Jump to content


Paus Benediktus XVI Akan Mengundurkan Diri dari Tahta Suci


2 replies to this topic

#1 SUTAN RAJO AMEH

    #Lamak Diawak Katuju Diurang#

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 458 posts
Click to view battle stats

Posted 11 February 2013 - 10:12 PM

Senin, 11 Februari 2013 | 18:39 WIB
http://www.metrotvne...udah-Tidak-Kuat


Paus Benediktus XVI Akan Mengundurkan Diri dari Tahta Suci


Quote

Paus Benedict XVI menyatakan dirinya mundur karena sudah tidak memiliki kekuatan lagi untuk memenuhi tugas sebagai pemimpin tertinggi gereja katolik dunia.

Di usianya 85 tahun, ia bahwa kekuatannya telah memburuk selama beberapa bulan terakhir. "Saya harus mengakui ketidakmampuan saya untuk memenuhi pelayanan dipercayakan kepada saya," kata Paus Benedict XVI dalam pernyataan resmi yang duikelurakan gereja vatikan di Roma, Senin (11/2).

"Karena alasan ini dan menyadari keseriusan untuk bertindak, maka dengan kebebasan penuh, saya menyatakan bahwa saya harus meninggalkan pelayanan Uskup Roma, Penerus Santo Petrus," kata Paus Benedict XVI.

Paus Benedict XVI yang memiliki nama asli Joseph Alois Ratzinger lahir 16 April 1927 di Bayern, Jerman, tercatat sebagai Paus tertua yang dilantik dalam 275 tahun terakhir sejak Paus Klemens XII (yang terpilih pada tahun 1730 pada umur 3 bulan lebih tua dari Ratzinger).

Paus Benedict XVI merupakan Paus berdarah Jerman pertama sejak Paus Adrianus VI (1522-1523) yang dilahirkan di wilayah bagian Jerman Kuno yang sekarang menjadi bagian dari negara Belanda.

Paus terakhir yang berasal dari Jerman Modern adalah Paus Viktor II yang meninggal pada tahun 1057. Benediktus XVI merupakan Paus Jerman kedelapan dalam sejarah sejak Paus berdarah Jerman pertama Paus Gregorius V.

Paus terakhir yang bergelar nama kepausan Benediktus, Paus Benediktus XV, bertugas sebagai dari 1914 hingga 1922 pada masa Perang Dunia I.

Dia telah merupakan salah satu tokoh terpenting di Vatikan dan rekan dekat Yohanes Paulus II sebelum menjadi Paus. Dia juga memimpin pemakaman Yohanes Paulus II dan konklaf tahun 2005 yang memilihnya. Pada sede vacante terakhir, dia adalah pejabat dengan posisi tertinggi dalam Gereja Katolik Roma.

Paus Benedict XVI dianggap sebagai seorang tradisionalis —perlindungannya yang ketat terhadap prinsip-prinsip Kepausan. Dia adalah seorang pengkritik homoseksualitas, pernikahan kelamin sejenis, euthanasia, dan aborsi.

Pada tahun 2009, Paus Benedict XVI sempat terpeleset dan jatuh di kamar tidurnya. Kecelakaan itu mengharuskannya untuk menjalani operasi di pergelangan tangannya yang patah.

Edited by SUTAN RAJO AMEH, 11 February 2013 - 10:13 PM.


#2 SUTAN RAJO AMEH

    #Lamak Diawak Katuju Diurang#

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 458 posts
Click to view battle stats

Posted 12 February 2013 - 10:02 AM

Selasa, 12 Februari 2013 07:02:00
http://www.merdeka.c...tanah-suci.html

Teka teki pemimpin tertinggi tanah suci




Quote

Pengunduran diri Paus Benediktus XVI kemarin membuat banyak pihak terkejut. Bahkan pihak terdekat dia mengaku tidak percaya pemimpin tertinggi Katolik itu meletakkan jabatannya.


Alasan pemimpin Vatikan itu enggan menjabat lagi sebab usia semakin uzur. Dia memang Paus tertua baru diangkat usia 78 tahun. Bandingkan dengan pendahulunya Paus Yohanes Paulus II mulai memimpin negara kecil itu dua dekade lebih muda.

Bahkan usia Benediktus XVI sekarang lebih tua dua tahun saat Yohanes Paulus II meninggal. Paus mengatakan dia tidak lagi punya daya untuk melanjutkan jabatan itu. Meski pengunduran dirinya sudah jelas namun banyak pihak meragukan. Selentingan mengatakan ada yang mengancamnya untuk mundur walau sulit dibuktikan, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail (11/2).

Keputusan ini menghentak sejagat. Belum pernah ada lagi Paus mengundurkan diri sejak Gregory XII enam abad lalu, apalagi dengan alasan kesehatan. Di depan para kardinal hendak mengangkat tiga santo baru, Benediktus XVI menyampaikan ini saatnya meletakkan jabatan itu.

Paus menyebut dirinya Rottweiler Tuhan ini undur diri di usia 85 tahun. Para kardinal mendengarkan pengakuannya itu mengatakan mereka langsung tidak tenang sebab pemimpinnya bakal pensiun dini. Benediktus XVI bakal beristirahat di sebuah tempat di Ibu Kota Roma, Italia sembari menunggu para kardinal mengangkat pemimpin Vatikan yang baru.

