Jump to content



 

 
Photo

[Merger] Semua Bentuk Penipuan Kerja Posting Disini


  • Please log in to reply
421 replies to this topic

#21 om gonx

om gonx

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 56 posts

Posted 05 August 2008 - 02:51 AM

QUOTE (cumzkhi @ Aug 4 2008, 06:06 PM) <{POST_SNAPBACK}>
thanks ulasanya menarik dan bahan bagus buat kita Peace.gif thanks


thank's boz untuk infonya.......
  • 0

#22 bodoahx

bodoahx

    BlueFame Flooder

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 1,858 posts

Posted 05 August 2008 - 03:10 AM

mantap...bro ulasannya
  • 0

#23 Jurig

Jurig

    BlueFame Typer

  • Elite Member
  • 870 posts

Posted 05 August 2008 - 08:14 AM

Gw jadi inget...
Gw benci bgt ama perusahaan model begini, bukan hanya karena merugikan ckp banyak org tp gw lbh kasian ngeliat org2 baru yg direkrut mereka yg diiming-imingi duit banyak. Terus terang adik gw pernah kena, dan ini yg bikin gw benci bgt ama perusahaan model gini.

Rekrutment-nya itu nipu abis. Adik gw udah seneng bgt waktu diterima kerja, gw udah kasih warning ke dia kalo perusahaan itu adalah perusahaan trading dan gw udah tau dari tmn2 gw kayak apa sih tuh perusahaan. Tapi adik gw ttp pada pendiriannya, bahkan bokap gw kayaknya juga seneng ngeliat anaknya diterima kerja. Jadinya adik gw semakin semangat, ya udah akhirnya gw diem ajah ga ikut campur lagi. Dan...bener ajah, polanya udah keliatan, rekrut, training, trus disuruh cari investor...adik gw pasti nyari dari lingkungan dia dan salah satunya nyokap gw. Gw udah warning bener2 ke nyokap gw untuk jgn inves. Kasian lah nyokap gw cuman pensiunan pegawai negri, duitnya ada sih kalo mau inves tp yah segitu-segitunya ajah kalo ilang ya udah ga ada lagi dana lagi.

Adik gw mentok ga bisa nyari investor sana sini, akhirnya managernya mulai neken dia. Untungnya adik gw ga suka diperlakukan begitu, langsung ajah gw panas2in lagi begitu gw denger dia ga suka diteken ama atasannya. Akhirnya dia keluar....ga ada yg rugi sih secara finansial tp gw liat kekecewaan dimata adik gw, dia udah cari kos-kosan di Jkt untung blom dpt jd sementara dia di tinggal di om gw dulu di Jkt, tiap week end dia pulang ke Bdg, tiap week end gw jemput, Senen dia brgkt lagi ke Jkt dengan penuh semangat, dia beli buku2 yg berhubungan dengan investasi, dll, gitu terus selama 1 bulan.

Gw ga suka caranya mempermainkan org, jaman skrg ini cari kerja susah bgt...inget waktu kita2 pertama kali diterima bekerja disebuah perusahaan, wah senengnya bukan main, masalah kt yg br lulus dari bangku kuliah serasa lepas, ortu senengnya bukan main, eh tp tau-taunya semua itu cuman tipuan semata, permainan kata-kata, menyembunyikan detail pekerjaan, dll.

Sumpah gw sedih bgt ngeliat adik gw waktu itu dan juga ortu gw, tp alhamdulillah ga lama dia kerja di sebuah konsultan di Bandung dan dia seneng bgt krn selain masih di Bandung juga dia belajar banyak bgt disana. Masih banyak yg senasib seperti adik gw, yg harapannya dipermainkan oleh perusahaan itu, blom yg udah menguras uang ortunya, sodara2nya, tmn2nya dll.

Mantan gw juga ampir ajah kena, dia udah ikut training, gw juga udah warning dia tp ntah lah kayak org yg udah ketutup matanya dia tetep jalanin tuh training, sampai akhirnya di diharuskan untuk training org laen padahal dia pun blom selesai training, dia liat sendiri gimana itu perusahaan memanggil siapa saja yg apply pekerjaan kesana (bahkan ga apply pun bisa ajah dipanggil) bahkan lulusan SMA pun dipanggil, akhirnya mantan gw waktu itu bisa liat kedok rekrutmen tuh perusahaan dan dia akhirnya memutuskan hanya ikutan training-nya ajah, lumayan ktnya nambah2 ilmu.


