Jump to content



 

 

(ASK)Tentang Sejarah Hizbut Tahrir Indonesia


19 replies to this topic

#1 Segho_Lover

    Komentator BlueFame

  • Elite Member
  • 1,743 posts
Click to view battle stats

Posted 15 August 2007 - 09:06 AM

Kk n saudaraku semua, mohon dibagi infonya tentang sejarah, apa dan bagaimana Hizbut Tahrir khususnya di Indonesia, karena aku sangat kurang referensi(padahal males cr referensi...ho..ho)

N thread ini dibuat hanya sebagai sumber referensi atau sharing info aja (pengetahuan umum ndab!) Peace.gif

Thank's Before nerd.png

#2 enclaim

    BlueFame Typer

  • Elite Member
  • 1,433 posts
Click to view battle stats

Posted 15 August 2007 - 10:26 AM

ini ttg hizbut tahir yg ane copi paste dr situs resmi ht indonesia
http://www.hizbut-tahrir.or.id/index.php/about

Hizbut Tahrir� berdiri pada tahun 1953 di Al-Quds (Baitul Maqdis), Palestina. Gerakan yang menitik beratkan perjuangan membangkitkan umat di seluruh dunia untuk mengembalikan� kehidupan Islam melalui tegaknya kembali Khilafah Islamiyah ini dipelopori oleh Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani, seorang ulama alumni Al-Azhar Mesir, dan pernah menjadi hakim di Mahkamah Syariah di Palestina.

Hizbut Tahrir kini telah berkembang ke seluruh negara Arab di Timur Tengah, termasuk di Afrika seperti Mesir, Libya, Sudan dan Aljazair. Juga ke Turki, Inggris, Perancis, Jerman, Austria, Belanda, dan negara-negara Eropah lainnya hingga ke Amerika Serikat,� Rusia, Uzbekistan, Tajikistan, Kirgistan, Pakistan, Malaysia, Indonesia,� dan Australia.

Hizbut Tahrir masuk ke Indonesia pada� tahun 1980-an dengan merintis dakwah di kampus-kampus besar di seluruh Indonesia. Pada era 1990-an ide-ide dakwah Hizbut Tahrir merambah ke masyarakat, melalui berbagai aktivitas dakwah di masjid, perkantoran, perusahaan, dan perumahan.

Maka sudah tiba saatnya bagi seluruh pemuda-pemudi Indonesia, bergabung bersama Hizbut Tahrir untuk berjuang bagi kesatuan dan persatuan kaum Muslimin di bawah bendera Lailahaillallah Muhammadurrasulullah, termasuk Anda.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Hizbut Tahrir adalah sebuah partai politik yang berideologi Islam. Politik merupakan kegiatannya, dan Islam adalah ideologinya. Hizbut Tahrir bergerak di tengah-tengah umat, dan bersama-sama mereka berjuang untuk menjadikan Islam sebagai permasalahan utamanya, serta membimbing mereka untuk mendirikan kembali sistem Khilafah dan menegakkan hukum yang diturunkan Allah dalam realitas kehidupan. Hizbut Tahrir merupakan organisasi politik, bukan organisasi kerohanian (seperti tarekat), bukan lembaga ilmiah (seperti lembaga studi agama atau badan penelitian), bukan lembaga pendidikan (akademis), dan bukan pula lembaga sosial (yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan). Ide-ide Islam menjadi jiwa, inti, dan sekaligus rahasia kelangsungan kelompoknya.

Latar Belakang Berdirinya Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir didirikan dalam rangka memenuhi seruan Allah Swt :
“DELETED. Hizbut Tahrir bermaksud membangkitkan kembali umat Islam dari kemerosotan yang amat parah, membebaskan umat dari ide-ide, sistem perundang-undangan, dan hukum-hukum kufur, serta membebaskan mereka dari cengkeraman dominasi dan pengaruh negara-negara kafir. Hizbut Tahrir bermaksud juga membangun kembali Daulah Khilafah Islamiyah di muka bumi, sehingga hukum yang diturunkan Allah Swt dapat diberlakukan kembali.

Tujuan Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir bertujuan melanjutkan kehidupan Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Tujuan ini berarti mengajak kaum muslimin kembali hidup secara Islami dalam Darul Islam dan masyarakat Islam. Di mana seluruh kegiatan kehidupannya diatur sesuai dengan hukum-hukum syara’. Pandangan hidup yang akan menjadi pedoman adalah halal dan haram, di bawah naungan Daulah Islamiyah, yaitu Daulah Khilafah, yang dipimpin oleh seorang Khalifah yang diangkat dan dibai’at oleh kaum muslimin untuk didengar dan ditaati agar menjalankan pemerintahan berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya, serta mengemban risalah Islam ke seluruh penjuru dunia dengan dakwah dan jihad. Di samping itu Hizbut Tahrir bertujuan membangkitkan kembali umat Islam dengan kebangkitan yang benar, melalui pola pikir yang cemerlang. Hizbut Tahrir berusaha untuk mengembalikan posisi umat ke masa kejayaan dan keemasannya seperti dulu, di mana umat akan mengambil alih kendali negara-negara dan bangsa-bangsa di dunia ini. Dan negara Khilafah akan kembali menjadi negara nomor satu di dunia—sebagaimana yang terjadi pada masa silam—yakni memimpin dunia sesuai dengan hukum-hukum Islam.Hizbut Tahrir bertujuan pula untuk menyampaikan hidayah (petunjuk syari’at) bagi umat manusia, memimpin umat Islam untuk menentang kekufuran beserta segala ide dan peraturan kufur, sehingga Islam dapat menyelimuti bumi.

