penunggu rumah tua
May 23 2008, 09:59 PM
Kalo ada yang bilang selingkuh itu indah, coba deh baca pengalaman gue berikut ini
Gue dah 8 tahun married, anak 2.
Sebelumnya belum pernah ada goncangan sehebat ini dalam rumah tangga gw.
Kira2 2 bulan lalu, suami gw selingkuh. Hanya dalam tempo beberapa hari aja, semuanya terbongkar. Tuhan itu ajaib dan luar biasa. Dia ga pernah biarkan sesuatu yang busuk disimpan lama2. Gw merasakan sendiri dalam 2 bulan ini. Suami gw yang bukan tipe pembohong sebelumnya, tiba2 jadi seperti gw ga kenal lagi. Semua kebohongan2 diluncurkan dari mulutnya. Dan semua itu terbongkar.
Can you imagine, apa yang dah kita dapat dari perselingkuhan ini:
1. Penyakit kelaminYes, suami gw positif terinfeksi GO, Herpes dan Chlamidya. GO nya cukup parah. Dan good newsnya lagi, GUE JUGA KETULARAN..... !!!1

Padahal selingkuhannya suami gw itu cewek baru umur 20 tahun, cantik dan ga secara profesional kerja jadi PSK. Pengakuan suami gw, dia kenalan di mal waktu suami gw lagi survey di mal tersebut. Kelihatan seperti ABG2 yang wajar, lagi hang out ama teman2 abgnya.
2. TerorSetelah suami gw, akhirnya, bisa melepaskan diri dari perempuan itu, teror melanda kita sampai gw dan suami gw terpaksa berganti nomor HP. Puncaknya, perempuan itu menelpon ke rumah, waktu kebetulan anak perempuan gw yang berusia 6 tahun mengangkat telpon, dan dengan sadisnya perempuan itu berbicara kotor pada anak perempuan gw, mengatai2 dan mengintimidasi anak gw dengan sebutan : 'ANAK PEREK' "ANAK HARAM", "LO BUKAN ANAK BAPAK LO, GUE INI LAH PACAR BAPAK LO" "SELAMANYA BAPAK LO TUH GA PUNYA ANAK"
3. Kerugian material
Suami gw mengakui sedalam2nya perselingkuhannya, sampai semua hotel yang dia masuki, semua dia ceritakan sama gw. Meskipun menurut pengakuan suami gw, dia ga pernah kasih uang ke perempuan tsb, tapi semua catatan pengambilan uang, kartu kredit, suami gw buka sama gw. Dan.... WOW !!!
Ternyata lumayan banyak uang yang dikeluarkan untuk affair selama 1 bulanan itu. Belum lagi ditambah biaya pengobatan penyakit yang sekarang kita derita ini.
4. Kehancuran hati anak2Awalnya gw menyembunyikan semua ini dari anak2 gw, tapi dengan adanya teror2, anak2 gw jadi tau. Putra sulung gw, yang tadinya kalem, penurut dan ga pernah macam2, tiba2 jadi doyan berantem di sekolah. Gw sudah 3 kali dipanggil ke sekolah selama kasus perselingkuhan suami gw ini terjadi. Anak perempuan gw yang lagi main game di hp gw, mendadak MMS teror masuk, berupa foto mesra suami gw dan selingkuhannya terbuka di depan mata anak gw. Sampai sekarang anak perempuan gw itu belum mau bicara ama bapaknya meskipun sudah gw bujuk.
5. Hilangnya kepercayaan istriGw ga pernah nganggap diri gw sempurna, dan memang siapapun juga ga ada yang sempurna, kan?
Bicara mengenai alasan kenapa suami bisa berselingkuh, semua orang bisa mencarinya. Semua orang dengan mudah mendapat alasan kenapa dia berselingkuh. Apa para suami tidak berpikir bahwa istri pun punya alasan untuk berselingkuh???
Bicara soal jenuh dan kebosanan, tidak terpikirkah bahwa istri juga mengalami kejenuhan yang sama..?
Rutinitas, melihat suami yang ga peduli dengan urusan rumah tangga dan membebani sepenuhnya di istri.
Bahkan nama guru anak sendiri juga ga tau. Sementara gw, yang tadinya wanita karir, give up karir setelah lahir anak ke 2, di rumah membantu pekerjaan suami, buatin dia laporan, presentasi, terjemahan, dll. Selain itu, meskipun tinggal di rumah, gw juga berusaha cari uang tambahan. Gw terima jasa sekretaris pribadi, terjemahan, jual beli barang lwt internet, dan lain2.
Suami bisa berlibur dengan santai di hari Sabtu dan Minggu, sementara menjadi istri dan ibu, tidak pernah ada kata libur. Mulai dari mata terbuka sampai terpejam lagi, begitu banyak hal yang mesti dikerjakan. Apakah semua itu juga tidak membosankan?
Talking about, pengen merasakan getaran2, sensasi, seperti orang pacaran? Hmm... Do you think istri juga ga merindukan hal2 tersebut? Sama saja...
Gw berpikir untuk mengajukan perceraian, meskipun suami gw memohon, menyembah, menangis di kaki gw dan sebagainya... Karena bagi gw, sulit untuk bisa percaya lagi sama suami gw. Cuma gw masih cb berpikir ulang. Suami gw ajak gw konselling seminggu sekali dan sampai sekarang masih kita jalani. Ini sudah berlangsung kira2 sebulan. Cuma memang, jujur, gw masih belum mampu melupakan. Cuma untuk mutusin bercerai, gw juga berat dan kasian dengan anak2 gw. Gw lahir dari orang tua yang bercerai, karenanya gw tau gimana rasanya anak2 melihat orang tuanya berpisah dan hidup dengan background seperti itu ga mudah.
