman2 anda, lakukanlah hal2 yang anda sukai dan anda akan lebih merasa kuat untuk menghadapi lagi anak anda yang sulit.
Cintai dan terimalah anak anda sebagaimana adanya.
Hal inilah yang sangat penting. Perasaan bahwa anda menyayangi mereka dan menerima mereka sebagaimana adanya akan membantu memajukan mereka lebih dari segalanya.
sumber:
http://www.autisme.or.id/berita/article.php?article_id=84
doc_bf
Aug 15 2008, 11:43 AM
3 Kanker Utama Intai Perokok
Sebatang rokok saja terkandung 4 ribu jenis bahan kimia bersifat toksik atau berbahaya bagi tubuh. Zat itu memicu kanker paru, otak, dan liver.
Siapa yang tidak kenal rokok. Dalam sejarahnya, rokok telah diisap warga asli benua Amerika yaitu suku Maya, Aztec, dan Indian sejak 1.000 tahun sebelum Masehi. Kemudian Colombus memperkenalkan rokok ke Inggris dan perdagangan tembakau dimulai sejak tahun 1500-an, terutama tembakau Virginia dan masih eksis hingga detik ini.
Industri rokok mulai redup sejak 1964, karena Persatuan Dokter Bedah Amerika mengeluarkan pernyataan bahwa rokok mengakibatkan kanker paru. Iklan rokok di televisi mulai haram ditayangkan sejak 1965 di Inggris dan 1970 di Amerika. Peringatan kesehatan di kemasan rokok mulai muncul sejak 1970, dan makin diperkuat dengan peringatan melalui gambar.
Walaupun mulai meredup, faktanya sebanyak 4 juta orang meninggal akibat rokok dan diperkirakan pada 2020 mendatang, korban meninggal akibat rokok mencapai 10 juta orang. Sayang 70 persen di antara korban berada di negara berkembang. Setidaknya hal itu terungkap dalam seminar bertajuk "Merokok dan Kanker Paru" di Ruang Serba Guna lantai 2, Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jalan Let Jen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Di dunia internasional terdapat 1,26 miliar perokok dan di negara berkembang sekitar 800 juta perokok. Sedangkan Indonesia menduduki peringkat ke lima dengan jumlah perokok terbanyak setelah China, Amerika, Jepang, dan Rusia. "Dalam satu batang rokok terdapat 4 ribu jenis kimia, termasuk 400 jenis toksik atau zat racun dan 40 jenis karsinogen yaitu zat beracun yang menyebabkan kanker," kata Staf Medik Fungsional Rumah Sakit Kanker Dharmais Dr Eddy Soeratman.
Kanker paru, menurut Dr Eddy, adalah penyakit yang tidak bisa dideteksi sejak dini. Inilah kemudian yang membuat para penderita kanker paru, baru datang ke rumah sakit selalu dengan kanker stadium lanjut atau empat. "Penderita kanker paru baru akan ke dokter ketika muntah darah atau sesak dan merasa sakit ketika bernapas," tambah Eddy.
Rasa sakit ataupun muntah darah yang dialami oleh penderita kanker paru diakibatkan pembuluh pernapasan di paru-paru terdesak oleh benjolan kanker atau tumor di paru-paru. "Itulah yang kemudian membuat penderita sulit bernapas. Jika terlambat ditindaklanjuti, paru-paru pasien akan tergenang oleh cairan yang dibawa oleh sel kanker dan itu bisa berakibat kematian," ujarnya.
Ketika sudah parah, kanker paru menjadi penyebab kematian utama dan 85-95 persen berhubungan dengan kebiasaan merokok. Golongan risiko tinggi terkena kanker paru adalah pria dan wanita berusia 40 tahun ke atas, perokok berat dan orang-orang yang berada di lingkungan yang tercemar oleh polutan atau limbah pabrik.
Jika sel kanker telah menyerang paru, Dr Eddy mengatakan, sel kanker akan mudah menyebar ke tiga bagian utama tubuh, yaitu otak dan liver. "Sel kanker akan terbawa darah dan kelenjar getah bening ke seluruh tubuh, yang paling sering kena itu adalah otak dan liver," tambah dokter yang turun langsung ke sekolah untuk penyuluhan antirokok.
Selain tiga anggota tubuh utama yang rawan terkena kanker setelah terkena kanker paru, bagian tubuh lainnya yang juga rawan, menurut Dr Eddy, adalah ginjal dan tulang. "Kanker tulang menyebabkan tulang mudah patah bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan karena kanker menekan saraf tulang belakang atau mematahkan tulang," tutur Dr Eddy.
Bagi pasien yang terdeteksi menderita kanker paru, rumah sakit terlebih dahulu akan melakukan empat jenis diagnosis. Pertama, melalui keluhan yang dirasakan pasien, pemeriksaan fisik, rontgen toraks, CT Scan toraks dan patalogi anatomi. "Semakin cepat kanker diketahui, semakin mudah penyebaran sel kanker dicegah," katanya lagi.
Kesakitan akibat menderita kanker paru, ternyata juga dirasakan oleh Willy. Pria paruh baya itu mengaku terkena kanker paru dan sekarang telah dinyatakan bebas oleh dokter.
Sumber : okezone
doc_bf
Aug 15 2008, 11:44 AM
Minuman Keras Rusak Daya Ingat
Sebagian pria memiliki kebiasaan yang buruk yang sulit sekali dihilangkan. Kebiasaan itu seperti meminum kopi, merokok, dan yang paling membahayakan adalah meminum minuman keras.
Kini, kaum perempuan pun sudah mulai melakukan kebiasaan buruk tersebut, hanya untuk mendapatkan sensasi atau menghilangkan stres.
Tahukah Anda bahwa meminum minuman keras dapat merusak memori dalam otak?
Seperti dikutip dari Femalefirst, Minggu (10/8/2008), kesehatan sangatlah penting bagi setiap manusia. Kebiasaan buruk meminum minuman keras dapat memberikan pengaruh yang buruk bagi aktivitas seseorang. Terlebih pada saat ini banyak anak muda yang menyia-siakan hidupnya dengan meminum minuman yang dapat memabukkan itu.
Menurut penelitian yang telah dilakukan, usia 17-19 tahun adalah masa-masa di mana otak masih berkembang dengan pesat. Anak muda yang mengonsumsi minuman keras cenderung memiliki risiko kesehatan yang tinggi. Selain menghambat perkembangan memori, minuman keras bisa merusak fungsi sel-sel otak.
Sumber: Okezone
doc_bf
Aug 15 2008, 11:46 AM
Terlelap Pascaorgasme
Perempuan cenderung tidur lebih lambat dibanding pasangannya selepas hubungan seks yang luar biasa ataupun yang kelas standar. Sementara pria sebaliknya, seringkali terlelap sekian detik setelah ejakulasi.
Menurut Dr Patti Britton, konsultan seks dalam iVillage, setidaknya ada empat hal yang menyebabkan pria ‘tidur mati’ selepas bercinta, atau bahkan masih terkantuk-kantuk hingga belasan jam kemudian.
