Jump to content


Mengenai Parabola


90 replies to this topic

#1 ladomerah

    The Gunners

  • Elite Member
  • 3,108 posts
Click to view battle stats

Posted 03 July 2008 - 11:20 AM

Bagi yang punya tutorial pemasangan antenna parabola, silakan share disini.....

#2 t3r4n

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 126 posts
Click to view battle stats

Posted 03 July 2008 - 12:47 PM

Mode : menunggu smile.gif, kalau di forum sebelah udah banyak tuh smile.gif,

#3 susahamat

    Squadron Caboel Team Oranye JKT

  • Elite Member
  • 2,208 posts
Click to view battle stats

Posted 04 July 2008 - 08:19 AM

ini mana tutorialnya??
sekalian nanya nih kl mau ikutan gw musti beli apa aja, sekalian ama harganya

tx

#4 Herumawan

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 313 posts
Click to view battle stats

Posted 04 July 2008 - 09:21 AM

nggak asyik [pake parabola... solanya kalo ada siaran langsung bola biasanya diacak oleh TV Nasional kita

#5 ladomerah

    The Gunners

  • Elite Member
  • 3,108 posts
Click to view battle stats

Posted 04 July 2008 - 04:17 PM

QUOTE (Herumawan @ Jul 4 2008, 10:21 AM) <{POST_SNAPBACK}>
nggak asyik [pake parabola... solanya kalo ada siaran langsung bola biasanya diacak oleh TV Nasional kita


salah besar pendapat loe bro....

malah kita yang memakai parabola dapat membuka siaran acakan seperti Global tv dan lainnya...

seperti Euro kemaren hanya memasukan key Biss.... siaran Global tv kebuka...

asal Rx (receiver- nama panggilan buat receiver dikalangan penggila parabola) kita mempunyai features yang ada input key nya...

contoh Rx yg memakai input key Rx Manhattan, Revo, DreamBox dll....

kalo cuman make rx biasa ato standar ya nga bisa bro...

makanya disini kita membuka para mata pemakai parabola dapat berubah dalam menganggap parabola hanya bisa menonton sairan yang terbuka aja...

#6 ladomerah

    The Gunners

  • Elite Member
  • 3,108 posts
Click to view battle stats

Posted 04 July 2008 - 04:21 PM

CARA PASANG PARABOLA

by Arman Yusuf modified

Berikut adalah material yang saya siapkan sebelum kegiatan ini dimulai :

Satu set piringan parabola, prime focus, Ø 115 cm. Di titik tengah parabola, kedalamannya adalah 18 cm.

C Band Low Noise Block Fedhorn (LNBF) yang fungsinya sebagai transverter dari input 3,4 – 4,2 GHz menjadi output 0,95 – 1,75 GHz dengan bantuan Local Oscillator (LO) 5,15 GHz. Banyak orang menyebutnya sebagai Feedhorn atau LNB saja.

Kabel koaksial khusus 75 Ω penghubung dari LNBF ke Set-Top Box (STB) lengkap dengan jacknya.

Digital STB. Gunanya untuk menala sinyal keluaran LNBF, mendecode sinyal dan menghasilkan komponen audio + video yang siap diumpankan ke televisi. Saya menggunakan @Metabox I (http://www.metaware.co.kr) karena kualitas yang baik serta firmwarenya bisa diupdate dengan mudah. Di pasaran, banyak sekali STB ditawarkan, mulai dari kelas Free-to-Air Digital STB (menangkap siaran gratis seperti siaran televisi swasta nasional) sampai yang sanggup membuka Pay Television (siaran teracak, harus berlangganan misalnya siaran IndoVision).

Televisi yang memiliki RCA/AV Input (3 kabel: 1 video + 2 stereo audio). Bila Anda memiliki perangkat Home Theatre yang mendukung Dolby Prologic II, suara stereo yang diterima dapat dialihkan ke Home Theatre sehingga siaran yang dibuat dalam tata suara surround (biasanya film-film dengan label DTS, Dolby Surround atau THX) dapat disuarakan bak bioskop pribadi smile.gif.

Setelah semua disiapkan, Anda harus mencatat data berikut:

Satelit yang akan kita tala. Demi kemudahan, mari kita tala satelit AsiaSat 3S yang berlokasi di 0,0o S 105,5o E. Informasi posisi, transponder dan channel terkini ada di http://sattracker.mrtian.com/chart

Posisi parabola kita (gunakan GPS untuk mengetahuinya). Dalam hal ini QTH saya adalah di 6,12o S 106,5o E. Jika kita telaah, ternyata posisi saya hanya berbeda 6,12o S 1,0o E dengan satelit AsiaSat 3S sehingga nanti “pucuk” parabolanya kira-kira akan mendongak ke atas langit Jakarta.