Dilema buat gue... ya?
Any comment or masukan...
Silakan...
yongkioop
May 24 2008, 02:01 AM
Dalam dan mendetail apalagi ini pendapat dr sisi perempuan, layak jadi bahan pertimbangan buat yg nekat selingkuh,
Tuyul penipu
May 24 2008, 04:18 AM
wah dalem banget. saya rasa anda wanita sangat tegar, memang sakit di khianatin , tapi anda juga harus pikirkan matang2 hal baik buruk nya anda jika berpisah,apakah anda bisa bahagia? jika anda berpisah, apakah anak2 anda bisa menerima keadaan jika perpisah itu terjadi.kalou menurut gue sich berhatilah2 dalam mengambil keputusan.jangan ngambil keputusan di saat anda sedang emosi, tenangkan diri anda ,mintalah petunjuk kepada yang kuasa
DESIRE...
May 24 2008, 06:45 AM
Ikut prihatin dengan keadaannya.... Kalau anda memilih tetap mempertahankan rumah tangga.. anda sudah harus siap lahir dan batin, lapang menerima segala nya dan membangun kembali dari nol. Mba... saya tdk bisa comment banyak...tapi hidup itu pilihan.. pernahkah sekali saja dalam hidup kita untuk tidak memili..? Hidup itu juga kesadaran... bila orang selingkuh or doing something bad berarti dia hilang kesadaran... Pikirkan dengan kepala dingin walau hati panas... Bila sudah menentukan pilihan, jalankan pilihan itu dengan sungguh2.... Semoga bermanfaat...
Noiteyze
May 24 2008, 07:05 AM
Dimana anda sudah menjali sebuah perkawinan yg suci...
disaat ini lah anda diberi cobaan yg mungkin sangat berat buat anda maupun suami dan anak" anda
jika sudah terjadi bgitu lebih baik pikirkan masa depan anak" anda...jgn pikirkan diri sendiri maupun suami anda
anak adalah pemberian Tuhan yg plg mulia di mataNya dan orang tua...
mudah"an anda diberi berkah atas kejadian ini...
Maaf kalo saya terlalu ngeJugde yah...
Gbu...
roy_o
May 24 2008, 09:35 AM
salut buat anda, tetap tegar menjalani ini semua...
Saya akui kadang sebagian dari kita(laki-laki) termasuk saya, belum mampu untuk berpikir dewasa.. Tidak tahu apakah karena ini kodrat kita yang explisit mengenai seks , bereskperimen dam berpersepsi ini hanya sebagai hiburan...
Tapi paling tidak testimoni anda ini sudah menjelaskan dampak buruk yang terjadi akibat perselingkuhan..dan akan menjadi pertimbangan penting bagi kita untuk melakukan hal itu.
kaira
May 24 2008, 10:29 AM
masalahnya di selesaikan satu per satu. sebelum urusan internal, masalah dengan abg tersebut harus tuntas dulu. sehingga nantinya stelah menyelesaikan masalah internal (ex: perceraian), nga lagi ada gangguan dari abg tersebut.
kemudian, mengenai konsep "getaran" dan "sensasi", semua kembali kepada ibu dan bapak. sesuatu yang sudah retak, meski di bagusin, bakal tetep ada bekas retakannya. ini jawaban yang menyangkut hati nurani. tapi.. time does cure. love does care. seseorang yang bangkit kembali dari dasar, dan benar benar bertobat, biasanya akan menjadi insan yang luar biasa.

for the children..
ampunkk
May 24 2008, 11:57 AM
dalem bgt...bner2 hancur tuh hatinya. Yg pnting tetp sabar & minta petunjuk juga sama yang Di Atas kk...
k1n6 n63nt0t
May 24 2008, 01:05 PM
cocok dijadiin buku!!
izna
May 24 2008, 01:30 PM
Selemah-lemahnya wanita, pasti masih memiliki sedikit kekuatan untuk bangkit dan tetap menjalani hidupnya sebagaimana biasanya.
Contohnya, yah seperti sang TS.
Tetep perjuangkan hak-hak yang seharusnya diperoleh, baik ntar itu hasilnya cerai atau rujuk kembali.
EhmZ
May 24 2008, 02:39 PM
QUOTE
seseorang yang bangkit kembali dari dasar, dan benar benar bertobat, biasanya akan menjadi insan yang luar biasa
yup. what a great suggestion!
for the children..QUOTE
Selemah-lemahnya wanita, pasti masih memiliki sedikit kekuatan untuk bangkit dan tetap menjalani hidupnya sebagaimana biasanya.
@izna, TS, everyone .... gw tiap hari berharap, dapat memiliki 1/2 saja kekuatan wanita
untuk dapat menjalani hidup dengan lebih baik
Women is stronger than men, even, they're the strongest! sure for that
for the children..pendapat gw pribadi buat TS ....
okelah, manusiawi klo Sis gak percaya lagi ma suami, dan "bola" ada di tangan Anda sekarang.