Pertama, karena si pria memang sudah lelah sebelum bercinta. Hubungan seks membantunya lebih rileks dan membuang capek.
Kedua, karena hormon yang dilepaskan pada saat orgasme menciptakan rasa nyaman, sehingga berujung pada tidur lelap.
Selanjutnya, pada saat ejakulasi, pria tidak hanya meluncurkan sperma saja melainkan juga suhu tubuh. Pelepasan ini membuat fisik amat capek, dan membantu mempercepat tidur.
Keempat, karena selama berhubungan seks, pria dan perempuan menahan nafas, menghirup udara pendek-pendek, sama sekali tidak fokus terhadap pernafasan. Kekurangan suplai oksigen ini menyebabkan serangan kantuk membabi buta, bahkan terkadang masih tersisa hingga hari berganti.
Jadi, tak perlu heran bila pria cenderung langsung mengorok selepas bercinta. Namun jika tidur itu berlangsung pada saat seks masih setengah permainan, sebaiknya diperhatikan lebih seksama. Barangkali ada yang tidak beres dengan kesehatan Anda, atau bisa pula akibat samping pengobatan yang tengah dijalani.
Sumber: SuaraMerdeka
doc_bf
Aug 15 2008, 11:47 AM
Tofu Kaya Fitoestrogen
Sampai saat ini, terapi sulih hormon masih merupakan terapi terbaik dalam mengatasi gejala menopause. Namun, untuk wanita Indonesia sering kali terkendala biaya obat hormon yang masih mahal. Sebagai alternatif pengganti adalah fitoestrogen, yakni suatu senyawa mirip estradiol yang berasal dari tumbuh-tumbuhan sehingga mampu meningkatkan estrogen. Fitoestrogen sendiri mengandung isoflavon, lignan, dan caumestan.
Saat ini senyawa fitoestrogen telah tersedia dalam bentuk suplemen. Namun, kandungan fitoestrogen yang tinggi secara alami bisa ditemukan dalam kacang kedelai, kulit bengkuang yang warnanya kecokelatan, red clover, kemangi (green clover), dan black cohos.
Pilihan bahan kaya fitoestrogen lainnya adalah susu kedelai dan tahu sutra (tofu). Susu kedelai saat ini dengan mudah bisa didapat, baik dalam bentuk segar maupun dijual dalam kotak kemasan di supermarket. Konsumsi lima gelas susu kedelai per hari konon hampir setara dengan satu tablet suplemen fitoestrogen.
Sementara itu, tofu yang merupakan sejenis tahu lembut yang berbahan dasar susu kedelai segar. Tofu yang juga populer dengan sebutan tahu jepang atau keju kedelai (soy cheese) ini mengandung protein tinggi dan merupakan sumber kalsium, besi, dan fitoestrogen yang bagus.
Protein dalam tofu dilengkapi dengan semua komponen asam amino sehingga bisa disandingkan dengan protein yang berasal dari hewan. Lemak dalam tofu juga termasuk kategori lemak yang tidak tersaturasi, yaitu polyunsaturated fat sebanyak 54 persen dari total lemak dan monounsaturated fat sebesar 23 persen. Kelebihan lainnya adalah kandungan lemak omega-3 serta bebas kolesterol dan laktosa.
Dari kandungan nutrisi yang sangat kaya tersebut, bisa disebutkan beberapa manfaat tofu. Antara lain mengurangi gejala menopause seperti hot flushes, membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, membantu mengurangi risiko osteoporosis. Bahkan, membantu tubuh dalam melawan serangan kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, dan kanker kulit.
Sumber: Okezone
doc_bf
Aug 15 2008, 11:49 AM
Tindihan, Seolah Lumpuh Selagi Tidur
Pernahkah anda merasa seperti tertindih sesuatu yang sangat berat, dicekik, dada sesak, tak mampu bergerak maupun berteriak, saat menjelang atau bangun tidur?
Fenomena itu beberapa kali dialami Fajar (26) sewaktu masih SMA. "Seperti ditindih sesuatu yang tidak kelihatan, saya jadi tidak bisa bersuara ketika hendak berteriak. Ada rasa dingin yang menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh," kisahnya.
Kejadian itu sempat membuatnya tidak berani tidur. Apalagi setelah ia mendengar cerita neneknya bahwa hal itu dikenal dengan nama tindihan, dan yang menindihnya adalah makhluk halus. Setelah berkonsultasi ke dokter, ia baru tahu bahwa ia mengalami gangguan tidur yang disebut sleep paralysis.
Tindihan istilah medisnya sleep paralysis. Ini merupakan kondisi ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak, berteriak pun tidak mampu. Kejadian ini biasanya disertai halusinasi, yaitu seperti melihat sosok di sekitar tempat tidur, dan dapat berlangsung dalam hitungan detik hingga menit.
Fenomena ini kerap dikaitkan dengan hal mistis. Sebab, bentuk halusinasi yang muncul bisa menyerupai sosok sahabat, kerabat yang telah meninggal, bayangan hitam, atau hantu, tergantung latar belakang kebudayaannya.
Di Barat, fenomena ini sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada pula yang melaporkan melihat agen rahasia asing atau alien. Pada banyak lukisan abad pertengahan dapat kita lihat sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan, sehingga ia dalam ketakutannya merasa sulit bernapas.
Malafungsi tidur
"Tindihan paling sering terjadi pada orang yang kurang tidur. Bisa juga dipicu oleh kelelahan, stres, cemas berlebihan," kata Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, sleep technologist dari Sleep Disorder Clinic, RS Mitra Kemayoran.
Seorang peneliti sleep paralysis, Al Cheyne dari University of Waterloo berpendapat, sleep paralysis adalah sejenis halusinasi karena adanya malafungsi tidur dari tahap rapid eye movement (REM).
Dijelaskan Dr. Andreas, tidur dibagi menjadi beberapa tahap berdasarkan gelombang otak, yaitu tahap N1, N2, N3, dan R. Urutan tidur biasanya dimulai dari N1-N2-N3-kembali ke N2-R-kembali ke N2-N3-kembali ke N2-R-kembali ke N2-N3 dan seterusnya.
N1 adalah tahap tidur paling ringan, sering kita masih setengah sadar. N2 merupakan tahap tidur yang lebih dalam, sedangkan N3 paling dalam. R adalah REM. Pada tahap ini mimpi terjadi.
Gelombang otak mimpi mempunyai frekuensi mirip gelombang otak sadar. Ini menjelaskan kenapa orang bisa merasa berada dalam alam kesadaran lain ketika bermimpi.
Kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur sering membuat gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Dari sadar ke N1 lalu melompat ke R (mimpi). Yang khas pada mimpi ini timbul halusinasi munculnya sosok lain dan lumpuh (paralysis), sehingga tubuh tidak dapat bergerak atau mulut kelu.