Kegiatan Hizbut Tahrir

Kegiatan Hizbut Tahrir adalah mengemban dakwah Islam untuk mengubah kondisi masyarakat yang rusak menjadi masyarakat Islam. Hal ini dilakukan dengan mengubah ide-ide rusak yang ada menjadi ide-ide Islam, sehingga ide-ide ini menjadi opini umum di tengah masyarakat serta menjadi persepsi bagi mereka. Selanjutnya persepsi ini akan mendorong mereka untuk merealisasikan dan menerapkannya sesuai dengan tuntutan Islam.

Juga dengan mengubah perasaan yang dimiliki anggota masyarakat menjadi perasaan Islam—yakni ridla terhadap apa yang diridlai Allah, marah dan benci terhadap apa yang dimurkai dan dibenci oleh Allah—serta mengubah hubungan/interaksi yang ada dalam masyarakat menjadi hubungan/interaksi yang Islami, yang berjalan sesuai dengan hukum-hukum dan pemecahan-pemecahan Islam.

Hizbut Tahrir telah muncul dan berkembang, kemudian menyebarluaskan aktivfitas dakwahnya di negeri-negeri Arab, maupun sebagian besar negeri-negeri Islam lainnya.

Seluruh kegiatan yang dilakukan Hizbut Tahrir bersifat politik. Maksudnya adalah bahwa Hizbut Tahrir memperhatikan urusan-urusan masyarakat sesuai dengan hukum-hukum serta pemecahannya secara syar’i. Karena yang dimaksud politik adalah mengurus dan memelihara urusan-urusan masyarakat sesuai dengan hukum-hukum Islam dan pemecahan-pemecahannya.

Kegiatan-kegiatan yang bersifat politik ini tampak jelas dalam aktifitasnya dalam mendidik dan membina umat dengan tsaqafah Islam, meleburnya dengan Islam, membebaskannya dari aqidah-aqidah yang rusak, pemikiran-pemikiran yang salah, serta persepsi-persepsi yang keliru, sekaligus membebaskannya dari pengaruh ide-ide dan pandangan-pandangan kufur.

Kegiatan politik ini tampak juga dalam aspek pertarungan pemikiran (ash shiro’ul fikri) dan dalam perjuangan politiknya (al kifahus siyasi). Pertarungan pemikiran terlihat dalam penentangannya terhadap ide-ide dan aturan-aturan kufur. Hal itu tampak pula dalam penentangannya terhadap ide-ide yang salah, aqidah-aqidah yang rusak, atau persepsi-persepsi yang keliru, dengan cara menjelaskan kerusakannya, menampakkan kekeliruannya, dan menjelaskan ketentuan hukum Islam dalam masalah tersebut.

Adapun perjuangan politiknya, terlihat dari penentangannya terhadap kaum kafir imperialis untuk memerdekakan umat dari belenggu dominasinya, membebaskan umat dari cengkeraman pengaruhnya, serta mencabut akar-akarnya yang berupa pemikiran, kebudayaan, politik, ekonomi, maupun militer dari seluruh negeri-negeri Islam.

Perjuangan politik ini juga tampak jelas dalam kegiatannya menentang para penguasa, mengungkap pengkhianatan dan persekongkolan mereka terhadap umat, melancarkan kritik, kontrol, dan koreksi terhadap mereka serta berusaha menggantinya tatkala mereka mengabaikan hak-hak umat, tidak menjalankan kewajibannya terhadap umat, melalaikan salah satu urusan umat, atau menyalahi hukum-hukum Islam.

Seluruh kegiatan politik itu dilakukan tanpa menggunakan cara-cara kekerasan (fisik/senjata) (laa madiyah) sesuai dengan jejak dakwah yang dicontohkan Rasulullah saw.

Jadi kegiatan Hizbut Tahrir secara keseluruhan adalah kegiatan yang bersifat politik, baik sebelum maupun sesudah proses penerimaan pemerintahan (melalui umat).

Kegiatan Hizbut Tahrir bukan di bidang pendidikan, karena ia bukanlah madrasah (sekolah). Begitu pula seruannya tidak hanya bersifat nasihat-nasihat dan petunjuk-petunjuk. Kegiatan Hizbut Tahrir bersifat politik, (yaitu) dengan cara mengemukakan ide-ide (konsep-konsep) Islam beserta hukum-hukumnya untuk dilaksanakan, diemban, dan diwujudkan dalam kenyataan hidup dan pemerintahan.