Tapi pliss, bukalah mata nurani Sis, apakah dia betul2 sadar bahwa telah berbuat salah
dan SANGAT MENYESALI kesalahan tersebut .....
kalaulah hanya karena dia telah mendapat "sesuatu" (baca: penyakit) sehingga dia "seakan-akan" sadar,
kiranya jalan terbaik adalah CERAI.
coz, biarpun mahligai rumah tangga yang telah Anda berdua dirikan dan kayuh selama ini tetap
dipertahankan, akan tetap ada bias2 emosi yang akan timbul sewaktu-waktu, dan itu
biasanya lebih PARAH bagi perkembangan mental anak, yang hidup dalam kungkungan
atmosfer "panas" dari hubungan Anda dengan suami ...
tapi, bila suami, di tengah2 mesranya hubungan dengan si ABG kemudian tiba2 sadar dan segera
kembali ke rumah, I am sure for that ... bahwa dia telah menjadi seseorang yang lain, yang lebih baik.
kalo mungkin selama ini dia masih "buta" tentang rasa dan pengaruh dari selingkuh, toh sekarang
dia telah tahu, dan telah sadar "bahaya" yang akan dan telah timbul akibat perbuatan selingkuh-nya.
Bahkan tikus pun, yang secara ajaib pernah lolos dari perangkap, menjadi tahu betapa berbahaya
perangkap itu bagi dirinya. No body's perfect, right?
So, maafkanlah dia ... beri kesempatan untuk membuktikan tekad baru yang pasti sekarang tumbuh
di hatinya untuk berbuat lebih baik bagi istri, anak dan kehidupannya sendiri.
for the children..o ya, pernah di P. Obi (deket2 Ternate, Maluku Utara). waktu itu saya lagi ada bisnis kecil2an di sana

ada seorang customer, ibu rumah tangga (Ibu I), lagi "ngerumpi" ma temennya (Ibu II).
Ibu II :"jadi.... bagemana jo Bapaknya Firda. Beta dengar sering jo maen parampuang di lokasi..."
maksudnya lokasi tambang emas di Kecamatan Obi Belakang.
Ibu I :"Beta sih tara masalah. Aer boleh tatumpah dimana saja, asal dape botol kembali..."
Eric Mathews
May 24 2008, 07:52 PM
Apakah waktu 8 tahun akan mengalahkan 1 bulan...?
Ichwann
May 25 2008, 12:16 AM
yang penting hati-hati and selektif plus bisa jaga rahasia masing-masing pasangan selingkuh kita
allfree
May 25 2008, 05:00 AM
Masalah yg sangat besar.
Perselingkuhan di dalam rumah tangga emang berat x tuk di selesaikan.
Saya mengacungkan jempol untuk anda sis yg tetap teguh bertahan.
Tapi jangan lah seluruh masalah yg sudah timbul di selesaikan dengan cara perceraian.
apalagi anda berasal dari keluarga yg pernah bercerai, pasti anda mengetahui kesediahan nya.
Suami anda telah mengakui kesalahan nya, walaupun dia mengakui kesalahannya karena suatu kondisi(terkena penyakit). Tetaplah anda harus tetap bertahan.
Mungkin menyakitkan, tapi saya yakin ini yg terbaik.
Dan dari cerita sis, anak2 sis lah yg paling menderita.
Memang saat ini anak sis blon mau berbicara dengan ayah nya.
Tapi lambat laun, melalui komunikasi serta pendekatan sang ayah, pasti anak sis akan kembali ceria lagi.
Memang akan membutuh kan waktu. Sis dan suami sis harus dapat bersabar.
Adakala nya kita mengalami kejadian pahit di dalam hidup ini, tapi anggaplah itu semua cobaan.
Kita melihat kebelakang, tapi kita tidak boleh mundur.
Dan satu lagi sis, bicara lah pada suami sis, tanyakanlah komitmen pernikahan sis dengan nya.
Serta komunikasi yg baik dalam keluarga akan menyelesaikan seluruh masalah yg timbul.
Silang
May 25 2008, 04:00 PM
selingkuh ga dech
( . Y . )
ngentot12005
May 25 2008, 06:07 PM
wah... berat tuh... yang sabar aja... minta petunjuk sama yang di atas...
penunggu rumah tua
May 25 2008, 10:11 PM
Thx banget buat semua yg reply...
Sebenernya gw tuh ga kuat, ga tegar...
Gw berusaha ga nangis padahal tiap hari gw rasanya pengen nangis meraung2 n lari2 di jalanan (ngapain ya???)
Gw berusaha untuk jalanin hidup seperti biasa, tapi tiap hari hati gw kaya diiris2
Toloooooooooooooong gueeeeeeeeeeeeeeeeeee.....
Salah ga sih kalau gw bercerai ajaaaaa...........
Apa anak2 gw nantinya bakal nyalahin gw kalo gw ambil sikap ga mau terima dan tetap minta cerai........
Suami gw bilang, kenapa gw ga bisa besar hati... untuk bisa mengampuni...
Dia bahkan menuntut gw...
Katanya kamu sudah belajar tentang Tuhan..
Tapi ga bisa mengampuni...
Lhoooooooooooo ????
Kok gue sekarang yang jadi terdakwa????
hijas
May 26 2008, 08:02 AM
waduh turut perihatin atas musibah yang telah menimpa anda, memang segala sesuatu ada karmanya, dan biasanya karma itu terkadang orang yang disekitar kita bisa terkena getahnya juga. tetapi anda benar2 sabar atas apa yang telah menimpa anda. itu memang kunci dari kebahagian dalam keluarga. GBU (God Bless U)
setusonten
May 26 2008, 09:04 AM
kuncinya cuma "ikhlas dan ridho"...gampang,tp susaaaah bgt mengamalkannya. Smg qta smua dberi kemudahan ya, take care..