Spekulasi pengganti Paus mulai bermunculan. Kandidat paling kuat yakni Kardinal Peter Turkson asal Ghana. Nama lain juga muncul yakni Kardinal Timothy Patrick Dolan dari Kota New York, Amerika Serikat, seperti dilansir irishcentral.com (11/2).

Kardinal Dolan paling terkenal di Negeri Paman Sam disebut sosok paling pantas menggantikan Benediktus XVI. Dia satu-satunya warga Negara Adidaya terlibat langsung dengan pemerintah Vatikan. Pengalamannya memang belum seberapa, namun dia termasuk kardinal paling diperhitungkan di negara kecil itu.

Sementara Kardinal Peter Turkson bertugas di wilayah Nsuta-Wassaw, Ghana, menjadi kandidat juga kuat. Kardinal itu terkenal lantaran sisi humanis dan memiliki saluran televisi khusus menyiarkan ajaran Kristus. Dia juga menentang aborsi dan sangat mendukung kontrasepsi.

Kandidat lainnya yakni Kardinal Marc Ouellet seorang berdarah Prancis-Kanada. Sama dengan Turkson, Ouellet juga menentang aborsi dikatakannya sebagai kejahatan kelas wahid.

Namun kandidat paling menjanjikan diantara ketiganya yakni Kardinal Francis Arinze. Kardinal asal Nigeria ini telah menjadi bagian dari Vatikan sejak zaman Yohanes Paulus II. Dia pula bersaing dengan Benediktus XVI pada 2005 di kursi pemimpin Vatikan.

Arinze terkenal berhati mulia. Dia mengatur distribusi makanan dan obat-obatan untuk wilayah konflik di negaranya. Toleransinya pada keyakinan tradisional sangat tinggi. Meski banyak orang Nigeria memeluk Katolik, nyatanya agama tradisi sulit dihilangkan.

Vatikan belum memberikan pernyataan resmi seputar kandidat Paus selanjutnya namun para kardinal berjanji secepatnya mengumumkan pengganti Benediktus XVI sebelum Maret berakhir.


#3 SUTAN RAJO AMEH

    #Lamak Diawak Katuju Diurang#

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 458 posts
Click to view battle stats

Posted 13 February 2013 - 06:45 PM

Rabu, 13 Februari 2013 08:48 wib
http://international...ri-dunia-ketiga

'Saatnya Paus Berasal dari Dunia Ketiga'


Posted Image




Quote

Pengumuman pengunduran diri Paus Benediktus XVI menyisakan pertanyaan siapa yang akan menjadi penggantinya. Tetapi seorang kardinal dari Afrika, mengharapkan Paus berikutnya berasal dari negara dunia ketiga.


Selama ini, seluruh Paus yang memimpin Tahta Suci Vatikan berasal dari Eropa. Namun, dunia berubah dan Vatikan pun diharapkan bisa mempertimbangkan calon lain yang berasal dari luar Eropa.

Salah satu harapan Afrika yang amat diinginkan untuk menjadi Paus yakni Kardinal Peter Turkson dari Ghana. Dikatakannya, dunia ketiga harus diberi kesempatan untuk memimpin Tahta Suci Vatikan.

"Kini saatnya seorang Paus berasal dari dunia ketiga. Bila Tuhan menginginkan, saya siap untuk melaksanakan tugas itu," ujar Turkson, seperti dikutip Associated Press, Rabu (13/2/2013).

Menurut Turkson, gereja-gereja muda yang berada di Afrika dan Asia kini sangat solid untuk menghasilkan para pemuka agama yang sangat mumpuni. Ini yang menjadi alasan bagi Turkson mengapa calon dari negara berkembang, pantas untuk memimpin Tahta Suci Vatikan.

"Umat Katolik di negara berkembang tidak membutuhkan Paus yang berasal dari wilayah mereka, agar bisa bangkit. Mereka tidak ada masalah dengan Paus dari Eropa. Tetapi seorang Paus dari negara berkembang bisa memperkuat tekad mereka," jelasnya.

Tidak jelas apakah Turkson nantinya bisa memiliki kesempatan menjadi Paus. Tahun lalu, dirinya sempat mengundang kontroversi pada pertemuan kardinal dunia. Pada pesan videonya, Turkson memperingatkan, Islam saat ini sudah mulai memasuki Eropa dan dunia. Kontroversi ini bisa saja menjegal langkah Turkson menjadi Paus.

Tetapi bukan hanya Turkson yang mengharapkan Paus tidak lagi berasal dari Eropa. Kardinal Venezuela Jorge Urosa mengharapkan Paus berikutnya berasal dari Amerika Latin. Harapan serupa juga diutarakan oleh Kardinal Cile Francisco Javier Errazuriz.

Namun terlepas dari siapapun calon pengganti Paus Benediktus XVI, seluruh pihak di Vatikan mengatakan, mereka tidak mempermasalahkan asal Paus yang baru. Menjadi hal terpenting bahwa seorang yang menjadi Paus, akan memegang peranan yang sulit sebagai pemimpin Gereja Katolik dunia.






BlueFame.Com A Blue Alternative Community for Peace, Love, Friendship, and Cyber Solidarity © 2006 - 2011
All Rights Reserved Unless Otherwise Specified

BlueFame Part Division
BlueFameStyle | BlueFame Upload | BlueFame Radio | BlueFameMail | Advertise here!

BlueFame DMCA Policy