Jump to content



 

 

Aki supra X 125


6 replies to this topic

#1 ngens

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 50 posts
Click to view battle stats

Posted 10 January 2011 - 12:58 PM

Pencerahan buat yang punya honda supra X 125 segala model, bahwa supra X 125 itu ga bisa kalo akinya dicopot. Efeknya adalah :

1. Pengapian jadi telat. Karena suplai listrik dari sepul gak stabil
2. Knocking. Pembakaran bahan bakar ga stabil jadinya tenaga merosot drastis
3. Motor jadi tersendat - sendat jalannya, dimulai dari awal motor start jalan sampai putaran tinggi
4. Ini yang paling parah. Gw pernah nemuin kasus klo akinya dicopot CDI-nya jebol

Jadinya buat yang punya Honda supra X 125 jangan sekali - kali akinya dicopot. Walawpun akinya itu udah soak, biarin aja tetep terpasang biar ga ngerusak sistem kelistrikan yang laen.

#2 hiryukatana

    Life Researcher

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 1,770 posts
Click to view battle stats

Posted 13 January 2011 - 12:48 AM

^
^
^
Semua motor yg pke sistem kelistrikan DC macam Karisma, Supra 125, Shogun 125, Vixion, dll memang begitu bro. Instrumen kelistrikannya ngambil arus dari aki.
Beda dengan sistem AC dimana nyaris semua instrument kelistrikan berasal dari sepul arusnya.
Itulah sebabnya keberadaan aki sangat vital buat motor2 dengan sistem kelistrikan DC.

Sebenarnya kalo akinya sudah rusak justru harus langsung d ganti bro. Jangan d biarkan karena justru bisa ngerusak instrument kelistrikan d motor DC.
Contoh sederhana swaktu aki Karisma ane tekor spedometernya suka ngeblink ( mati hidup ) padahal udah d bawa kencang itu.
Daripada terjadi apa2 terhadap spedometer yg biasa saja bentuknya tapi mahal itu, besoknya langsung ane ganti aki baru.
Habis itu normal lagi spedonya.

#3 ngens

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 50 posts
Click to view battle stats

Posted 17 January 2011 - 02:40 AM

View Posthiryukatana, on 13 January 2011 - 12:48 AM, said:

^
^
^
Semua motor yg pke sistem kelistrikan DC macam Karisma, Supra 125, Shogun 125, Vixion, dll memang begitu bro. Instrumen kelistrikannya ngambil arus dari aki.
Beda dengan sistem AC dimana nyaris semua instrument kelistrikan berasal dari sepul arusnya.
Itulah sebabnya keberadaan aki sangat vital buat motor2 dengan sistem kelistrikan DC.

Sebenarnya kalo akinya sudah rusak justru harus langsung d ganti bro. Jangan d biarkan karena justru bisa ngerusak instrument kelistrikan d motor DC.
Contoh sederhana swaktu aki Karisma ane tekor spedometernya suka ngeblink ( mati hidup ) padahal udah d bawa kencang itu.
Daripada terjadi apa2 terhadap spedometer yg biasa saja bentuknya tapi mahal itu, besoknya langsung ane ganti aki baru.
Habis itu normal lagi spedonya.


Ralat Bro, instrument kelistrikan memang ngambil tenaga dari aki, tapi aki menyimpan tenaga listrik dari sepul lalu distabilkan lewat kiprok/rectifier. Lalu arus ditampung di aki dan diteruskan menuju instrument kelistrikan lain. Secara teori tanpa aki pun motor kita masih bisa jalan, tetapi kurang sempurna karena arus dari kiprok/rectifier masih kurang stabil. Sehingga memerlukan aki untuk menyerap arus listrik yang besar disaat putaran tinggi.

memang benar bahwa aki yang bagus dan dalam kondisi prima mutlak dan harus digunakan pada jenis motor2x tersebut, tapi bagi yang memiliki budget tipis dan tidak mampu membeli aki baru tentunya ada batas toleransi keadaan kendaraan kita. Contohnya tukang ojek atau pedagang sayur yang belum tentu mampu membeli aki baru. Mereka hanya mementingkan motor yang penting hidup, ga peduli akinya soak apa engga.