Maliris
May 27 2008, 09:58 AM
Sorry, tapi aku harus bilang kamu harus tinggalin suami-mu itu. Berselingkuh itu berarti dia itu sudah tidak menghargai bahkan melanggar sendiri janji yang ia buat saat janji pernikahan. Berat bagi anak-anak, sudah pasti. Tapi kalau kamu tipe orang yang tegar dan kuat maka kamu sendiri akan mampu untuk mengatasi masalah anak-anakmu. Suamimu memohon, berlutut dan menyembah-nyembah? Oh, Please dech! Ini bukan masalah minta maaf sambil berlutut dan menyembah, tapi ini masalah bagaimana kita mencari orang yang tepat untuk pasangan hidup kita sehingga kita bahagia. Walau udah nikah 8 tahun, 15 tahun, bahkan 25 tahun, yang namanya pelanggaran tetap aja pelanggaran. Ini bukan berarti kita gak maafin dia. Kita bisa aja untuk maafin orang kalau berbuat salah (setiap orang berhak dapat kesempatan kedua), tapi untuk kembali menjalani pernikahan....

WAAIIT! Tunggu dulu. Aku rasa kamu harus berpikir 1000 kali lagi deh. Memaafkan seseorang bukan berarti kita harus kembali padanya khan...?
roy_o
May 27 2008, 11:15 AM
Semua keputusan ada di tangan kamu. Semua orang pernah buat kesalahan.. Yang penting setelah itu dia mengambil hikmahnya , menyesal, dan tidak mengulangi lagi atau tidak...Kalau dia memang menyesal seharusnya dia tidak berhak untuk memberi nasehat, karena sebagai seorang terdakwa (versimu), dia hanya bisa mendengar & mengiyakan apapun keputusanmu..tapi kalau denger dari ceritamu.. kayaknya kamu baik banget deh...sudah diperlakukan gitu masih mau disalahkan juga..hehehe
Kalau liat umur perkawinannmu, anakmu juga masih kecil2 khan? pertimbangkan itu...
Coba kamu bayangkan sejenak, suatu saat ... katakan 25-50 tahun lagi, saat anak2 sudah dewasa, dan kalian masih bersama... dan tidak pernah ada masalah seperti ini lagi. Hal ini akan menjadi "momen" buat kalian juga,Perkawinan itu seperti kapal mengarungi lautan, Adalah hal yang naif kalau di internal kapal itu sendiri tidak ada konflik, tapi bagaimana konflik itu diselesaikan dan bagaimana kalian bisa menjalani suka-duka bersama....
mudah2an bisa membantu...
rexs
May 27 2008, 11:50 AM
weee... tuhan.. makanya jgn selingkuh... penyakit kelaminnya parah...
roy_o
May 27 2008, 12:10 PM
Semua keputusan ada di tangan kamu. Semua orang pernah buat kesalahan.. Yang penting setelah itu dia mengambil hikmahnya , menyesal, dan tidak mengulangi lagi atau tidak...Kalau dia memang menyesal seharusnya dia tidak berhak untuk memberi nasehat, karena sebagai seorang terdakwa (versimu), dia hanya bisa mendengar & mengiyakan apapun keputusanmu..tapi kalau denger dari ceritamu.. kayaknya kamu baik banget deh...sudah diperlakukan gitu masih mau disalahkan juga..hehehe
Kalau liat umur perkawinannmu, anakmu juga masih kecil2 khan? pertimbangkan itu...
Coba kamu bayangkan sejenak, suatu saat ... katakan 25-50 tahun lagi, saat anak2 sudah dewasa, dan kalian masih bersama... dan tidak pernah ada masalah seperti ini lagi. Hal ini akan menjadi "momen" buat kalian juga,Perkawinan itu seperti kapal mengarungi lautan, Adalah hal yang naif kalau di internal kapal itu sendiri tidak ada konflik, tapi bagaimana konflik itu diselesaikan dan bagaimana kalian bisa menjalani suka-duka bersama....
mudah2an bisa membantu...
The Rambo
May 27 2008, 03:21 PM
sori sis klo gw sedikit nimbrung n berbicara

gw sebelumnya kasih applause ama sikap sis yg tetep tegar dg segala masalah yg melanda

tp gw agak sedih dg pemikiran sis yg menginginkan perceraian

percayalah sis ... pohon nyiur mampu tegak menghadapi badai bukan karena ia besar tetapi lebih karena ia memiliki akar yg kuat dan menancap jauh ke bumi
gw yakin sis bs dan gw memiliki harapan kuat bahwa sis bisa melalui cobaan ini

memang sis bukan org yg kuat tp keyakinan sis akan Tuhan itulah yg membuat sis tegar menghadapi cobaan
sekedar harapan :
- sis cobalah untuk mempertahankan biduk rumah tangga ... mengingat suami sdh bertobat
- minta suami untuk berjanji dihadapan sis, anak dan orang tua bahwa dia takkan mengulangi lg
- berkumpul dan bicarakan hal ini dengan suami dan anak-anak ... berikan pengertian bagi mereka
- jadikan kisah ini sebagai cerita masa lalu dan batu pijakan menatap masa depan
- anak-anak memang korban utama ... besarkan hati mereka dengan berkata
"Tuhan memberikan cobaan dan Dia yg memberi jalan keluar ... jangan kita menyalahkan apa yg sudah terjadi tp bagaimana kita menjaga jgn sampai terulang lagi ... maafkan ayah kalian dan jangan membencinya atau merusak hidup kalian sendiri dengan perbuatan tercela"
- bila sis merasa bahwa tidak bs lg melayani suami ... maka rubah niat bahwa sis melayani dia sebagaimana sis berbakti kepada Tuhan ... kembalikan semua pada-Nya dan selalu berdo'a
semoga sis bs menjalaninya ... i hope
best regard,
The Rambo
ferryy21
May 27 2008, 03:36 PM
ikutin kt hati loe aja, minta sama Tuhan apa yg loe mau, pasti ntar ada jalan
pedlar
May 28 2008, 06:00 AM
ikut prihatin nih. tp menurutku setiap orang berhak dpt the second change, emang berat tapi gw rasa manfaatnya lebih banyak deh. kalo pasangan kita gila jg ikut2an gila juga. kasihan anak2. mudah2an urusan kita dipermudah deh...