Posisi telentang
Tindihan dapat terjadi pada pria dan wanita. Usia rata-rata orang mengalami tindihan pertama kali 14-17 tahun. Diperkirakan setiap orang pernah mengalami tindihan setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Tindihan dapat disebabkan hal yang tidak dapat dikontrol hingga memicu stres dan terbawa dalam mimpi.
Kondisi lingkungan kerja juga berpengaruh. Contohnya, mereka yang bekerja dalam shift lalu kekurangan tidur dan memiliki pola tidur yang tidak teratur. Juga sering terjadi pada individu yang tidur dalam posisi telentang, wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur. Karena itu, mengubah posisi tidur dapat mengurangi risiko terserang tindihan.
Tindihan bisa muncul pada penderita sleep apnea walaupun jarang karena selalu berada dalam kondisi kurang tidur akibat henti napas. Kurang tidur inilah yang memicu tindihan.
Gejala depresi
Meski biasa terjadi, tindihan patut diwaspai karena bisa merupakan gejala penyakit, misalnya narcolepsy, sleep apnea, kecemasan, depresi, atau kurang tidur. Ada baiknya penderita membuat catatan mengenai pola tidurnya selama beberapa minggu, untuk membantu mengetahui penyebab tindihan.
Setelah mengetahui faktor pemicu, cara ideal menghalaunya tentu menghindari pemicu. Jika tindihan sebagai akibat terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.
Jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Catatan yang sudah dibuat akan sangat membantu ketika penderita memeriksakan diri ke dokter.
Dokter perlu mengetahui kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Juga jenis obat yang pernah atau sedang digunakan. Orang yang susah tidur bisa diberi obat penenang untuk mempermudah tidurnya.
"Kurang tidur tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah terlalu berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur," katanva.
Sumber: Senior
Bounty Hunter
Sep 7 2008, 05:35 PM
Olanzapine Injeksi Aktif-Lama (IAL) Terbukti Pertahankan Keuntungan Penanganan Skizofrenia
sampai Enam Bulan
BARCELONA, Spanyol, 4 September (ANTARA/PRNewswire-AsiaNet) -- Hasil akhir dari kajian 24 minggu yang dipresentasikan hari ini dalam pertemuan medis penting di Barcelona menunjukkan bahwa dosis terapeutik olanzapine injeksi aktif-lama (IAL) dalam penelitian dapat mempertahankan manfaat penanganan sampai enam bulan. Tinjauan data keselamatan yang dikumpulkan dari semua uji klinis olanzapine IAL juga dipresentasikan dalam pertemuan itu.
Olanzapine IAL adalah formulasi penelitian yang mengkombinasikan Zyprexa® (olanzapine), suatu antipsikotik atipikal, dengan asam pamoat yang menghasilkan garam yang mempertahankan penyaluran olanzapine dalam kurun waktu sampai empat minggu. Antipsikotik-antipsikotik aktif-lama yang disuntikkan telah diasosiasikan dengan peningkatan penanganan skizofrenia pada pasien-pasien yang sulit untuk mengikuti aturan penanganan sehari-hari.(1)
"Kajian-kajian ini menawarkan pengertian akan kemungkinan peran olanzapine IAL dalam penanganan pasien dengan skizoprenia yang telah merasakan manfaat dari olanzapine namun masih bergumul untuk meneruskannya," kata Dr. David McDonnell, dokter peneliti klinis di Lilly. "Kalau dapat disetujui, olanzapine IAL dapat merupakan pilihan penanganan yang berharga karena natur kronis dan berat dari skizofrenia, tantangan yang terus menerus soal kepatuhan dan terbatasnya jumlah formulasi depot yang tersedia."
Tinjauan peraturan secara independen untuk penerapan olanzapine IAL sementara berlangsung di Uni Eropah, Kanada, Australia dan Amerika Serikat. Olanzapine IAL saat ini sementara ditinjau oleh CHMP dan penyerahan kepada para regulator untuk mendapatkan persetujuan pemasaran khusus untuk negara tsb. bergantung pada opini CHMP.
Catatan kepada penyunting:
Mengenai HGKA (kajian 24 minggu untuk pemeliharaan efek)
Dalam kajian pemeliharaan buta-berganda 24 minggu ini, sejumlah 1.065 pasien rawat jalan dengan skizofrenia yang sebelumnya telah distabilkan dengan olanzapine oral etiket-terbuka (10, 15 atau 20 mg setiap hari) selama empat sampai delapan minggu diacak untuk satu dari tiga dosis terapeutik olanzapine IAL (150 mg setiap dua minggu, 300 mg setiap dua minggu atau 405 mg setiap empat minggu), untuk dosis referensi rendah olanzapine IAL (45 mg setiap empat minggu), atau tetap pada olanzapine oral sesuai dengan dosis stabil mereka sebelumnya. Tidak ada antipsikotik oral tambahan yang diijinkan selama kajian ini.
Penilaian stabilitas klinis didasarkan pada perubahan dosis olanzapine oral dan pengukuran standar termasuk skala Clinical Global Impressions- Improvement of Illness (CGI-I)dan Brief Psychiatric Rating Scale (BPRS). Beratnya gejala dinilai dengan menggunakan skala-skala Positive and Negative Syndrome (PANSS), PANSS-derived BPRS, dan Clinical Global Impressions-Severity of Illness (CGI-S) dan CGI-I.
Dosis terapeutik olanzapine IAL terlihat memberi pemeliharaan positif untuk penanganan sampai enam bulan. Perubahan titik tengah garis dasar sampai titik akhir di nilai total PANSS untuk para pasien yang ditangani dengan dosis terapeutik olanzapine IAL (150 mg setiap 2 minggu, 300 mg setiap 2 minggu, dan 405 mg setiap 4 minggu) amat berbeda dari mereka yang ditangani dengan dosis referensi (masing-masing 2,7; -2,2; -0,1; vs. 7,3; semua p<.001). Pemisahan signifikan dalam nilai total PANSS ditemukan antara dosis terapeutik (150 mg/dua minggu, 300 mg/dua minggu, 405 mg/empat minggu) versus dosis referensi (45 mg/empat minggu) mulai pada 11, tiga dan dua minggu, dan terus dipertahankan selama kajian (p<.05).
Perbedaan-perbedaan yang serupa antara dosis olanzapine IAL terapeutik dan referensi diamati untuk jumlah BPRS, nilai-nilai CGI-I dan CGI-S. Perubahan titik tengah garis dasar ke titik akhir di nilai total PANSS untuk kelompok olanzapine oral (-1,7) tidak berbeda banyak dari kelompok dosis tertinggi olanzapoine IAL (-2,2; 300 mg/2 minggu; p=0,606) namun lebih besar dari dosis Olanzapine IAL lainnya (p<0.01).