Disini saya menyarankan bahwa kalau belum mampu membeli aki baru, jangan melepas aki walaupun itu dah rusak. Biarkan terpasang karena dia akan menyerap arus lebih disaat putaran tinggi. Sehingga tidak merusak komponen kelistrikan lain terutama CDI. Dan disarankan apabila sudah memiliki dana lebih, diharuskan segera mengganti aki yang baru.

Edited by ngens, 17 January 2011 - 02:52 AM.


#4 GONSPEC

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 547 posts
Click to view battle stats

Posted 25 January 2011 - 09:04 AM

View Postngens, on 17 January 2011 - 02:40 AM, said:

View Posthiryukatana, on 13 January 2011 - 12:48 AM, said:

^
^
^
Semua motor yg pke sistem kelistrikan DC macam Karisma, Supra 125, Shogun 125, Vixion, dll memang begitu bro. Instrumen kelistrikannya ngambil arus dari aki.
Beda dengan sistem AC dimana nyaris semua instrument kelistrikan berasal dari sepul arusnya.
Itulah sebabnya keberadaan aki sangat vital buat motor2 dengan sistem kelistrikan DC.

Sebenarnya kalo akinya sudah rusak justru harus langsung d ganti bro. Jangan d biarkan karena justru bisa ngerusak instrument kelistrikan d motor DC.
Contoh sederhana swaktu aki Karisma ane tekor spedometernya suka ngeblink ( mati hidup ) padahal udah d bawa kencang itu.
Daripada terjadi apa2 terhadap spedometer yg biasa saja bentuknya tapi mahal itu, besoknya langsung ane ganti aki baru.
Habis itu normal lagi spedonya.


Ralat Bro, instrument kelistrikan memang ngambil tenaga dari aki, tapi aki menyimpan tenaga listrik dari sepul lalu distabilkan lewat kiprok/rectifier. Lalu arus ditampung di aki dan diteruskan menuju instrument kelistrikan lain. Secara teori tanpa aki pun motor kita masih bisa jalan, tetapi kurang sempurna karena arus dari kiprok/rectifier masih kurang stabil. Sehingga memerlukan aki untuk menyerap arus listrik yang besar disaat putaran tinggi.

memang benar bahwa aki yang bagus dan dalam kondisi prima mutlak dan harus digunakan pada jenis motor2x tersebut, tapi bagi yang memiliki budget tipis dan tidak mampu membeli aki baru tentunya ada batas toleransi keadaan kendaraan kita. Contohnya tukang ojek atau pedagang sayur yang belum tentu mampu membeli aki baru. Mereka hanya mementingkan motor yang penting hidup, ga peduli akinya soak apa engga.

Disini saya menyarankan bahwa kalau belum mampu membeli aki baru, jangan melepas aki walaupun itu dah rusak. Biarkan terpasang karena dia akan menyerap arus lebih disaat putaran tinggi. Sehingga tidak merusak komponen kelistrikan lain terutama CDI. Dan disarankan apabila sudah memiliki dana lebih, diharuskan segera mengganti aki yang baru.