Gila Aja
May 28 2008, 07:21 AM
Ikut nimbrung nih.....
Sis, gw tahu gimana beratnya perasaan U, akibat kasus ini. aq pernah ngalami hal serupa, tapi yg selingkuh gw (nyaris selingkuh). Saat ketahuan, istri gw minta cerai bahkan gw ditinggal pulang ke rumah mertua dgn ngebawa anak semata wayang gw sampai 4 bulan. Padahal klu dibilang selingkuhpun msh belum taraf itu cuma karena gw dekat ama ce yang sering curhat karena pacarnya yang egois. Aq sempat kayak orang gila akibat ditinggal ama istri gw dan hanya dalam hitungan bulan usaha gw sempat ambruk. pokoknya serasa dunia ini udah hancur. Tapi aq percaya Tuhan gak akan ninggalin aq, makanya aq berusaha jemput istriku walau apapun yang terjadi, walau klu mau ngikuti amarah hati kami pasti cerai, cuma karena anak gw aja kali istri bertahan, makanya dia ninggalin aq. Dengan 2 senjata itu aq bersumpah akan membangun keluarga ini menjadi lebih kokoh, dan aq bersumpah gak akan pernah mencoba bermain-main lagi walau dengan motif apappun.
Syukurlah sekarang kami udah rukun dan kayak pengantin baru terus, ini terjadi hampir 6 tahun lalu. memang ce yang sering curhat itu sering menggoda aq, hingga sekarangpun dia masing berusaha mencari aq, bahkan pernah ngajak ngamar segala, tapi aq udah bersumpah akan menjaga hati istriku, jangankan ngamar, nanggapin curhat aja istri gw bisa segitu apalagi klu sampai ngelakuin hubungan badan...wah bisa hancur deh...
Sekarang aq mulai tahu apa itu the cycle of merriage, jadi kita harus hati-hati menjaga hati kita saat 5 tahun pertama, 5 tahun ke 2 dan akan mulai turun saat 5 tahun ke 3. dan semua itu juga berhubungan dengan usia kita sendiri.
Semoga cobaan yang anda hadapi bukan untuk menghancurkan rumah tangga anda tapi mengokohkan dan membuat anda juga instropeksi terhadap apa kekurangan anda dalam rumah tangga ini. Misalnya suami gak suka klu istrinya cerewet apalagi klu si suami lagi suntuk dgn masalah pekerjaan, banyak istri yang gak mau tahu dan main tabrak aja. ini bisa membuat suami mencari selingan diluar. juga gimana istri membimbing anak dirumah, kadang banyak istri yang bukan membimbing anak dengan sabar, tapi dengan marah2x dan ada yg malah main pukul, ini bagi suami yang berperasaan biasanya gak cocok dengan pola istri yang gini....tapi mungkin anda bisa instropeksi lebih dalam, dan klu memang perlu coba saling terbuka apa kekurangan kita terhadap pasangan kita dan berusaha menerima sepahit apapun complain dari pasangan kita tanpa membela diri tapi belajar beradaptasi dengan keinginan pasangan kita.
Ingat yang paling susah adalah menjadi Teman Hidup bukan Pasangan Hidup. Semoga sukses ya...jangan sampai cerai yang menjadi solusi anda.... tapi bagaimana membangun Rumah Tangga yang semakin kokoh. Cobaan adalah kebaikan Allah yang paling besar bagi kita, bukan kemudahan....
LionHeart
May 28 2008, 08:00 AM
ya ampunn.. berat juga ya sis masalahnya.. yah, gw cuma bisa bantu doa doang.. semoga masalah sis bisa selesai dengan baik, n sis bisa punya keluarga yang saling support satu sama lain. emang ga gampang untuk mengampuni, tapi ya udah, life must goes on..
good luck sis!!
botakko
May 30 2008, 02:27 PM
sis gw salute bgt ma kesabaran lo..lo wanita yg kuat sis..klo saran gw sih ga ada kata maaf buat dia sis udalah klo emang lo mampu secara finansial lepas dr dia ..leave him..dari pd lo nyesel seumur umur mengiingat2 segala penghiatan dia..suskse ya sis jd ce tu musti tegas
DESIRE...