Hizbut Tahrir mengemban dakwah Islam agar Islam dapat diterapkan dalam kehidupan dan agar Aqidah Islamiyah menjadi dasar negara, dasar konstitusi dan undang-undang. Karena Aqidah Islamiyah adalah aqidah aqliyah (aqidah yang menjadi dasar pemikiran) dan aqidah siyasiyah (aqidah yang menjadi dasar politik) yang melahirkan aturan untuk memecahkan problematika manusia secara keseluruhan, baik di bidang politik, ekonomi, budaya, sosial, dan lain-lain.

Metode Dakwah Hizbut Tahrir

Metode yang ditempuh Hizbut Tahrir dalam mengemban dakwah adalah hukum-hukum syara’, yang diambil dari thariqah (metode) dakwah Rasulullah saw, sebab thariqah itu wajib diikuti. Sebagaimana firman Allah Swt:

“DELETED.

Dan banyak lagi ayat lain yang menunjukkan wajibnya mengikuti perjalanan dakwah Rasulullah saw, menjadikan beliau suri teladan, dan mengambil ketentuan hukum dari beliau.

Berhubung kaum muslimin saat ini hidup di Darul Kufur—karena diterapkan atas mereka hukum-hukum kufur yang tidak diturunkan Allah Swt— maka keadaan negeri mereka serupa dengan Makkah ketika Rasulullah saw diutus (menyampaikan risalah Islam). Untuk itu fase Makkah wajib dijadikan sebagai tempat berpijak dalam mengemban dakwah dan meneladani Rasulullah saw.

Dengan mendalami sirah Rasulullah saw di Makkah hingga beliau berhasil mendirikan Daulah Islamiyah di Madinah, akan tampak jelas beliau menjalani dakwahnya dengan beberapa tahapan yang sangat jelas ciri-cirinya. Beliau melakukan kegiatan-kegiatan tertentu yang tampak dengan nyata tujuan-tujuannya. Dari sirah Rasulullah saw inilah Hizbut Tahrir mengambil metode dakwah dan tahapan-tahapannya, beserta kegiatan-kegiatan yang harus dilakukannya pada seluruh tahapan ini, karena Hizbut Tahrir mensuriteladani kegiatan-kegiatan yang dilakukan Rasululah saw dalam seluruh tahapan perjalanan dakwahnya.

Berdasarkan sirah Rasulullah saw tersebut, Hizbut Tahrir menetapkan metode perjalanan dakwahnya dalam 3 (tiga) tahapan berikut :

Pertama, Tahapan Pembinaan dan Pengkaderan (Marhalah At Tatsqif), yang dilaksanakan untuk membentuk kader-kader yang mempercayai pemikiran dan metode Hizbut Tahrir, dalam rangka pembentukan kerangka tubuh partai.

Kedua, Tahapan Berinteraksi dengan Umat (Marhalah Tafa’ul Ma’a Al Ummah), yang dilaksanakan agar umat turut memikul kewajiban dakwah Islam, hingga umat menjadikan Islam sebagai permasalahan utamanya, agar umat berjuang untuk mewujudkannya dalam realitas kehidupan.

Ketiga, Tahapan Penerimaan Kekuasaan (Marhalah Istilaam Al Hukm), yang dilaksanakan untuk menerapkan Islam secara menyeluruh dan mengemban risalah Islam ke seluruh dunia.

Landasan Pemikiran Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir telah melakukan pengkajian, penelitian dan studi terhadap kondisi umat, termasuk kemerosotan yang dideritanya. Kemudian membandingkannya dengan kondisi yang ada pada masa Rasulullah saw, masa Khulafa ar-Rasyidin, dan masa generasi Tabi’in. Selain itu juga merujuk kembali sirah Rasulullah saw, dan tata cara mengemban dakwah yang beliau lakukan sejak permulaan dakwahnya, hingga beliau berhasil mendirikan Daulah Islamiyah di Madinah. Dipelajari juga perjalanan hidup beliau di Madinah. Tentu saja, dengan tetap merujuk kepada Kitabullah, Sunnah Rasul-Nya, serta apa yang ditunjukkan oleh dua sumber tadi, yaitu Ijma Shahabat dan Qiyas. Selain juga tetap berpedoman pada ungkapan-ungkapan maupun pendapat-pendapat para Shahabat, Tabi’in, Imam-imam dari kalangan Mujtahidin.

Setelah melakukan kajian secara menyeluruh itu, maka Hizbut Tahrir telah memilih dan menetapkan ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum yang berkaitan dengan fikrah dan thariqah. Semua ide, pendapat dan hukum yang dipilih dan ditetapkan Hizbut Tahrir hanya berasal dari Islam. Tidak ada satupun yang bukan dari Islam. Bahkan tidak dipengaruhi oleh sesuatu yang tidak bersumber dari Islam.

