Jump to content



 

 

Pasukan Bambu Runcing di Masa Revolusi


35 replies to this topic

#1 baliant

    BlueFame Typer

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 890 posts
Click to view battle stats

Posted 24 September 2008 - 01:55 PM



Hanya dengan bermodalkan senjata bambu runcing rakyat Indonesia di Jakarta siap mengorbankan nyawa untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamirkan Bung Karno dan Bung Hatta. Dalam gambar tampak pasukan BKR (Barisan Keamanan Rakyat) dengan bambu runcing di pundak tengah berbaris yang secara khusus dibentuk pada 27 Agustus 1945 guna menghadapi pasukan NICA (Belanda) yang datang untuk menjajah kembali Indonesia membonceng pasukan sekutu (Inggris). BKR kemudian melahirkan Tentara Keamanan Rakyat pada 5 Oktober 1945 yang kemudian menjadi TNI hingga sekarang. Pada masa awal revolusi TKR anggota-anggotanya terdiri dari para pemuda bekeas prajurit PETA, Heiho, Kaigun, Hizbullah dan Barisan Pelopor.

Setelah proklamasi kemerdekaan 17/8-1945, para pemuda Jakarta bergerak untuk menyebarkan berita proklamasi. Bukan hanya ke kampung-kampung di Jakarta, tapi berbagai pelosok tanah air. ”Lebih baik mati daripada dijajah kembali,” ungkapan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan. Situasi 63 tahun lalu makin memanas ketika pasukan NICA dengan membonceng sekutu kembali ke Indonesia. Semua kampung di Jakarta kala itu membentuk kubu-kubu pertahanan berupa kawat berduri dan bambu runcing. Sehingga kalau ada tentara NICA yang masuk kampung lalu terdengar suara komando :Siaaap. Karenanya zaman itu juga dinamakan ‘zaman siap’.

Mengingat peristiwa tersebut sudah berlangsung 63 tahun, dan sudah jarang sekali yang mengalaminya, baiklah kita ingatkan kembali bagaimana kekejaman serdadu NICA pada saat revolusi. Mereka menembaki orang yasng kelihatan mencurigakan. Untuk itu, Presiden Soekarno mengumumkan supaya rakyat tidak keluar rumah setelah pukul delapan malam. Catatan dalam Arsip Nasional saja delapan ribu rakyat telah dibunuh antara September dan Desember 1945.

Saya yang ketika itu baru berusia 9 tahun, menyaksikan pemuda-pemuda di Kampung Kwitang yang berusia lima dan enam tahun diatas saya, ikut terjun sebagai tentara pelajar meski harus memanggul bambu runcing.

Banyak diantaranya menghembuskan napas terakhir akibat peluru NICA. Kala itu para ibu dikampung-kampung mendirikan dapur umum untuk para pejuang. Belum dikenal istilah korupsi hingga dalam membela tanah air mereka rela menymbangkan harta kekayaan yang mereka miliki.

Diantara pejuang Betawi yang paling ditakuti Belanda ialah KH Nur Ali dari Bekasi. Sampai Belanda berani memberikan hadiah besar bagi siapa yang bisa menangkapnya hidup atau mati. Jagoan Betawi, Imam Syafi’ie menghimpun para preman Pasar Senen menjadi kekuatan yang menakutkan Belanda. Mereka beroperasi diberbagai kampung di Jakarta.

#2 black_sabbath

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 119 posts
Click to view battle stats

Posted 02 October 2008 - 08:11 PM

Hoho..Dulu preman aja bisa ampe turun tangan mempertahankan kemerdekaan negara kita, lah sekarang malah kebalik, orang yang harusnya bertugas membangun negara malah berperan jadi preman..Edan..Hehe..
Makasih buat infonya bro, dari dulu bambu runcing emang jadi simbol perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya..MERDEKA !!! rambo.gif indonesia.gif

#3 buset666

    BlueFame Flooder

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 1,695 posts
Click to view battle stats

Posted 02 October 2008 - 10:37 PM

jaman dulu da ada preman aja ya.....
jaman dulu org kita sangar2 dah......
oya pas gw baca "Saya yang ketika itu baru berusia 9 tahun, menyaksikan pemuda-pemuda di Kampung Kwitang yang berusia lima dan enam tahun diatas saya, ikut terjun sebagai tentara pelajar meski harus memanggul bambu runcing." itu yg dimaksud bro sendiri klo gitu umur bro sekarang 72 n gw harusnya bkn manggil bro...jd kurang ajar deh gw BigGrin.gif BigGrin.gif BigGrin.gif