May 31 2008, 05:55 AM
Bukannnya mau manas2in yah Mba....Kalo memang anda tidak dapat menerima suami anda lagi yah jangan dipaksakan...Ngak fair mentang2 anda sudah belajar agama trus dia bilang kok anda tidak bisa memaafkan.... Waktu dia enak kok kagak inget2 yang dirumah... Ini hasil perbuatan dia, yang harus menaggung akibatnya juga dia, resiko dari perselingkuhan bagi yang sudah menikah pasti perceraian..bagi yang pacaran yah putus... bagi jomblo...paling kalo ketauan cowoknye diajak ribut lu... Tidak ada yang tidak beresiko khan...? Pikirkan, kuatkan hati, ambil keputusan n jalankan.... Semoga sukses
mauliat
Jun 1 2008, 11:33 PM
makasih sudah berbagi
semoga yang mau pada selingkuh jadi inget cerita anda
kalo boleh ngomong
pikir baik2, dan mungkin selama berpikir anda bisa ambil jarak dari suami anda dulu (berpisah sementara di tempat saudara atau apa)
pikir apakah dia benar-benar bertobat
pikir apakah anda bisa memaafkan dia (walaupun bakalan lama)
jika bisa
give him second chance
cari konsultasi pernikahan
dengan psikolog atau tokoh agama yang anda percaya
jika nggak bisa maafin......... nggak bisa komen deh...
chester
Jun 2 2008, 02:44 PM
selingkuh itu seni lor....
chester
Jun 2 2008, 02:45 PM
selingkuh itu seni lor....
shizu
Jun 3 2008, 02:42 AM
kalo mba seorang muslimah...sholat istikharoh ajah..insya allah dikasih petunjuk...
tapi klo mba non muslim, berdoa ajah supaya dikasih petunjuk menurut keyakinan mba...
semua kejadian yg hadir di kehidupan kita pasti ada hikmahnya...
memaafkan org yg berselingkuh memang bukanlah mudah...karena saya tumbuh dgn background perceraian...
ini pengalaman ibu saya...
saat bapak selingkuh dan mengakui telah menikah lagi bahkan istri keduanya sedang hamil...
ibu memutuskan untuk bercerai...karena ngga nerima poligami...
efek ke kami sebagai anak2nya macem2...
tapi salah satu hal yg luar biasa yang bisa saya dengar dari mulut ibu saya....
"bapak itu orang yg baik dan bertanggung jawab"
dengan kalimat itu kami selalu menerima kehadiran bapak di rumah...
sekarang terserah mba...
meskipun suami mba berselingkuh tp hanya mba yg tw bagaimana suami mba...
dengar bisikan hati mba, dan berdoa untuk meminta petunjuk...
khucel
Jun 4 2008, 10:55 AM
mengampuni dan memaafkan bisa berbagai cara jika perceraian bisa membuat sang anak bisa lebih baik kenapa ngga? semua itu tergantung sama anda sis dan bicarakan bersama anak anak mampukah sang anak menerima ayahnya yg sudah melukai hati nya, disini kita bukan melihat antara suami dan istri yg ngga sama dengan kasus pacaran tapi anda , suami dan anak itu yg harus di pertimbangkan.
christianto_ta
Jun 4 2008, 11:22 AM
Halo saya prihatin dengan permasalahan yang anda hadapi..
Berat? Ya pasti BERAT!! TERHINA, SAKIT, dan embel2 lainnya pasti yang anda rasakan sekarang.
Ga ada yang bisa bikin jalan keluar, yah kalau masih mengandalkan sudut pandang manusia dan sakit hati...
Ya saya mengerti sakit hati emang sakit tapi juga nyaman untuk dipelihara, tapi percayalah tidak akan ada ujungnya...
Yang pertama harus lakukan adalah berbicara dengan suami, tanya KENAPA? Lalu kembali tanya kepadaTE diri anda pertanyaan yang sama.
Bila dia kembali mengarahkan pertanyaan bahwa anda harus mengampuni bila anda kenal Tuhan, pertanyaan yang sama harus anda sampaikan kepada dirinya.
Setelah anda lakukan itu, AKUILAH BAHWA ANDA SAKIT HATI.... ajukan pernyataan itu bukan hanya kepada dia tapi juga kepada TUHAN (karena jujur saja anda pasti menanyakan hal yang sama kepada TUHAN, dan itu wajar bukan dosa, TUHAN pun senang kalau kita mau jujur n curhat pada DIA).
TETAP BERDOA, itu penting! Menangis boleh tetapi ada juga waktu anda untuk TERTAWA, ya TERTAWA karena HATI YANG GEMBIRA adalah obat YANG MANJUR demikian seorang raja bijak pernah berbicara. Mulailah dari hal kecil, carilah hal-hal kecil yang bisa membuat anda tertawa, sampai akhirnya anda dapat MENTERTAWAKAN KEADAAN DAN MULAI BERSYUKUR. Percayalah selalu ada jalan, sebuntu apa pun itu, TUHAN juga merasakan sakit hati anda.
BUKTIKAN KEPADA SUAMI bahwa ANDA DAN HANYA ANDA SAJA yang layak mencintai dia dan menerima cinta dia, dan bahwa CINTA ITU KUAT DALAM KELEMAHAN DAN LEMBUT. Seorang raja bijak pernah berkata ISTRI YANG BAIK MELEBIHI PERMATA. Percayalah CINTA yang akan tunjukkan sesungguhnya ANUGERAH yang mahal yang dia terima dengan CUMA-CUMA, terlebih lagi CINTA itu mampu menutupi semua KELEMAHAN DIA.