Profil keselamatan untuk olanzapine IAL adalah konsisten dengan olanzapine oral kecuali untuk kejadian-kejadian yang berkaitan dengan injeksi. Selama enam bulan penanganan, tingkat pemutusan (discontinuation) adalah rendah. Kasus pertambahan berat badan sebanyak 7 persen atau lebih dari garis dasar jauh lebih tinggi untuk pasien yang ditangani dengan olanzapine oral (21,4 persen), olanzapine IAL 150 mg setiap dua minggu (16,4 persen), olanzapine IAL 300 mg setiap 2 minggu (20,7 persen) dan olanzapine IAL 405 mg setiap empat minggu (15,2 persen) ketika dibandingkan dengan pasien yang ditangani dengan olanzapine IAL 45 mg setiap 4 minggu (8,3 persen, semua p kurang atau sama dengan .05). Kasus reaksi tempat injeksi, termasuk sakit injeksi, adalah 2,8 persen. Gangguan yang dilaporkan oleh 5 persen atau lebih dari pasien adalah insomnia, kenaikan berat badan, gelisah, nasopharyngitis, mengantuk (somnolence) dan sakit kepala. Pada HGKA, dua pasien mengalami dan sembuh total dari Sindroma Pasca-Injeksi Olanzapine IAL, yang mencakup bermacam-macam gejala bius (berkisar dari ringan sampai tidak sadar) dan/atau mengigau (termasuk bingung, kehilangan orientasi, agitasi, gelisah dan gangguan kognitif lainnya). Gejala lain meliputi gejala-gejala ektrapiramidal (extrapyramidal symptoms), disartri, ataksia, agresi, pening, lemah, hipertensi, dan kejang.
Pada awal tahun ini, data yang berhubungan dengan titik akhir kambuh utama (primary relapse endpoint) dari kajian ini diungkapkan di Konferensi Schizophrenia International Research Society (SIRS). Data-data ini memperlihatkan bahwa para pasien yang ditangani dengan ketiga dosis olanzapine IAL yang lebih tinggi memiliki waktu yang lebih panjang sebelum eksaserbasi gejala dibanding dengan pasien-pasien yang mendapatkan dosis referensi dan bahwa pemberian dosis empat minggu 405 mg dan dua minggu yang dikumpulkan memperlihatkan non inferioritas ketika dibandingkan dengan olanzapine oral dan satu dengan yang lainnya.
Mengenai Analisa Sindroma Olanzapine IAL Pasca-Injeksi
Sebagaimana semua pengobatan, ada resiko yang berkaitan dengan penggunaan injeksi-injeksi aktif lama. Dalam seluruh uji klinis olanzapine IAL, olanzapine IAL memperlihatkan profil keselamatan yang sama dengan formulasi oral kecuali untuk kejadian-kejadian yang berkaitan dengan injeksi, termasuk Sindroma Olanzapine IAL Pasca-Injeksi.
Tujuan dari analisa ini adalah untuk meninjau kasus-kasus Sindroma Olanzapine IAL Pasca-Injeksi yang diamati dalam uji klinis olanzapine IAL guna menentukan rekomendasi yang pantas untuk manajemen resiko dan medis. Data-data keselamatan dikumpulkan dari semua uji klinis olanzapine IAL yang sudah selesai maupun yang masih berlangsung sampai dengan 30 September 2007; data gangguan sampai 31 Mei 2008 juga ditinjau.
Sampai pada 31 Mei 2008, kasus Sindroma Olanzapine IAL Pasca-Injeksi setelah pemberian olanzapine IAL adalah 29 kasus (pada 28 pasien) setelah lebih dari 40.000 injeksi, menghasilkan tingkat per-injeksi sebesar 0,07 persen dan tingkat per-pasien sebesar 1,4 persen - atau hampir 1 kejadian tiap 1.400 injeksi. Tidak ada penurunan klinis yang berarti dari tanda-tanda vital yang diamati dan semua pasien pulih total dari tanda-tanda dan gejala-gejala Sindroma Olanzapine IAL Pasca-Injeksi dalam 1,5 sampai 72 jam. Kurang lebih 70 persen pasien tetap menerima injeksi setelah kejadian. Resiko kumulatif untuk mengalami Sindroma Olanzapine IAL Pasca-Injeksi setelah satu tahun penanganan adalah 0,7 sampai 1,2 persesn. (Data-data dipresentasikan sebagai jangkauan karena interval injeksi yang bervariasi).
Untuk semua uji klinis, sampai tanggal 31 Juli, tidak ada kasus tambahan Sindroma Olanzapine IAL Pasca-Injeksi yang dilaporkan.
Berdasarkan tinjauan secara ekstensif terhadap data-data keselamatan yang dikumpulkan dari semua uji klinis olanzapine IAL dan dengan mengetahui bahwa kesadaran dan pengenalan akan kejadian-kejadian ini adalah aspek kunci dalam mengidentifikasinya dan mengurangi gejala-gejala yang berkaitan, Lilly telah mengusulkan rencana komprehensif untuk menangani resiko-resiko Sindroma Olanzapine IAL Pasca-Injeksi yang mencakup etiket produk yang terinci termasuk masa pengamatan pasca-injeksi dan program pelatihan serta pendidikan penyedia jasa pelayanan kesehatan secara ekstensif.
Mengenai Obat-obat Antipsikotik Injeksi aktif-Lama
Pedoman dari World Federation of Societies of Biological Psychiatry (WFSBP) menjelaskan bahwa penanganan yang buruk atau setengah-setengah adalah masalah besar dalam penanganan jangka panjang terhadap skizofrenia. Formulasi-formulasi depot seharusnya dipertimbangkan sebagai opsi penanganan ketika pasien mengungkapkan preferensi untuk penanganan semacam itu karena lebih memudahkan atau kalau ditetapkan bahwa suatu formulasi depot dibutuhkan untuk membantu menghindari ketidakpatuhan pada pengobatan oral.(2)
Formulasi-formulasi antipsikotik aktif-lama telah diasosiasikan dengan meningkatnya kepatuhan penanganan dan berkurangnya kegagalan penanganan.(3) Dengan memberikan obat-obatan aktif-lama, para profesional dalam bidang perawatan kesehatan tahu kapan pasien menerima obat mereka dan dapat segera mendeteksi ketidakpatuhan ketika pasien tidak kembali untuk injeksi yang sudah dijadwalkan.(4) Berbeda dari formulasi-formulasi oral dan injeksi aktif-singkat, formulasi-formulasi aktif-lama antipsikotik memungkinkan konsentrasi yang stabil dari obat aktif untuk tetap ada dalam jangkauan terapeutiknya untuk jangka waktu yang panjang.(5)
Mengenai Skizofrenia
Skizofrenia adalah penyakit yang parah dan melumpuhkan dengan gejala-gejala seperti delusi (kepercayaan yang salah yang tidak dapat diperbaiki dengan akal), halusinasi (umumnya dalam bentuk suara atau penglihatan yang tidak kedengaran atau tidak nampak), pembicaraan yang tidak teratur, dan kelakuan yang kacau atau katatonik. Tanda-tanda dan gejala-gejala ini diasosiasikan dengan meningkatnya disfungsi sosial dan pekerjaan. Fitur-fitur skizofrenia mencakup tanda-tanda dan gejala-gejala unik yang telah nampak secara sangat sering dalam jangka waktu satu bulan, dengan beberapa tanda gangguan yang bertahan paling sedikit enam bulan.(6) Selain gejala-gejala ini, pasien dengan skizofrenia memiliki resiko komorbiditas yang lebih tinggi dibandingkan dengan populasi umum.