#4 ogodoto

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 119 posts
Click to view battle stats

Posted 03 October 2008 - 04:14 AM

Bambu runcing mungkin simbolisme perjuangan yah. Abis blon pernah baca fakta sejarah kalo ada penyerangan alias insurgence dengan menggunakan pasukan bambu runcing. Di Jakarta ada Museum Perjuangan n baru tahu kalo ternyata senjata yang sempat dipakai bisa lebih modern dan bervariasi, bikinan dari Jepang, Belanda, Jerman, dll. Tapi tentu saja jumlahnya gak seberapa buat revolusi total. N ada juga yg namanya peledak rakitan tangan namanya "granat gombyok" yang mirip kaleng diisi peledak n dikasi tali2 rami buat nglontarin. Jd buku sejarah mustinya bisa kasi fakta yg lebih hebat lagi, kalo bangsa ini merdeka gak cuma modal bambu..

#5 bendot20

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 106 posts
Click to view battle stats

Posted 24 October 2008 - 09:39 AM

Klo sekarang bambu runcing masih diperlukan ama tentara kagak?

#6 tomy_doank

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 58 posts
Click to view battle stats

Posted 24 October 2008 - 02:49 PM

QUOTE (ogodoto @ Oct 3 2008, 04:14 AM) <{POST_SNAPBACK}>
Bambu runcing mungkin simbolisme perjuangan yah. Abis blon pernah baca fakta sejarah kalo ada penyerangan alias insurgence dengan menggunakan pasukan bambu runcing. Di Jakarta ada Museum Perjuangan n baru tahu kalo ternyata senjata yang sempat dipakai bisa lebih modern dan bervariasi, bikinan dari Jepang, Belanda, Jerman, dll. Tapi tentu saja jumlahnya gak seberapa buat revolusi total. N ada juga yg namanya peledak rakitan tangan namanya "granat gombyok" yang mirip kaleng diisi peledak n dikasi tali2 rami buat nglontarin. Jd buku sejarah mustinya bisa kasi fakta yg lebih hebat lagi, kalo bangsa ini merdeka gak cuma modal bambu..



Bambu runcing bukan sekedar simbolisme perjuangan saja, bro....tapi emang bener2 dipakai para pejuang secara langsung menghadapi tentara belanda maupun jepang, karena senapan2 rampasan yang memang jumlahnya tidak seberapa dibanding jumlah para pejuang saat itu, sehingga hanya dipakai untuk para pimpinan/komandan atau orang orang tertentu saja...salah satu fakta yang saya pernah dengar kisah nyata para pejuang kita melawan Belanda yaitu pertempuran di daerah Parakan, Temanggung (Jawa Tengah). dengan dipimpin oleh KH Subki, seorang kyai sakti dan tokoh ulama di sana. para pejuang hanya menggunakan senjata bambu runcing dengan gagah berani berhasil menyergap tentara belanda dengan tank dan panser nya , sehingga nama KH Subki diabadikan menjadi nama jalan di daerah itu. belum lagi perjuangan rakyat dengan bambu runcing di daerah2 lain yang tidak masuk dalam buku sejarah perjuangan indonesia....bayangin aja , setelah ditusuk trus bambu diputer2 sampai usus pada keluar, abis tu disate dari pantat sampai kepala ditusuk, mayatnya dipajang di pinggir2 jalan dimana tentara belanda / jepang lewat, seperti pada pertempuran 5 hari di Semarang....


#7 tomy_doank

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 58 posts
Click to view battle stats

Posted 24 October 2008 - 02:52 PM

QUOTE (bendot20 @ Oct 24 2008, 09:39 AM) <{POST_SNAPBACK}>
Klo sekarang bambu runcing masih diperlukan ama tentara kagak?



masih bro...buat bakar daging ayam ama kambing...masa iya bakar sate ama senapan

#8 m3t4l

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 564 posts
Click to view battle stats

Posted 26 October 2008 - 04:55 PM

wow.... begitu hebatnya semangat pejuang kala itu..... bahu membahu demi mempertahankan kemerdekaan, tanpa mengenal pamrih.... sampai sampai para preman juga ikut serta berjuang melawan agressor...