#5 GONSPEC

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 547 posts
Click to view battle stats

Posted 25 January 2011 - 09:19 AM

sorry bukan maksud keminter bro tapi setahu saya arus dari spull yang dirubah oleh kuprox ( bukan penyetabil tapi perubah arus ac ke dc karena fungsi penyetabil pada kuprox hanya berlaku pada kabel yang menuju lampu depan dan belakang)kemudian ditampung di accu yang secara tidak langsung sebagai stabilisator ( karena keluarnya arus konstan di 5Ah dan 12,4-13,7v) sehinnga :
1. mudah distarter walau dalam kondisi dingin
2. kendaraan lebih responsif
3. putaran rpm bawahnya lebih konstan
cat: kendaraan tetap jalan walau tanpa aacu
sebaiknya accu diganti walau dengan adanya accu walau rusak bisa jadi faktor pembagi besarnya arus yang masuk ke cdi ( mungkin lebih baik tanpa aacu tapi ketidak stabilan arus dan voltase sedikit demi sedikit merusak semua komponen yang bersumber arus pada accu )

#6 ngens

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 50 posts
Click to view battle stats

Posted 28 January 2011 - 02:40 AM

View PostGONSPEC, on 25 January 2011 - 09:19 AM, said:

sorry bukan maksud keminter bro tapi setahu saya arus dari spull yang dirubah oleh kuprox ( bukan penyetabil tapi perubah arus ac ke dc karena fungsi penyetabil pada kuprox hanya berlaku pada kabel yang menuju lampu depan dan belakang)kemudian ditampung di accu yang secara tidak langsung sebagai stabilisator ( karena keluarnya arus konstan di 5Ah dan 12,4-13,7v) sehinnga :
1. mudah distarter walau dalam kondisi dingin
2. kendaraan lebih responsif
3. putaran rpm bawahnya lebih konstan
cat: kendaraan tetap jalan walau tanpa aacu
sebaiknya accu diganti walau dengan adanya accu walau rusak bisa jadi faktor pembagi besarnya arus yang masuk ke cdi ( mungkin lebih baik tanpa aacu tapi ketidak stabilan arus dan voltase sedikit demi sedikit merusak semua komponen yang bersumber arus pada accu )



Ralat lagi brow

benar sekali kiprok/rectifier berfungsi sebagai pengubah voltase dari AC ke DC, tapi juga dia berfungsi sebagai penstabil arus/voltase dari sepul. Ga cuman arus/voltase yang keluar ke lampu depan aja, tapi juga menstabilkan arus/voltase yang menuju aki dan semua sistem kelistrikan kendaraan.

Ini bisa dibuktikan dengan mengukur arus/voltase yang keluar dari kiprok/rectifier menuju ke aki menggunakan AVO-meter. Pertama pasang akinya trus ukur, diputaran rendah pasti nilainya 12+ V, trus naikkan gas pasti nilainya ga bakalan lebih dari 13-14 V, walawpun gas kita naikkan terus sampai titik putaran tertinggi.
Lalu akinya kita lepas, pasti nilai pengukuran sama persis sama waktu akinya kita pasang. Ini membuktikan bahwa kiprok/rectifier juga berfungsi sebagai penstabil arus/voltase listrik.

Soal kalo aki yang soak dan ga bisa nyimpen arus/voltase lagi, jadinya arus/voltase yang terserap aki karena putaran tinggi mesin langsung kebuang ke massa melewati kutub negatif aki, arus/voltase yang seharusnya tersimpan di elemen elektrolit aki jadi langsung kebuang ke massa melewati kutub negatif aki karena elemen aki udah rusak alias soak

Itu menjelaskan kenapa arus/voltase yang keluar dari aki (walaupun udah soak), tetap stabil 12-13 volt

#7 menel

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 111 posts
Click to view battle stats

Posted 30 June 2011 - 02:40 PM

kalo ga salah karburator supra x125 pakai sensor yg arus y diambi dari aki trus kalo aki y di cabut otomatis sensor karbu y ga berfungsi jadi itu yg bikin motor jadi mberebet..





BlueFame.Com A Blue Alternative Community for Peace, Love, Friendship, and Cyber Solidarity © 2006 - 2011
All Rights Reserved Unless Otherwise Specified

BlueFame Part Division
BlueFameStyle | BlueFame Upload | BlueFame Radio | BlueFameMail | Advertise here!

BlueFame DMCA Policy