Hizbut Tahrir telah memilih dan menetapkan ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum tersebut sesuai dengan perkara-perkara yang diperlukan dalam perjuangannya—yaitu untuk melangsungkan kembali kehidupan Islam serta mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia—dengan mendirikan Daulah Khilafah, dan mengangkat seorang Khalifah. Ide-ide, pendapat-pendapat dan hukum-hukum tersebut telah dihimpun dalam berbagai buku, booklet maupun selebaran., yang diterbitkan dan disebarluaskan kepada umat. Buku-buku itu, antara lain:

1.� Nizhamul Islam (Peraturan Hidup dalam Islam)
2.� Nizhamul Hukmi fil Islam (Sistem Pemerintahan dalam Islam)
3.� Nizhamul Iqtishadi fil Islam (Sistem Ekonomi dalam Islam)
4.� Nizhamul Ijtima’iy fil islam (Sistem Pergaulan dalam islam)
5.� At-Takattul al-Hizbiy (Pembentukan Partai Politik)
6.� Mafahim Hizbut Tahrir (Pokok-pokok Pikiran Hizbut Tahrir)
7.� Daulatul Islamiyah (Negara Islam)
8.� Al-Khilafah (Sistem Khilafah)
9.� Syakhshiyah Islamiyah – 3 jilid (Membentuk Kepribadian Islam)
10. Mafahim Siyasiyah li Hizbit Tahrir (Pokok-pokok Pikiran Politik Hizbut Tahrir)
11. Nadharat Siyasiyah li Hizbit Tahrir (beberapa Pandangan Politik Hizbut Tahrir)
12. Kaifa Hudimatil Khilafah (Persekongkolan Meruntuhkan Khilafah)
13. Siyasatu al-Iqtishadiyah al-Mutsla (Politik Ekonomi yang Agung)
14. Al-Amwal fi Daulatil Khilafah (Sistem Keuangan Negara Khilafah)
15. Nizhamul ‘Uqubat fil Islam (Sistem Sanksi Peradilan dalam Islam)
16. Ahkamul Bayyinat (Hukum-hukum Pembuktian)
17. Muqaddimatu ad-Dustur (Pengantar Undang-undang Dasar Negara Islam)

Dan banyak lagi buku-buku, booklet, maupun selebaran yang dikeluarkan oleh Hizbut Tahrir, baik yang menyangkut ide maupun politik.

Keanggotaan Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir menerima keanggotaan setiap orang Islam, baik laki-laki maupun wanita, tanpa memperhatikan lagi apakah mereka keturunan Arab atau bukan, berkulit putih ataupun hitam. Hizbut Tahrir adalah sebuah partai untuk seluruh kaum muslimin dan menyeru mereka untuk mengemban dakwah Islam serta mengambil dan menetapkan seluruh aturan-aturan Islam, tanpa memandang lagi kebangsaan, warna kulit, maupun madzhab mereka. Hizbut Tahrir melihat semuanya dari pandangan Islam.

Cara mengikat individu-individu ke dalam Hizbut Tahrir adalah dengan memeluk Aqidah Islamiyah, matang dalam Tsaqafah Hizbut Tahrir, serta mengambil dan menetapkan ide-ide dan pendapat-pendapat Hizbut Tahrir. Dia sendirilah yang mengharuskan dirinya menjadi anggota Hizbut Tahrir, setelah sebelumnya ia melibatkan dirinya dengan (pembinaan dan aktivitas dakwah) Hizbut Tahrir; ketika dakwah telah berinteraksi dengannya dan ketika dia telah mengambil dan menetapkan ide-ide serta persepsi-persepsi Hizbut Tahrir. Jadi ikatan yang dapat mengikat anggota Hizbut Tahrir adalah Aqidah Islamiyah dan Tsaqafah Hizbut Tahrir yang terlahir dari aqidah ini. Halaqah-halaqah (pembinaan) wanita dalam Hizbut Tahrir terpisah dengan halaqah laki-laki. Yang memimpin halaqah-halaqah wanita adalah para suami, mahramnya, atau para wanita.
------------------------------------------------------------------------
versi dia ya..
ntar gue cariin lagi yg pro dan kontra ama die.. biar sebagai bahan komprehensif
sebentar gue cari2 dulu

Edited by W@rthoG Sl@yeR, 22 December 2007 - 06:55 PM.
jangan membawa ayat suci.. bahaya..


#3 enclaim

    BlueFame Typer

  • Elite Member
  • 1,433 posts
Click to view battle stats

Posted 15 August 2007 - 10:35 AM

salah satu yg kontra dengan Hizbut tahrir bisa disarikan dr situs2 seperti

http://ideologipancasila.wordpress.com/
http://rumahkiri.net/

yg paling ngetop reverensinya cek http://rumahkiri.net/ emang sih sosiolis komunis itu situs.. tp lumayan lah buat perbandingan ilmu politik...