QUOTE (tomy_doank @ Oct 24 2008, 03:49 PM) <{POST_SNAPBACK}>
........................ setelah ditusuk trus bambu diputer2 sampai usus pada keluar, abis tu disate dari pantat sampai kepala ditusuk, mayatnya dipajang di pinggir2 jalan dimana tentara belanda / jepang lewat, seperti pada pertempuran 5 hari di Semarang....


ini mungkin semacam taktik perang urat syaraf untuk melemahkan mental musuh....... tentara belanda/jepang yang melihat mayat teman mereka di sula semacam ini pasti ciut nyalinya....

#9 Ayam_kampus_rica2

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 111 posts
Click to view battle stats

Posted 28 October 2008 - 01:00 PM

QUOTE (m3t4l @ Oct 26 2008, 05:55 PM) <{POST_SNAPBACK}>
wow.... begitu hebatnya semangat pejuang kala itu..... bahu membahu demi mempertahankan kemerdekaan, tanpa mengenal pamrih.... sampai sampai para preman juga ikut serta berjuang melawan agressor...

QUOTE (tomy_doank @ Oct 24 2008, 03:49 PM) <{POST_SNAPBACK}>
........................ setelah ditusuk trus bambu diputer2 sampai usus pada keluar, abis tu disate dari pantat sampai kepala ditusuk, mayatnya dipajang di pinggir2 jalan dimana tentara belanda / jepang lewat, seperti pada pertempuran 5 hari di Semarang....


ini mungkin semacam taktik perang urat syaraf untuk melemahkan mental musuh....... tentara belanda/jepang yang melihat mayat teman mereka di sula semacam ini pasti ciut nyalinya....


Hypnotized.gif waaah..kayak vlad si dracul itu yah??? axehead.png

thumbsup_anim.gif teruskaaaan !!!!!


#10 badrunpki

    BlueFame ABG

  • Members
  • PipPip
  • 36 posts
Click to view battle stats

Posted 10 November 2008 - 01:30 AM

Om TS saksi sejarah yah,.. ni da tulisannya...
QUOTE
Saya yang ketika itu baru berusia 9 tahun, menyaksikan pemuda-pemuda di Kampung Kwitang yang berusia lima dan enam tahun diatas saya, ikut terjun sebagai tentara pelajar meski harus memanggul bambu runcing.



#11 miyavi-25

    ~Samurai Jepang Biru~

  • Elite Member
  • 10,353 posts
Click to view battle stats

Posted 10 November 2008 - 02:00 AM


Hebaat yah tentara RI jaman dl, hanya berbekal bambu runcing tp bs mengusir para penjajah, salut buat mereka smua Applause.gif
Semoga Mereka yg telah berada di Atas Sana, diberkati OlehNYA Praying.gif

#12 art

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 501 posts
Click to view battle stats

Posted 23 December 2008 - 07:09 PM

cilek barange gede kasiate......la yoiku bambu runcing ( kecil barangnya besar manfaatnya itulah bambu runcing )

#13 ordinary man

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 119 posts
Click to view battle stats

Posted 25 December 2008 - 07:10 PM

Salut.. sama nyali org jaman dulu...

salut juga sama om baliant yg udh jadi saksi sejarah... smile.gif

#14 4mpat4mpat2dua

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 122 posts
Click to view battle stats

Posted 16 January 2009 - 11:55 PM

sahid bro

#15 kukuxbelux

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 227 posts
Click to view battle stats

