Jump to content



 

 

Tiga Cara Tepat Meningkatkan Tenaga Motor dengan Bore Up


10 replies to this topic

#1 Rakkana

    ~JengkolHolic Sebenarnya~

  • Moderator
  • 15,294 posts
Click to view battle stats

Posted 15 March 2011 - 03:20 PM

Tiga Cara Tepat Meningkatkan Tenaga Motor dengan Bore Up



Posted Image



Selama ini tak sedikit di antara pemilik sepeda motor yang meningkatkan tenaga tunggangan mereka dengan bore up. Caranya, dengan mengganti ukuran piston agar volume bahan bakar dan udara yang disemprotkan ke ruang bakar bertambah besar.

Walhasil, pembakaran semakin sempurna dengan perbandingan rasio kompresi yang tinggi. Cara seperti itu dipilih banyak modifikator dan pemilik sepeda motor. Pasalnya, selain praktis, ongkos yang harus dikeluarkan juga lebih murah.

Hanya, tidak sedikit pula yang tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Selain tenaga tidak meningkat drastis, juga menyimpan potensi bahaya.

"Tenaga memang meningkat, tetapi hanya 20-30 persen. Padahal kalau caranya tepat, tenaga bisa meningkat 50-70 persen. Selain itu kalau tidak tepat mesin justru rusak.

Lantas apa saja yang harus diperhatikan? Langkah apa yang harus dilakukan? Berikut tipsnya

1. Pastikan diameter silinder sesuai
Satu hal yang wajib diperhatikan sebelum melakukan bore up adalah melakukan batas maksimum diameter silinder. Teknik bore up ada dua macam, yaitu bore up dengan silinder orisinal yang diperbesar diameternya.

Teknik kedua dengan mengganti liner silindernya. Jika ingin mengganti liner silinder, maka perlu diperhatikan batas aman bore up, sehingga tidak ada komponen atau bagian lain dari mesin yang harus dikorbankan sia-sia demi memperbesar silinder.

Hal itu penting diperhatikan karena masing-masing jenis maupun merek sepeda motor memiliki ketebalan yang berbeda. Bila diameter silinder tidak memungkinkan untuk diperbesar dan dipaksakan, bukan tidak mungkin akan jebol. Tentu hal itu sangat membahayakan.

2. Hitung kembali kapasitas mesin
Setelah memastikan ketebalan silinder yang memungkinkan untuk diperbesar, langkah selanjutnya adalah menghitung ulang kapasitas isi mesin atau cc mesin motor. Lakukan penghitungan - tentunya minta tolong orang yang ahli atau paham mesin - berapa besar volume ruang bakar yang ada.

Kemudian, hitung hingga seberapa besar kemampuan ruang tersebut bila dilakukan peningkatan kapasitas. Selama ini, yang umum para modifikator melakukan penambahan mulai 0,25 milimeter (mm) hingga 1 mm.

Langkah ini harus dilakukan ekstra hati-hati dan cermat. Pasalnya bila serampangan, maka kapasitas ruang bakal justru berukuran terlalu besar. Akibatnya, ruang pembakaran menghasilkan suhu panas yang berlebihan, sehingga piston macet atau bahkan blok silinder pecah.

Bila hal itu terjadi maka motor akan berhenti tiba-tiba saat dipacu kencang dan terpelanting. Mesin pun terbakar dan bisa menjalar ke seluruh bagian kendaraan itu.

3. Hitung kembali secara cermat rasio panas mesin dan kompresi
Setelah kedua langkah dilakukan dan mekanik atau modifikator menyatakan oke,langkah selanjutnya adalah menghitung rasio panas mesin dan rasio kompresi. Maksudnya mengetahui secara persis berapa tekanan dalam ruang pembakaran dibanding kecepatan asupan bahan bakar, turbulensi udara, campuran antara udara dan bahan bakar yang ideal.

Tekanan kompresi adalah tekanan efektif rata-rata yang terjadi di ruang bakar tepat di atas piston. Bila tekanan kompresi dan tekanan panas yang ideal di mesin - biasanya bengkel besar menggunakan alat ukur compression gauge untuk mengetahuinya - telah diketahui, dan memungkinkan untuk dilakukan bore up maka mekanik bisa melakukannya.

Ukuran ideal tingkat panas dan kompresi untuk masing-masing jenis dan merek motor berbeda-beda. Pabrikan biasanya memberikan batasan dengan mencantumkan ukuran Titik Mati Atas (TMA) dari tingkat panas ruang bakar, dan mencantumkan tingkat kompresi mesin di buku manual.

Ingat, ruang bakar yang terlalu besar dari standar yang ditetapkan oleh pabrik juga tidak akan bagus. Selain boros juga menimbulkan panas yang terlalu tinggi sehingga piston macet dan blok silinder pecah atau jebol.

