Bisa Majukah Bengkulu?
#1
Posted 11 May 2009 - 10:35 PM
1. Hasil perkebunan yang cukup baik, terutama di wilayah utara (berdekatan dengan Padang) dan Selatan (berdekatan dengan Lampung). Terdiri atas perkebunan sawit, karet, kakao, dan sayur-sayuran di daerah Curup dan sekitarnya. Benar-benar berlimpah dan berkualitas baik. Percaya deh, aku sudah sering memperhatikan potensi sayur2an Curup.
2. Hasil perikanan, termasuk salah satu yang terbaik sebenarnya. Ikan dan hasil alut lainnya sebenarnya cukup berlimpah, terbukti dari kegiatan memancing yang sering dilakukan para nelayan maupun pendatang/turis.
3. Hasil tambang (batubara, pasir besi). merupakan pengghasil batu bara yang cukup baik. Tahun 2008, pengiriman batubara dari Bengkulu sangat dicari pasar luar negeri, termasuk China. Entah karena kebetulan harga yang lebih murah (kualitas menengah) atau memang mudah diekploitasi.
4. Pemandangan alam yang cukup indah, wisata pegunungan dan wisata pantai (merupakan pantai landai berpasir yang sangat indah, terutama sunsetnya karena langsung menghadap barat).
Nah, dengan adanya kelebihan tersebut, kenapa Bengkulu tidak juga maju?
Ada beberapa kendala yang dihadapi Bengkulu :
1. Birokrasi yang dipelihara. DIkarenakan kurangnya investor yang masuk, masyarakat cenderung menyukai cara instan dengan menjadi PNS dan mengandalkan APBN untuk proyek. Satu-satunya propinsi di Indonesia bagian barat dimana menjadi PNS adalah impian no.1. Bayangkan.
2. Posisi geografis Bengkulu. Tanpa adanya daya tarik, Bengkulu cukup sulit menarik pendatang, terutama aksesibilitas yang rendah. Bayangkan, satu2nya sarana transportasi ke Palembang adalah via darat (travel dan bis) dengan waktu tempuh +/- 10 jam. Penggunaan pesawat berulang kali gagal karena tidak ekonomis.
3. Kurangnya pendatang mengakibatkan budaya warga Bengkulu terlena, (bere secupak, iwak sedere, madar). Warga Bengkulu seperti umumnya yang berlaku pada wilayah kurang berhasil, memandang pendatang sebagai : a) ancaman, b) sapi perah (yang begitu datang kalo bisa harus diperas habis2an, sudah banyak cerita calon investor dari dalam dan luar negeri yang langsung lintang pukang begitu ingin masuk, karena diperas didepan, terutama oleh pejabat dan instansi terkait. Warga Bengkulu tidak bisa bersabar untuk membiarkan investor terlebih dahulu mengolah sumber daya sebelum pada akhirnya akan mendatangkan PAD nantinya.
4. Kurang bermutunya sumber daya pemerintahan. Keputusasaan membuat ladang politik menjadi salah satu sasaran pencarian rezeki. akibatnya semua hal diabaikan untuk mengejar posisi politis. visi yang semerawut menambah kekacauan pembangunan ("Kota Pelajar"? Haloo.... bangun dong!!!)
Alternatif :
Berdasarkan fakta tersebut, sebenarnya Bengkulu masih dapat bangkit dikemudian hari. Langkah yang dapat diambil adalah :
1. Menetapkan visi bersama antara pemerintah maupun swasta. Tanpa kekompakan, tidak akan ada hasil.
2. Menyiapkan fasilitas khusus untuk investor (dalam arti kerjasama dengan pemerintah dengan kemudahan tertentu pada awal kegiatan, misalnya keringanan pajak dan perizinan).
3. Bekerjasama dengan Sumatera Selatan dan Sumater Barat untuk mengembangkan "Busur kunjungan wisata : Sumsel-Bengkulu-Sumbar" (turis dengan tujuan sumbar dan sumsel dapat dialihkan ke Bengkulu).
4. Perbaikan sarana transportasi alternatif Sumsel-Bengkulu maupun Bengkulu-Sumbar. Kedua provinsi ini sebenarnya telah "merampas" hasil Bengkulu selama ini. Jarak perkebunan yang terlalu dekat dengan Sumbar maupun Sumsel membuat aliran dana tersedot ke 2 prop tersebut.
Well, paling tidak ini adalah langkah awal. Namun sekali lagi, karena birokratisasi sangat kental di Bengkulu, kunci yang utama adalah kekompakan Pemda, politisi, dan pengusaha daerah. Tanpa ini,semua langkah tersebut lagi-lagi adalah utopia. Dan Bengkulu 10 tahun mendatang tidak akan melangkah jauh dari kondisi saat sekarang. Percayalah.
#2
Posted 18 May 2009 - 06:09 PM
#3
Posted 22 June 2009 - 12:38 PM
buaya darat apa buaya sawah bos hahahahaha
#4
Posted 25 June 2009 - 11:56 PM
#5
Posted 03 July 2009 - 12:30 PM
#6
Posted 11 February 2010 - 04:42 PM
#7
Posted 22 January 2011 - 10:54 PM
#8
Posted 25 January 2011 - 07:14 PM
#9
Posted 27 March 2012 - 08:57 AM
yang harus dimusuhi adalah pendatang yang menguras dan membawa keluar harta Bengkulu.
Pilih pemimpin yang mampu mengurus pemeritahan dengan benar, jangan pilih pemimpin yang bayar....
buang falsafah hidup, ................ ikan sejere, beras secupa, .................. madar....
#10
Posted 11 February 2013 - 01:45 PM
________________________________________________________________________________________________________
Agen foredi bengkulu, toko pasutri bengkulu
