  • 0

#24 jatis

jatis

    Anak Ingusan

  • Members
  • Pip
  • 23 posts

Posted 05 August 2008 - 10:13 PM

Kerugian yang diderita masyarakat mencapai Rp. 20 Triliun per tahun



BURSA berjangka kembali menelan korban. Kali ini yang terjerat iming-iming mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu yang cepat itu adalah 60 nasabah dan staf pemasaran PT Graha Finesa Berjangka. Total jenderal kerugian mereka mencapai Rp 40 miliar. Demi mendapatkan kembali uangnya, sejak Maret lampau para investor malang itu sudah melaporkan dugaan penipuan itu ke pelbagai pihak. Selain ke PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), mereka juga menyambangi Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kapolri, DPR, dan Kejaksaan Agung.

Sejauh ini baru BBJ yang menanggapi laporan itu. Untuk itu, penanggung jawab perusahaan itu serta beberapa korban telah dipanggil. Dan kalau tak ada aral melintang, pekan-pekan ini Kejaksaan Agung akan mengambil langkah serupa. Selain melakukan penipuan, Graha Finesa yang berasal dari Malaysia itu juga ditengarai tidak membayar pajak atas transaksi-transaksi yang dikelolanya. Berdasarkan catatan BBJ, nasabah Graha Finesa yang beroperasi sejak 2003 mencapai sekitar 6.000 orang. Volume transaksinya per bulan minimum 30 ribu.

Kepada TRUST, Dini (bukan nama sebenarnya), salah seorang investor mengaku rugi sebesar US$ 60 ribu dalam tempo 10 hari. Ia kepincut menanamkan duitnya di bisnis itu setelah diperkenalkan oleh seorang temannya, Juli lalu. ”Saya tertarik karena potensi keuntungannya sungguh menjanjikan,” katanya.

Singkat cerita, Dini pun langsung menandatangani perjanjian dengan Graha Finesa. Penandatanganan itu disaksikan oleh Magindram dan Corvinna, masing-masing menjabat sebagai overseas consultant (OC) dan senior business management (SBM). Wakil pialang yang sesuai prosedur BBJ seharusnya ikut menyaksikan kesepakatan itu berhalangan hadir. Acara penandatanganan kontrak beres, Dini kemudian langsung mentransfer dana sebesar US$ 30 ribu.
Setelah menyetor dana itu, Dini mengaku diminta untuk menyetor lagi dana sebesar US$ 30 ribu. Ia patuh saja lantaran uang itu dijanjikan bisa diambil sewaktu-waktu dan tidak diikutsertakan untuk ditransaksikan. Apalagi, pihak perusahaan juga mengiming-iminginya bingkisan berupa perangkat elektronik personal device assistant (PDA).

Pada hari pertama trading, Dini meraih untung US$ 1.500. ”Karena sudah untung, saya minta agar tidak dilakukan transaksi lagi,” katanya. Toh permintaannya tak digubris. Yang ada, pada hari kedua dan seterusnya, tanpa sepengetahuannya, trader-nya melakukan beberapa kali transaksi. ”Dalam waktu 10 hari, tahu-tahu saya dikabari uang saya sudah ludes,” paparnya.

Hal yang sama dialami Muhammad Zaqi. Bedanya, ia merupakan mantan staf pemasaran Graha Finesa. Kendati tak memiliki pengalaman memadai, ia dipercaya mengelola dana dua nasabah. Namun ia mengaku, hampir semua keputusannya dalam bertransaksi dipengaruhi oleh OC. ”Mereka (OC) acap mengintimidasi para staf pemasaran untuk terus bertransaksi kendati rugi,” kata lelaki muda itu. Tak heran jika dalam tempo delapan hari, dana yang mengaku dana nasabahnya amblas Rp 242 juta.
Toh Zaqi tak bisa begitu saja menerima kerugian itu. Ia curiga transaksi itu memang sudah diatur sedemikian rupa, sehingga pada hari pertama nasabah selalu mendapatkan keuntungan. Dan di hari-hari berikutnya pasti kalah. Ia hakulyakin, kerugian itu telah direkayasa melalui sistem aplikasi trading. ”Saya yakin 1.000% kalau system itu di-setting untuk menghambat keuntungan investor,” sahutnya.
Buktinya, tambah Zaqi, setiap akan konfirmasi pembatalan pada saat merugi, berkali-kali komputer sulit melakukannya. Sistem baru bisa lancar lagi ketika uang sudah habis. Sudah begitu, ungkapnya, sistem tidak on-line ke Han Seng (bursa Hong Kong) seperti yang dijanjikan, melainkan terhubung ke perusahaan pialang lain.