#4 bah_kangkung

    Mungkin Tukang Spam

  • Members
  • 8 posts
Click to view battle stats

Posted 17 August 2007 - 08:09 PM

sep" keren bro.
thqs B4 atas infona oc Tounge.gif

#5 Segho_Lover

    Komentator BlueFame

  • Elite Member
  • 1,743 posts
Click to view battle stats

Posted 18 August 2007 - 11:15 AM

wah info yang lengkap, itu rumahkiri.net situs yha? ak pernah liat kirain cuma istilah atau nama apa..wahakakaa

#6 enclaim

    BlueFame Typer

  • Elite Member
  • 1,433 posts
Click to view battle stats

Posted 18 August 2007 - 01:48 PM

bro segho liwet....
yup itu rumahkiri ada situsnya kok.. informasi ttg sosialis indonesia... kalo mo belajar perbandingan politik kebangsaan dr sudut pandang sosialis silahkan kesitu...

ingat ane gak ngajak bro buat jd sosialis or komunis ... ane hanya tunjukan jalan ajah... wekekekkeke

#7 pelaku

    BlueFame ABG

  • Members
  • PipPip
  • 30 posts
Click to view battle stats

Posted 30 August 2007 - 04:54 AM

ShameOnYou.gif ShameOnYou.gif ShameOnYou.gif ShameOnYou.gif ShameOnYou.gif
baca *expedisi syari`ah* terbitan Al Ahzhar kairo ntar klo loh udah baca kasih tau gua yaaaa.................hehehe............. aq yo males moco soale smile.gif

#8 JustTry

    BlueFame Typer

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 1,499 posts
Click to view battle stats

Posted 09 October 2007 - 07:31 AM

QUOTE
mengembalikan� kehidupan Islam melalui tegaknya kembali Khilafah Islamiyah ini dipelopori oleh Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani



klo gw saranin ente" pada jangan ikutan ni organisasi..

jelas" ngambil jalur POLITIK, baca di atas, mereka incer politik, bukan religi.


menyatukan kembali ide" islam yang telah rusak? dibikin satu?

itu bukan rusak coi, emang sesuai ucapan Nabi, Islam bakal kepecah". ga cuma islam doang, semua agama.
soalnya PEMIMPINNYA PUNYA KEPENTINGAN MASING" YANG HARUS DIJAGA.

ributnya syiah ma sunni kan sebenernya cuma persoalan gelar Ali bin Abu Thalib yang harusnya lebih tinggi daripada Khulafaur Rasyidin sebelom"nya.

ini lagi bocah satu dari Palestina, sembarangan bilang mau jadiin satu rakyat Muslim. Kalo mo dipikir pake otak, kalo ada apa" sama Islam, semua ummatnya, ga liat sunni ato syiah ato apa, pasti ikut ngebela!

kalo hal" kecil" mau disama"in, coba aja lo bandingin bokap nyokap kk dd cc dan laen"nya di keluarga lo yang muslim, kalo solat emangnya sama semua? takbir aja bisa beda.


kalo mo bukti lebih otentik, perhatiin tiap kiai, pasti solatnya beda"...


kayak bgitu mo disamain?

#9 tomkid

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 372 posts
Click to view battle stats

Posted 14 November 2007 - 03:07 AM

QUOTE(JustTry @ Oct 9 2007, 07:31 AM) View Post
klo gw saranin ente" pada jangan ikutan ni organisasi..

jelas" ngambil jalur POLITIK, baca di atas, mereka incer politik, bukan religi.


menyatukan kembali ide" islam yang telah rusak? dibikin satu?

itu bukan rusak coi, emang sesuai ucapan Nabi, Islam bakal kepecah". ga cuma islam doang, semua agama.
soalnya PEMIMPINNYA PUNYA KEPENTINGAN MASING" YANG HARUS DIJAGA.

ributnya syiah ma sunni kan sebenernya cuma persoalan gelar Ali bin Abu Thalib yang harusnya lebih tinggi daripada Khulafaur Rasyidin sebelom"nya.

ini lagi bocah satu dari Palestina, sembarangan bilang mau jadiin satu rakyat Muslim. Kalo mo dipikir pake otak, kalo ada apa" sama Islam, semua ummatnya, ga liat sunni ato syiah ato apa, pasti ikut ngebela!

kalo hal" kecil" mau disama"in, coba aja lo bandingin bokap nyokap kk dd cc dan laen"nya di keluarga lo yang muslim, kalo solat emangnya sama semua? takbir aja bisa beda.


kalo mo bukti lebih otentik, perhatiin tiap kiai, pasti solatnya beda"...


kayak bgitu mo disamain?


kl gw pikir segala pemikiran sebelum di vonis salah kita harus dpt info yg valid dulu ttg tu pemikiran, nah tu jg yg tlh di kaseh tau ma Nabi klo kt kudu TAbayun(klarifikasi) da hadisnya lho.

terlepas HT(hizbut tahrir) baik ato buruk perlu ada TAbayun tentunya, kamnyu bisa kunjungi situs HT, www.hizbut-tahrir.co.id disitu kamnyu bisa liat info yg valid ttg HT, orang cerdas pakai akal sehat dan tdk suka menghujat serta tdk puas hny dgn satu sumber tapi harus banyak sumber.