Mengenai Olanzapine
Sejak olanzapine diperkenalkan pada tahun 1996, olanzapine telah diberikan kepada sekitar 24 juta orang di seluruh dunia. Olanzapine tidak direkomendasikan untuk pasien di bawah umur 18 tahun.
Di Eropa, olanzapine diindikasikan untuk skizofrenia dan dalam uji klinis telah nyata efektif untuk mempertahankan peningkatan klinis pada masa terapi berkelanjutan untuk pasien-pasien yang sebelumnya memperlihatkan tanggapan penanganan awal. Olanzapine juga diindikasikan untuk penanganan episode manik menengah sampai parah, dan bagi pasien yang episode maniknya berespon pada penanganan olanzapine, olanzapine juga diindikasikan untuk mencegah kambuhnya pasien yang memiliki gangguan bipolar.
INFORMASI KESELAMATAN
Hyperglycaemia dan/atau pengembangan atau eksaserbasi diabetes yang kadang-kadang diasosiasikan dengan ketoasidosis atau koma telah dilaporkan secara jarang, termasuk beberapa kasus yang fatal. Dalam beberapa kasus, peningkatan berat badan telah terlebih dahulu dilaporkan, yang mungkin menjadi faktor penyebab. Pemantauan klinis yang sesuai disarankan, khususnya untuk para pasien diabetes dan para pasien yang memiliki faktor resiko untuk diabetes mellitus di mana pengontrolan glukosa secara teratur direkomendasikan.
Perubahan yang tidak diinginkan pada lemak telah diamati pada pasien yang ditangani dengan olanzapine pada uji klinis kontrol-plasebo. Peningkatan rata-rata dalam kadar lemak puasa (kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida) adalah lebih besar pada pasien yang tidak menunjukkan bukti disregulasi lemak pada garis dasar. Perubahan lemak harus ditangani sepantasnya secara klinis, khususnya pada pasien dislipidemik dan pada pasien dengan faktor resiko pengembangkan gangguan lemak.
Proporsi pasien yang mengalami gangguan, perubahan yang signifikan dalam berat badan, glukosa, kolesterol total/LDL/HDL atau trigliserida meningkat seiring dengan bertambahnya waktu. Pada pasien-pasien dewasa yang menyelesaikan terapi selama 9-12 bulan, tingkat peningkatan dalam rata-rata glukosa darah melambat setelah kurang lebih 4-6 bulan.
Sebagaimana semua obat-obatan antipsikotik, kondisi yang jarang dan dapat fatal yang dikenal sebagai Neuroleptic Malignant Syndrome (NMS telah dilaporkan secara jarang dengan olanzapine. Jikalau tanda-tanda dan gejala-gejala muncul, direkomendasikan untuk segera menghentikan. Manifestasi klinis dari NMS adalah hiperpireksia, kaku otot, perubahan kondisi mental dan tanda-tanda ketidakstabilan otonomis (denyut atau tekanan darah yang tidak beraturan, takikardia, diaforesis dan disritmia jantung). Tanda-tanda lainnya dapat mencakup meningkatnya creatinine phosphokinase, myoglobinuria (rhabdomyolysis) dan gagal renal akut.
Juga, sama seperti semua penanganan antipsikotik, pemberian resep harus konsisten dengan kebutuhan untuk mengurangi Tardive Dyskinesia (TD). Resiko mendapatkan TD bertambah dengan durasi penanganan. Jikalau tanda-tanda dan gejala-gejala TD diamati, pengurangan dosis atau pemberhentian harus dipertimbangkan dan perlu dicatat bahwa gejala-gejala bisa saja memburuk untuk sementara atau bahkan meningkat setelah diberhentikan.
Kejadian gangguan lain yang memiliki potensi serius mencakup tekanan darah rendah, kejang-kejang, meningkatnya kadar proklatin, meningkatnya enzim hati, thromobembolisme, neutopenia, berkeringat, insomnia, tremor, gelisah, mual atau muntah.
Olanzapine tidak boleh digunakan pada pasien yang memiliki hipersentifitas pada obat atau pada mereka yang memiliki glaukoma sudut sempit. Olanzapine tidak boleh digunakan untuk mengobati psikosis yang berhubungan dengan demensia dan/atau gangguan tingkah laku dikarenakan diamatinya peningkatan kematian dan kecelakaan serebrovaskular. Olanzapine juga tidak boleh digunakan dalam penanganan psikosis yang berhubungan dengan dopamine agonist pada pasien dengan penyakit Parkinson.
Reaksi buruk yang paling sering dilaporkan (dilihat pada lebih dari atau sama dengan 1% dari pasien) yang berhubungan dengan penggunaan olanzapine dalam uji klinis adalah somnolen, bertambahnya berat badan, eosinofilia, peningkatan proklatin, kolesterol, kadar glukosa dan trigliserida, glukosuria, meningkatnya nafsu makan, pening, akatisia, parkinsonisme, diskinesia, hipotensi ortostatis, efek-efek antikolinergis, peningkatan asimtomatik sementara transaminase hati, ruam, astenia, lelah dan edema.
Mengenai Lilly
Lilly, korporat utama yang didorong oleh inovasi, sementara mengembangkan portofolio yang makin bertambah dari produk-produk obat-obatan yang pertama-dalam-jenisnya dan terbaik-dalam-jenisnya dengan menerapkan riset paling mutakhir dari laboratoriumnya sendiri di seluruh dunia dan dari kerja sama dengan organisasi-organisasi ilmiah terkemuka lainnya. Dengan berpusat di Indianapolis, Ind., Lilly menyediakan jawaban -- melalui kedokteran dan informasi -- untuk beberapa kebutuhan medis dunia yang paling dibutuhkan. Informasi selanjutnya mengenai Lilly tersedia di www.lilly.co.uk.
P-LLY
Keterangan press ini mengandung pernyataan-pernyataan pandang depan mengenai keselamatan dan kemanjuran olanzapine injeksi aktif-lama (IAL) dan mencerminkan keyakinan Lilly pada saat ini. Sekalipun demikian, sebagaimana produk obat-obatan dalam penelitian lainnya, ada resiko besar dan ketidakpastian dalam proses riset, pengembangan, pencapaian regulatoris dan komersialisasi. Tidak ada jaminan bahwa olanzapine IAL akan disetujui untuk penanganan skizofrenia atau jikalau disetujui, akan berhasil secara komersial. Untuk mendiskusikan hal ini lebih lanjut dan juga resiko-resiko dan ketidakpastian lainnya, lihat pengajuan Lilly pada United States Securities and Exchange Commission. Lilly tidak berkewajiban untuk memutakhirkan pernyataan-pernyataan pandang depan.