Kerugian serupa dialami Lina, kolega Zaqi di Graha Finesa. Di tangan perempuan berdarah Minang berusia 31 tahun ini, duit nasabah sebesar Rp 154 juta ludes. ”Saya malu dan dikejar-kejar tetangga, teman, dan saudara yang saya pinjam duitnya untuk bisnis transaksi bursa berjangka itu,” tutur Lina. Karena tak tahan selalu dicemooh dan dikejar-kejar yang punya uang, kini Lina pun pindah tempat tinggalnya semula di Tebet Timur Dalam, Jakarta Selatan.

KNOWLEDGE, GREEDY DAN EMOSI
Sementara itu seorang sumber di BBJ mengaku, pihaknya akan terus mendorong pemeriksaan kasus ini. Menurutnya, dari keterangan-keterangan yang didapat dari Zaqi, Dini, dan pihak Graha Finesa, memang terdapat indikasi pelanggaran dalam prosedur pengelolaan bursa berjangka.

Indikasi-indikasi itu, selain penandatanganan kontrak yang tak disaksikan pialang, di antaranya, laporan keuangan perusahaan yang tidak sesuai dengan jumlah uang yang ditransaksikan. Lalu personal identity number (PIN) atau password untuk menjalankan transaksi pun tidak diberikan staf perusahaan, melainkan oleh OC. Sistem bertransaksi itu membuat tidak jelas siapa yang harus bertanggung jawab ketika muncul persoalan. ”Kami sudah memberikan peringatan awal. Dengan keterangan yang berkembang kami akan memberi sanksi administrasi, di antaranya pencoretan sebagai anggota BBJ,” tutur sumber TRUST.

Toh Graha Finesa tenang-tenang saja menghadapi tudingan itu. ”Untung rugi dalam berdagang adalah hal yang lumrah,” cetus Wibowo, wakil pialang dari Graha Finesa. Yang terjadi, menurutnya, nasabah maupun staf pemasaran itu tidak siap untuk merugi. ”Mereka merasa dirugikan karena transaksi yang dilakukannya hanya membuat buntung,” tuturnya.

Menurut Wibowo, pihaknya sudah melakukan semua prosedur transaksi sesuai dengan aturan Bappebti. Termasuk di dalamnya penandatanganan surat perjanjian berikut penjelasan mengenai risikonya. ”Kami sudah menerangkan sejelas-jelasnya. Kami sudah memberikan simulasi juga,” katanya.
Alhasil, Wibowo menganggap nasabah maupun staf pemasarannya sudah tahu risiko yang dihadapi dalam bertransaksi. ”Ibaratnya begini, apakah bank bisa disalahkan jika kartu ATM yang Anda pegang diberikan ke teman Anda, dan ternyata teman Anda menggunakan PIN itu untuk menarik uang yang lebih besar tanpa sepengetahuan Anda,” tuturnya panjang lebar.
Pembelaan Wibowo mendapat dukungan dari Ken Eka Santi. Menurut rekan kerja Wibowo itu, jika seorang nasabah menilai performa trader-nya buruk, minta diganti saja. ”Itu sangat mudah dan boleh saja dilakukan, kok,” ujarnya. Jadi, menurut Ken, ”Kasus ini hanya masalah knowledge (pengetahuan) dan greedy (ketamakan), serta emosi dari nasabah sendiri”.

Berdasarkan pengamatan Sekretaris Jenderal Indonesian Future Exchange Watch (IFEW) Judamanto, maraknya penipuan melalui investasi di bursa berjangka disebabkan oleh adanya Surat Keputusan (SK) Nomor 55 Tahun 2003 dan SK Nomor 58 Tahun 2005 mengenai izin usaha transaksi valas dan indeks. Padahal, Undang-undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Peraturan Berjangka Berkomoditi mengatakan, izin transaksi valas merupakan domain BI dan izin indeks saham luar negeri kewenangan dari Bappepam. ”Dengan terbitnya SK tersebut, artinya Bappebti telah menabrak UU No. 32 Tahun 1997,” cetusnya.
Dengan adanya SK itulah lantas bermunculan perusahaan pedagang dan perusahaan pialang. ”Akibat dari SK tersebut, banyak orang yang terjerat dengan iming-iming yang menggiurkan, itu sangat memprihatinkan,” katanya.