Menyiapkan Parabola

Letakkan parabola di bidang (tempat terbuka) tidak ada halangan ke langit bebas serta datar. Untuk menentukan kedatarannya, Anda bisa tuang air ke baskom. Bila air penuh tepat lurus di bibir baskom berarti bidang cukup datar terhadap bumi. Bila posisinya miring, gunakan papan yang diganjal untuk mendapatkan bidang yang datar.



Gambar 1: Menentukan datar tidaknya bidang peletakkan parabola

Buatlah garis vertikal dan horizontal pada parabola untuk membantu penentuan posisinya. Titik temu garis ini harus berada tepat di dasar parabola (gunakan gundu, tempat di mana gundu diam itulah titik dasar parabola). Setelah digaris, berikan penanda empat arah mata angin seperti gambar berikut:



Gambar 2: Menggambar arah mata angin di piringan parabola



Arahkan piringan parabola ke arah mata angin menggunakan kompas yang diletakkan di dasar parabola (yaitu titik pertemuan garis vertikal horizontal tadi). Atur agar keempat arah mata angin itu sesuai dengan yang ditunjukkan di kompas.



Gambar 3: Mengarahkan piringan ke arah mata angin. Sumbu S – N masih sedang diarahkan



Pasanglah LNBF pada bracket yang disediakan LNBF pada parabola. Untuk menentukan tinggi bracket yang tepat, gunakan rumus berikut:





Gambar 4: Menentukan posisi tinggi bracket dari dasar antena



Pada badan LNBF ada angka-angka 0,42 sampai 0,30. Angka itu disebut f/D, didapat dengan membagi 45,9 cm / 115 cm = 0,40. Pasanglah LNBF tepat di posisi f/D 0,40



Gambar 5: Mengatur posisi f/D LNBF di 0,40



Pada kepala LNBF ada angka-angka -30o, 0o dan +30o. Angka itu mengatur arah polarisasi antena dalam LNBF. Aturlah garis 0o tepat ke arah W, yang berarti juga searah garis W pada piringan parabola. Tanpa mengubah posisi f/D, kencangkan mur pengunci pada posisi yang pas.



Gambar 6: Mengatur polarisasi antena dalam LNBF

Karena saya berada di 6,12o S, yaitu 6,12o di bawah garis katulistiwa maka saya harus mendongakkan piringan parabola sebanyak 6,12o di sumbu N agar posisi antena tepat mengarah ke atas katulistiwa. Karena Ø parabola 115 cm, maka dengan menghitung SIN 6,12o x 115 cm didapat 12 cm (ingatlah rumus trigonometri Sine, Cosine dan Tangent. Gunakan scientific calculator untuk memudahkan perhitungan). Yang kita lakukan ini disebut dengan mengatur “deklinasi”.



Gambar 7: Mengatur deklinasi

Karena saya berada di 106,5o E sementara satelit berada di 105,5o E berarti saya harus menurunkan posisi piringan sebesar 1,0o di sumbu W. Karena Ø parabola 115 cm, maka dengan menghitung SIN 1,0o x 115 cm didapat 2 cm. Yang kita lakukan ini adalah mengarahkan piringan parabola tepat pada orbit satelitnya. Karena hanya coba-coba, saya berikan beban tertentu ke sumbu W, diganjal di bawah sedemikian rupa sehingga piringan parabola turun tepat sebanyak 2 cm di sumbu W.



Gambar 8: Menyesuaikan piringan ke arah ke orbit satelit AsiaSat 3S



Gambar 9: Hasil akhir pemasangan parabola



Selesailah kita mengatur antena parabola. Kita akan mengatur STB. Karena pengaturan tiap merk STB berbeda-beda, gambar yang ditampilkan hanyalah sekadar acuan belaka. Pertama, masukkan konfigurasi antena pada STB, dan akhiri dengan mencari transponder serta channel yang disediakan pada satelit tersebut (otomatis ada pada STB masing-masing):

a. Satellite: AsiaSat 3S;

b. LNB Type: Standard (Frequency 5,150 MHz);

c. 22 KHz: Off;

d. Polarity: Auto.



Gambar 10: Mengatur konfigurasi antena



Jika Anda tidak dapat menemukan transponder atau channel --- masukkan secara manual data salah satu TV, misalnya TV 5 ASIE:

a. Frequency: 3.670 GHz;

b. Polarity: HORIZONTAL (H);

c. Symbol Rate: 26,000 symbols/second;

d. FEC: 7/8;

e. Name: TV 5 ASIE;

f. Video PID: 1120;

g. Audio PID: 1121;

h. PCR PID: 1120.

Jika Anda menemukan beberapa channel TV secara otomatis melalui fasilitas

Search di STB --- pilihlah satu channel misalnya TV 5 ASIE.