PERCERAIAN BUKAN SOLUSI!!!! Itu akan menimbulkan luka dan tidak menyelesaikan masalah dan sakit hati malah membuat lingkaran setan yang ga akan dapat diputuskan!!!! SAKIT HATI DAN MENGAMPUNI ADALAH KEPUTUSAN!!! SEBAB HIDUP ADALAH PILIHAN!!!
Tuhan memberkati anda dan suami beserta anak-anak anda semua...
mau_mau
Jun 4 2008, 11:47 AM
Ehem ehem test 1...2...3...
test 1...2...3...
test 1...2...3...
Saya sih bingung mau kasih komentar apa, tapi saya punya loh kisah yg mirip2 kayak gini...
semoga bisa di jadiin bahan pertimbangan :
ada seorang wanita di komunitas kami,
#sehari sebelum menikah, calon suaminya mengaku bahwa dia sering main cewek ke tempat pelacuran.
bahkan 2hari sebelum nikah pun ia baru main ama PSK, si wanita berpikir dan berkata "sejak pertama
kali saya menerima kamu jadi pacar saya, saya percaya kamu pasangan yang dari Tuhan dan sekarang
saya tetap menerima kamu sebagai calon suami saya" akhirnya mereka menikah.... si suami menanngis
dan berjanji gak akan mengulangi perbuatannya lagi...
mau_mau
Jun 4 2008, 11:48 AM
#setelah punya 1 anak si suami jadi jarang pulang, ada aja alasannya.... ini lah, itu lah, duit juga ngasih ke
istri gak kayak dulu lg... pulang pagi, keluar malam...tetapi si istri tetap ramah dan melayani suami dengan
sebaik-baiknya... setelah lewat beberapa lama terbongkar suatu fakta, bahwa si suami main perempuan lain
seorang PSK mungkin... si wanita hamil minta pertanggungan jawab dan nuntut yg macam2 lagi.... temen2
uda pada kesel ama si suami ibu ini, akhirnya lewat jalan yg berat (pake preman segala loh) dan duit yg banyak
masalah ini pun selesai...... si suami nangis dan minta maaf ama istrinya dan si istri bilang "sejak pertama
kali saya menerima kamu jadi pacar saya, saya percaya kamu pasangan yang dari Tuhan dan sekarang
saya tetap menerima kamu sebagai suami saya"
mau_mau
Jun 4 2008, 11:48 AM
#setelah lewat beberapa bulan si suami kambuh lagi, sering pergi malam dan pulang pagi, tetapi si istri tetap
melayani suami nya dengan baik.... hingga suatu hari si istri hamil untuk yg ke dua kalinya, akhirnya si istri
cek ke dokter.... dan dokter menyatakn bahwa si istri hamil dan menderita penyakit HIV...
setelah di telaah ternyata si istri menderita penyakit tersebut tertular dari suaminya loh... akhirnya si suami
ngaku kalo dia memang "MAIN PEREMPUAN LAGI"... temen-temen si istri uda pada pengen bawa "golok"
tuh buat "nyembelih" suaminya.... tetapi istrinya berkata "sejak pertama kali saya menerima kamu
jadi pacar saya, saya percaya kamu pasangan yang dari Tuhan dan sekarang saya tetap menerima kamu
sebagai suami saya".. denger ini temen2 jadi keki dan gak tau harus ngapain.....
mau_mau
Jun 4 2008, 11:53 AM
percaya gak percaya cerita di atas tuh kisah nyata loh, nyawa suami istri ini paling tinggal 7 Tahun lg,
tapi si istri tetap mau menjalani hidup dengan suaminya.....
SIS gak harus jadi perempuan di atas...
tapi sebagai bahan pertimbangan boleh lah kisah di atas...
SIS dalam menghadapi masalah kamu gak sendirian
ada TUHAN yang "menggendong" kamu,
dan ada orang2 lain yang punya masalah yang sama dengan sis, bahkan lebih berat...
berfiki yg jernih dan tetap berdoa yach....
GBU
Saya juga sangat prihatin dg kasus mbak.... Mudah2an mbak dan anak2 bisa tegar dlm menghadapi persoalan pelik tsb.
Mohon maaf saya tidak bisa memberikan advice buat mbak karena saya tidak tahu persoalan mbak secara detail, yang lebih tahu adalah mbak sendiri tentunya. Untuk itu saran saya, ikuti kata hati dan intuisi mbak saja....
Kalau mbak merasa masih sanggup hidup bersama suami tanpa mbak merasa sakit hati, maka lakukanlah.... Tuhan juga sangat menyukai orang pemaaf.
Namun apabila mbak tidak sanggup lagi (dan tdk dapat menghapus rasa sakit hati), maka cerai juga merupakan solusi yg dihalalkan oleh agama (Islam).
Saya hanya ingin menekankan, apapun jalan yg akan mbak tempuh, jangan sampai menyakiti dan menganiaya mbak untuk kedua kalinya (ingat, mbak adalah korban yg teraniaya dlm hal ini). Jadi ambillah jalan yang membuat mbak lebih nyaman dan bahagia dalam menjalani hidup selanjutnya....
Lebih baik untuk konsultasi dg keluarga, kedua orang tua dan mungkin juga dg anak2....
Semoga cepat terselesaikan masalahnya.....
penunggu rumah tua
Jun 4 2008, 03:26 PM
Wah... Terima kasih banget atas reply, dukungan, and masukannya.
Waktu saya pertama kali buat posting ini, saya dalam kondisi yang marah banget, sampai rasanya ga peduli apa yang saya tulis...