(1) Maxine X. Patel and Anthony S. David. Why aren't depot antipsychotics prescribed more often and what can be done about it? Advances in Psychiatric Treatment (2005) 11: 203-211.
(2) Falkai P., Wobrock T., Lieberman J., Glenthoj B., Gattaz W.F., Moller, H.J. & Wfsbp Task Force On Treatment Guidelines For Schizophrenia. The World Journal of Biological Psychiatry, 2006; 7(1): 5/40
(3) Maxine X. Patel and Anthony S. David. Why aren't depot antipsychotics prescribed more often and what can be done about it? Advances in Psychiatric Treatment (2005) 11: 203-211.
(4) Kane J.M. et al. Guidelines for depot antipsychotic treatment in schizophrenia. European Neuropsychopharmacology, Volume 8, Number 1, 1 February 1998, pp. 55-66(12). p. 58.
(5) Maxine X. Patel and Anthony S. David. Why aren't depot antipsychotics prescribed more often and what can be done about it? Advances in Psychiatric Treatment (2005) 11: 203-211.
(6) American Psychiatric Association. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, fourth edition, 2000, pp. 298.
(Logo:
http://www.newscom.com/cgi-bin/prnh/20031219/LLYLOGO )
Sumber: Eli Lilly and Company
Charlie McAtee, +1-317-997-1627 (mobile), +1-317-277-1566, mcatee_charles@lilly.com, atau David Shaffer, +1-317-614-5106 (mobile), +1-317-651-3710, shaffer_david@lilly.com, keduanya dari Eli Lilly and Company ;
Foto: NewsCom:
http://www.newscom.com/cgi-bin/prnh/20031219/LLYLOGO,
PRN Photo Desk, photodesk@prnewswire.com
sumber :
http://www.antara.co.id/arc/2008/9/4/olanz...an-skizofrenia/
doc_bf
Sep 25 2008, 07:12 PM
Minuman Keras Rusak Daya Ingat
Sebagian pria memiliki kebiasaan yang buruk yang sulit sekali dihilangkan. Kebiasaan itu seperti meminum kopi, merokok, dan yang paling membahayakan adalah meminum minuman keras.
Kini, kaum perempuan pun sudah mulai melakukan kebiasaan buruk tersebut, hanya untuk mendapatkan sensasi atau menghilangkan stres.
Tahukah Anda bahwa meminum minuman keras dapat merusak memori dalam otak?
Seperti dikutip dari Femalefirst, Minggu (10/8/2008), kesehatan sangatlah penting bagi setiap manusia. Kebiasaan buruk meminum minuman keras dapat memberikan pengaruh yang buruk bagi aktivitas seseorang. Terlebih pada saat ini banyak anak muda yang menyia-siakan hidupnya dengan meminum minuman yang dapat memabukkan itu.
Menurut penelitian yang telah dilakukan, usia 17-19 tahun adalah masa-masa di mana otak masih berkembang dengan pesat. Anak muda yang mengonsumsi minuman keras cenderung memiliki risiko kesehatan yang tinggi. Selain menghambat perkembangan memori, minuman keras bisa merusak fungsi sel-sel otak.
Sumber: Okezone
doc_bf
Sep 25 2008, 07:15 PM
4 Teknik Perlambat Orgasme
Setiap pria atau wanita pasti menghendaki munculnya orgasme saat melakukan hubungan seksual. Karena kondisi ini merupakan puncak rasa dimana kenikmatan betul-betul membuat kita semua yang pernah melakukan ingin mengulanginya terus.
Tentu saja, tidak mudah untuk mencapai kondisi orgasme yang betul-betul rasanya nikmat luar biasa. Dalam hal ini foreplay sangat mempengaruhi. Namun di samping itu kebiasaan memperlambat orgasme bisa jadi merupakan strategi tersendiri supaya orgasme yang kita rasakan benar-benar nikmat tiada tara.
Berikut ini empat petunjuk bagaimana memperlambat orgasme menurut Joel. D. Block, PhD.:
1. Variasikan pola gerakan. Selang seling gerakan Anda saat melakukan penetrasi. Kadang cepat, kadang lambat. Bisa juga dengan mengubah posisi penis yang dimasukkan, kadang dalam, kadang hanya ujung saja yang masuk vagina. Bisa juga secara berkala, hentikan gerakan saat penetrasi selama beberapa detik. Rasailah nikmat yang luar biasa itu dalam-dalam.
2. Lakukan tekanan pada perineum. Perineum adalah daerah antara skrotum dan anus. Sebelum ejakulasi, gunakan tiga jari Anda untuk menekan daerah tersebut. Mintalah pasangan Anda melakukannya. Teknik ini sederhana dan sudah dipraktekkan selama lima ribu tahun di negeri China.
3. Kencangkan otot sekitar kemaluan. Saat penetrasi berlangsung, sekali-sekali tarik penis sehingga hanya ujungnya saja yang berada dalam vagina. Berhentilah sebentar, kemudian kencangkan otot sekitar kemaluan dan dubur selama beberapa detik. Lakukan langkah ini beberapa kali.
4. Mengubah-ubah rangsangan. Pada saat Anda sangat terangsang, usahakan agar tidak langsung menuruti hasrat tersebut. Tahan untuk tidak segera melakukan penetrasi. Lakukan gerakan lain yang kira-kira membuat Anda merasa benar-benar mengasyikan.
Sumber: Senior
doc_bf
Sep 25 2008, 07:16 PM
Hambat Penuaan dengan Berlari
Tak hanya menjaga kebugaran tubuh dan menstabilkan berat badan, berlari ternyata juga berperan besar dalam memperlambat penuaan. Sebuah penelitian dapat membuktikannya.
Penelitian tersebut dilakukan di Universitas Stanford Amerika Serikat yang mengamati orang-orang berusia 50 tahun ke atas. Sebanyak 538 orang yang berumur 50 tahun lebih yang memiliki kebiasaan berlari lebih dari satu hari perminggu semasa hidupnya. Kesehatan mereka kemudian di bandingkan dengan orang-orang lain dengan range umur yang sama namun tak memiliki kebiasaan berlari.
Mereka yang memiliki kebiaaan berlari terbukti memiliki ketahanan tubuh di bandingkan yang tidak. Beberapa kemampuan pada orang-orang yang berlari tidak memiliki oleh kelompok sebaliknya.
Kebiasaan berlari membuat orang-orang tersebut memiliki gaya hidup sehat serta berat badan yang stabil dan tidak berlebihan. Sehingga di umur lebih dari setengah abad, mereka yang memiliki kebugaran tubuh yang masih baik.
Dalam penelitian itu juga dapat dibuktikan bahwa orang-orang yang memiliki kebiasaan berlari secara rutin dapat mengurasngi risiko kematian karena terserang penyakit sebanyak 50 persen.