Posted 03 August 2009 - 01:40 PM

Yang pernah gw denger langsung dari tetangga gw yang veteran perang kemerdekaan (skrg dah almarhum), bambu runcing memang digunakan, tapi nggak seperti yg dikisahkan di cerita-cerita yg menggambarkan bagaimana para pejuang dengan gagah berani berhasil mengalahkan pasukan Belanda atau Jepang yg bersenjata api lengkap. Pada perang gerilya dengan taktik "hit and run" lebih banyak digunakan senjata api rampasan yg jumlahnya memang sedikit. Selain itu para pejuang ternyata banyak yg menggunakan ketapel dengan peluru kerikil untuk menyerang konvoi tentara Belanda dengan taktik hit and run tadi.
Beliau mengisahkan, satu ketika saat menghadang konvoi Belanda, ia bersama regunya dengan gagah berani menyerang konvoi tersebut yang terdiri dari panser dan truk bermuatan pasukan, dengan senjata garren (CMIIW tulisannya) dan ketapel. Beliau sendiri waktu itu bersenjata api laras panjang tersebut. Setelah serangan terhadap konvoi Belanda, sesaat kemudian pasukan Belanda balas menyerang para pejuang. Yang terjadi adalah, para pejuang kocar-kacir menyelamatkan diri masuk kembali ke hutan dan kampung2.
Bisa dibayangkan bukan? bagaimana mungkin dengan senjata bambu runcing menghadang konvoi pasukan belanda yang bersenjata api lengkap? Wong pejuang yg memakai senjata api saja kocar-kacir menyelamatkan diri sewaktu dibalas tentara Belanda.
Beliau melanjutkan kisahnya, setelah berhasil menyelamatkan diri tanpa memperdulikan keadaan, beliau berhasil mencapai satu kampung dan bertemu penduduk untuk meminta bantuan. Dengan terengah-engah dan tubuh yg lemah karena ternyata beliau terkena peluru balasan tentara Belanda di sekitar (maaf) selangkangan, beliau berkata terbata-bata kepada penduduk yang ditemuinya..."republik..rupublik".. begitu katanya berupaya meyakinkan penduduk bahwa dia adalah seorang pejuang. (Bekas peluru di selangkangan ditunjukkan langsung ke gw)

Terus terang gw pribadi lebih percaya apa yang diceritakan oleh pelaku sejarahnya secara langsung. Tapi gak menutup kemungkinan bahwa benar bambu runcing digunakan di perang kemerdekaan, tapi itupun mungkin terjadi di tempat2 tertentu saja seperti yg dikisahkan salah satu bro di atas, selebihnya gw yakin bambu runcing cuma dipakai sebagai simbol perlawanan dan penyemangat para pejuang.

Gw pun sering mengamati, di beberapa film dokumenter perjuangan yg sering ditayangin di tv, gak pernah gw liat pejuang yang nenteng bambu runcing waktu mengadakan perlawanan kpd tentara penjajah (mis. peristiwa 10 november, surabaya), minimal mereka menenteng steyer atau garren.

Peace !!

#16 kukuxbelux

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 227 posts
Click to view battle stats

Posted 03 August 2009 - 01:40 PM

doble posting... sorry

#17 sfjr07

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 100 posts
Click to view battle stats

Posted 05 August 2009 - 12:01 AM

bambu runcing trademark pejuang kita

#18 kaos bolong

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 130 posts
Click to view battle stats

Posted 07 August 2009 - 11:33 AM

gak dulu ga sekarang orang Indonesia tuh semangat berjuangnya luar biasa! bedanya sekarang blm ada pemimpin seperti Pak Karno dan Pak Hatta yang bisa "menyihir" Indonesia untuk bersatu.

#19 ridwanx

    BlueFame Typer

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 956 posts
Click to view battle stats

Posted 07 August 2009 - 03:26 PM

sebenarnya bukan bambu runcing yg membuat keder penjajah tapi raungan pemuda yg berjuang mempertahankan

kemerdekaan yg mana bagi tentara sekutu sgt tidak menyangka setelah ketemu pasukan "BANZAAAAI" Jepang (di Call of

Duty 5) ketemu lagi pasukan yg lebih mirip dan lebih menyeramkan dg teriakan "Merdekaaaa!!!"

sebenarnya pasukan Sekutu yg terjun ke indonesia campuran veteran dari pasukan marinir yg kenyang perang pasific dan junior2 yg dilatih dikawasan Asia.

kalo logika gak mungkin menang ama machine gun Vickers andalan sekutu dg bambu runcing hanya karena teriakan merdeka yg bisa mengecilkan nyali pasukan sekutu.

#20 kei_JAV

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 374 posts
Click to view battle stats

Posted 08 August 2009 - 07:47 PM

senjata sederhana, tapi karena kita mengenal daerah sendiri, yang notabene masi banyak hutan, kita bisa sedikit lebih baik daripada penjajah...

nice inpo, gan





BlueFame.Com A Blue Alternative Community for Peace, Love, Friendship, and Cyber Solidarity © 2006 - 2011
All Rights Reserved Unless Otherwise Specified

BlueFame Part Division
BlueFameStyle | BlueFame Upload | BlueFame Radio | BlueFameMail | Advertise here!

BlueFame DMCA Policy