Gambar 11: Kekuatan sinyal yang diterima

Kemudian, aturlah agar sinyal diterima sebesar mungkin dengan mengkoreksi kedudukan piringan parabola. Pada gambar di atas, kekuatan sinyal yang semula hanya 20% setelah dikoreksi menjadi 73%, kualitas tetap 85% tetapi warnanya sudah hijau artinya sudah cukup stabil menerima sinyal. Pada STB yang saya miliki, gambar akan tampak baik bila sinyal ada di atas 60%, kualitas di atas 80% dan bar persentase menunjukkan warna hijau (bisa berbeda di tiap STB).

Setelah sepuluh langkah ini selesai dilalui, kita bisa mengulang pencarian transponder serta channel lain agar seluruh siaran bisa ditangkap. Ada 55 siaran TV gratis + 26 siaran radio gratis yang saya bisa nikmati (di luar siaran teracak yang jumlahnya mendekati 100). Setelah itu siaplah kita menikmati siaran dari luar negeri melalui satelit AsiaSat 3S dengan kualitas video tanpa cacat serta suara stereo yang membahana.


Gambar 12: Beberapa channel yang bisa ditangkap. Gambar di sini kurang cerah karena kamera digital memfoto langsung layar televisi

Sangat puas bisa menemukan posisi satelit secara mandiri, biar pun sinyal yang diterima pas-pasan tetapi karena mencari dengan usaha sendiri, ada ilmu berharga yang bisa kita serap. Tantangan ke depannya adalah bagaimana mencari satelit untuk TVRO lainnya seperti Palapa C2, Panamsat 7 + 10, ST 1, Thaicom23, Apstar 2R, AsiaSat 2 serta Telkom 1. Mengganti C Band LNBF dengan antena receiver/transverter band amatir radio adalah hal yang mudah setelah Anda tahu posisi satelitnya berada di mana. Antena transmitter untuk komunikasi dua arah dengan satelit biasanya Yagi; tentunya mudah ditentukan arahnya dengan bantuan referensi posisi piringan parabola kita.

Catatan:

Pengaturan posisi piringan parabola ini hanya untuk menerima sinyal satelit Geostationer Earth Orbit (GEO) yang orbitnya di sekitar garis katulistiwa, bukan untuk satelit Low/Medium Earth Orbit (LEO/MEO) atau yang orbitnya tidak berada di garis katulistiwa.

SUMBER : http://c.1asphost.com/mainsource/Indonesia.asp


#7 citoz

    .:|| ARCHANGEL ||:.

  • Retired MOD
  • 3,489 posts
Click to view battle stats

Posted 04 July 2008 - 10:56 PM

Applause.gif luar biasa......
room baru yg pasti sgt berguna...

Hug.gif thanx dah berbagi di sini yah......

sayang, gw blm punya parabola...haha.gif

#8 Naughty Bobby

    Mungkin Tukang Sampah

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 1,319 posts
Click to view battle stats

Posted 05 July 2008 - 06:08 PM

Wadoww.. ampun oom, gw ngga ngeh, pening bacanya ImNotWorthy.gif

#9 badSIDES

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 164 posts
Click to view battle stats

Posted 06 July 2008 - 01:00 AM

huehhh susah amat? gua liat tukang parabola pas setting parabola di rmh, cuman pencet2 remote doank Tounge.gif
yg susah itu sebenarnya koordinat posisi parabola en password buat setting parabola...
(kalo ga salah loh) sayangnya tukang parabolanya pastinya ga bakal kasi tau sad.gif

#10 johan23

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 91 posts
Click to view battle stats

Posted 06 July 2008 - 01:16 AM

Hehe walaupun gk ngerti sama sekali gw dgn penjelasannya tp salut semoga bs membantu Bluefamer yg lain

#11 gundulmringis

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 460 posts
Click to view battle stats

Posted 07 July 2008 - 09:53 AM

QUOTE (ladomerah @ Jul 4 2008, 05:17 PM) <{POST_SNAPBACK}>
QUOTE (Herumawan @ Jul 4 2008, 10:21 AM) <{POST_SNAPBACK}>
nggak asyik [pake parabola... solanya kalo ada siaran langsung bola biasanya diacak oleh TV Nasional kita


salah besar pendapat loe bro....

malah kita yang memakai parabola dapat membuka siaran acakan seperti Global tv dan lainnya...

seperti Euro kemaren hanya memasukan key Biss.... siaran Global tv kebuka...

asal Rx (receiver- nama panggilan buat receiver dikalangan penggila parabola) kita mempunyai features yang ada input key nya...

contoh Rx yg memakai input key Rx Manhattan, Revo, DreamBox dll....

kalo cuman make rx biasa ato standar ya nga bisa bro...

makanya disini kita membuka para mata pemakai parabola dapat berubah dalam menganggap parabola hanya bisa menonton sairan yang terbuka aja...



yang bener bro.. mosok indovision bisa dapet juga...
eh maksudnya input key apaan bro ?