terakhir ttg pecahnya umat islam mjd 73 gol itu mmg hadis shahih, tapi hadis ini jg bukan vonis bhw umat ini akn terus terpecah belah, krn Alloh SWT mengharamkan perpecahan (QS.3:103), olh sebab tu perlu da yg menyatukan , nah yg menyatukan ini hrs sesuai thariqah(metode) RAsul yaitu Khilafah/Imamah, nah ini yg diperjuangkan olh saudara kita di HT.

terkait mslh syiah-suni ini hny propagnda kafir imperalis yang ingin menguasai negri islam n ditambah org munafik, wah lengkap sudah,repot deh. Jd umat islam jgn kudu terjebak, toh syiah-suni bentrok scr fatal hny ktk US menjajah Irak, sebelumnya adem2 aja tuh.

OK, slmt mencari info n semoga kmnyu menemukan pa yg ingin kmnyu cari bye........................ Peace.gif


#10 Segho_Lover

    Komentator BlueFame

  • Elite Member
  • 1,743 posts
Click to view battle stats

Posted 15 November 2007 - 10:20 AM

weleh ternyata threadku berkembang jd debat yak..
Udahlah saudraku, nyante aja nape..?

Klo aku pribadi si menjalani agama dengan apa adanya aja
Yang penting g merugikan orang laen...y kan?

Peace Sobat

#11 Jeep4x4

    The Saltat Broddahs

  • Elite Member
  • 5,139 posts
Click to view battle stats

Posted 16 November 2007 - 11:24 PM

silahkan mengutarakan pendapat masing2..tapi jangan SARA ya..peace bro..

#12 zamers

    Mungkin Tukang Spam

  • Members
  • 1 posts
Click to view battle stats

Posted 22 December 2007 - 06:15 PM

http://darulfatwa.org.au/content/view/125/153/

cek aza...

#13 Mat Obeng

    Anak Ingusan

  • Members
  • Pip
  • 23 posts
Click to view battle stats

Posted 22 December 2007 - 10:02 PM

ana kire agame ama poitik engak bole dicampur aduk.dan juga ane pernah denger kate ustad-ustad kampung ditempat ane tinggal die pernah bilang,jangan suka mencaci agama orang laen
dalem surat al kafirun dibilang lakum dinikum waliyadin(agama kamu yamilik mu) itu kate ustad ane dulu.

#14 billbull

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 77 posts
Click to view battle stats

Posted 24 January 2008 - 01:02 PM

QUOTE
klo gw saranin ente" pada jangan ikutan ni organisasi..

jelas" ngambil jalur POLITIK, baca di atas, mereka incer politik, bukan religi.


menyatukan kembali ide" islam yang telah rusak? dibikin satu?

itu bukan rusak coi, emang sesuai ucapan Nabi, Islam bakal kepecah". ga cuma islam doang, semua agama.
soalnya PEMIMPINNYA PUNYA KEPENTINGAN MASING" YANG HARUS DIJAGA.

ributnya syiah ma sunni kan sebenernya cuma persoalan gelar Ali bin Abu Thalib yang harusnya lebih tinggi daripada Khulafaur Rasyidin sebelom"nya.

ini lagi bocah satu dari Palestina, sembarangan bilang mau jadiin satu rakyat Muslim. Kalo mo dipikir pake otak, kalo ada apa" sama Islam, semua ummatnya, ga liat sunni ato syiah ato apa, pasti ikut ngebela!

kalo hal" kecil" mau disama"in, coba aja lo bandingin bokap nyokap kk dd cc dan laen"nya di keluarga lo yang muslim, kalo solat emangnya sama semua? takbir aja bisa beda.


kalo mo bukti lebih otentik, perhatiin tiap kiai, pasti solatnya beda"...


kayak bgitu mo disamain?


bro masalah itu menurut gw sangat2 wajar, emangnya sholat umat Islam ini sama persis dengan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW yang hidup ribuan tahun yang lalu. ngga... nggaa ada orang yang tau dan mempraktekannya secara sama persis (ini menurut gw ya). soal gerakan telunjuk saja berbeda2, dan masing2 kubu ga ada yang mengklaim gerakan sholat mereka paling benar. Tapi mereka berusaha menunaikan ajaran Nabi Muhammad SAW sesuai kemampuan mereka, walaupun mereka belum pernah dan melihat bagaimana sih ibadahnya Nabi secara langsung.

tentang Islam dan politik itu adalah suatu kesatuan, karena Islam itu adalah suatu sistem yang menyeluruh, bukan hanya sholat, zakat, haji saja.
jadi wajar bila HT bermimpi ingin menjadikan "Islam" sebagai sistem. (islam dalam tanda kutif berarti pemahaman islam yang sekedar sholat, zakat, haji, dll)



#15 MasBagus

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 81 posts
Click to view battle stats

Posted 04 October 2008 - 01:57 AM

QUOTE (billbull @ Jan 24 2008, 01:02 PM) <{POST_SNAPBACK}>
QUOTE
klo gw saranin ente" pada jangan ikutan ni organisasi..