Selama ini para modifikator untuk motor balap di jalanan kerap memangkas kepala piston untuk meningkatkan kompresi mesin. Besarannya bervariasi, untuk motor dua tak biasanya 1-2 mm, dan motor empat tak 0,5-1mm.

++

Sumber



#2 d_z_pump

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 115 posts
Click to view battle stats

Posted 15 March 2011 - 03:54 PM

klo boreup gitu konsumsi bahan bakarnya jadi boros gak bro?
jenis bahan bakarnya ngaruh gak bro?
thanks bro postingnya bermanfaat

#3 hiryukatana

    Life Researcher

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 1,770 posts
Click to view battle stats

Posted 18 March 2011 - 09:08 PM

^
^
^
Tergantung pesenan. Kalo korek harian buat touring biasanya motor jadi irit terus masalah bbm juga tergantung si mekanik ngeset kompresi mesin korekannya. Jangan lebih dari 11 : 1 kalo masih mau negak Premium. Idealnya sih 10 : 1 ato 10,5 : 1

#4 gakusahtaulah

    pokoknya gakusahtaulah ......

  • Members
  • PipPipPipPipPipPipPip
  • 2,870 posts
Click to view battle stats

Posted 19 March 2011 - 09:34 AM

wah kemaren ditawarin bore-up shogun 110 tua ke 125 cc pake piston thunder 125, tapi jadi mikir2 dulu kali ya ....

#5 hiryukatana

    Life Researcher

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 1,770 posts
Click to view battle stats

Posted 19 March 2011 - 02:21 PM

^
^
^
Mikir2 kenapa bro ?

#6 DJ Rudy

    BlueFame CRaZy

  • Moderator
  • 9,734 posts
Click to view battle stats

Posted 19 March 2011 - 10:25 PM

Memang lebih baik bawa ke yg berpengalaman.
kemaren bore up ke 115 dr 98
hasilnya oke, boros dikit tapi masih dalam batas kewajaran.

#7 subas

    BlueFame Holic

  • Members
  • PipPipPipPipPipPipPip
  • 2,630 posts
Click to view battle stats

Posted 24 March 2011 - 05:16 PM

supra fit 100cc gue di papas noken,magnet,piston kaze standart,gigi tarik depan 15 belakang 35

alhasil :

tenaga bawah ganas banget>>imbang sama motor supra x 125 injeksi yang baru keluar dealer lah,
tenaga atas>jarak jauh FU standart putus !

pikir ndiri..gk percaya

datang kebatam bawa motor lu.dan buktikan ganasnya

klo pemakaian minyak yahhh gk boros boros amir kok

#8 Rakkana

    ~JengkolHolic Sebenarnya~

  • Moderator
  • 15,294 posts
Click to view battle stats

Posted 25 March 2011 - 05:42 PM

Gimana ngoreknya :Thinking: FU aja bisa lewat

Berapa biayanya bro??

#9 ericxt

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 174 posts
Click to view battle stats

Posted 20 June 2011 - 12:54 PM

View Postd_z_pump, on 15 March 2011 - 03:54 PM, said:

klo boreup gitu konsumsi bahan bakarnya jadi boros gak bro?
jenis bahan bakarnya ngaruh gak bro?
thanks bro postingnya bermanfaat


Tergantung bro. Kalo cuma bore up aja sebatas sewajarnya sih malah bisa bikin irit.
Misal neh, mtr mio ane dganti seher szk smash. BBM nya malah irit tuh...
Kecuali kalo ente dah banyak yang rubah, misal papas noken, ganti karbu, gedein klep in & out, wah ja boros bro...

#10 menel

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 111 posts
Click to view battle stats

Posted 30 June 2011 - 01:29 PM

iya boreup musti di imbagi dengan faktor2 lain y supaya ga sia2 boreup y seperti di ikuti pula ganti klep yg agak besar sekalian ganti noken as y..otomatis karbu harus diganti dengan venturi yg lebih besar supaya pemasukan debit agak besar...kalo ganti seher ga di ikutin sama pembesaran input y sama aja boong malah bikin tenaga ngempos..kalo boreup ga bakal bikin boros bbm asal setingan y pas...

#11 arez_77

    Mungkin Tukang Spam

  • Members
  • 5 posts
Click to view battle stats

Posted 15 July 2012 - 12:42 AM

ama stroke up kira2 tenaganya banyakan mana nambahnya?





BlueFame.Com A Blue Alternative Community for Peace, Love, Friendship, and Cyber Solidarity © 2006 - 2011
All Rights Reserved Unless Otherwise Specified

BlueFame Part Division
BlueFameStyle | BlueFame Upload | BlueFame Radio | BlueFameMail | Advertise here!

BlueFame DMCA Policy