Sumber: detikcom
doc_bf
Sep 25 2008, 07:18 PM
Deteksi Dini Kanker Kulit
Meski tidak sebanyak penderita kanker kulit di negara-negara lain, kita patut memperhatikan persoalan satu ini. Apalagi Nusantara merupakan wilayah yang dilalui katulistiwa. Artinya paparan sinar mentari cukup menyengat bila mengenai kulit.
Menemukan penyakit ini sedini mungkin merupakan salah satu cara menghindari kecacatan akibat kanker kulit. Letaknya di luar, jadi cukup mudah memantaunya
Caranya:
Masuklah ke kamar dan carilah cermin seluruh badan. Lalu lakukan beberapa langkah berikut:
1. Kiri, angkat lengan dengan telapak tangan menghadap ke atas. Perhatikan telapak tangan, jari-jari, kulit di antara jari-jari dan lengan bawah. Kanan, berdirilah di depan cermin setinggi tubuh. Angkat lengan, bengkokkan pada siku-siku dengan telapak tangan menghadap dada. Lihatlah di cermin bagian belakang lengan bawah dan siku-siku.
2. Berdirilah menghadap cermin yang bisa digunakan untuk melihat seluruh badan Anda. Amati bagian depan tubuh, muka, leher, dan lengan atas. Kemudian lihatlah dada, perut, kelamin, paha, dan tungkai.
3. Sekarang mulailah melihat bagian samping tubuh. Mulai sisi kanan tubuh. Angkat kedua lengan dan telapak saling berhadapan. Lihatlah paha, lengan, tangan, tungkai ke bawah. Setelah itu, lakukan hal yang sama untuk sisi kiri.
4. Dengan punggung menghadap ke cermin, lihatlah pantat, bagian belakang paha, dan tungkai bawah.
5. Ambillah cermin kecil. Dengan posisi punggung menghadap cermin, lihat leher belakang Anda. Bila ada beberapa bagian yang tak terlihat, mintalah bantuan pasangan atau teman dekat Anda.
6. Masih dalam posisi sama, gunakan cermin kecil dan cermin besar untuk melihat kulit kepala. Berhubung kulit kepala suli diperiksa, gunakan pengering rambut untuk menyibakkan rambut dari kulit kepala. Cermati dengan teliti. Anda juga bisa meminta bantuan rekan untuk hal ini.
7. Duduklah di bangku kecil. Angkat satu tungkai di bangku lain. Dengan cermin kecil, periksa bagian belakang tungkai mulai dari selangkangan sampai telapak kaki. Lakukan pemeriksaan serupa untuk tungkai yang lain.
8. Masih dalam posisi duduk, bandingkan tungkai yang satu dengan yang lain Dengan cermin kecil, periksa punggung kaki, jari-jari, dan kulit di antara jari-jari kaki. Cermati dengan teliti telapak kaki. Ulangi untuk kaki yang lain.
Yang harus dicari
Kelainan seperti:
• Benjolan agak berkilat yang dapat menjadi luka atau lecet dan mudah berdarah.
• Bercak atau benjolan dengan luka atau lecet yang tidak sembuh-sembuh, berkopeng, atau berbenjol-benjol seperti kembang kol.
• Tahi lalat, tanda lahir, atau kelainan kulit yang berwarna kehitaman (simetri, tidak teratur, warnanya bertambah gelap atau bermacam, ukuran atau ketebalan bertambah, permukaan berubah, lebih besar dari 6 mm).
Kapan Periksa Kulit?
Lakukan teratur sehingga setiap perubahan dapat terdeteksi sedini mungkin. Interval waktu enam bulan sekali cukup untuk orang dengan kulit sawo matang. Tanyakan dokter apakah Anda harus diperiksa lebih sering.
Sumber: Senior
doc_bf
Sep 25 2008, 07:19 PM
Jadilah Pria Multi Orgasme
Pria sebenarnya juga dapat merasakan orgasme berulang kali (multiple orgasm). Sama halnya dengan kaum wanita. Untuk mencapai orgasme berulang pada pria sebenarnya bukan hal mustahil, asalkan mengetahui pemahaman dasar tentang seksualitas pria, teknik-teknik tertentu serta pelatihan secara rutin. Anda tertarik mencoba?
Pada pria, kebanyakan berfokus pada ejakulasi semata, ketimbang proses aktual bercinta. Padahal ketika seorang pria bisa melakukan orgasme berulang, dia tak hanya akan memuaskan dirinya tetapi juga secara efektif akan memuaskan pasangannya.
Multiple orgasm terjadi dalam sebuah rangkaian tanpa adanya rangsangan yang terputus antara kedua pasangan. Wanita sendiri telah diberkahi kemampuan untuk melakukan multiple orgasm. Banyak pria yang tidak tahu bahwa dirinya sebenarnya bisa melakukan hal yang sama asalkan melatihnya secara benar.
Pada wanita, multiple orgasm berarti dapat meneruskan lagi rangsangan seksual secepatnya setelah mengalami masa klimaks. Biasanya waktu yang dibutuhkan hanya beberapa saat saja, sehingga klimaks kedua pun bisa dicapai. Intinya, jika seorang wanita benar-benar mengalami beberapa kali klimaks saat berhubungan, maka ia dapat dikatakan mengalami multiple orgasm.
Sementara itu, kebanyakan pria masih percaya bahwa multiple orgasm adalah kemampuan untuk mencapai ereksi sesegera mungkin setelah mengalami ejakulasi, untuk kemudian ereksi lagi dan mencapai klimaks. Anggapan tersebut adalah SALAH. Pada Pria, multiple orgasm sebenarnya terjadi tanpa harus kehilangan ereksi di antara proses orgasme. Jadi, multiple orgasme pada pria hanya melibatkan orgasme semata, dan tidak ejakulasi. Satu-satunya pengecualian di sini adalah ejakulasi tersebut mengikuti orgasme terakhir pada kejadian multi-orgasme.
Latih Pinggul Anda
Jika pria ingin mengalami multiple orgasme, maka kuncinya adalah ereksi yang sempurna dan kemampuan menahan ejakulasi. Untuk mencapai kemampuan ini, ada beberapa teknik yang dianjurkan misalnya dengan melatih otot dasar panggul atau pubococcygeus (PC) yang dikenal sebagai otot seksual utama pendukung fungsi seksual wanita maupun pria. Peran stamina juga memegang peran penting supaya tak mudah kelelahan.
Seorang sex therapist bernama Barbara Kesling Ph.D dalam buku The Complete Book of Mens Health mengemukakan, untuk mencapai multiple orgasm seorang pria dapat melakoni program yang terdiri dari dua bagian yakni fisik dan mental.
Program Fisik
Untuk program fisik, pria harus rajin melatih otot PC (yang biasa digunakan saat Anda ingin menghentikan aliran kencing) dengan cara mengkontraksikan dan mengendurkannya selama beberapa kali dalam sehari.