jelas" ngambil jalur POLITIK, baca di atas, mereka incer politik, bukan religi.


menyatukan kembali ide" islam yang telah rusak? dibikin satu?

itu bukan rusak coi, emang sesuai ucapan Nabi, Islam bakal kepecah". ga cuma islam doang, semua agama.
soalnya PEMIMPINNYA PUNYA KEPENTINGAN MASING" YANG HARUS DIJAGA.

ributnya syiah ma sunni kan sebenernya cuma persoalan gelar Ali bin Abu Thalib yang harusnya lebih tinggi daripada Khulafaur Rasyidin sebelom"nya.

ini lagi bocah satu dari Palestina, sembarangan bilang mau jadiin satu rakyat Muslim. Kalo mo dipikir pake otak, kalo ada apa" sama Islam, semua ummatnya, ga liat sunni ato syiah ato apa, pasti ikut ngebela!

kalo hal" kecil" mau disama"in, coba aja lo bandingin bokap nyokap kk dd cc dan laen"nya di keluarga lo yang muslim, kalo solat emangnya sama semua? takbir aja bisa beda.


kalo mo bukti lebih otentik, perhatiin tiap kiai, pasti solatnya beda"...


kayak bgitu mo disamain?


bro masalah itu menurut gw sangat2 wajar, emangnya sholat umat Islam ini sama persis dengan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW yang hidup ribuan tahun yang lalu. ngga... nggaa ada orang yang tau dan mempraktekannya secara sama persis (ini menurut gw ya). soal gerakan telunjuk saja berbeda2, dan masing2 kubu ga ada yang mengklaim gerakan sholat mereka paling benar. Tapi mereka berusaha menunaikan ajaran Nabi Muhammad SAW sesuai kemampuan mereka, walaupun mereka belum pernah dan melihat bagaimana sih ibadahnya Nabi secara langsung.

tentang Islam dan politik itu adalah suatu kesatuan, karena Islam itu adalah suatu sistem yang menyeluruh, bukan hanya sholat, zakat, haji saja.
jadi wajar bila HT bermimpi ingin menjadikan "Islam" sebagai sistem. (islam dalam tanda kutif berarti pemahaman islam yang sekedar sholat, zakat, haji, dll)


Kalo Islam mo dijadiakan sistem itu Islam yang mana Bro????seperti Islamnya Malaysia,Pakistan Arab Brunai ato yang??
lain???
Semakin jauh dari sumbernya dapat dipastikan semakin banyak penyimpangan , Nabi Muhammad SAW aja sudah bilang kalau umat Islam akan terpecah jadi 73 golongan kok, masak sebagai umatnya kita tidak percaya sama Hadits hadits yang Shoheh.
Sebagai perbandingan Pancasila yang baru dicetuskan tahun 45 aja sekarang ini udah banyak penafsirannya Bro

#16 buset666

    BlueFame Flooder

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 1,695 posts
Click to view battle stats

Posted 06 October 2008 - 12:39 AM

yg gw tangkep dr omongannya billbull n tomkid
mungkin gini......
islam yg dijadikan sebagai sistem,sistem yg mana?ya sistem islam donk,bkn islamnya malaysia or pakistan dsb. trus knp bisa beda2 sistem islamn pakistan, malaysia, turki dsb itu adalah sesuatu yg wajar,knp? kan pedomannya umat muslim itu kan al-quran dan hadis kan nah al-quran dan hadis itu(bingung kata yg tepat apa?) makna/arti yg terkandung didlmya sangat luas
soalnya kan untuk seluruh umat manusia dan sepanjang jaman jd wajar ada perbedaan persepsi.....sedangkan bahasa indonesia aja persepsi tiap org bisa beda......

klo untuk menyatukan umat islam trus ada hadis yg blg umat islam jd terpecah 73 golongan, ya walopun terpecah 73 golongan tp ttp bersatu alias ga ada perselisihan, dl gw pernah denger(lupa dmn) ktnya klo sesama muslim bunuh2an ga peduli yg bener yg mana dua2nya msk neraka. lagian selama kita mengucap 2 kalimat syahadat dan taat ama rukun islam bknya itu da islam......

bener jg tuh pendapat yg ngomong jgn liat agama org, kan blom tentu pendapat kita tentanng mis: pas dia salat trus telunjuknya gerak2 trus kita blg salah itu benar pa lagi klo ampe ribut tu lbh salah lg. yg penting kan niat kitanya pas ngejalanin mudah2an yg kita lakuin itu da benar dan diridhoi sama ALLAH n klo ternyata salah bukankah ALLAH itu MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG....

kira2 itulah pendapat dr saya..........
mudah2an adem2 aja ini room^^

#17 MasBagus

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 81 posts
Click to view battle stats

Posted 31 October 2008 - 06:19 PM

QUOTE (buset666 @ Oct 6 2008, 12:39 AM) <{POST_SNAPBACK}>
yg gw tangkep dr omongannya billbull n tomkid
mungkin gini......
islam yg dijadikan sebagai sistem,sistem yg mana?ya sistem islam donk,bkn islamnya malaysia or pakistan dsb. trus knp bisa beda2 sistem islamn pakistan, malaysia, turki dsb itu adalah sesuatu yg wajar,knp? kan pedomannya umat muslim itu kan al-quran dan hadis kan nah al-quran dan hadis itu(bingung kata yg tepat apa?) makna/arti yg terkandung didlmya sangat luas
soalnya kan untuk seluruh umat manusia dan sepanjang jaman jd wajar ada perbedaan persepsi.....sedangkan bahasa indonesia aja persepsi tiap org bisa beda......