Sekarang ini, menurut Judamanto, terdapat 73 perusahaan pedagang dan mereka setidaknya mempunyai 3 anak cabang. Berdasarkan data BBJ tahun 2006, hasil keuntungan transaksi dari 73 perusahaan itu mencapai sekitar Rp 20,8 triliun. ”Dan transaksinya diindikasikan tidak membayar pajak,” ujarnya. Lebih dari itu, lantaran bertentangan dengan UU No. 32 Tahun 1997, perusahaan-perusahaan itu menurutnya bisa dibilang ilegal. ”Sebaiknya SK itu dicabut,” serunya.
  • 0

#25 jatis

jatis

    Anak Ingusan

  • Members
  • Pip
  • 23 posts

Posted 05 August 2008 - 10:30 PM

Terima kasih untuk yang sudah membaca.Semoga informasi ini berguna untuk kalian semua.
Anda dapat menolong orang lain dengan menyebarkan informasi ini ke email rekan - rekan kalian, forum, milis, dll.

Saya sudah buat file doc yg bisa disebar ke teman - teman / rekan kalian.
Kalian juga bisa edit file tsb kalau ada penambahan.


http://rapidshare.co...RTIPU_.doc.html


Tq
  • 0

#26 vhenk_core

vhenk_core

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 170 posts

Posted 05 August 2008 - 11:51 PM

waw..baru gw mau bikin thread tentang penipuan lowongan kerja maxgain,,udah ada yg buad thread
tntang ini,,,bagus banget niy,,,btw..maxgain punya kantor baru tuh,,di plaza hayam wuruk lt.11..
emang maxgain dll ini kurang ajar,,bikin lowongan kerja palsu..yg bikin gw ksel mereka buad lowongan dengan nama perusahaan lain n posisinya yg ditawarkan macem",pdahal ujung"nya mereka nyari orang" yg punya duit buat jadi client mereka...klo yg di panggil cm dari jakarta gpp..tp ini dari kalimantan,sulawesi,dll..kan kasian mereka jauh" dateng berharap dapet pekerjaan eh gak taunya cm diboongin ma maxgain...gw udah pernah mpe interview segala,,hampir di training smpe bli spatu baru segala..untung sblum training malemnya gw googling nyari tentang maxgain malah dapet segala berita tentang keburukan mereka..untung dah....
ati" az buat para pencari kerja..klo ada iklan lowongan kerja yg menggunakan email gratis(yahoo,,Gmail,,dll) ati" deh...cari dulu info tentang perusahaannya..klo emang ternyata perusahaannya bneran ada silahkan az ngelamar disitu...tp klo dapet panggilan dari PT.MIF,,MIS dll..jangan deh..udah pasti itu maxgain..

buat TS nya nice info nih..thx
  • 0

#27 mau_mau

mau_mau

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 187 posts

Posted 06 August 2008 - 12:52 AM

Makasih Banger buat info nya yach....

Emang mas Uda kena berapa banyak??
  • 0

#28 miyavi-25

miyavi-25

    ~Samurai Jepang Biru~

  • Elite Member
  • 10,353 posts

Posted 06 August 2008 - 01:46 AM




Terima kasih bro atas infonya, penting neh buat gw biar ga' kejebak ma permainan uang kek ginian smile.gif
  • 0

#29 boedhy

boedhy

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 234 posts

Posted 06 August 2008 - 08:27 AM

thanks buat inponya ...
ga tau kenapa aku lebih suka pakai Trim*** Securities ...
aku udah invest selama 1 tahun tapi ga ada masalah ...
menurut temen2 jgn pakai yang berjangka / futures ... pake aja yang udah
terkenal sekalian dengan securities ....
  • 0

