Tapi bukan itu inti masalah yang membuat dia sangat stress. Sahabat gua ini pacaran jarak jauh dengan pacarnya, dan ketika saat bertemu, terjadilah peristiwa itu. Untuk pertama kali dalam hidupnya, ia melakukan hal itu dengan pacarnya. Dan beberapa minggu (2 minggu-Red) setelah kejadian itu, ia mendapat kabar bahwa pacarnya hamil. Ternyata pas melakukan hal itu, si ce sedang dalam masa subur, sedangkan si co yang memang belum ada pengalaman dalam hal ini, mengeluarkannya di dalam.
Setelah mempertimbangkan, akhirnya si ce bertekad untuk mempertahankan hasil hubungan itu, sedangkan si co berniat untuk menikahi si ce. Bagaimanapun juga, itu adalah perbuatannya dan ia berniat bertanggung jawab akan hal itu.
Yang jadi masalah adalah ternyata si ce belum mau dinikahi.. Berbagai alasan diutarakan oleh si ce, dari mulai lom kenal pribadi masing2 lebih jauh, dan takut orangtuanya shock dengan kabar dia akan dinikahi, serta masalah siapakah yang akan berpindah kota. Karena menurut pikiran si ce, orangtuanya pasti ga akan mau berpisah darinya. Si ce berniat mempertahankan kandungannya walaupun tanpa ada suami. Memang sih selama ini si ce sudah terbiasa hidup sendiri dan mandiri, dari penghasilan sendiri. (si ce hidup pisah dari ortunya-Red)
Si co udah memberikan penjelasan, bahwa pengenalan pribadi dapat dilakukan setelah menikah, asalkan bisa saling menerima kelebihan dan kekurangan masing2. Dan si co telah berterus terang bahwa si ce hampir tidak mempunyai kekurangan. Dan si co pun telah menjelaskan kekurangan dari dirinya.
Untuk masalah kedua, si co pun telah mencoba menjelaskan, bahwa tiap orang tua, pasti akan senang jika ada orang yang baik-baik yang melamar anak gadisnya. Orang baik-baik dan sudah mempunyai penghasilan.
Dan untuk pertanyaan ketiga, si co belum bisa menjawab pertanyaan si ce karena si co lom pernah ketemu dengan orang tua si ce. Jadi tidak bisa memutuskan tipe orangtua seperti apakah orangtua si ce nya ini. Apakah memang tidak bisa berpisah (berlainan kota-Red) dari anaknya, ataukah hanya ketakutan dari si ce yang berlebihan. Lagi pula memang selama ini si ce hidup berbeda rumah dari ortunya.
Dua dari tiga alasan kenapa si ce lom mau menikah dengan si co telah di jawab. Namun blum ada progress dari si ce apakah mau di nikahi atau belum.
Temen gua ini sangat berniat menikahi si ce karena ia tidak ingin orang yang dia sayangi menanggung beban ini sendirian, terlebih lagi bahwa anak yang di kandung si ce adalah anaknya. Mungkin di mata orang, tidak ada yang tau kecuali si co dan si ce, bahwa orangtua dari si anak adalah mereka. Namun pertanggungjawaban di mata TUHAN?
Berdasarkan dari keterangan si ce, si ce berkata makin hari makin sayang kepada si co. Namun si co jadi bertanya dalam hati, apakah rasa itu masih kurang sehingga si ce menolak ajakan si co untuk menikah?
Pertanyaan kedua di benak si co adalah, sebenarnya APAKAH ADA ALASAN LAIN yang menjadi ALASAN UTAMA kenapa si ce menolak untuk dinikahi? Bila ada, maka apakah alasan itu? Hal ini belum bisa dijawab karena si ce belum menerangkan lebih jauh. Dan misalkan tidak ada, maka seharusnya tidak ada masalah, karena mereka berdua seagama, saling menyayangi, saling mencintai, saling menerima baik dan buruk dari masing2 pribadi.
Dan untuk masalah orangtua si ce, pasti mereka dapat menerima kenyataan bahwa suatu saat kelak si ce pasti akan menikah dan pergi bersama suaminya. Jika saat ini adalah sekarang, nampaknya mereka harus siap sekarang. Toh anak mereka bukan si ce ini saja, karena masih ada anak mereka yang lainnya.
Lalu kenapa si ce masih lom mau diajak menikah? Inilah hal yang membuat sahabat gua ini bingung dan kepikiran. WHY?
Untuk beberapa masalah, gua kadang berkata, Life would be so simple if you say it isn’t “why”, but “eventhough”. Tapi kayaknya untuk masalah ini kurang nyambung deh
Yah berhubung semua data belum lengkap, yang hanya kita (gua dan si co-Red) bisa lakukan untuk saat ini adalah hanya terus mencari data hingga lengkap sehingga dapat memecahkan masalah dengan benar. Keep searching and waiting for some info from the lady, searhing, waiting, searching, waiting,,,,,,,
Yah semoga aja masalah ini mempunyai progress yang baik dalam waktu yang singkat.
Semoga, Amiin.