Makanya itu Broo kalau persepsinya udah beda gimana bisa mau dijadikan aturan atau hukum kenegaraan??? Misal kalo gol A menafsirkan A dan dijadikan Hukum atau Undang Undang berarti golongan B yang menafsirkan B dan menjalankannya tafsir dari B bisa-bisa di hukum bro karena tidak sesuai dengan Hukum atao Undang Undang itu.

Makanya untuk Indonesia yang ber Bhinnneka Tunggal Ika ini lebih baik pakai sistem atau Hukum nasional yang pembuatannya dari aspirasi rakyat Indonesia

#18 kadalmania

    BlueFame Typer

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 804 posts
Click to view battle stats

Posted 01 November 2008 - 06:16 AM

heran gw selalu aja ada yg ingin kembali ke masa lalu
yg sudah berlalu ya sudah, mari membangun bangsa ini dengan semangat kultur budaya orang indonesia terlepas apapun agama-Nya. ga usah tiru negara lain lah.
peace bro' n sis'

#19 dexter777

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 98 posts
Click to view battle stats

Posted 08 November 2008 - 10:41 AM

Yang pasti kita semua manusia yang telah ber Ktp Muslim jujur telah ga percaya ma Alqur'an n Hadist, makanya kita semua yg mengaku Muslim di Indonesia khususnya ga berani menyatakan diri untuk melaksanakan hukum Allah SWT yg nyata2 dah tersurat dlm Alqur'an.

Lah klo udah ga percaya ma Alqur'an n Hadist, otomatis kita semua dah ga beriman coz what, coz kt dah ga percaya bahwa Allah SWT adalah Yang Maha Tahu tentang ciptaanya. Kita semua yg notabene baru S3 or S brapa lah???? dah GR bisa tahu ttg negara, undang2, hajat hidup, dsb. Yaaaaah apalah arti isi kepala kita ini jk dibanding Allah SWT yg telah menciptakan kita ini.

Intinya kita semua sebelum melaksanakan suatu perkara pasti dah pusing buru2 melogikanya ..... dan hitung2annya pasti "Untung ga yah buat diri pribadi gue??? ya ga brur smua????

Itulah kita manusia maunya yg enak n sedihnya ga mau yg pahit meskipun itu dari takdir Allah SWT, kita terlalu memaksakan diri untuk selalu nikmat dgn aturan hidup manusia yg kita cipatkan, padahal Allah SWT sungguh Maha Lebih Tahu daya kapasitas kenikmatan hidup untuk mahluk ciptaanya.

Dan nistanya kita semua dah berburuk sangka dengan Allah SWT atas apa yg telah terjadi pd kehidupan ini. sehingga sungguh maha benar kalimat Allah SWT yg berbunyi "Aku adalah apa yg kamu sangka kan" dan "Aku tidak akan pernah merubah nasib suatu kaum, melainkan kaum itu mau merubahnya sendiri"

Selamat menikmati UU manusia yg "nikmat" ini yah Brur sekalian.

#20 GingerAle

    Youth BlueFame

  • Elite Member
  • 184 posts
Click to view battle stats

Posted 09 November 2008 - 12:12 AM

"Enaknya pakai hukum ini buat ngatur negara!"
"Enaknya pakai hukum itu buat ngatur rakyat!"
"Eh, jangan dong! Harus pakai yang ini, pokoknya yang ini!"
"Iya! Kalo nggak yang ini dosa! Masuk neraka! Gosong!"
"Eit, ngga bisa dong, orang harus tau kalo mereka itu sualah!"



Hm... kok ngga ada yang ngomongin "Saya akan mengatur diri saya sendiri dengan hukum X, dan saya berjanji akan taat 100 persen padanya... termasuk mengakui bahwa ada ayat dalam kitab suci yang bunyinya Jalanmu ya jalanmu, jalanku ya jalanku"

Hehehe... seneng ya ngatur dan ngomongin orang lain! Asyik deh pokoknya!
Diri sendiri? Halah, kan ada orang yang ngatur juga nantinya

Hihihihihi





BlueFame.Com A Blue Alternative Community for Peace, Love, Friendship, and Cyber Solidarity © 2006 - 2011
All Rights Reserved Unless Otherwise Specified

BlueFame Part Division
BlueFameStyle | BlueFame Upload | BlueFame Radio | BlueFameMail | Advertise here!

BlueFame DMCA Policy