Latihan otot PC ini juga sering dikenal dengan nama senam kegel. Senam ini sangat sederhana sama seperti halnya saat menahan kencing. Anda bisa melakukannya di kantor, antre di bank, menonton TV, atau saat menelepon. Bahkan Anda pun bisa memulainya sekarang.
Awalilah latihan dengan mencoba melakukan beberapa kali kontraksi singkat (flick) . Setelah itu, kontraksikan dan kendurkan otot PC Anda sebanyak 10 kali secara berturut-turut dalam waktu singkat. Kemudian cobalah mengkontraksikan otot PC dan menahannya selama 15 detik.
Lakukan secara teratur dan tingkatkan secara bertahap latihan hingga Anda bisa melakukan 10 kali flick dan 10 kali latihan menahan otot PC setiap hari. Hasilnya akan tampak pada 3-4 minggu kemudian. Dengan catatan, senam ini dijalani teratur dan tak dilakukan berlebihan karena area genital Anda akan mengalami cedera.
Melatih Mental
Untuk latihan mental, program dipusatkan pada pikiran dan otak. Di sini Anda harus belajar fokus dan mengidentifikasi setiap tahapan rangsangan selama berhubungan. Dengan begitu, Anda akan tahu kapan kemampuan mengatur otot PC dapat digunakan guna mencegah ejakulasi.
Memahami tahapan rangsangan yang Anda lalui menjelang orgasme dapat dilakukan ketika Anda berhubungan atau pun masturbasi. Dr Keesling membuat tahapan ini dalam level 1 hingga 10, yakni level 1 untuk tahapan tanpa rangsangan hingga 10 untuk tahap orgasme.
Ketika Anda sudah terlatih mengatur otot PC dan memahami dengan baik tahapan rangsangan seksual, tahap berikutnya adalah melatih diri untuk menghentikan sejenak (pause) di setiap level rangsangan berbeda. Penting artinya di sini untuk memiliki partner yang kooperatif dan sensitif.
Ketika berhubungan, awali proses penetrasi dengan perlahan hingga Anda mencapai level 4. Kemudian tahan dan ambilah nafas dalam-dalam sambil mengontraksikan otot PC Anda. Dengan begitu, level rangsangan Anda akan menurun setidaknya hingga satu atau dua level. Lalu cobalah untuk kembali beraksi dan berupaya meningkatkan level rangsangan Anda, Tahan lagi dan lakukan secara berulang menggunakan otot PC.
Pada saat rangsangan mendekati level tertinggi (level 10), kerahkan segala kemampuan untuk menahan keluarnya sperma (ejakulasi) dengan mengontraksikan otot PC. Pada proses ini, jangan pernah tutup mata Anda dan tariklah nafas dalam-dalam. Di sini Anda akan merasakan kenikmatan sebuah orgasme tanpa harus ejakulasi.
Setelah itu, rilekslah untuk beberapa menit sehingga Anda mendapat waktu beristirahat. Tanpa disadari, Anda sudah melakukan orgasme pertama, dan siap melakukan orgasme berikutnya!
Sumber: CBN
daeng rewa
Oct 14 2008, 08:18 PM
Ini berita gembira buat laki-laki. Terutama yang hidungnya sering tersumbat (kongesti) oleh karena flu atau alergi. Nggak perlu pakai obat yang tentunya mempunyai efek samping. Obat2 flu dan alergi sering mengandung CTM yang salah satu efek pemakaian jangka panjangnya dapat menyebabkan impotensi.
Kongesti terjadi akibat dilatasi (pelebaran) pembuluh darah yang menyebabkan pembengkakan selaput lendir hidung. Obat2 anti kongesti (dekongestan) bekerja dengan cara merangsang saraf simpatis sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan menghilangkan efek pembengkakan dari selaput lendir hidung.
Dalam fase emisi dari ejakulasi menyebabkan reaksi saraf simpatis sehingga menyebabkan vasokontriksi (penyempitan) pembuluh darah dan efek dekongestan. Selanjutnya dalam fase refraksi efek simpatis tetap ada (reservoir) sehingga efek dekongestan tetap bertahan dalam waktu yang cukup.
Jadi jika mengalami sumbatan hidung cukup melakukan pengobatan sendiri dengan cara EJAKULASI...bisa dengan sexual intercourse atau masturbasi (yang ini aku nggak nganjurin lho...evilevilevil). Jadi jika butuh "obat dekongestan" cukup dengan ejakulasi doank gampangkan. Seperti makan obat 3 kali perhari atau lebih...(copot tuh dengkul he... he... he...)
Keuntungan dari metode ini seperti yang dinyatakan pada awal posting adalah tidak ada efek samping farmakologi (obat2an) dan persiapan "obat" selalu ada. Tul nggak?
daeng rewa
Oct 14 2008, 08:26 PM
Sarah Carmen 24 tahun (lihat foto) mengalami 200-250 orgasme sehari (rata2 10 kali orgasme perjam atau enam menit sekali)...dan setiap hari pula. Suara getaran kereta api pada relnya, suara getaran hair dryer, suara dengungan mesin foto copy sudah mampu membuat Sarah mengatakan: oh..oh..oh...ahhhh. (X-rated)(Nggak mengada2...biggrinbiggrinbiggrin)
Ternyata Sarah menderita suatu kelainan yang dinamakan : Permanent Sexual Arousal Syndrome (PSAS) yang menyebabkan peningkatan aliran darah ke organ seksnya. Kelainan ini pertama kali digambarkan oleh dr.Sandra Leiblum pada tahun 2001. Kalau pada pria lebih kurang identik dengan priapismus (Mr P yang ereksi terus-menerus dalam beberapa jam tanpa ada rangsangan psikis maupun fisik).
Kelainan ini tidak sama dengan hiperseks (=nymphomania, satryasis). Penyebabnya tidak diketahui pasti. Dugaan sementara kelainan ini disebabkan oleh gangguan saraf sensoris. Dugaan lain akibat terapi hormonal dan obat2an.
WANITA DENGAN 200 ORGASME SEHARI
Pada kasus Sarah penyebabnya adalah obat antidepresi yang didapatnya saat berusia 19 tahun. PSAS membuat Sarah dapat mengalami orgasme kapan saja. Kadang2 membuatnya merasa malu jika mengalaminya ditempat2 umum yang ribut seperti night club dll. Saat wawancara selama 40 menit dengan wartawan sarah mengalami 5 kali orgasme...huiiihhhhh...rolleyesrolleyesrolleyes.
Teman2 nya mengatakan Sarah adalah gadis yang paling beruntung. Pada saat 'on' pitch suara Sarah akan meninggi, kehilangan daya pikir sebentar (black out) dan berhenti berbicara beberapa saat. Dia akan pura2 batuk untuk mengalihkan perhatian orang jika berada dalm situasi yang benar2 tidak menguntungkan.
Sialnya (atau untungnya ???) Sarah bekerja pada sebuah salon kecantikan yang sudah tentu pada kondisi sehari2nya banyak mempergunakan alat2 yang menimbulkan suara seperti hair dryer, mikrodermabator dan lain-lain..