#12 ladomerah

    The Gunners

  • Elite Member
  • 3,108 posts
Click to view battle stats

Posted 07 July 2008 - 10:57 AM

rx yang mempunya kelebihan seperti ada slot card dan input key....

emang pake rx merek apa bro...

#13 wowdavao

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 336 posts
Click to view battle stats

Posted 08 July 2008 - 09:53 AM

Applause.gif Applause.gif Applause.gif

salute buat 0m ladomerah..



#14 lambada

    Mungkin Tukang Spam

  • Members
  • 2 posts
Click to view battle stats

Posted 09 July 2008 - 11:50 PM

bro boleh tanya ngga receiver apa yg bagus and murah ya??

trus parabola yg bagus yg gmn, yg kayak tudung saji ato kuali gitu bro?

sbnernya msh banyak yg mau gw tanya, tapi itu dulu deh smile.gif

#15 lubuak

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 547 posts
Click to view battle stats

Posted 10 July 2008 - 01:59 PM

thankss bro
baru ngarti gua

#16 eWiNs

    SaNG PaNGeЯaN

  • Elite Member
  • 1,284 posts
Click to view battle stats

Posted 11 July 2008 - 02:12 AM

QUOTE (lambada @ Jul 9 2008, 11:50 PM) <{POST_SNAPBACK}>
bro boleh tanya ngga receiver apa yg bagus and murah ya??

trus parabola yg bagus yg gmn, yg kayak tudung saji ato kuali gitu bro?

sbnernya msh banyak yg mau gw tanya, tapi itu dulu deh smile.gif



RX yg bagus murah meriah tapi fitur2 nya waaah, bisa gunakkan Manhattan 8800CA atau Manhattan 8800PVR (udh support input key, Slot Card dll)...harga sekitar 600/700 san, tapi untk penjualan daerah Medan.

Untk parabola yg bagus tergantung kebutuhan juga bro..kalau ingin mendapatkan sinyal2 frek Ku-Band sebaiknya gunakkan Dish Solid...6 atau 8 feet (bahasa awamnya parabola seng)...Kalo ingin menankap sinyal2 frek C-Band, sebaiknya gunakkan parabola Mesh 10 feet atau lebih (Bahasa awamnya parabola jaring)

Semakin besar dish parabola yg di milikki..semakin bagus untk mendapatkan sinyal.

Agar bisa mensetting/hunting parabola sendiri...jgn segan2 untk bertanya dan pelajari rumusannya.....lalu trial n error, lama kelamaan pasti mahir kok.

Tapi kalo udh mahir setting paraboila sendiri..jgn keterusannya bro, ntar jadi pekerjaan tetap loh hahaha.

Ini hanya sekedar hobby aja...enjoooy

#17 Spiderman3279

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 87 posts
Click to view battle stats

Posted 13 July 2008 - 08:32 AM

sayang, gw blm punya parabola.

#18 wawan666

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 752 posts
Click to view battle stats

Posted 13 July 2008 - 10:00 PM

bro, mau nanya nih. gw ada parabola di rumah. rxnya standard, wingsatt. gini gw tertarik pengen pake tuh parabola ke PC, trus enaknya pake yang 4 LNB atau pake rotator bro? klo mau grabbing, apa harus pake DVB Card? pake TV Tunner ga bisa ya?

#19 ladomerah

    The Gunners

  • Elite Member
  • 3,108 posts
Click to view battle stats

Posted 13 July 2008 - 10:42 PM

QUOTE (wawan666 @ Jul 13 2008, 11:00 PM) <{POST_SNAPBACK}>
bro, mau nanya nih. gw ada parabola di rumah. rxnya standard, wingsatt. gini gw tertarik pengen pake tuh parabola ke PC, trus enaknya pake yang 4 LNB atau pake rotator bro? klo mau grabbing, apa harus pake DVB Card? pake TV Tunner ga bisa ya?


coba masuk kesini bro, ada tempatnya..

http://www.bluefame.com/index.php?showtopic=113292

http://www.bluefame.com/index.php?showtopic=112625

#20 pangeran_saru

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 288 posts
Click to view battle stats

Posted 13 July 2008 - 11:23 PM

wah keren nih...aku coba ah..ntar kalau ada kendala tanya lagi deh..
thanks berat nih..





BlueFame.Com A Blue Alternative Community for Peace, Love, Friendship, and Cyber Solidarity © 2006 - 2011
All Rights Reserved Unless Otherwise Specified

BlueFame Part Division
BlueFameStyle | BlueFame Upload | BlueFame Radio | BlueFameMail | Advertise here!

BlueFame DMCA Policy