#30 buset666

buset666

    BlueFame Flooder

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 1,695 posts

Posted 06 August 2008 - 02:09 PM

wah temen gw jg hampir kena tuh
dia da diterima kerja n gaji yg dia dpt sebesar 10jt, gila ga tuh
tp untungnya ga dia terima soalnya pas lg mo wawancara dia ngobrol2 ama yg ikut wawancara jg, nanya2 tentang perusahaannya gmn...eh katanya klo kerja disini resikonya besar nah pas itu temen gw da lumayan parno duluan....pas dia ngasih tau gw, gw bilang aja kedia jgn2 dia cuma nakut2in lu biar lu mundur dr wawancara....nah temen gw ngomong dia jg dah nanya klo resikonya besar knp masih tetep ikutan jg n jawaban dr org itu adalah yaaa mo gmn lg nyari kerjaan sekarang susah...yah itung2 nyari pengalaman katanya...tp untungnya temen gw itu konsultasi dulu ma bokapnya n akhirnya dia ga ikut training dr tu perusahaan.....
tdnya gw mikir risiko besar tu maksudnya kerjaannya tu susah bgt soalnya temen gw tu ditawarin jd accounting staf tp dia jg disuruh bantu2 bwt nyari nasabah jg
pas gw baca ni thread pikiran gw jd terbuka
parah jg tuh perusahaan banyak org yg akhirnya terpaksa terjerumus krn ga dpt kerjaan lain
waduh gmn gw nih kerjaaan lum jg dpt crying_anim.gif jd curhat colongan gini smile.gif
  • 0

#31 bass_mr

bass_mr

    Super Slap Hammer Attack Technique

  • Elite Member
  • 1,228 posts

Posted 07 August 2008 - 12:24 AM

bagus ni threadnya bro....mudah mudahan masyarakat peduli dan tanggap terhadap hal hal seperti ini...
  • 0

#32 fahrihavani

fahrihavani

    BlueFame ABG

  • Members
  • PipPip
  • 46 posts

Posted 07 August 2008 - 08:24 AM

Gw di Surabaya. sekitar 3-4 taun yang lalu abis lulus kuliah gw juga pernah (bahkan beberapa kali) melamar di perusahaan model ginian...sebutlah Milenium Penata Future, Asia Valbury, Rusley, MagnaDana dll....Pertama kali melamar emang ndak tau, tapi akhirnya lama2 gw tau, belajar n tanya sana-sini dan emang yang dikatakan Bro Jatis itu 1000% benerr....
gw sering denger2 kasus nasabah yang rugi trus bermasalah dengan AOnya (account executive), ada yang rugi trus balik nyolong mobil AO-nya, lalu dituntut di pengadilan (masuk koran), ada yang datangin langsung kantornya bawa2 kerabatnya yg org militer atau polisi trus diancam dengan pistol..
Bro/sis pernah ndak baca berita di Sby pertengahan atau akhir taun lalu (persisnya aku lupa), ada yang terjun dari Tunjungan Plasa Menara Mandiri lantai 12 trus kepalanya ancur? di koran tertulis dia baru keluar dari diskotek dan mabuk...itu sebenarnya nasabah sebuah perusahaan Futures yang rugi n bunuh diri, n peruhsaan itu alamatnya ya disitu.
Alhamdulillah skarang gw udah bekerja di perusahaan printing n publishing...gajinya memang ndak sebesar AO di Future tapi pastinya lebih aman, nyaman dan dalam bekerja tidak melawan suara hati nurani, cieeee.... Tounge.gif
Tapi gw pernah ngerjain perush2 itu. Di sby semua perush..katrok macam gitu udah gw kerjain. Caranya, gw pura2 ngelamar n diskusi dengam managernya. Karena dah tau ttg dunia trading managernya tertarik dan menaruh harapan besar ke gw..gw disuruh ikut trainingnya. Na, pas hari H training itu gw ngilang, wakakakaka LMAO.gif
Sama seperti yang dilakukan bro Jatis, gw berusaha menginfokan ttg kebusukan semua perush itu ke org2 terutama ke sodara2 gw yang baru lulus kul, adik2 tingkat di kampus alumni gw... semoga badan yang berwenang mengambil langkah tegas ke depannya, amiiin Praying.gif
  • 0