Ternyata banyak banget yang merespons and PM kasih dukungan.
Dalam 2 minggu terakhir, saya sibuk dengan urusan anak2 (ulangan umum) and puji Tuhan, anak2 berhasil melalui EHB dengan baik, duuuuh anak bungsu ku dapat nilai 100 hampir di semua mata pelajaran... !!
Sekarang ini saya dapat pekerjaan2 baru, sesuatu yang bisa saya lakukan di rumah, yang rasanya benar2 sesuai dengan minat n kemampuan. Doakan saja semoga semua berjalan lancar. Aku masih dalam masa percobaan sih... BUt, mudah2an ga ada aral melintang...
Tentang suamiku, hm....
Dia sekarang pulang tepat waktu sih..
Tapi ada perbedaan pandangan di antara kita..
Kalo menurut dia, semua gak perlu dibahas n kita hidup kembali seperti semula..
Sedangkan menurut aku, kita gak boleh kembali ke hidup yang semula..
Karena, there must be something wrong dengan kehidupan yang dulu, makanya dia bisa berselingkuh...
So, kalaupun kita masih mau sama2..
Dua belah pihak mesti mengubah diri...
Kalau cuma mau balik lagi seperti dulu, yaahh.. gak mungkin banget...
Aku belum memutuskan apapun pada saat ini... Yang pasti sejujurnya aku gak mau bercerai.. Tapi juga, aku merasa belum bisa mengasihi suami seperti dulu aku mengasihinya banget2....
GUys, jangan berpikir aku ini di rumah selalu marah2, mengungkit2, dan gak mau melakukan apa2 buat suami sejak kejadian itu.. Aku tetap seperti biasa.. Dia minta tolong aku ngerjain apapun buat pekerjaannya di kantor, aku tetap bantu. Gak ada yang berubah. AKu tetap setia masak2 buat dia, sediakan sarapan, makan malam, etc, bersihin aquarium arwana2nya..
Justru karena aku ini gak bisa berbicara dengan orang lain, sama keluarga juga tidak...Makanya aku mengumbar semuanya di sini...
Aku cuma mengganti nomor telpon rumah, nomor telpon hp, paling gak buat aku sendiri aman. Ga perlu dengar2 atau baca2 sms yang aneh2 lagi
(Can you guys believe, that girl even sent me a video message ????) ---- emang nya Maria Eva ????
Aku mau melihat perkembangannya sekarang2 ini...
Apa dia memang laki2 yang pantas untuk dijadikan partner hidup dalam susah dan senang, sakit dan sehat???
Thanks again... Guys...
monmon
Jun 4 2008, 04:10 PM
Cerai? jangan terpikir hal itu dulu.
maafkanlah suamimu itu, dia cuma lemah sesaat. lupakanlah masa lalu yang penting dia kembali ke pangkuanmu.
memang sulit memaafkan dosa sebesar itu, tetapi adarlah bahwa kamu juga sudah dimaafkan dari dosamu.
samali
Jun 5 2008, 12:53 AM
kalo ga ketahuan ya indah..
kalo ketahuan apes namanya..
OOO kamu ketahuan
Chi Boy
Jun 5 2008, 04:12 AM
QUOTE (penunggu rumah tua @ Jun 4 2008, 03:26 PM)

(Can you guys believe, that girl even sent me a video message ????) ---- emang nya Maria Eva ????

Cuekin aja anggap saja mimpi emang berat sih..
N kurasa suami mbak pastilah menyesal banget bukankah lebih baik membuka pintu maaf selebar - lebarnya. N rugi banget kalo sayang n cinta mbak gak 100% lagi. Apalagi sampek bercerai

8 Taon masak mo ditukar 1 bulan..Belum lagi anak..
intinya yang mesra lagi aja dah
meteor_07
Jun 7 2008, 10:44 PM
Setiap manusia yg hidup didunia ini punya cobaan,ambil aja hikmahnya sis....
uluz
Jun 7 2008, 11:54 PM
Daripada selingkuh kawin baik2 saja, minta ijin istri, disamping halal dan berkah, pakai otak dan moral, kalau terlanjur selingkuh itu jawabnya. Kalau istri tidak mengijinkan poligami cerai baik2 saja. Anda menanam anda menuai itu saja. Buat apa mikir panjang2 dan hidup itu perjuangan. Anda harus brtanggung jawab, jangan lari dari kenyataan, itulah laki2 sejati
The_X
Jun 8 2008, 02:22 AM
maafin suami mbak, dgn perubahan yg terjadi, berarti dia sudah sadar. dan gua jg ikut berdoa, mudah mudahan suami mbak gak akan mengulang kesalahannya lagi...
gak mau dibahas dan kembali lagi seperti semula, justru gua lebih setuju mbak. dalam artian, bukan "semula" yg seperti dulu, tapi "semula" yg lebih baek daripada dulu...
tindakan mbak sudah bener, krn byk jg orang yg seneng bgt ngungkit ngungkit hal yg tidak perlu diungkit ato menanyakan hal yg tidak perlu ditanyakan.
lebih baek, tutup mata, tutup telinga, kubur masa lalu yg kelam dalam dalam, dan kembali menjelang kehidupan hari esok yg lebih baik
xinyung
Jun 8 2008, 02:33 AM
indah sih
tapi kalo ketahuan enggak indah lagi he5x
asxch
Jun 8 2008, 01:17 PM
good share...
setia sama pasangan aja deh...