#33 kecap arab

kecap arab

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 186 posts

Posted 07 August 2008 - 08:47 AM

thanks bro atas infonya, nice posting
  • 0

#34 kecap arab

kecap arab

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 186 posts

Posted 07 August 2008 - 08:50 AM

QUOTE (buset666 @ Aug 6 2008, 02:09 PM) <{POST_SNAPBACK}>
wah temen gw jg hampir kena tuh
dia da diterima kerja n gaji yg dia dpt sebesar 10jt, gila ga tuh
tp untungnya ga dia terima soalnya pas lg mo wawancara dia ngobrol2 ama yg ikut wawancara jg, nanya2 tentang perusahaannya gmn...eh katanya klo kerja disini resikonya besar nah pas itu temen gw da lumayan parno duluan....pas dia ngasih tau gw, gw bilang aja kedia jgn2 dia cuma nakut2in lu biar lu mundur dr wawancara....nah temen gw ngomong dia jg dah nanya klo resikonya besar knp masih tetep ikutan jg n jawaban dr org itu adalah yaaa mo gmn lg nyari kerjaan sekarang susah...yah itung2 nyari pengalaman katanya...tp untungnya temen gw itu konsultasi dulu ma bokapnya n akhirnya dia ga ikut training dr tu perusahaan.....
tdnya gw mikir risiko besar tu maksudnya kerjaannya tu susah bgt soalnya temen gw tu ditawarin jd accounting staf tp dia jg disuruh bantu2 bwt nyari nasabah jg
pas gw baca ni thread pikiran gw jd terbuka
parah jg tuh perusahaan banyak org yg akhirnya terpaksa terjerumus krn ga dpt kerjaan lain
waduh gmn gw nih kerjaaan lum jg dpt crying_anim.gif jd curhat colongan gini smile.gif


hehehehe, nyaris bro buset666 menjerumuskan kehidupan kawan. heheheheh, tp untung-untung........


  • 0

#35 Jurig

Jurig

    BlueFame Typer

  • Elite Member
  • 870 posts

Posted 08 August 2008 - 04:02 PM

Hmm...kayaknya gw ikut juga deh berjuang ngelawan mereka2 itu. Ayo yg laennya ikutan deh, jgn sampe adik kamu, kakak kamu, sodara kamu, temen deket kamu atau anak kamu terjerumus perusahaan macem gini. Ga hanya masalah kehilangan financial tp juga masalah kecurangan rekrutment dan lain-lain. Yuk kita lawan keserakahan dengan tulisan dan diskusi.

Yang punya blog atau bisa bikin blog coba bikin tentang ini, yg ikutan milis2 dan forum2 sebarin sebanyak-banyaknya, yang masih kuliah atau sekolah sering-sering bahas beginian kalo perlu adain seminar atau apapun, yang kerja juga sebarin ttg ini waktu lagi istirahat biar anak-anak dari rekan kerja kita ga terjebak sekaligus menjaga tmn kita supaya ga kecewa. Sebarin semua hal yg berkaitan dengan kelicikan mereka ke semua kalangan, baik itu atas, menengah, ataupun menengah keatas. Sebanyak mungkin kita bikin semua org tau busuk2nya mereka.

Kalo bisa topik ini juga dipindahin ke tempat yg lebih rame kayak lounge.

Gw yakin kalo kita mau ajah nyebarin ini dari mulut ke mulut (word of mouth) mereka makin sulit bergerak. Ibarat restoran yg sering di gosipin jelek biasanya bangkrut.
  • 0

#36 darthmaul0611

darthmaul0611

    BlueFame Hotter

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 345 posts

Posted 08 August 2008 - 08:16 PM

thanx, great info
  • 0

#37 ayon_purdi

ayon_purdi

    Teroris Alim

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 820 posts

Posted 08 August 2008 - 08:33 PM

waah...lengkap bro.....
thanks for info......
  • 0

#38 buset666

buset666

    BlueFame Flooder

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 1,695 posts

Posted 09 August 2008 - 07:29 PM

[/quote]

hehehehe, nyaris bro buset666 menjerumuskan kehidupan kawan. heheheheh, tp untung-untung........
[/quote]

untungnya dia ngomong ke gw pas dia da nolak
ya.... tdnya gw kira org yg diajak ngomong sesama pelamar kerja cuma bwt nakut2in doang
soalnya gaji yg ditawarin 10 jt gila ga tuh....eh taunya tu perusahaan bisa ngerugiin kita....

klo gitu tindakan dari pemerintah apa ya?
  • 0

#39 keboimoet

keboimoet

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 104 posts

Posted 09 August 2008 - 10:03 PM

thanks for your info brur
  • 0

#40 nayo

nayo

    Youth BlueFame

  • Members
  • PipPipPip
  • 138 posts

Posted 12 August 2008 - 02:02 AM

menarik..
  • 0




BlueFame.Com A Blue Alternative Community for Peace, Love, Friendship, and Cyber Solidarity © 2006 - 2011
All Rights Reserved Unless Otherwise Specified

BlueFame Part Division
BlueFameStyle | BlueFame Upload | BlueFame Radio | BlueFameMail | Advertise here!

BlueFame DMCA Policy